
"Halo.. "ucap Varell
"Bagimana apa Kiara baik-baik saja? "
"Iya.. aku sudah.... "kata-kata Varell terhenti.
"Kiara aku terima telepon dulu dibelakang.Kau makanlah dulu.. lalu minum obat.. ok.. aku akan ambilkan sekalian obatmu nanti. "
"Iya.. "ucap Kiara.
Varell pun bangkit dan menuju taman belakang.
Saat dimeja makan. Handphone Kiara berbunyi.
"Halo.. Kepala Editor. "ucap Kiara.
"Kiara cepat datang ke kantor sekarang! "ucap Yohan yang terdengar marah.
Kiara yang mendengar suara kepala editor yang tampak marah langsung bangkit dan bergegas berangkat ke kantor. Sesampainya di kantor Kiara langsung menuju ruang Kepala editor.
Tok.. tok..
"Masuk! "
Diruangan sudah ada Rini yang berdiri, Kiara pun berdiri disebelah Rini dan tampak Angel dan pengacaranya duduk di depan kepala editor yohan.
"Kalian.. kenapa kalian melakukan hal ini. Bukankah aku menyuruh kalian melakukan wawancara. Sebenarnya apa yang sudah kalian lakukan?"
Lalu yohan pun memberikan sebuah kertas yang bertulis perjanjian ganti rugi.
" Meski kau baru bekerja di sini Kiara dan masih belum tahu tentang aturannya tapi kenapa bisa kalian melakukan hal itu dan kau Rini kau sudah bekerja cukup lama Harusnya kau tahu aturannya."ucap Yohan
"Dan juga kalian sudah membuat nona Angel menunggu hingga 5 jam di tempat yang terik bahkan kulit Nona Angel menjadi merah karena kalian sehingga nona Angel harus melakukan perawatan di rumah sakit.Dan bukan hanya itu bahkan kalian memaksa bertanya tentang kehidupan pribadinya itu sungguh keterlaluan!" ucap pengacara Angel.
" Kepala editor dia berbohong." ucap Rini.
" Kami lah yang menunggu di tengah terik selama 5 jam ,Dia bahkan.... "ucap Rini terhenti.
" Bagaimana mungkin nona Angel yang merupakan publik figur bisa berbohong dan melakukan hal seperti itu."ucap pengacara.
"Kau tidak boleh sembarangan bicara dan memfitnah Nona Angel. "imbuh pengacara itu.
" Aku sungguh tidak menyangka kalian akan mengatakan hal seperti itu.Sebenarnya aku sempat berpikir untuk membiarkan masalah ini .Tapi karena kalian tidak ada etika baik padaku dan bahkan berani memfitnah ku maka aku akan melanjutkan perihal ini!! " ucap Angel.
"Nona Angel bisakah kita membicarakan hal ini dengan tenang... "ucap Yohan.
"Nona Angel kau memang pandai dalam berakting kau pantas mendapat piala penghargaan. " ucap Kiara kesal.
"Kiara Dannisha!! Beraninya kau berkata seperti itu! segera meminta maaf! "ucap Yohan.
"Kiara Dannisha! Tidak mungkin kok anak dari pimpinan Danni." ucap pengacara itu.
Kiara melihat pin logo di pakaian pengacara itu.
' Ternyata dia adalah salah satu pengacara di rumah hukum papa'batin Kiara.
"Tidak kusangka anak pimpinan mencoreng nama baik nya kau harus segera meminta maaf, saya tidak akan melaporkan hal ini kepada pimpinan karena jika dia sampai dengar pasti malu dan kecewa memiliki anak sepertimu."
"Siapa nama tuan? setelah ini aku akan meminta tuan Danni untuk mempertimbangkan anda. Apa anda layak agar tidak mencoreng nama baik rumah hukum danni." ucap Kiara.
"Sungguh lancang dan juga sombong. " ucap pengacara itu.
"Kau tidak seharusnya mengancamku tuan. Segeralah meminta maaf pada kami.. maka aku akan mempertimbangkan, apa aku akan melaporkan anda atau tidak. "ucap Kiara.
"Jangan terlalu sombong nona. Jika kau tidak mau meminta maaf pada nona Angel. maka kita akan bertemu di meja hijau. "
"Ooh tentu. " ucap Kiara.
"Kiara!! "teriak Yohan.
"Maaf kepala editor kemarin saat wawancara saya sudah merekam karena itu ada rekaman kejadian kemarin,Saat mendengar rekaman tersebut kau akan tahu apa yang sebenarnya terjadi. " ucap Kiara yang kemudian meletakkan Alat rekamnya dimeja.
"Anda akan tahu siapa yang berkata jujur di sini dan kita akan tahu siapa yang akan malu tentang ini."imbuh Kiara tegas. Kiara pun memencet tombol On.
"Tidak!!! " teriak Angel.
Secepat kilat Angel membanting alat perekam itu.
" Nona Angel Kau hanya menghancurkan alat perekam itu. Itu tidak akan berguna aku sudah membuat copy rekaman ini bahkan ada bukti videonya juga apa kau bodoh nona Angel,Selain alat perekam ada juga kamera yang sedang stand by di sana.bukan kah saat itu kami sudah mengatakan akan memulai merekam wawancara. karena itu itu ini adalah hasil wawancara kita."ucap Kiara.
"Dasar kau wanita j****g!! " teriak Angel.
"Emm.. nona Angel!"panggil Yohan.
"Nona Angel. "panggil pengacara.
" Aku tidak percaya pasti ada konspirasi Pasti kalian menjebakku." ucap Angel.
"Kami tidak pernah menjebakmu nona Angel. Saat kami bilang akan mulai merekam wawancara, apa kau tidak mendengar hal itu? dan justru kau sengaja melecehkan dan melakukan kekerasan bahkan mengancam kami"ucap Kiara.
"Nona Angel apa yang harus saya katakan sekarang? saya akan mundur dari kasus anda. "ucap pengacara itu.
"Nona Angel saya Sebenarnya ada di pihakmu. Tapi untuk masalah ini kami tidak bisa mentolerir jika pegawai kami harus terluka karena wawancara ini tidak seharusnya Anda menghina dan melecehkan bahkan mengancam pegawai kami."
" Maaf kepala editor mengenai hal ini..."ucap pengacara itu.
"Kiara kau tunggu saja aku akan membalasmu. " ucap Angel yang kemudian pergi meninggalkan ruangan Yohan.
"Maaf kan saya nona Kiara. "ucap pengacara itu.
" Kiara maaf karena sudah salah paham padamu tidak seharusnya aku langsung mempercayai Angel.Kau sungguh membuatku kagum terima kasih telah menjaga nama perusahaan."ucap Yohan.
Kiara hanya tersenyum lega.
" tidak apa-apa Pak Yohan Jadi apa kita tetap menerbitkan wawancara ini?"tanya Kiara.
__ADS_1
" Kenapa tidak.. ini adalah berita eksklusif selamat karena sudah berhasil membuat berita yang sangat bagus.Kalian berdua sudah melakukan pekerjaan dengan sangat baik terutama kau Kiara terima kasih."
"Terimakasih pak yohan. "ucap Kiara dan Rini bersamaan.
Kiara dan Rini pun meninggalkan ruangan Yohan.
"Kiara kau sungguh hebat. "ucap Rini.
"Awalnya aku juga lupa dengan rekaman ini.. tapi saat perjalanan kemari karena Handphone ku berbunyi terus saat mengambil Handphone aku baru sadar alat rekaman ini On dari kemaren.. aku pun mendengarkan dan ternyata sesuai dugaan rekaman kemaren kita berhasil merekam. bahkan saat aku melihat di kamera juga ada rekamannya. Ini seperti jackpot bagiku. " ucap Kiara.
"Bukan hanya kamu.. tapi juga seluruh tim kita. "ucap Rini girang.
***
Sore hari saat pulang ke rumah Kiara sungguh takut..
"Non ada apa? "tanya Bi Anah mengagetkan Kiara.
"Varell ada dimana bi? "
"Tuan pergi non. tuan bilang akan melakukan perjalanan bisnis selama 3 hari. Jadi tuan tidak akan pulang. "
"Kenapa Varell tidak katakan padaku. "
"Non.. lain kali kalau suami tidak mengijinkan, jangan lagi-lagi melawan itu tidak baik. Untung tuan baik. "
"Iya bi.. karna tadi ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan jadi aku bergegas ke kantor. "
"Tuan tadi berpesan dia tidak akan bisa di hubungi, tuan bilang mungkin nona akan jauh lebih senang jika tuan tidak ada. "
"Kenapa Varell berkata seperti itu.?"ucap Kiara sedih.
"Tentu karena tuan marah. "ucap Bi Anah yang lalu meninggalkan Kiara.
"Hah tentu saja dia marah. " ucap Kiara lesu.
***
Keesokan harinya.
Berita besar menghebohkan Angel menjadi berita utama dan terpopuler. Bahkan terdapat videonya yang disiarkan.
"Pasti Sarah dan Audy akan bertambah kesal padaku. "Batin Kiara.
Di kantor Varell kota B
"Tuan ini berita tentang Artis yang baru-baru ini kita kontrak."ucap salah satu sekretaris Varell.
"Berita tentang apa? "tanya Varell
"Tentang kekerasan.. padahal dia adalah artis yang baru naik daun. apa kita akan membantu prosesnya.. "
"Tentu.. atau kita akan rugi. "ucap Varell
"Siapa yg diserang apa kita bisa memberikan ganti rugi?"imbuh Varell
"Hah..hubungi manajernya dan diskusikan langkah selanjutnya. " Baik tuan.
drrt.. drrt.. drrt..
"Halo.. "
"Kau sudah lihat Video yang sedang banyak di bicarakan sekarang? "tanya Adit.
"Video apa? "
"Artis yang sedang naik daun dan melakukan kekerasan terhadap seseorang. "
"Oh.. tadi aku sudah diberitahu.. ternyata dia salah satu artis yang baru dikontrak kita. Jadi kita akan mencari solusinya.. "
"Apa kau sudah lihat Videonya? "
"Belum"
"Lebih baik kau lihat Videonya sekarang.. setelah selesai hubungi aku langsung. "ucap Adit.
"Kenapa harus? ada apa kak? "
"Lihat saja Rell.. "
Varell pun mencari video tentang artis itu. Setelah melihat begitu terkejutnya Varell. Dia sangat marah hingga tangannya mengepal.
"Jadi ini video yang sudah merekam kejadian itu. Aku tidak akan memaafkan orang yang telah menyakiti wanita ku. " ucap Varell marah.
Varell pun segera menghubungi Adit.
"Jadi apa yang perlu ku ketahui lagi. " ucap Varell tegas.
"Namanya adalah Angel ternyata dia adalah adik dari Audy. Audy adalah salah satu pegawai kita di perusahaan anak kita dan dia juga adalah sepupu dari Sarah sahabat yang menyakiti Kiara. "ucap Adit.
Varell tampak berpikir.
"Sekarang aku tahu kenapa Kiara ingin menyelesaikan ini sendiri.Kak Adit batalkan semua kontrak kerjasama kita dengan Artis itu dan tekankan pada semua perusahaan mitra kita untuk melakukan hal yang sama. Dan untuk Audy aku sudah cukup sabar dengannya saat dia menghina ku. Tapi sekarang tidak lagi. Segera hubungi anak perusahaan dimana Audy bekerja dan katakan untuk melakukan pemecatan pada Audy. "ucap Varell tegas.
"Baik tuan, segera saya kerjakan. "ucap Adit
"Tapi.. jangan sampai Kiara tahu tentang hal ini. " ucap Varell.
"Baik"
***
"Kenapa semua kontrak kerjasama dibatalkan? ini kan hanya gosip kecil. bagaimana mereka bisa melakukan hal ini!" teriak Angel marah.
Bunyi dering telepon Angel.
__ADS_1
"Halo.. kakak!! "teriak Angel.
"Angel.. ada apa kenapa ada berita tentang hal ini? "tanya Audy.
"Hah.. aku hanya ingin memberi pelajaran pada si j****g Kiara. "
"Apa? siapa? kamu bilang Kiara tadi? Angel Kau pasti sudah gila kenapa kau harus cari masalah dengan Kiara? kau sungguh bodoh dan ceroboh!! habislah kau!!"
"Kakak, apa yang kau katakan? "
"Gara-gara kau Aku pun dipecat. kau sungguh bodoh!"teriak Audy.
tut.. tut..
Telepon di tutup oleh Audy.
"Haaaahh.. dasar b******k?!"teriak Angel.
Angel pun menangis sejadi-jadinya.
***
"Berkat kalian dari tim tiga berhasil mendapatkan bonus bulan ini." ucap kepala editor Yohan.
"Hah akhirnya tim pertama tidak akan mempunyai alasan lagi untuk mencemooh dan menghina tim kita lagi." ucap Rini senang.
"Aku harap itu benar-benar terjadi, semoga kita tidak di hina lagi. "ucap Kiara.
Kiara dan timnya masuk ke ruang rapat di ruang rapat sudah berkumpul tim pertama dan tim kedua.
"Kepala editor menurut kami bukankah berita dari tim tiga kini sangat terlalu berlebihan. " ucap ketua tim dua.
" Meskipun perusahaan memperoleh banyak perhatian dari publik. tapi juga banyak mendapatkan tanggapan negatif."imbuh Ketua editor dua.
"Tapi bukan berarti kita dapat di lecehkan dan dihina tanpa alasan." teriak Rini.
" Oohh jadi ini adalah alasan kalian memilih berseteru dengan perusahaan VM kalian harus tahu mereka punya kuasa dan pengaruh besar di industri perfilman dan periklanan di kota ini.Tidak ada yang berani berulah pada perusahaan itu. "ucap editor pertama.
"Ketua editor pertama kau sudah keterlaluan." teriak Rini.
"Cukup tenang semua!!" Teriak kepala editor sambil memukul meja.
" Untuk masalah ini pasti akan ada positif dan negatifnya.Tapi yang sudah Berlalu biarlah berlalu dan untuk selanjutnya kita mempunyai tiga wawancara yang sangat penting. Mereka adalah para pebisnis dan masih memiliki hubungan keluarga masing-masing.Satu tim akan mewawancarai satu wawancara."ucap kepala Editor.
"Tim pertama akan mewawancarai Yuna William, tim kedua akan mewawancarai Vino William, tim ketiga akan mewawancarai Varell William. Mereka semua adalah keluarga bisa dikatakan Yuna dan Vino adalah bersaudara sedarah. Sedang Varell adalah anak tunggal dan pewaris utama keluarga William.
Kiara kaget karena harus melakukan wawancara dengan Varell.
"Tunggu bukankah Varell adalah pemilik dari perusahaan VM? "ucap Rini.
"Aku dengar Yuna William tidak pernah menampakan dirinya semenjak ibunya menikah dengan William dan dia juga tidak pernah menerima sebagian besar wawancara."ucap tim satu.
"Ini pasti akan sulit. " imbuh tim satu.
"Aku dengar Vino William meski ramah dia juga sangat sulit diwawancarai sungguh keluarga yang rumit.Bahkan menurut media baru-baru ini Vino William gagal menikah, mereka bilang mempelai perempuan memilih menikah dengan Varell William. Tapi berita ini tidak di muat media. Waaahh.. perempuan itu pasti sangat licik. Dia tahu bagaimana mencari mangsa yang lebih besar. Padahal Varell itu cacat loh.Sudah pasti dia hanya mengincar hartanya." ucap tim editor dua.
Kiara pun hanya diam Kiara tidak ingin orang-orang mengetahui kalau dia adalah wanita itu.Namun bedanya Kiara tidak lah seperti yang mereka pikirkan.Meski marah Kiara tidak bisa memngatakan yang sebenarnya.
"Rini kenapa mereka semua tampak sangat frustasi? Apa semua orang-orang ini lebih menyusahkan di banding Angel? "
"Tentu saja bahkan sangat lebih dibanding Angel. Yuna tidak pernah mau melakukan wawancara bahkan keeberadaannya sangat susah untuk ditemukan. Aku dengar dia adalah anak pertama dari istri William yang sekarang namun gosip yang beredar dia tidak pernah mau menjadi anggota keluarga William. Karena itu dia tidak pernah menampakan dirinya meski Dia adalah seorang pebisnis sukses dia pun melakukan bisnis dengan usahanya sendiri. Berbeda dengan Vino dia adalah adik kandung dari Yuna namun dia selalu mengandalkan Ibunya dan dia bersaing dengan Varell yang menjadi pewaris dan anak satu-satunya keluarga William. Vino juga bukan orang mudah ditemui dia selalu menolak wawancara dan menghindari para wartawan. Dan untuk Varell dengar-dengar dia baru saja menikah dengan calon istri Vino entah benar atau tidak kita tidak pernah bisa betemu dengan Varell. Sekretarisnya saja tidak pernah bisa kami lewati. Wawancara kali ini pasti akan sangat susah. " ucap Rini.
"Tapi Rini kenapa jika wawancara ini sangat susah wajahmu menunjukkan hal lain?"
tanya Kiara.
"Itu karena sebenarnya Varell adalah idolaku. Meski dia memiliki kekurangan dan sangat dingin tidak berperasaan tapiii... dia sangat tampan. " ucap Rini bahagia dan berbinar-binar.
"Begitukah?? "ucap Kiara yang heran.
"Aku tahu ini bukan tugas yang mudah untuk kalian semua.Tapi setidaknya demi reputasi tim tiga kalian harus melakukan yang terbaik."
ucap Kiara memberikan semangat pada timnya.
"Aku sungguh bersemangat bahkan memikirkan akan bertemu mu dengan idolaku membuatku sangat gugup meski belum tentu juga aku bisa bertemu dengannya ." ucap Rini bersemangat.
Kiara tertegun dengan sikap Rini. Ternyata masih ada pengemar Varell yang menyukainya dengan tulus tanpa melihat kekurangannya.
"Jika dia memang sudah menikah dengan calon istri Vino, aku sangat penasaran Siapa wanita yang sangat beruntung telah menjadi istrinya.Apa kita perlu bertanya kepadanya? " ucap Rini.
Kiara kaget dan juga gugup mendengar ucapan Rini.
"Yaa.. ahh.. hahaha entahlah.. hehhe. "
" Aku bahkan sering memikirkan Seperti apa kehidupan asmara Varell. Dia sangat dingin dan terlihat tidak berperasaan tapi aku yakin dia orang yang hangat buktinya calon istri Vino saja luluh.. hahaha.." ucap Rini antusias.
"Hahahhahaa... semangat!! " ucap Kiara.
'Ternyata suamiku adalah idola dari rekanku. ' batin Kiara.
***
Saat dirumah Kiara pun memikirkan apa yang harus dia katakan pada Varell.
"Akh.. aku harus memikirkannya besok saat Varell pulang aku harus bertanya padanya."
"Tapi apa dia sudah tidak marah? "
"Kenapa terasa kosong. "
"Baru 2 hari Varell pergi dia tidak pernah menghubungiku, bahkan tidak ada pesan. Apa aku merindukan Varell? "
***bersambung***
Guys jangan lupa tekan jempol dibawah ya. Sebagai tanda apresiasi kalian terhadap penulis.. tinggal klik okee guys..
__ADS_1
thank you sudah membaca "knocked my heart"😘 kalo sempat kasih komennya..