
Makan di kantin terdekat. Nata membuka HPnya sembari mengunyah. Memilih makan soto Madura di pagi ini. Nata sangat sangat lapar, ia tak sarapan karena kehadiran Dennis. Jane menatap semua akun social media milik pak Cakra.. tapi tidak menemukan istrinya. Atau bahkan nama IG istrinya pun tidak ada.
“ dorr.” Nata hampir menyembur semua isi dalam mulutnya saat seseorang mengagetkan dirinya. Sosok itu terkekeh pelan melihat bagaimana wajah Nata yang terlihat lucu.
Nata meneguk paksa makanan yang belum benar benar ia kunya.” Anak sialan. Hampir mati kan gue.” jelas Nata tidak terima.
Dinda terkekeh pelan menggaruk pelan kepalanya.” Loe sih pagi pagi udah di kantin aja. Tumben banget, memangnya bu Gelis ngak kasih sarapan kayak biasa?” Tanya Dinda heran. Menaruh tasnya di atas meja lalu duduk did epan Nata.
Nata mendengar itu ingat pada ibunya.’' Kembali fomus pafda makananya nata jadi tak mood makan, tapi ia lapar.” Masak Cuma gue buru buru tadi jadi nggak sempet sarapan.” Jelas nata bohong pada Dinda.
Dinda mengangguk paham saja.,” loe sendiri makan disini.” Jelas Nata pada Dinda tak suka.
Dinda menatap nata malas.” Gue kan anak kos, kalo nggak makan di sini dimana lagi Nata. Dihongkong?” tanyanya tak terima.
Nata menganguk paham.” Iya juga yeh hhehe..” gumam Nata tak enak, menghabisi seluruh makananya dan berdehem pelan.
“ loe tau nggak sih IG nya istri pak Cakra?” Tanya Nata pada Dinda buru buru.
Dinda mengernyitkan dahinya.”ngapain loe nyari IG istri pak Cakra?” tanyanya heran.
Nata tersenyum lebar.” Gue mau saingan. Mau jadi istri kedua pak Cakra.” Tegas nata.
” GILA LOE.” Teriak Dinda reflek melempar Nata menggunakan tysu yang sejak tadi ia genggam.
“ anjir soto gue,.” pekik Nata buru buru memeluk sotonya agar tak terkena tysu.
“ loe ada ada aja sih mau ajdi istri kedua. Pak Cakra emang ganteng tapi nggak usah ngada-ngada loe ye.” Tegas dinda tak terima.
” Cukup gue aja jadi istri keduanya, jangan ada yang ketiga atau yang keempat di antara kami.” Tegas nya lagi.
tatapan Nata menjadi datar mendengar hal itu.” Dasar manusia kardun.” Gumamnya.
Dinda terkekeh pelan.” hehe lagian sih pak cakra ganteng banget.” Gumamnya pelan.
__ADS_1
“ tapi bay theway katanya yah istri pak Cakra tu cantik banget, seksi lagi. dia model tau nggak,” gumamnya dengan iri.
Nata mendengar itu malas.” Tapi murahan, yah mending nggak dulu deh.” Gumam Nata yang masih di dengar Dinda.
“ ha gimana gimana?” Tanya Dinda kaget, mendekatkan wajahnya pada nata takut salah dengar.
Nata mengangguk pelan makan kembali nikmat.” Istri pak Cakra itu murahan, suka sana sini, dan jadi selingkuhan orang. dia sih cemilan para pejabat.” Asal Nata pada Dinda.
Dinda menampar wajah nata. Nata shok memegang pipinya. Poninya sampai kedepan menutupi wajahnya.” Sembanrangan loe.” Gumamnya melirik kanan kiri takut ada yang mendengar.” Jangan sembarangan ngomong loe. Kalo didenger sama orang lain gimana?” tanyanya berbisik.
“ lah gue beneran yah. dia emang murahan, selingkuhan suami orang.” tegas Nata balik memukul kepada Dinda.
Dinda meringis merasa pukulan Nata yang tidak main main.” Is loe pakek mukul sih.” gumamnya tak terima.” Loe duluan yang bukul gue yah gue bales lah.” Ketus Ntaa tidak terima.
Dinda menggeleng pelan.” tapi loe tau dari mana kalo istri pak Cakra itu selingkuhan suami orang??” Tanya Dinda heran.
Nata mendengar itu diam menghabisi seluruh sotonya dan meneguknya nikmat.” Tau lah. “ jelas Nata malas.
“ loe harus cerita anj*r jangan bikin gue kepo.” Seru Dinda tidak terima.
Dinda mendengus.” Belle Claudine. “ jelasnya.
Nata segera membuka HPnya dan mencari nama tersebut. Benar saja dengan nama itu.
“ sudah centang biru njir.” Gumam Nata kaget.
” Lah kan dia model cok, emang centang biru dia.” Jelasnya malas.
Nata melihat pengikut Bele yang sudah mencapat 2M, dengan poto prrofil yang sangat seksi, bagian belakangnya terbuka dan baju merah. Nata menampilkan wajah sinis tak suka.
Dengan mata yang naik turun secara saksama melihat keseluruhan foto milik Belle istri Cakra. Dinda berganti posisi duduk disebelah Nata, melihat keseluruhan foto.
” Gile. Seksi beut.. pantes pak Cakra nggak ngelirik anak kampus kita. bodynya aja beuh.” Gumamnya dengan kagum pada belle.
__ADS_1
Nata mendengus,” tapi murahan yakali.” Gumam Nata ketus.
” Loe kenapa sensi banget sih sama istri pak cakra?” Tanya dinda heran.
” Yah karena dia memang murahan simpenan suami orang.” tegas nata tak suka.
” simpanan suami orang yah??” Nata dan dinda melotot melirik siapa yang menyahut ucapan mereka
Nata semakin kaget melihat ada pak Cakra yang menatap dirinya.” Siapa yang murahan dan simpanan suami orang??” Dinda dan Nata buru buru berdiri, melirik sekeliling yang cukup banyak orang.
Nata mendengus segera mematikan HPnya.” ada deh pak orang.” jelas nata.
Dinda melirik Nata gugup.” Iya saya lihat tadi siapa.” Jelas cakra mengintimidasi Nata dan Dinda.
Nata melirik Cakra mengerjab pelan.” dan kamu..” jelas Cakra menunjuk Nata menggunakan tatapannya tajam.” lagi lagi cari masalah sama saya... “ tegasnya dingin.
Nata mengernyitkan dahinya tak suka.” saya nggak cari gara gara sama bapak loh, saya nggak cari apa apa loh pak.” Jelas Nata polos.
Dinda melotot menatap Nata. Nata disana mengerjab polos pada Cakra. Cakra mendengus lalu melempar berkas di atas meja. Nata menatap berkas yang dilempar.” Kamu bawakan ke meja saya sekarang.” tegasnya dingin. Dinda hendak menolak tapi Cakra sudah pergi
“ gila..’ gumam Dinda menatap pak cakra menjauh.” Bauknya ketinggalan cuy.. sumpah wnagi banget orang ganteng.” Gumamnya melenyot.
Nata melirikk dinda malas, memang sih baunya tertinggal sangat semerbak seperti bidadari. Mana wangi cendana yang sangat harum lagi.” gue baru pertama kali sih Nat, lihat dia sedeket ini, dan gantengnya parah sih..” gumamnya kagum.
“ udah deh jangan lebay.” Gumam Nata malas pada dinda.
” Sumpah kalo bapak cere sama istrinya mau sih gue sama dia... apalagi jadi istri kdua. Simpanan juga boleh.. yaampun.. dada gue nat.” gumam Dinda nyaris tumbang.
Nata segera menyingkir menatap Dinda malu.” Sih setan.” Gumam Nata. Mengambil buku buku yang Cakra beri tadi.
“ mau ikut..” gumam Dinda pada nata yang hendak mengantar berkas itu.
” Ih bantuin tapi.” Jelas nata.
__ADS_1
Dinda mengangguk.”nggak apa apa yang penting ketemu pak ganteng..” gumamnya terkekeh.
Nata menatap temannya masam, harusnya dia tau sih cakra itu dosen paling buruk yang ia temui, paling paling sadis. Tapi yah Nata bersyukur ada yang membantunya.