
Salsa juga bilang padaku, ia telah salah membuat aku dan pak Rama tidur bersama. Awalnya ia merasa menang, karna berhasil mengusir aku dari rumah. Tapi sayangnya, pak Rama malah merasakan kehilangan aku, ketika aku sudah pergi.
Saat itulah, Salsa baru sadar kalau pak Rama sudah jatuh hati padaku. Sehingga pak Rama sangat kehilangan saat aku tidak ada. Hal itu membuat Salsa semakin benci padaku. Apa lagi saat ia tahu kalau aku sedang hamil anak dari pak Rama. Anak dari kesalahannya waktu itu.
"Dan sekarang, aku akan melenyapkan kamu dari sisi kakakku dan juga dari dunia ini. Sebagaimana yang telah aku lakukan pada Devilla waktu itu."
Aku kanget bukan kepalang dengan apa yang Salsa katakan. Ternyata, ia sudah pernah mencelakai orang lain selama ini.
"Salsa, apa yang kamu lakukan pada Devilla. Siapakah Devilla itu?" kataku sangat amat cemas.
Salsa pun menceritakan siapa Devilla itu. Ia mengatakan, kalau Devilla itu adalah seorang gadis yang sangat pak Rama cintai. Ia adalah orang yang telah membuat pak Rama berubah menjadi dingin.
__ADS_1
Salsa juga mengatakan alasannya mencelakai Devilla. Ia ingin melenyapkan siapapun yang berada disamping kakaknya. Ia membunuh Devilla di hari ulang tahun Devilla. Saat itu, ia punya gagasan untuk melakukan ulang tahun dipantai pada Devilla. Tanpa curiga, Devilla setuju dengan gagasan yang Salsa berikan.
Kesempatan emas buat Salsa. Salsa membuat kematian Devilla seperti kecelakaan sungguhan. Padalah ialah dalang bagi kematian Devilla. Karna sebelum Devilla bermain dan terseret arus air pantai, Salsa sudah memberikan obat pada minuman Devilla.
Aku kaget bukan kepalang saat mendengarkan penjelasan Salsa ini. Ia tertawa senang saat melihat aku kaget.
Salsa juga bilang padaku, kalau ia ingin menikah dengan pak Rama saat Devilla telah meninggal. Dengan alasan, ia mengidap penyakit ganas. Padahal ia tidak punya penyakit apapun saat ini. Tapi ia tetap tidak bisa menikah dengan pak Rama, karna mereka punya hubungan darah yang kuat.
Padahal, semua itu adalah bohong. Jelas-jelas yang dimakamkan itu adalah jasad Devilla. Tapi saat pemakaman, pak Rama sedang pingsan karna ia juga ikut tenggelam waktu itu.
"Kini giliran kamu Rania, aku akan membuat kamu menghilang, sebagaimana aku melakukan hal itu pada Devilla."
__ADS_1
Aku sangat takut saat Salsa datang mendekati aku. Aku sangat berharap ada seseorang yang datang dan menolong aku saat ini.
Salsa tertawa dengan sangat kuatnya, ia terlihat sangat menakitkan. Aku sangat cemas dan takut saat ini. Pada saat yang tepat, pintu kamar itu didobrak seseorang dari luar.
Hal itu membuat Salsa jadi sangat amat kaget saat melihat siapa orang yang ada didepan pintu itu. Salsa terlihat pusat saat melihat pak Rama berdiri tegak.
"Kak Rama."
"Kamu manusia atau bukan Salsa? Aku tidak percaya apa yang kamu lakukan pada hidupku. Aku sangat tulys sayang padamu sebagai adikku," ucap pak Rama lantang.
Mama mertuaku dengan cepat menghampiri aku. Ia takut kalau Salsa nekat melakukan hal yang sangat fatal nantinya.
__ADS_1
"Mama sudah bilang pada kalian semua, gadis ini bukan manusia," kata mama mertua aku.