
Dalam kehidupan pasti ada yang namanya penyesalan, bagaimanakah tingkat penyesalan dalam hidupmu?. Pastinya setiap orang berbeda-beda, bukan?.
Perkenalkan namaku Liora, disini aku ingin menceritakan penyesalan terbesar dalam hidupku, yang pernah aku alami.
Kisah ini berawal, ketika aku masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMA. Waktu itu aku memiliki pacar yang sangat aku cintai, namanya Dion.
Usiaku dan usia Dion terpaut jauh, aku lebih muda dari Dion. Tapi bagiku perihal dengan usia aku tidak mempermasalah kannya selagi aku nyaman dengannya.
Bagiku Dion merupakan orang sangat romantis, setiap aku dan dia bertemu, aku selalu di beri bunga dan coklat olehnya.
Wanita mana sih yang tidak suka, ketika orang yang kita cintai memberikan bunga dan coklat, apalagi dia itu pacar kita sendiri, pasti kita seneng.
Hingga pada waktu itu aku, setelah aku dan Dion bertemu, Dion mengajakku ke kos-kosannya sejenak.
Pada saat di dalam kos-kosan, Dion mulai berani mencium ku, aku tidak menolaknya, hingga pada akhirnya aku dan Dion melakukan hubungan terlarang.
Aku tidak menolaknya, karena aku fikir Dion akan menikahi ku suatu saat nanti, karena usia Dion yang lebih tua dariku pasti dia memiliki fikiran yang dewasa.
Singkat cerita, setelah 2 bulan Dion tidak menghubungiku sama sekali, setelah aku dan dia melakukan hubungan terlarang itu dengannya.
Aku terus berharap bahwa Dion akan kembali pada ku, aku terus menunggunya.
Singkat cerita, setelah ke 3 bulan saat aku dan Dion sudah tidak bertukar kabar, aku mendapat kabar bahwa Dion telah menikah dengan wanita lain.
Sakit, itulah yang aku rasakan ketika tau Dion menikah dengan wanita lain, laki-laki yang telah aku tunggu aku harapkan dia kembali padaku, malah menikah dengan wanita lain. Sungguh ****.
Pada akhirnya aku melampiaskan kemarahan ku dengan berpacaran dengan 4 pria sekaligus. Tentunya seumuran denganku cuma beda sekolah saja.
Tentunya setiap orang berbeda-beda, memiliki sifat yang berbeda-beda.
Yang pertama namanya Tristan, dia memiliki sifat yang cool, dia juga merupakan anak band, sungguh sangat pas untukku.
Yang kedua namanya Gilang, setiap aku bertemu dengannya dia selalu memberikan hadiah untukku, contohnya seperti, baju, sepatu dan lain-lain lah pokonya. Tapi dia selalu menghubungi mamahnya apa yang sedang dia lakukan intinya dia tuh anak mamah. Tapi gak papa lah gak masalah yang penting dia tajir.
__ADS_1
Yang ketiga namanya Aris dia orangnya pendiem, kalo aku dan dia bertemu pasti yang selalu ngajak ngobrol duluan pasti aku, tapi gak papa lah aku nyaman dengannya.
Dan yang terakhir namanya Andi, dia merupakan cowok tipekal aku banget, setiap hobinya sama seperti ku, sungguh aku nyaman sekali jika jalan dengannya.
Kini dimana aku dan aku sedang jalan bareng sama Tristan, setelah aku dan Tristan jalan-jalan, Tristan membawaku ke kos-kosan miliknya dimana aku dan Tristan bermalam di sana.
Ketika didalam kos-kosan Tristan mulai mendekatiku, dia mulai mencium bibirku, aku hanya bisa menikmatinya, tidak menolak samasekali dengan apa yang dilakukan Tristan,hingga akhirnya aku dan Tristan melakukan hubungan terlarang.
Pada hari berikutnya aku bertemu dengan Gilang dia mengajakku ke rumahnya, kebetulan pada saat itu di rumah Gilang tidak ada siapa-siapa, karena waktu itu orang tuanya sedang pergi, hingga akhirnya aku dan Galang melakukan hubungan terlarang.
Di hari berikutnya lagi aku bertemu dengan Haris, Haris mengajakku untuk nonton bioskop, aku memilih film yang romantis, ketika aku dan Aris menonton bioskop, ternyata film itu ada adegan dewasa nya,sehingga aku dan Aris melakukan hubungan terlarang di bioskop.
Dan di hati selanjutnya aku bertemu dengan Andi, Andi mengajakku untuk berpetualang di hutan, ketika di hutan pikiranku ngebank, aku tergoda oleh setan, mungkin karena aku juga sudah bisa melakukan hubungan sex, sehingga aku langsung menindih tubuh Andi dan melakukan hubungan terlarang itu dengannya.
3 Bulang sudah hubunganku dengan ke 4 pria itu,tentu saja semuanya tidak tau bahwa hatiku di bagi untuk 4 orang, hingga akhirnya aku mendapatkan kenyataan, bahwa aku sedang hamil, aku khawatir, aku bingung harus berbuat apa dan meminta pertanggung jawaban dari siapa?.
Masa iya aku harus meminta pertanggung jawaban salah satu dari mereka, sedang kan aku tidak tau bayi siapa yang ada di rahimku, kalo Dion, itu tidak mungkin selama ini aman-aman ajah setelah berhubungan dengannya.
Hingga akhirnya aku meminta pertanggung jawaban dari semua pacar-pacar ku, aku memutuskan bertemu dengan Tristan, dan Tristan tidak ingin bertanggung jawab karena dia bukan orang pertama yang meniduri ku.
Hari berikutnya aku bertemu dengan Andi untuk meminta pertanggung jawaban, tapi Andi tidak mau dia bilang kalo dia tidak mengeluarkannya di dalam.
Setelah hari berikutnya aku bertemu dengan Haris, dia bilang dia akan bertanggung jawab tapi nanti setelah anak ini lahir dan di tes apakah benar itu anaknya atau tida.
Ada perasaan lega karena ada yang ingin bertanggung jawab tapi, itu lama setelah anak ini lahir, aku tidak bisa menunggunya, apalagi setelah di tes dan hasilnya ternyata bukan anaknya pasti dia tidak akan bertanggung jawab, jadi aku tidak terlalu berharap padanya.
Hingga akhirnya sempat terbesit di fikiranku untuk menggugurkan janin yang ada di dalam rahim ku.
Hari ini merupakan hari senin dimana setiap hari Senin para siswa dan siswi melaksanakan kebiasaan untuk melakukan upacara bendera.
Setiap murid wajib untuk mengikutinya entah dengan keadaan bagaimanapun, aku akhirnya memaksakan untuk mengikuti kegiatan upacara, badanku terasa lemas mataku terasa kunang-kunang, mungkin itu karena aku sedang hamil, hingga akhirnya aku tidak sadarkan diri.
Setelah aku bangun, aku bingung kenapa ada di puskesmas, biasanya kalo ada yang pingsan cuma di bawah di UKS, tapi kenapa ini aku malah di bawa ke puskesmas.
__ADS_1
Aku melihat ada wali kelasku, wali kelasku menghampiriku dia berkata "Siapa yang telah menghamilimu?" tanyanya padaku, aku hanya bisa diam seribu bahasa.
Hingga pada akhirnya wali kelasku mendatangi rumah ku untuk memberikan surat pengeluaran ku dari sekolah, orang tuaku kaget mengetahui bahwa aku sedang hamil, aku hanya bisa menangis, aku mendapatkan kemarahan dari kedua orang tuaku, aku hampir saja di usir dari rumah.
Tapi untung saja mamahku mencegahnya, dia tidak tega jika aku harus di usir dari rumah.
Seharusnya seusia ku masih harus belajar, masih menikmati masa muda, masa-masa remaja dan masa-masa bermain dengan teman-teman sebaya ku, tapi ini aku hanya bisa diam di rumah mengurus kehamilanku.
Hingga pada akhirnya ayahku, memutuskan untuk menikahkan ku dengan anak dari sahabatnya, yang pastinya umurku dan umurnya terpaut jauh, umurnya sama dengan Dion, namanya Arya dia orang nya ganteng dia juga baik denganku.
Dia mau menerima aku apa adanya,bahkan dia menerima anak yang dikandung ku, meskipun dia bukan anaknya.
Setelah aku menikah dengannya dia selalu memperlakukan aku dengan baik, dia tidak pernah kasar denganku, hingga pada akhirnya aku melahirkan dia juga menerima anakku, dia menyayanginya seperti anaknya sendiri.
Untuk kalian, jangan pernah bermain-main dengan yang namanya sex, karena perbuatan itu bisa membuat kita menyesal untuk selamanya, apalagi dengan dampak penyakit yang akan kita tanggung setelahnya.
Untuk para pelajar, hindari pergaulan bebas, yang bisa membuat rugi pada diri kita sendiri, nikmatilah masa-masa mudamu untuk berkarya menunjukan kepada dunia, bahwa kau adalah generasi muda yang bisa membuat bangga kedua orang tuamu, dan menjadikan negri kita lebih maju.
Jangan sepertiku, penyesalan itu sudah pasti aku sangat menyesali dengan perbuatanku sendiri, tapi kalo sekarang aku menyesal tidak ada gunanya karena semua sudah terjadi, aku hanya harus menjalaninya.
Aku tidak marah dengan tanggapan kalian tentang ku, kalau kalian menganggap ku sebagai wanita murahan, memang itu pantas untuk ku karena aku tidak hanya tidur dengan satu pria tapi lima.
Aku harap kalian bisa menjaga mahkota kalian dengan benar, jangan memberikannya dengan laki-laki yang belum pasti menjadi jodoh kita, sejatinya laki-laki adalah mereka yang bisa menjaga orang yang di cintainya bukan malah merusaknya.
Ingat penyesalan selalu datang di akhir, kalo di awal itu namanya bukan penyesalan, aku pun sudah mengalaminya dan betapa menyesalnya diriku.
itu lah kisah ku.
"Liora"
_^^_^^_
-----------SELESAI-----------
__ADS_1
Semoga kalian suka🥰