Ku Kejar Cintamu Pak Rektor

Ku Kejar Cintamu Pak Rektor
Kebenaran


__ADS_3

Air mata pun jatuh perlahan mengalir dipipuku. Aku tertunduk, dan aku sangat sakit hati. Mereka terus bicara padaku, tanpa memberikan aku kesempatan untuk menjelasankan. Mereka terus menuduh aku hamil diluar nikah.


"Maafkan aku datang terlambat," kata sebuah suara.


Suara itu membuat ruangan yang ramai ini jadi sepi dan sangat hening. Aku tidak sangup untuk melihat pemilik dari suara itu. Aku sangat kenal siapa pemilik suara itu sebenarnya. Tapi aku tahu, pemilik suara ini tidak akan membantu aku untuk keluar dari masalah.


"Pak rektor, sekarang kita punya sebuah masalah yang lumyan serius."


Mereka pun bicara tentang aku yang hamil diluar nikah dengan pak Rama. Mereka memutuskan untuk mengeluarkan aku dari kampus. Mereka juga ingin mendenda aku karna telah merusak nama baik kampus ini.


"Apa kalian semua sudah selesai bicara," ucap pak Rama.


Semuanya terdiam tanpa kata, memang dari tadi mereka terus menerus yang bicara. Sedangkan pak Rama hanya menjadi pendengarnya saja.

__ADS_1


"Kalau kalian sudah selesai bicara, sekarang giliran aku yang bicara pada kalian semua."


"Kalian semua bilang kalau Rania itu hamil diluar nikah. Apa kalian tahu, ia sudah menikah atau belum. Apa kalian begitu tahu tentang kehidupan Nia saat ini."


"Pak rektor, kami tahu banget kalau Rania ini belum menikah sama sekali. Itu artinya, Rania hamil diluar nikah."


"Ibuk Sri, kenapa anda terlalu terburu-buru untuk menuduh Rania ini hamil diluar nikah. Kalian tidak tahu kalau Rania ini sudah menikah? Wajar saja kalau Rania ini hamil bukan?"


Kata-kata pak Rama membuat semua yang ada didalam ruangan ini jadi ribut kembali. Mereka sangat kaget dengan apa yang pak Rama ucapkan. Mereka saling tatap dan saling tanya satu sama lain.


"Iya, aku tidak tahu kalau gadis ini sudah menikah."


"Aku juga tidak pernah dengar kabar soal pernikahan Rania."

__ADS_1


Semuanya sibuk bertanya, satu persatu mereka bicara dan saling ingin tahu. Pak Rico hanya diam saja, ia juga terlihat sangat kaget dengan apa yang pak Rama ucapkan.


"Kalau aku boleh tahu, siapakah suami dari Rania dan dari mana pak rektor tahu," kata pak Rico akhirnya bicara.


"Aku tahu dari diriku sendiri," jawab pak Rama sambil senyum melihat kearah pak Rico.


"Maksudnya?"


"Kaliam ingin tahu siapa suami dari Rania. Suaminya adalah aku, aku yang menikahi Rania beberapa bulan yang lalu. Hanya saja, aku merahasiakan pernikahan ini agar posisi Rania aman dikampus ini," kata pak Rama menjelaskan.


Aku dan yang lainnya sangat kaget dengan penjelasan dari pak Rama ini. Aku tidak percaya jika pak Rama akhirnya mengatakan siapa aku sebenarnya. Aku juga tidak pernah bermimpi akan hal ini. Tapi kenyataannya, pak Rama mengungkapkan rahasia yang selama ini tertutup rapat.


Pak Rico terlihat sangat kaget dan tak percaya. Ia mekihat aku dan pak Rama secara bergantian. Aku rasa, ia sangat ingin meminta penjelasan pada kami berdua.

__ADS_1


Bukan hanya aku dan pak Rico yang terlihat super kaget. Semua yang ada didalam ruangan itu juga sama dengan kami. Kaget dengan apa yang pak Rama katakan.


"Kalian tidak percaya dengan apa yang aku katakan bukan? Kalian bisa lihat beberapa foto yang aku abadikan diponsel ini. Kalian juga bisa melihat surat nikah kami didalam ponsel ini. Aku telah memfotokan semuanya," kata pak Rama sambil menunjukkan beberapa foto surat nikah aku dan dia. Dan juga, foto saat aku dan pak Rama ijab khobul malam itu.


__ADS_2