Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku

Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku
istri sah


__ADS_3

Belle memasuki rumah milik Cakra dengan pandangan tajam. segera memasuki ruang kerja milik Cakra.


Brak...


Cakra yang sedang menatap semua dokumen yang sedang ia kerjakan sontak menatap ke arah Belle yang terlihat marah. ''Apa maksud kamu mas mengirim surat perceraian kepadaku?" tanya bele kepada Cakra murka.


Cakra menata Belle dengan alis terangkat, ia menyandarkan tubuhnya ke kursi santai "bukankah di sana sudah tertera apa alasan mengapa aku menceraikan kamu? "jawab Cakra tenaga pada Calon mantan istrinya.


Belle menggeleng pelan mendekati Cakra sedikit gugup "mas, semua foto-foto dan video yang mas lampirkan sebagai bukti itu sama sekali bukan aku , itu cuma fitnah!!!"tegas Belle kepada Cakra.


Cakra tersenyum miring menatap Belle yang masih membela diri, Cakra bukannya membelah Nata yang memberikan semua foto dan video itu kepada dirinya Karena, tetapi dirinya sudah mengecek video dan foto-foto itu sebelumnya dan semua video dan foto itu asli tanpa editan.


Cakra menghempaskan tangan Belle yang memegang tangannya, "Bagaimana jika kita ke rumah sakit saja untuk mengecek Apakah kamu masih perawan atau tidak? sebab selama 5 tahun aku kan tidak pernah menyentuhmu! "tanya Cakra kepada Belle tegas.


tentu boleh terlihat gugup mendengar pertanyaan Cakra yang mengenai tentang kesuciannya " mas tidak mempercayai aku? selama 5 tahun mas tidak pernah menyentuh aku dan aku sama sekali tidak meninggalkan mas, sekarang mas menanyakan soal itu! tentu aku tidak pernah disentuh oleh siapapun termasuk mas sendiri! "jawab bele tegas kepada Cakra.


Cakra mengangguk mendengar jawaban Belle yang terdengar sangat meyakinkan. "ya sudah jika begitu ayo kita ke rumah sakit sekarang, biar semuanya jelas! "ujar Cakra segera berdiri dari posisinya.


Belle gelagapan buru-buru menahan Cakra yang malah membawanya ke rumah sakit, "mas percaya padaku, Aku sama sekali tidak pernah bermain api di belakangmu. Aku mencintai kamu mas! "tegas Bele kepada Cakra.


Cakra tetap berjalan, sama sekali tidak menjawab pertanyaan atau penetapan beli kepada dirinya. tentu Belle khawatir dan gelagapan kepada apa yang cakra lakukan.

__ADS_1


sebelumnya Belle cukup kaget saat mendapatkan surat dari kantor agama, dengan surat yang menyatakan Cakra menceraikan dirinya. tentu di sana juga diberikan pernyataan alasan Cakra menceraikan dirinya. salah satunya adalah bukti-bukti dirinya yang sedang bersama dengan Denis. Belle yang melihat dan mendapatkan hal tersebut tentu tidak terima dan segera langsung pulang menemui Cakra untuk menolak gugatan tersebut pada, Belle mencintai Cakra.


Nata yang baru pulang dari kuliah memasuki rumah dengan wajah lelah, seharian ia harus mencari beberapa buku yang akan digunakan untuk melakukan beberapa penelitian skripsinya.


" mas dengarkan Aku! baik aku akui, aku memang sudah tidak suci lagi dan semua foto itu benar, aku melakukan semua itu juga karena kamu mas, mas sama sekali tidak pernah menyentuh aku selama kita menikah. aku juga membutuhkan nafkah batin mas. Aku wanita normal!!" pengakuan Belle kepada Cakra terlepas karena terlalu panik Cakra yang hendak membawanya ke rumah sakit, tentu jika diperiksa dirinya sudah tidak suci lagi akan terbongkar.


Cakra yang tadinya kelelahan segera menatap Belle dengan pandangan yang semangat, "wah wah wah ada bini tua nih!!!" gumam nyata semangat.


Cakra yang mendengar pernyataan Belle kepada dirinya tersenyum senang. "ya sudah jika begitu, kamu nikahi saja lelaki itu, kamu akan mendapatkan nafkah batin yang apa kamu mau, dan aku juga tidak peduli lagi terhadap Apa yang kamu lakukan! kita cerai "tegas Cakra kepada Belle.


Belle menggeleng tegas, "aku nggak mau cerai sama kamu mas, aku cinta sama kamu, aku sama dia itu cuma main-main saja andai saja mas ingin memberikan nafkah batin pada aku, dia ingin menyentuh aku selama kita menikah , aku mungkin tidak akan melakukan hal yang tidak senonoh seperti ini!" tegas Bele kepada Cakra yang ingin menceraikan dirinya.


Cakra mengganggu pelan, "Iya aku tidak bisa memberikan kamu nafkah batin, tidak bisa menyentuh kamu karena, karena itu lebih baik kamu menikah dengan laki-laki itu saja yang bisa memenuhi semua fantasi liar kamu!" tegas Cakra kepada Belle.


"meskipun Cakra juga selingkuh kepada saya?" Nata menimpal pertanyaan kepada Belle saat masih ribut dengan Cakra.


Cakra dan Belle mendengar pertanyaan Nata yang menimpal mereka. Nata memeluk lengan Cakra "hmm, Aku sedang mengandung anaknya Cakra, jadi lebih baik kamu ceraikan saja suamiku, aku dan Cakra sebentar lagi akan menikah!" lanjut Nata kepada Belle senang, ini yang nyata tunggu-tunggu yaitu membalas semua apa yang dilakukan Belle terhadap keluarganya. merebut suami milik Belle!!.


Belle yang menatap Nata tajam, "kamu!!!"


nata tersenyum lebar. "kenapa? kamu kaget ya? cie Bagaimana rasanya suami direbut orang lain? " Tanya Nata dengan kekehan.

__ADS_1


Belle mengepalkan tangan dingin, Nata anaknya Denis. ia mengingat Nata yang beberapa kali bertemu dengan dirinya. nata juga yang memergoki dirinya dan juga Denis.


Cakra yang melihat Nata dan Belle yang saling tatap, Nata yang menatap Belle dengan pandangan dendam sedangkan Belle menatap mata dengan pandangan takut."mas, kamu hamilin dia sedangkan kamu sama sekali nggak pernah nyentuh aku! Mas aku istri kamu loh! "suruh beli tidak terima kepada Cakra.


Nata Mendengar hal itu terkekeh pelan, "ya nggak mau lah sama kamu, soalnya sama suami orang aja mau pasti sama orang lain juga mau. BTW udah berapa orang yang udah tidur sama kamu selain Bapak saya??" tanya Nata kepada remeh.


" diam Kamu bocah! "tegas Belle kepada Nata dingin.


" nggak mau!!! " gumam Nata dengan manja lalu menatap Cakra dengan pandangan bersedih. "lihat mas , lihat dia bentak-bentak aku! usir dia mas dari rumah kita. "gumam Natal kepada Cakra sembari mengelus lengan kekar Cakra.


Cakra berdagang pelan mendengar perintah Nata kepada dirinya. "kamu dengarkan Bille apa yang dikatakan sama calon istri saya, kamu silakan keluar dari rumah ini karena kita akan bercerai sebentar lagi!!" tegas Cakra dingin pada Belle.


Belle mendengar Cakra yang menuruti Nata tertohok, "mas lebih membela dia daripada aku? "tanya Belle kepada Cakra tidak terima.


"emangnya kamu siapa yang mau dibela sama suami saya? hus hus! pergi jauh-jauh dari rumah saya dan suami saya!" seru Nata pada Belle.


Belle terperangah menatap Nata. Cakra pun disana tersenyum miring. ada Nata ia tak banyak bicara. " mas??" tanya Belle ingin pembelaan tapi Cakra tak bicara apapun.


" atau mau kami panggilkan satpam komplek ?" tanya Nata remeh.


Belle mengepalkan tangan geram. " Awas kamu yah!!" ancam Belle pada Nata.

__ADS_1


Nata berdehem pelan. " iya iya. hus hus!!!!!" usir nata. Belle mendekati Nata hendak mencakar wajah Nata, tapi Cakra segera menarik tubuh Nata dalam pelukannya " Pergi Belle!!!!" tegas Cakra dingin.


__ADS_2