knocked my heart

knocked my heart
Chapter 25


__ADS_3

"Hai Kiara.."


Kiara kaget melihat wanita yang ada di depannya.


"Lama tidak berjumpa.. Aku sungguh kaget ternyata kau benar-benar bekerja disini.. Ku kira kau hanya membual. "


"Apa yang kau lakukan disini Sarah? "


"Apa kau berpura-pura bodoh! tentu saja untuk mempermalukanmu. " ucap Sarah yang kemudian mendekati Kiara dan menamaparnya dengar keras.


Plakk


Kiara hanya diam dan memejamkan matanya.Kiara berusaha menahan amarahnya karena dia tahu urusannya dengan Sarah akan makin runyam dan besar jika Kiara melawan balik Sarah.


"Apa ada lagi? selain ingin mempermalukanku? "ucap Kiara tenang.


"Hah.. ternyata kau memang wanita yang tidak tahu malu!! "teriak Sarah.


Kiara melihat sekitar banyak orang yang melihat ke arah nya. Kiara pun membuang nafasnya dengan berat.


"Apa kau ingin ku laporkan karena pencemaran nama baik. "


"Apa.. apa kau akan melakukan hal yang sama seperti yang kau lakukan pada Audy dan Angel kau sungguh wanita yang kejam Kiara. Tidak ada wanita yang lebih kejam dari pada kau! "


"Mereka ..pantas mendapatkannya.. "ucap Kiara.


"Hah.. aku tak menyangka ternyata kau wanita yang..."


"Apa!! semua itu adalah karena mu Sarah. Kau yang mengubah ku menjadi penjahat dalam sekejap. padahal kau lah yang sedari awal ingin menikamku dari belakang,apa belum cukup kau mengganggu ku? apa belum cukup kau membatalkan pernikahan ku? apa belum cukup kau mencaciku dan memfitnahku!! "ucap Kiara dengan nada tinggi..


Sekarang giliran orang-orang menatap pada Sarah dengan tatapan yang penuh dengan arti. Sarah melihat sekitar orang-orang tampak berbisik ..


"Apa kau puas Kiara sekarang kau pun mengambil Vino dariku.. apa memiliki suami belum cukup membuatmu puas.. Aaaa tentu saja kau tidak puas siapa yang akan puas dengan lelaki cacat. "


Kiara mengepalkan tangannya dan mendekati Sarah.


"Apa kau tidak pernah diajari bicara sopan Sarah? Siapa bilang suamiku cacat? apa kau sudah melihat semuanya.. hanya aku yang bisa menilai siapa suamiku.. karena aku sudah melihat dengan kedua mataku tidak ada cacat pada suamiku yang ada aku justru sangat takjub memiliki suami yang begitu sempurna. " ucap Kiara lirih namun penuh penekanan.


"Hah.. lelaki cacat kau bilang sempurna, apa kau sudah gila. "


"Iya aku sudah gila rasanya aku sangat gila karena aku terus memikirkan dia dimana pun..Aku sungguh sangat merindukannya tiap waktu. Kau wanita murahan tidak akan mengerti tentang perasaan ini. " ucap Kiara mengejek.


"Kau memang berubah.. jika kau sebegitu sukanya dengan suamimu kenapa kau menggoda Vino. Hingga dia memutuskanku. "


"Bukan aku yang menggoda tapi Vino yang terus mendekati ku. Untuk apa aku menggoda Vino sedang aku tidak mencintai dia."


"Kiara.. "panggil seseorang.


Kiara dan Sarah pun menoleh ternyata Vino, Varell sudah ada di lobby ikut mendengarkan Kiara dan Sarah sedari tadi beradu mulut. Terlihat Vino yang tampak marah berbeda dengan Varell yang tampak tersenyum ke arah Kiara. Vino berjalan mendekati Kiara .


"Apa kau sungguh tidak pernah mencintaiku Kiara?"tanya Vino.


"Bukankah aku sudah katakan padamu Vino." ucap Kiara.


"Aku tidak percaya kau lebih memilih dia."

__ADS_1


"Justru aku bodoh jika aku sampai memilih kamu." ucap Kiara.


"Maaf nona Sarah anda telah mengganggu saya bekerja. Saya permisi karena masih ada pekerjaan. " ucap Kiara yang kemudian pergi ke arah Varell.


"Kau sudah datang tuan Varell. "ucap Kiara.


"Aku juga datang " ucap Yuna.


"Hah.. kak Yuna.. maaf kau harus melihat hal yang memalukan barusan. " ucap Kiara.


"Why? tadi sungguh tontonan menarik. hahaha. " ucap Yuna.


"Maaf juga karena kemarin tidak mengenalimu. "


"it's okay..Tapi jangan lagi menatap suamiku.. hahaha.. " ledek Yuna


Kiara menutup mulutnya menahan tawa. bagaimana mungkin kemarin di depan mata kak Yuna Kiara tampak terpesona pada suaminya. Tapi tidak bisa dipungkiri jika Kiara terpesona dengan suami kak Yuna. Suaminya sungguh tampan dan juga blaster indo-eropa.


"Kiara kita masih perlu bicara. " ucap Vino.


"Vino!! " teriak Sarah.


"Sudah ku katakan padamu Sarah. Aku tidak mencintaimu. Kamu harus menerima kenyataan itu. "


"Aku gak akan lepasin kamu Vino. "


"Cukup Sarah...harus berapa kali aku katakan padamu.. aku hanya mencintai Kiara. "


Terlihat dengan jelas jika Varell sangat marah. Namun Varell tidak bisa mengatakan jika dirinya adalah suami Kiara. Karena permintaan Kiara Varell tetap akan menyembunyikan statusnya.


"waahhhh.. " pekik orang-orang saat Vino menyatakan cintanya.


Kiara pun mempersilahkan Varell, Vino dan Yuna untuk ke ruang wawancara. Dan meminta maaf atas masalah yang baru saja terjadi.


Prook.. prookk.. prookk..


"Wahh.. Kiara kau sungguh berbakat. Aku bertanya-tanya siapa suamimu apa dia tahu jika kau ternyata wanita penggoda yang bisa menggoda lelaki. Aku tidak bisa bayangkan reaksinya jika tahu kau wanita penggoda " ucap ketua tim satu.


"Tidak perlu dibayangkan jika memang tidak bisa.Lagi pula suami ku sudah cukup tergoda denganku.Aku cukup menggodanya lagi dia pun tidak akan berkutik. " ucap Kiara yang kemudian meninggalkan nya.


"Dasar kau sudah mulai bertingkah tunggu saja kau Kiara. "


***


"Hah.. akhirnya kita selesai juga aku tidak menyangka jika ternyata kau adalah wanita yang di sukai Vino. " ucap Rini.


"Apa ada bedanya aku adalah istri orang lain bukan Vino.Dia teralu memaksa kehendaknya.Padahal dia tahu dia tidak mungkin bisa mendapatkan semua yang dia inginkan. "


"Iya kau benar.. tapi aku tadi sempet tegang saat Varell dan Vino berselisih.Untung ada kak Yuna yang menengahi. huft.. "


Kiara hanya tersenyum dan menyetujui ucapan Rini jika bukan karena kak Yuna pasti Varell dan Vino akan bertikai dan juga Kiara tidak bisa bayangkan mungkin memang benar akan terjadi lautan darah jika tidak ada kak Yuna. Kiara sungguh bersyukur karena nya.


"Tapi Kiara ada yang aneh? "ucap Rini.


"Apa? "

__ADS_1


"Sepertinya Varell juga menyukaimu.."


"Hahaha.. mana mungkin dia kan sudah pasti tipe setia dan juga sangat mencintai istrinya kau tidak mendengar yang dia ucapkan tadi. "


Saat wawancara.


"**Tuan Varell saya mendengar anda sudah menikah tapi kenapa publik belum ada yang mengetahuinya ?Apa kah benar ada pernikahan atau tidak? "


"Pernikahan itu memang benar adanya tapi aku tidak ingin mempublikasinya ,karena istriku memiliki kehidupan pribadi yang dia ingin kan aku hanya ingin dia nyaman dan tetap bahagia dengan kehidupan pribadinya. "


"Waah anda sangat pengertian apa anda sangat mencintai istri anda. "


"Tentu siapa suami yang tidak mencintai istrinya. saya percaya seutuhnya pada istriku"


"Hah.. istri Varell sangat beruntung. tapi aku sungguh yakin Varell sangat lembut menatapmu bahkan dia selalu tersenyum malu saat melihatmu. "ucap Rini penasaran.


"Hahaha.. itu cuma perasaan mu saja."ucap Kiara canggung dan pergi meninggalkan Rini yang masih penuh dengan pertanyaan dikepalanya.


***


Malam itu langit malam nampak cerah banyak bintang terlihat dan bulan pun terlihat meski masih berbentuk bulan sabit namun Kiara sungguh menyukai nya. Kiara menunggu jemputanya datang sambil menendang-nendang aspal dan bersenandung kecil. Dari kejauhan nampak lampu sorot mobil Kiara pun memicingkan matanya karena silau. Mobil pun berhenti di samping Kiara. Si pengemudi menurunkan kaca pintunya.


"Masuklah.. "ucap Varell.


"Kau menjemputku sendiri.? "ucap Kiara.


"Kenapa apa kau lebih suka dijemput sekretaris ku. " ucap Varell


"Hahaha tidak.. aku kira kau sibuk karena jadwalmu harus diubah karena wawancara tadi. "


"Aku tidak pernah sibuk jadi tidak perlu khawatir. "


Kiara merasa ada yang berbeda dari biasa nya. Varell nampak tegang seperti ada sesuatu yang dipendamnya. Padahal siang tadi sebelumnya Varell nampak santai tidak seperti sekarang entah apa yang ada dipikiran Varell yang tampak mengganggu nya. Namun Kiara tidak berani bertanya.


'Jika memang itu hal yang harus dikatakan pasti Varell akan mengatakannya.' batin Kiara.


"Aah.. iya.. "


"Jadi bagaimana kau sudah selesai menyelesaikan pekerjaan mu weekend tidak ada pekerjaan kan?? "


"Iya weekend aku libur.. hah akhirnya karena pekerjaan selesai maka sekarang aku bisa santai. "


"Bagaimana jika sekarang kita langsung berangkat jadi lebih banyak waktu. "


"Berangkat kemana? "


"Ke kota B. "


"Ada apa di kota B? "


"Nabila sedang dirawat dirumah sakit. "


"Apa!! "


***bersambung***

__ADS_1


Guys jangan lupa tekan jempol dibawah ya. Sebagai tanda apresiasi kalian terhadap penulis.. tinggal klik okee guys..


thank you sudah membaca "knocked my heart"😘 kalo sempat kasih komennya....


__ADS_2