
Nata menggigit pelan lidahnya sembari memotong buah mangga, buah anggur, buah melon dan juga beberapa buah lainnya. karena Nata ingin membuat salad buah seperti yang sedang viral saat ini.
"semangka melon semangka melon, semangka melon. "nyanyi Nata sembari menggoyang pinggulnya ke kanan kekiri. Nata memberikan ekspresi sebagaimana yang sedang viral saat ini sebab menurutnya itu lucu.
Semua yang dilakukan oleh Nata ditatap oleh Cakra yang baru saja ingin ke dapur karena ingin membuat kopi, jantung Cakra berdenyut berdebuk kencang karena Nata yang menggunakan baju yang tidak waras, apalagi bergoyang semacam itu.
astaga kaki Nata, pinggulnya. lehernya!!
Ehem... Cakra sengaja berdehem kencang agar Nata sadar apa yang ia lakukan dilihat oleh dirinya dan menghentikan aksi konyolnya saat ini.
Nata yang mendengar suara deheman Pak Cakra segera menoleh menatap Cakra dengan pandangan lebar, Nata segera memberi pose yang menggoda bersandar di patri dan menata Cakra dengan pandangan bergairah..'' haloo suami!!" panggil Nata dan memberi mata genitnya.
Cakra melorot melihat tingkah Nata yang bukannya malu malah menggoda nya. berdehem pelan menunjuk baju yang Nata kenakan dari atas hingga bawa menggunakan telunjuknya. ''kamu ngapain pakek baju begini??'' Tanya Cakra kepada Nata dingin.
Nata menatap dirinya dan berdehem. " yah mau goda bapak lah, siapa taukan bapak mau bikin debay, jadi tinggal buka aja gitu langsung akh akh!" bisik Nata sedikit membuka tapi baju haram miliknya.
Cakra segera menutup matanya shok, Nata terkekeh melihat Cakra yang menutup matanya. " Nata kamu jangan main-main yah!" seru Cakra mengerang. bisa-bisanya adik Cakra bangun di waktu saat begini.
Nata mendengarnya berdehem." saya nggak main main loh bapak. " bisik Nata mendekati Cakra dan menyentuh dada Cakra. Cakra segera menepis tangan Nata dan menjauh. segera buru buru pergi.
" bapak!!" seru Nata memanggil Cakra merengek. " ih kok Nata di tinggalkan sih? Nata kan mau bikin bayi. ayok bapak Nata mau enak enak!" seru Nata merengek.
Brak... hahaha tawa Nata menggelegar melihat pintu kamar Cakra yang ditutup kasar. nata memegang perutnya yang keram akibat menahan tawa sejak tadi.
" astaga bapak lucu banget!!" gumam Nata menggeleng mengusap air mata yang jatuh akibat terlalu banyak tertawa.
sedangkan Cakra yang sedang ditertawakan oleh Nata saat ini sedang memegang dadanya yang berdegup kencang seakan ingin keluar dari sarangnya, Cakra mengusap kepalanya kasar dan menatap kebawah.
" tes Drive lah malam ini!!" gumang Cakra dengan semangat, sebab ini yang cakra tunggu-tunggu yaitu normal. Cakra ini merasakan sebagaimana yang dirasakan oleh laki-laki normal biasanya.
__ADS_1
Mencari sarang hangat,
Tapi sungguh tubuh Nata benar-benar cantik, kakinya bahkan lebih putih daripada yang ia bayangkan, lengannya yang kecil tulang selangka yang terlihat bahkan memiliki si kembar yang bulat Sintal dan juga sangat menarik di mata Cakra.
suaranya yang dibuat-buat mendesah saja sangat merdu apalagi?
Cakra, pernah melihat tubuh milik Belle sebelumnya, karena Belle kerap kali melakukan apa yang Nata lakukan kepada dirinya tadi, yakni menggoda dirinya. tetapi tubuhnya sama sekali tidak memberi respon yang baik terhadap Apa yang dia lihat. Joni milik Cakra sama sekali tidak bangun atau bahkan tubuhnya sendiri tidak bereaksi sama sekali sebagaimana lelaki impoten biasanya.
bukan hanya itu, Bele bahkan kerap kali menyentuh joninya tetapi Joni sama sekali tidak ingin bangun, tidak seperti tadi dia hanya melihat Nata dari belakang melihat kaki jenjang mata yang halus dan putih bersih, lalu lengan yang kecil memiliki tulang selangka yang cantik bahkan memiliki si kembar yang halus... Cakra menampar wajahnya. " bisa-bisa gue mau sama cewek stres!!" " bisik Cakra kesal pada dirinya.
" tapi kok bisa yah bulet banget kayak gitu??" gumam Cakra mengingat si kembar milik Nata, Dia pernah melihat milik Belle milik perempuan lain tapi yang Nata Memang luar biasa cantik.
" akhh gila gue!!" ujarnya kesal mengusap kepalanya kasar.
Cakra segera mengambil hp-nya lalu menghubungi Bagas, sejenak Bagas langsung Segera mengangkat teleponnya.
"wah tumben banget lu nelpon bro, Mau apa lu? "tanya dari Bagas to the point kepada Cakra, sebab Cakra tidak akan pernah menghubunginya jika Cakra tidak memiliki urusan apapun.
" lah emang selama ini dia tidur??" tanya Bagas kaget.
"Iya Cok!! kita ke Club' sekarang!!! gue mau tes Drive dulu!!" serunya semangat.
" anjing loe!!! gue tunggu di club' biasa!!" seru Bagas. Cakra mengangguk segera mematikan teleponnya dan menuju ke arah lemari untuk ganti pakaian.
Cakra segera keluar, saat keluar ia mendapatkan nata yang makan salad dengan nikmat, meneguk Saliva kering melihat mayones yang Nata makan tumpah ke dadanya. nata sedikit panik mengibas ngibas bajunya hingga belahan dadanya lebih terlihat jelas.
" aduh aduh!!" gumam Nata pelan mengusap mayones yang menyentuh kulitnya..
Cakra meneguk Salivanya, sial ini semakin sempit, astaga Cakra tidak bisa menahan hasratnya. tubuh Cakra semakin panas.
__ADS_1
Cakra bergegas pergi dari sana, Lalu melewati Nata yang masih sibuk sendiri. Nata melihat Cakra yang sedang ingin keluar mengerikan dahinya "lho Bapak mau ke mana, hari ini udah jam 11.00 loh pak? "tanya Nata mendekati Cakra heran.
cakra melirik nyata lalu melirik ke bawah di mana Masih ada tersisa mayonis yang ada di dadanya Nata" bukan urusan kamu!!" ketua Cakra kepada Nata.
Nata Mendengar hal tersebut menatap Cakra cemberut, "bapak nggak boleh gitu, saya sebagai istri yang baik harus mengetahui Bapak mau ke mana, !!! "jelas Nata kepada Cakra dengan lembut.
" Nata kita itu cuma pura-pura! kamu nggak lupa kan??" tanya Cakra berhenti menatap Nata dingin.
nata menggeleng"lah iya tah?"" tanya Nata pura-pura lupa.
Cakra berdecak kesal melihat Nata yang bertingkah. " eh bapak itu apa?" tanya Nata mengernyitkan dahinya menatap kepala Cakra.
Cakra menaiki alisnya heran. " ada apa??" tanya Cakra ketus.
Nata menggeleng. " Coba deh bapak deketan!" seru Nata pada Cakra.
Cakra berdehem mendekati Nata dengan penasaran. tapi cup.... Cakra melebarkan mata saat Nata mencium bibirnya.
saat Cakra hendak melepaskannya Nata malah menahan tengkuknya. astaga kaki Cakra lemah, sampai tubuhnya seperti beku. Nata mengigit bibir bawahnya. ******* bibirnya dalam dan menekan tengkuk Cakra.
manis, dingin dan kenyal.
Cakra disana hendak melawan tapi tubuhnya keenakkan bahkan meminta lebih. Nata tersenyum miring lebih memperdalam ciumannya, sengaja mendekatkan dadanya pada dada Cakra. Cakra meringis pelan merasa tubuhnya semakin panas saya benda kembar itu menyentuh tubuhnya. tangan Cakra sangat gatal.
Dengan Nakal Nata membelit lidahnya pada lidah milik Cakra hingga Cakra mendesah hendak membalas, tapi
Cupp kecupan berakhir dan Nata melepaskan begitu saja. Cakra merasa kecewa dengan tubuh yang sudah panas tapi Nats menghentikan nya.
Nata melihat Cakra tersenyum miring" dadah bapak!!! jangan pulang malem malem!!" seru Nata tersenyum lebar.
__ADS_1
Cakra menatap Nata geram. bisa-bisanya ia melepaskan saat ia sedang menikmati rasa manis bibir itu. ahhhkk Cakra kesal, menatap jadi dirinya yang seperti wanita yang dilecehkan sih!!!!