Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku

Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku
Rahasia


__ADS_3

Menatap cermin dingin, Nata ingat kejadian saat dimana ia menjatuhkan foto dari pak Cakra dan istri. Ia ingat istri pak Cakra adalah selingkuhan ayahnya. Nata ingat bagaimana perempuan itu dibawah ayahnya dan mendesah. Nata memejamkan matanya menghilangkan pikiran buruk terhadap hal hal itu.


Nata menarik rajut panjang miliknya dan mengandungnya. baju rajut hijau min di rakit sendiri oleh Gelis, dengan blazer hijau min juga di dalamnya, lalu celana putih panjang. Ia mengikat rambutnya dengan gerai dan segera menggunakan deodorant..” gue bakal rebut suami pelakor itu, enak aja ngerebut bokap gue.” gumamnya sinis. Jika keluarganya di kedepan hancur, maka ia pastikan juga keluarga pelakor itu juga hancur.


Mengambil tas nya. Keluar dari kamar, ia tak sengaja berpapasan dengan Denis. Denis menatap nata melotot dan gugup sedangkan Nata menadakan tangannya didepan sang ayah.” minta uang..!” jelas Nata. Denis melirik Nata dengan cemas segera memberi uang satu lembar.


Nata menaiki alis menatap uang itu.” mana cukup.. tambah.” Tegas letta.


Denis menatap Letta kaget, ini pertama kali nata bersikap tak sopan dan membentak dirinya.”Nata kamu tidak sopan?” gumamnya.


” NATA BILANG TAMBAH YAH TAMBAH.” Tegas Nata kuat pada Denis.


Denis sampai kaget mendengar suara keras anaknya. Nata mendengus melihat ayahnya yang lamban segera mengambil dompet ditangan ayahnya dan mengambil seluruh uang di dalamnya.” Oh iya.. Nata mau ambil tanah sawit yang kemarin Nata tanam yah. bibitnya dari Nata kan, buat Nata kan kebunnya? dari tabungan nata. Udah Nata urus sama dosen hukum Nata nanti dia ke sini buat ngurus berkas.” Jelas Nata segera menjauh.


” Oh iya. Sawah juga, so kemarin Papa bilang itu untuk Nata, buat Nanda juga nanti bakal sekalian di urus.” Jelasnya lagi menghentikan langkah kakinya.


Jika tidak sekarang di urus takutnya harta itu akan di ambil pelakor. Mana tanah sawit Nata hampir 40Hektar, belum lagi tanah sawah 2hektar. kesenangan nanti pelakor menikmati semua itu.


Denis menahan tangan Nata.” Kamu masih kecil ngapain minta warisan? Kamu mau papa mati?” tanyanya dingin dan tegas.


Nata melepaskan tangan Denis dari tangannya.” Jangan pegang pegang yah. najis..!” tegas Nata dingin pada sang ayah.


Denis semakin kaget mendengar ucapan Nta ayang kurang ajar. Tangannya terkepal menampar wajah Nata. Nata yang ditampar tertegun, ini tamparan pertama dari Denis untuknya.


Denis mengepalkan tangan menatap keterdiaman anaknya.” kamu .. kurang ajar Nata.. berani kamu sama papa?” Tanya Denis tegas dan dingin terhadap sang anak.


Suara kericuhan itu terdengar dari dalam oleh Gelis dan Nanda yang baru saja sarapan, keduanya buru buru kedepan melihat Denis dan Nata yang diam menatap Denis dingin.


Denis membuang muka dan menahan dadanya yang sakit.” Intinya tolong urus. Nata nggak mau denger apapun.” jelas nata tegas.

__ADS_1


” ingat yah pa. papa ngak punya apa apa di rumah ini kecuali badan papa sama tabungan papa sendiri. Kalopun mau cere sama mama tolong jangan bertingkah!!!!. “ jelas Nata tegas.


“ nata kamu ngomong apa sama papa kamu?” Tanya Gelis pada Nata kaget.


Nata melirik ibunya malas dan segera menjauh. Darah di sudut bibirnya menets keluar dari rumah. Denis mengepalkan tangan menatap Nata. Nata keterlaluan menghinanya begini.


“ mas?” Tanya Gelis mendekatinya suami yang terliuhat sangat marah, menyentu lengan suami gelis menatap suami bingung.” Kenapa Nata sampai ribut dan bicara begitu? Kalian ada masalah apa?” Tanya gelis.


” Anak itu nggak tau di untung, pasti salah pergaulan mangkanya bicara buruk soal saya mana minta warisan ini itu.” tegas Denis murkah.


“ dia ngak mungkin ngomong gitu sama papa kecuali papa sama dia ada masalah.” Jelas nanda pada sang ayah tegas.


ayahnya menatap denis dengan alis terangkat tak terima pada ucapan sang anak.


“ nanda tau Nata itu orangnya nggak pernah kasar sama orang tua, apalagi sama papa, ayahnya yang paling dia sayang. Papa sama Nata ada masalah apa?” Tanya Nanda To the Point'. Nanda tau adiknya tidak mungkin berprilaku buruk tanpa sebab.


“ kamu nuduh papa yang salah?” Tanya Denis pada nanda tidak terima.


Sedangkan Nata yang baru saja sampai di kampusnya, membuka helmnya dan segera turun dari sana. mengusap pipinya menggunakan tysu sebab darahnya sudah mengering, saat di lap akan terus berdarah. Merah ruam sudah terlihat di wajahnya yang memang putih. Nata mengabaikan hal itu.


“ kamu..”


Nata melirik siapa yang teriak, sampai pandangan bertemu pada Abimayu. Dosen muda yang frendy padanya.


Pak Abu Tersenyum melambaikan tangan pada Nata.” I love you Nata.” Jelasnya dengan membentuk love ditangannya.


” Semangat..”


Nata melihat itu buru buru berlari dan menutupi wajahnya malu dilihat mahasiswa lain. Abimayu tertawa pelan melihat tingkah lucu Nata, membuat orang di sebelahnya menaiki alisnya menatap abi bingung.” Kamu suka sama mahasiswi kamu sendiri?” Tanya cakram dingin

__ADS_1


Abi menggeleng pelan melirik Cakra. Mereka memang cukup akrab karena umur yang tak jauh beda. Bedanya hanya di status saja.” Dia lucu banget,. Saya Cuma suka bercanda aja.” Jelas abi jujur.


Cakra mendengar itu mendengus.” Terus aja baperiin orang lain sampek dia suka.. ''jelas Cakra tegas.


Abi mendengus pelan.” santé aja kali. selagi belum nikah, jangan kayak loe. Udah nikah eh istri malah di anggurin. “ jelasnya menngus segera menjauh.


Cakra diam menatap abi dingin., mengangguri istrinya yah??


Abi sudah menikah selama empat tahun dan sudah selama itu juga ia tidak menggauli istrinya.


Bukan karena Abi tidak cinta. Namanya laki laki nafsu dan cinta itu beda, mau tak cinta sekalipun jika sudah menikah pasti ada nafsu, sedangkan Abi tidak, dia memiliki penyakit yang tidak bisa dikatakan kepada semua orang.


Dirinya Impoten. Itu rahasia dirinya sendiri yang tidak bisa dirinya sanggah.


Bukan dirinya sendiri. Istrinya juga sudah menduga dan mengatakan kepada keluarganya tapi Cakra sendiri malu untuk mengakui hal itu.


karena dirinya tidak mau malu aibnya terbongkar, ia tidak pernah jujur, lebih mengurung diri dan menghindari istrinya.


Mereka menikah memang karena di jodohkan usai dirinya dan sang istri sudah lulus kuliah, berjalannya waktu pernikahan, dirinya sudah di tuntut harus memberi anak oleh orang tuanya. Padahal dirinya tidak bisa memberi keturunan.


Mengingat masalah hidupnya. Cakra kerap kali merasa insecure atau merasa dirinya tak normal. Sedih kepada dirinya sendiri dan nasibnya. Cakra pun kasihan kepada istrinya yang selalu di tuntut untuk punya anak, dikatakan mandul sana sini padahal dirinya yang impoten.


Iya dirinya impoten, saat tak punya nafsu dan tak merasakan ketertarikan terhadap perempuan?


Ia tertarik tapi memang maaf buyungnya tidak hidup, mati dan loyo.


Cakra mengepalkan tangan mengingat kekurtangannya sendiri. Mendengus segera menuju ruangannya saja.


Melewati murid yang memandangnya kagum.

__ADS_1


Nata di ujung melihat Cakra yang pergi mendengus,.” Bisa bisa kena hukum lagi sama bapak itu.” gumamnya kesal segera menjauh dari sana menuju kelasnya.


Nata kapok berurusan sama Cakra kecuali menghancurkan keluarganya!!!


__ADS_2