
Suara besar menggema di seluruh ruangan, tubuh para wanita malam meliuk-liuk seperti ular di tengah para pria berhidung belang, sial tapi ini sangat dinikmati oleh para pengunjung.
“ wah pak dosen kita udah sampai.” Seru Bisma menatap Cakra yang terlihat memasuki club malam ini.
Cakra menatap dingin seluruh orang yang masuk ke sini, ia bisa melihat ada temannya di bar yang sudah mereka sewa. Segera ke sana dan duduk di kursi tenang.” Wahhh apa kabar?” Tanya Bisma kepada cakra tengil.
Cakra memutar bola mata malas.” Calon papa muda kita ini diem diEm baek.. “ gumam Bisma lagi terkekeh pelan.
Cakra mendengus mendengarnya.” Loe apa kabar?” Tanya Cakra pelan.
Bisma menunjukan dirinya yang sehat sehat saja.” Biasalah, sehat, Cuma otak gue aja yang nggak sehat.” Jelas bisma kesal.
” Why?” Tanya Cakra bingung.
” Ditanyain kapan nikah muluk soalnya umur udah 29 tahun.” gumamnya kesal.
Cakra terkekeh mendengarnya jawaban bisma. “ iye ye ketawa aja lihat penderitaan gue mentang mentang udah nikah!” gumam Bisma kesal pada Cakra.
Cakra menghela nafas pelan.” gimana sama Belle?? “ tanyanya heran.
Cakra mengangkat bahu acuh. Bisma mendengus kesal.” Dia nggak ada niatan bledung gitu?” tanyanya bisa heran.,
Cakra mendengar itu terdiam, bagaimana ia bisa hamil jika dirinya saja impoten.” kenapa diem aja?” Tanya Bisma heran.” Dia mandul?” tanyanya lagi bingung. Cakra tak menjawab, hanya diam saja dan membuang muka., Bisma menatapnya aneh.
“ sorry guys telat gue.” Gumam Bagas tiba tiba datang mendekati Cakra dan Bisma. Terkekeh pelan dengan keduanya yang menatapnya malas.” Sorry tadi ada karyawan baru gue mau lihat café. Terus yah gitu deh. Cantik banget orangnya, asik lagi.” jelas Bagas dengan pelan.
“ suka loe?” Tanya Bisma terkekeh.
Bagas menaik turun alisnya.” Yah buat di cicip aja sih, kayaknya orangnya juga bebas. Goes lah..” gumamnya terkekeh.
” Suka bet ngerusak cewek loe. Jangan sampek ntar anak loe rusak karena kelakukan bokapnya kayak loe.” Ketus bisma malas.
” Jangan di doain lah, doain anak gue cowok ntar.” Gumam bagas terkekeh.
Cakra mengeleng pelan. Bagas ini memang playboy tingkat akut, dimana mana suka sekali menghancurkan perempuan, dimana mana akan bersikap semena-mena kepada perempuan, sialnya banyak perempuan yang menyukainya.
__ADS_1
“ main kan malam ini?” Tanya Bagas terkekeh memanggil bartender segera memesan minuman., Cakra diam saja menikmati minuman yang terasa kalut, Bagas memanggil dua wanita dan keduanya di arahkan menggoda cakra.
Cakra diam menikmati sentuhan menggoda kepada dirinya. Tetap saja tidak ada reaksi di tubuhnya. ia menghempaskan kedua perempuan itu membuat kedua temannya terkekeh. Mereka pikir Cakra orang yang sangat setia.
...----------------...
Nata bersiap siap untuk pulang selesai berkenalan dengan Bagas dan juga Noah disini.” Nat ke club yuk.” Ujar Noah menghampiri Nata.
Nata mendesis tak suka.” Ta*k loe.” Jelas nata malas.
Noah melebarkan mata.” Lah kenapa??” tanya Noah kaget.
“ ngapain loe ngajak gue ke sana?? sorry gue nggak pernah kesana.” Jelas Nata malas.
“ sumpah loe?” Tanya Noah kaget.
Nata bergumam pelan lepada Noah dan mengenakan helmnya.” Gue duluan yah.” jelas Nata melambaikan tangan.
Noah ikut melambaikan tangan di sana mengerjab memandang nata shok.” Gue pikir dia kayak cewe cewe pada umumnya, suka dunia malam.” Gumamnya terganggu. Tampang Nata wanita bebas,. Kok bisa tidak pernah ke Club???
...----------------...
Gelis hanya diam dengan pandangan kosong tidak menjawab. Nata menghela nafas segera keluar dari sana. memang tidak 12 jam mereka yang mengurus Gelis.
Kembali ke kampus Nata menghela nafas pelan, rasanya sedih sekali keadaan semakin memburuk. Tidak tau dimana ayahnya. Nata segera menuju kelasnya dan menaruh buku bukunya di atas meja.
“ siang Nata.” Ujar Leo lembut pada Nata.
Nata melirik keberadaan Leo hanya menaiki alisnya kaget, kenapa tiba tiba ada laki laki ini?? leo tersenyum memberikan bunga ditangan” Buat kamu, aku kangen.” Gumamnya sedih.
Nata menyipitkan matanya malas.” Sorry yah, gue nggak kenal.” ketus Nata.
Leo mendengar itu menjadi seidh.” Nata plis dong. Terima gue balik yah.” gumamnya sedih.
" dih najis!" gumam Nata sadis.
__ADS_1
Leo menghela nafas pelan" seenggaknya terima bunga dari aku dong!" gumamnya menunjukkan bunga yang ia pegang.
Nata menguap malas dan mendengus pelan.” oke deh... “ gumam Nata mengambil bunga di tangannya Leo. leo tersenyum lebar sampai menjadi pias. Nata melempar bunga di atas lantai dan berdiri segera menginjak injaknmya, “ Nata kamu apa apaan sih?” teriak Leo menarik tubuh nata tidak terima.
Nata mendengus mendorong tubuh Loe di dekatnya. Anak anak kelas mulai menatap Nata dan Leo kaget apalagi Nata yang menghancur bunga pemberian pacarnya. “ yah suka suka gue lah mau gue apain. Kan loe ngasih bunganya ke gue?” Tanya Nata bersedekap dada.
” Tapi ngak gini letta.” jelas Nya tegas tidak terima pada Nata.
“ gue udah terima, kalo loe mau ambil lagi sok, ambil aja sana gih.” Gumam Nata menendang pelan bunga yang sudah hancur.
Leo menatap Nata murkah, tangannya mengepal erat niat hati ingin berbaikan tapi Nata membuat dirinya kesal dan malu.” Nata gue minta maaf.” Gumamnya pelan.
Nata mendengus.” Udah dua bulan dan loe baru minta maaf sekarang? Leo heloo, gue rasa loe butuh sesuatu dari gue kan? bilang sama gue loe butuh apa sini biar gue kasih bantuan.” Jelas Nata dengan remeh.
“ maksud loe gue cowok apaan?” Tanya Loe kesal.
“ loe cowok bajingan. Nggak usah dipertanyakan gue tau itu.” ketus Nata mendorong bahu Leo.” sana jauh jauh, mantan itu kan sampah dan loe bauk sampah, ganggu kehidupan gue tau nggak, san asana.” Ketus Nata mendorong leo mundur.
” NATA KAMU KETERLALUAN YAH.!” Tegas Loe tidak terima perlakuan Nata kepada dirinya.
“ lebih keterlaluan loe yang selingkuh.” Ketus Ntaa malas.
Leo tertegun.” gue nggak selingkuh.”
“ nggak apanya, gue lihat kalian ciuman dan jalan bareng.” Potong nata cepat,;
“ nggak usah ngelak lah Leo. bilang sama gue loe mau apa dari gue. nggak usah ngeles kesana kemari. Basi tau nggak.” Ketus Nata pedas kepada mantannya yang tidak tau diri ini.
Leo mengepalkan tangannya geram segera menjauh dari sana. Nata melihat itu mencibir leo malas.” Hati hati yah sama dia. Dia cowok bajingan."eru Nata berteriak.
” NATA..” Tegur Cakra dingin mendengar teriakan Nata.
Nata kaget menatap cakra yang tiba-tiba masuk ke kelasnya. Nata tersenyum cerah.” Eh Calon suami?” gumam nata Tersenyum manis.
Cakra mendengus melihat Nata." Hari ini saya yang menggantikan pak Supri karena bapaknya ada kerjaan diluar kota. Dan kamu Nata! bereskan kembang kamu itu.” ketus Cakra menatap bunga di kaki Nata.
__ADS_1
Nata mendengus malas. Gara gara Leo ini..!!