Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku

Ku Rebut Suami Pelakor Ibuku
Godaan maut


__ADS_3

Kembali berurusan dengan pak Cakra. Nata menuju ruangan pak Cakra bersama Dinda, tapi Dinda kali ini yang lebih di depan Nata dengan percaya diri mengetuk pintu.” Assalamualaikum pak.” Serunya.


Tapi dari dalam tak menyahut membuat ia melirik Nata bertanya. Nata mengangkat bahu tak tau karena ia juga tak tau dimana pak cakra.


Sampai kembali mengetuk tapi sekarang suara gumaman membuat mereka membuka pintu, saat membuka pintu ada kakak kelas mereka yang sedang bimbingan juga, Dinda meringis saat Cakra menatap dirinya.


Tatapan Cakra memang sangat tajam dan menyilaukan bagi dinda.” Masuk..” tegas cakra membuat Dinda dan Nata bergeser masuk.”kamu kenapa disini?” tanyanya pada Dinda.


Dinda melirik Nata gugup.” Saya.. saya nemenin temen saya pak Nata buat bawa buku.” Jelasnya menunjukan buku yang ada ditangannya.


Nata mengangguk setuju.” Saya nggak suruh kamu, keluar.” Jelasnya tegas pada Dinda tak suka.


Dinda melotot, dirinya sedang di usir keh batinnya??? Melirik Nata yang tersenyum padanya Dinda menjadi ragu.” KELUAR.” Tegas Cakra menggema.


Dinda buru buru memberi buku ditangannya pada Nata dan keluar dari sana dengan keadaan malu. Nata menatap temannya kasihan.


“ dan kamu.” Tegasnya pada Nata.


Nata mengangguk pelan menatap pak Cakra yang menunjuk dirinya lewat bibirnya.” Susun itu di atas meja dan tunggu saya selesai ini.” tegasnya.


Nata mengangguk pelan segera menuju kearah sofa yang ada di dalam sana.” siapa yang nyuruh duduk?” Tanya Cakra saat Nata hendak duduk di sofa.


Nata menaiki alisnya.” Yah bapak sih. kan sofa gunanya untuk di duduk bukan di pajang.” Jelas Nata dnegan polos.” Menurut jurmal penelitian, barang yang sering di gunakan dan barang yang jarang di gunakan memiliki rentan kerusakan yang cukup berbeda, sebab yang tak digunakan akan lebih muda lapuk dan rusak berbeda dengan yang sering digunakan akan lamban kerusakan sebab tak ada jamur yang menyerang. jadi saya akan ,membantu bapak agar sofa bapak tidak mudah lapuk dan akan awet sepanjang masa.” Jelas nata tersenyum lempeng menepuk pelan sofa di duduki nya.


Kating yang melihat tingkah Nata Tersenyum tipis. Sedangkan Cakra melihat tingkah Nata menjadi jadi mendengus kesal.’ itu untuk tamu.” Tegas Cakra kembali.


Nata mengangguk.” Saya kan di undang, di suruh bapak ke sini. jadi saya tamu.. kata mama saya kalo yang datang itu tamu,” jelas Nata polos lagi pada Cakra yang sudah geram.


“ tolong ajarin mental gue sebaik loe adek..” teriak batin kating laki laki melihat Nata yang begitu polos menjawabnya ucapan Cakra. mentalnya ini tak sebagus itu untuk membantah ucapan dosen.

__ADS_1


Cakra melihat Nata yang tak ingin dikalahkan menghela nafas pelan menatap anak didiknya yang masih konseling.” Lanjutkan saja. Biarkan, dia memang sinting.” Tegas Cakra pada kating itu dingin.


Lelaki itu tersenyum tipis, beda dengan yang mereka katakan sekarang menatap Cakra garang. Tapi tak menjawab, ia menepuk pelan sofa ini, terasa nyaman dan lembut. Ia mencoba memposisikan diri lalu membuka hpnya. jam menunjukan pukul 9, lalu melihat grub, rupanya dosen tidak juga datang hari ini karena ia sedang masih ada di luar kota.


Nata menguap pelan,” kalo tau gini mending di rumah aja turu. Dari pada disini berurusan sama dosen galak. ” Gumamnya pelan melirik Cakra yang ternyata juga menatap dirinya. sengaja agar Cakra dengar.


Nata pura pura menatap arah lain an membuang muka. Ini cakra kok nyebelin yah???


Karena terlalu lama menunggu. Nata tak kuat menahan kantuknya. Mata yang sudah menyipit berair karena terus menguap akhirnya jatuh juga dengan pipi menempel di pinggiran sofa dan tangan yang menyangga lehernya di sana. Nata benar benar tidak kuat disuruh menunggu sejauh ini. sudah hampir 1 jam tapi tidak juga selesai selesai.


Cakra melihat Nata tertidur menggeleng pelan.” jadi gimana pak? ” Tanya Noah pelan.


noah anak smeeter yang masuk ke semester 9, telat tamat karena yah beurusan dengan pak Cakra yang super lamban dan juga susah dapat nilai.


Cakra berdehem pelan mencoret yang bagian menurutnya salah.” Kamu perbaiki lagi, hari rabu besok saya tunggu disini. Tegas cakra,.


Noah menatap pak Cakra masam, sudah berkali kali ia menghadap belum juga acc.” Baik pak. Terimakasih.” Jelasnya segera mengambil skripsinya lagi dan pergi dari sana.


sayang sifatnya buruk bagi Cakra.


Melihat Nata terlalu lama, cakram sampai tak sadar menyentu bibir Nata yang terluhat terbelah, pink sangat cantik dan itu yang paling menarik dipandangnya


Melotot cakra menampar pipi Nata saat sadar apa yang ia lakukan. Nata yang tertidiur meringis memegang pipinya yang tubatiba di tampar. Segera bangun menatap pelaku tajam.


” nyamuk.” Jelas cakra menunjukan tangannya yang sama sekali tidak ada bekas nyamuk.


“ tapi nggak meski di gampar pak.” Gumam Nata lalu mengusap liur. Liur?


Nata menatap kearah sanggahan sofa, basah. Ia melirik cakra yang juga menatapnya melotot.

__ADS_1


Nata segera Mengusap pipinya takut.” Hehe maaf pak.. saya capek.” Gumam naya memelas segera mengambil tysu dan mengusap sofa milik Cakra secara kasar.


Cakra menatap hal itu jijik. Menatap Nata yang sudah mengusap sekuat tenaga kesal” Bersihkan sampai tidak ada jejak..” tegasnya dingin.


Nata melirik cakra memelas.” Maaf.” Gumam nata dengan pelan. menarik ingusnya Nata menguap kembali.” Bapak saya mau ke kelas lagi. Jika tidak ada kerjaan.” Jelas Nata tegas.


Cakra menggeleng.” kamu saya bawa ke sini patsi ada kerjaan karena kamu sudah menghina istri saya.” Jelas Cakra tegas.


Nata menggeleng.” saya nggak hina, emang istri bapak simpanan suami orang. mending bapak sama saya aja dari pada sama dia.” Jelas nata tegas.


Menunjukan dirinya.” Lebih fresh, body goals, masih perawan tingting, tentunya nggak murahan." Jelas Nata mengedipkan satu matanya.,


Cakra melihat tingkah Nata yang jadi agresif menaiki alisnya.” Kamu gila?” Tanya cakra.


Nata menggeleng pelan menatap Cakra berbinar.” Saya nggak gila, tapi Cuma tergila gila sama bapak. Bapak ayo kita nikah dan bapak tinggalkan istri bapak.” Gumam Nata dengan senyum lebar.


Cakra segera mundur menatap nata dingin.” Kamu mau saya kasih nilai E!!!!” Tanyanya dingin.


Nata menggeleng.” saya maunya dikasih cinta pak.. muach.” Jelas Nata mencium Cakra dari tangannya.


“ diam.” Teriak Cakra melotot.


Nata menatap Cakra memelas membuat Cakra mendengus.” Sana kamu bereskan semua berkas UTS milik kating kamu yang ngambil sp.” Tegasnya dingin.


Nata menggeleng.” semua hal itu nggak ada yang geratis pak, bayaran apa dulu pak?” Tanya Nata pada Cakra menolak.


Cakra menaiki alisnya.” Mau apa kamu?” tanyanya dingin.


Nata tersenyum jail .” kecup aja disini” Jelas Nata mngedip satu matanya lalu memajukan bibirnya. Cakra sekakin shok melihat tingkah Nata.

__ADS_1


ini anak paling kurang ajar selama dirinya mengajar bertahun-tahun di kampus ini.!!!


__ADS_2