
Kehidupan merupakan anugrah dari sang Tuhan, Tuhan yang membuat kita hidup di dunia, Tuhan juga bisa menguji setiap hambanya dalam suatu hal agar membuat mereka memiliki motivasi untuk tetap terus mengingatnya.
Entah itu sebuah penyakit,atau sebuah perbuatan yang membuat mereka menyesalinya dengan apa yang pernah iya perbuat.
Seperti halnya dengan Sela, dia merupakan gadis yang sangat kekinian,dia selalu memperlihatkan auratnya, dia selalu mempertontonkan semua yang ada di tubuhnya tanpa ada rasa malu sedikitpun.
Banyak orang-orang yang mencibir tentang pakaian yang di kenakan nya, sangat tidak cocok untuk gadis seumurannya, karena pikir semua orang dapat mengundang perhatian orang-orang untuk melihatnya.
Kini dilihatnya Sela yang sedang berjalan untuk pergi ke warung, dengan pd nya sela berjalan dengan menggunakan hot pantas, dan menggunakan tanktop yang sangat menerawang.
Bukan cuma penampilannya yang seperti itu, Sela juga merupakan anak yang selalu keluyuran, kesana kemari dengan seorang laki-laki.
"Lihat deh Bu, Sela berpakaian Kya gitu" ujar ibu a
" Iya yah gak tau malu udah besar juga kaya gitu penampilannya" ujar ibu b
__ADS_1
"Udah lah Bu terserah dia ajah mau berpakaian kaya apa, kita hanya harus mendo'a kan nya saja semoga dia mendapatkan hidayah dari Allah" ujar ibu c
"Iyah bener tuh bu ibu, kita hanya bisa berdo'a agar dia mendapatkan hidayah dari Allah" ujar bapak-bapak.
Hingga pada akhirnya, hari-hari yang di lewati oleh Sela, kini berubah, doa dari semua orang yang melihat Sela yang berpenampilan tidak senonoh, semua doa nya di jabah oleh Tuhan.
Sela akhirnya mendapatkan hidayah dari Allah, Sela mengalami penyakit gatal-gatal,yang membuat tubuhnya terdapat banyak tanda merah-merah yang bernanah.
Sela akhirnya kini selalu memakai pakaian yang tertutup, Sela selalu di anggap bakteri oleh orang-orang yang melihatnya.
Dilihatnya Sela yang sedang menuju ke puskesmas, untuk memeriksakan keadaannya. Sudah sering Sela berobat tapi hasilnya nihil, penyakitnya tidak mau sembuh.
"Lihat itu bakteri, baru keluar, tumben yah baru keluar biasanya hari gini gak ada di rumah" ujar ibu-ibu.
"Iya yah" jawab semuanya
__ADS_1
"Hei bakteri, kenapa baru keluar, malu Iyah karena kulitnya kaya gitu" ujar ibu-ibu pada sela. Sela hanya diam dan terus berjalan melewati kerumunan ibu-ibu itu.
Hingga pada akhirnya Sela tidak pernah keluar rumah lagi, Sela mulai sadar semua kesalahan nya, dia yang sudah melupakan siapa Tuhannya,dia tidak mengingatnya sama sekali, dia selalu melanggar semua larangan-nya.
"Ya Allah, maafkan aku yang tidak pernah mengingat siapa yang telah memberikan kehidupan pada ku,maafkan aku yang selalu melarang semua laranganmu" ujarnya sambil terisak.
Hingga akhirnya Sela memutuskan untuk berwudhu,dan menjalankan kewajiban nya sebagai seorang muslim.
Hari-hari yang Sela lewati kini kini penyakit yang Sela derita telah sembuh, Sela juga akhirnya selalu menjalankan semua kewajiban nya sebagai seorang muslim.
Sela merubah penampilannya, sela sudah menutup auratnya, dia sekarang telah mengenakan gamis, dia juga menjadi gadis yang ramah, gadis yang baik tidak seperti sebelumnya.
Setiap apa yang kita perbuat pasti ada hidayahnya, Tuhan akan memberikan hidayah pada hambanya yang melakukan kesalahan, karena Tuhan menyayangi semua hambanya, Tuhan ingin setiap hambanya selalu mengingatnya dalam keadaan apapun, selalu menjalankan kewajiban nya sebagai seorang muslim dan menghindari semua larangan-nya.
----------SELESAI----------
__ADS_1
Semoga kalian suka🥰