Kumpulan Cerpen Ku

Kumpulan Cerpen Ku
Wonderful Dream


__ADS_3

Mimpi adalah bunga tidur, mimpi juga bisa kejadian, seseorang yang merasa terpuruk pasti akan merasakan lelah,sedih,dan murung, itu semua pasti seseorang selalu tidur dan berharap untuk mimpi indah.


Begitu juga dengan Friska, dia adalah gadis yang selalu terlihat sedih dengan keadaan yang selalu menimpanya, dia sudah tidak memiliki ibu, dia hanya memiliki ayah yang sangat baik, tapi ibu tirinya selalu kasar dengannya, dia selalu dimarahi,dipukul kalau Friska telat untuk bangun untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


Hampir saja Friska menyerah, dia memiliki fikiran untuk pergi dari rumahnya, karena Friska merasa tidak tenang, selalu di sakiti, di perlakukan buruk oleh ibu tirinya, hingga dirinya tidak ingin bangun dari mimpi indahnya.


"Friska"


Friska berfikir dimana dirinya berada sungguh tempat yang sangat indah, friska menoleh saat ada suara yang memanggilnya.


"Mamah, mamah Friska kangen sama mamah"


"Udah-udah jangan menangis yah nanti cantiknya ilang loh, sekarang kan kita udah ketemu"


"Mamah, Friska kangen sama mamah,jangan tinggalin Friska lagi yah"


"Iyah sayang, mamah gak akan tinggalin kamu lagi"


Akhirnya ibu dan anak itu saling berpelukan, Friska sangat merindukan ibunya, dari kecil dia sudah di tinggal ibunya.


"Friska sayang, mamah sudah carikan jodoh untuk mu, dia pria yang baik, dia anak dari sahabat mamah, namanya Fernando Alonso,dia anak dari Tante Feronika dan dan om Alonso, dia anak yang baik, pasti kamu bahagia bersamanya, dia akan segera datang untuk membawamu pergi dari rumah ayah mu, jangan menolak yah!!"


"Tapi mah bagaimana dengan ayah, Friska tidak mau meninggalkan ayah"


"Tenang ajah sayang, ayah pasti baik-baik ajah"


"Friska tidak mau ayah tinggal dengan wanita jahat itu"


"Sudah lah sayang, kamu harus bahagia, tidak usah memikirkan ayahmu, dia sudah tidak menginginkanmu, dia berniat untuk menjualmu,jadi ini waktunya kamu bahagia"


"Ayah baik mah sama Friska,ayah gak pernah jahat sama Friska"


"Tidak sayang semua perlakuannya hanya agar kamu percaya bahwa ayahmu menyayangimu padahal itu semua dia hanya berpura-pura"


"Udah lah sayang kamu harus bahagia, biar mamah disini bisa tenang, karena kamu ada yang menjanya, jadi kamu harus mau ketika Fernando menjemputmu, dia akan segera menjemputmu, apakah kamu tau, dia adalah anak kecil yang gemuk yang selalu menemanimu, dia adalah laki-laki yang dulu kamu ceritakan sama mamah, dia adalah Fernando anak sahabat mamah, mamah sudah bilang kepada Fernando ketika mamah akan meninggalkanmu, dan dia menerimanya, hingga akhirnya dia akan menjemputmu segera"


"Mamah serius, dia anak cowo yang gendut itu, yang selalu menemani Friska, selama ini Friska mencarinya, Friska selalu memikirkannya, apakah Friska bisa bertemu dengannya atau tidak, akhirnya aku bisa ketemu dengannya, makasih mamah udah mau mempertemukan ku dengan orang yang Friska inginkan"


Akhirnya Friska dengan erat memeluk mamahnya yang iya sayangi.


"Ya sudah kamu harus siap-siap yah nanti ada Fernando yang akan datang untuk menjemputmu"


"Iyah mah"


Tidak berapa lama ada air yang mengguyur tubuhnya, kaget itulah yang saat ini Eriska rasakan, betapa kagetnya dia di guyur air oleh ibu tirinya.


"Eriska, dasar yah kamu anak tidak tau diri, masih enak-enak an tidur, kamu fikir disini tempat penampungan anak, jangan harap yah, cepat bangun dan bersihkan semua yang ada dirumah ini, jangan lupa juga buat sarapan untuk ku"


"Astagfirullah, maaf mah Eriska telat bangunnya"

__ADS_1


"Cepat bangun! atau saya Jambak rambut kamu"


"Iyah mah Iyah"


Eriska langsung bangun bergegas untuk melaksanakan apa yang di perintahkan ibu tirinya dia langsung menjalankan tugas nya.


"Huffff kirain tadi bukan mimpi,eh malah mimpi, sampai kapan aku bakal kaya gini,yanudah lah gak papa mungkin takdirku kaya sudah kayak gini, nikmati ajah dan terus bersyukur, semangat Friska"


Tidak berapa lama dilihatnya mobil sport berwarna black and silver berada di halaman rumah, dilihatnya laki-laki tampan dengan postur tubuh yang sispex telah keluar dari mobil sport itu,sungguh ganteng seperti pangeran.


"tok-tok-tok" suara ketukan pintu.


"Iyah sebentar" ujar Friska.


Akhirnya Friska membuka pintu dan iya terkejut melihat orang asing.


"Maaf cari siapa yah mas"


Fernando hanya diam, dia terpukau dengan wajah cantik nan berseri yang di miliki oleh Friska, tapi Fernando tidak tau wanita itu siapa, tujuannya ke rumah itu hanya untuk menjemput Friska, untuk menjadikan gadis kecilnya menjadi istrinya.


"Maaf mas cari siapa yah"ulangnya


"Eh maaf, saya mau cari Friska, apakah Friska nya ada"


"Owh, saya sendiri mas, ada kepentingan apa yah"


Fernando langsung memeluknya dengan erat, seolah-olah dia tidak mau kehilangan wanitanya untuk yang kedua kalinya.


"Fernando, ini kamu, hikshikshiks, aku kangen sama kamu, jangan tinggalkan aku lagi" ujarnya dengan menangis.


"Iyah ini aku, ayo ikut aku, kita pergi dari sini"


"Tapi..."


"Sudahlah my Friska, ayo ikut aku"


"Aku mau beresin bajuku duku"


"Gak usah, udah banyak baju yang aku beli untuk my Friska"


"Baiklah"


Hingga akhirnya Fernando pergi membawa Friska, ya tentunya ibu tirinya pasti sedang marah-marah karena Friska tidak ada, tapi biarin, tapi Friska sekarang tidak peduli.


"Kita mau kemana"


"Kita akan ke suatu tempat, tapi sebelum itu kamu harus pergi ke salon dulu"


"Ke salon, buat apa?"

__ADS_1


"Iyah aku akan menikahimu, aku tidak mau kamu pergi lagi dariku"


"Jangan bercanda deh"


"Aku tidak bercanda Friska, aku serius, aku gak mau kehilangan kamu lagi, aku udah cari kamu kemana-mana tapi aku gak pernah nemuin kamu, hingga pada akhirnya, ini lah pencarian ku tidak sia-sia, aku menemukanmu"


"Kamu serius"


"Aku serius my fisika"


"Baiklah aku mau"


"Mau atau tidak aku akan tetap menikahimu"


"Mana bisa"


"Ya bisa saja lah, aku adalah Fernando, tidak ada yang tidak bisa aku lakukan, salah satunya memilikimu"


"Baiklah terserah kamu"


"Oke, i love you"


"I love you too"


Tidak memakan waktu banyak, akhirnya mereka sampai di salon, Friska di dandani dengan sangat cantik dan dengan gaun pengantin yang melekat di tubuhnya, begitu juga dengan Fernando, Fernando menggunakan tuxedo berwarna black, menambah kesan gagah untuknya.


Fernando yang melihat Friska menggunakan gaun pengantin yang sangat bagus dan dengan polesan make up yang tidak terlalu tebal, menambah kecantikan seorang Friska.


"Kamu sudah siap"


"Iyah" Friska mengangguk.


"Ayo kita pergi"


Akhirnya mereka berdua menuju tempat yang sudah di siapkan oleh Fernando, yaitu di pantai, setelah mereka sampai di pantai, betapa terkejutnya Friska yang melihat semua dekorasi yang sangat indah, dan semua orang yang akan menyaksikan pernikahan mereka,bahagia itu lah yang sekarang Friska rasakan, tidak ada lagi kesedihan di wajah cantiknya.


Fernando dan Friska bergandengan tangan untuk menuju ke penghulu yang sudah berada di tempat acara untuk melangsungkan ijab kabul.


Tidak berapa lama ijab kabul pun telah di ucapkan Fernando dengan satu tarikan nafas dan dengan lantang.


Friska berfikir bahwa mamahnya benar, bahwa Fernando akan menjemputnya, dia akan bahagia bersama Fernando laki-laki yang sudah ada dalam hati Friska.


Mereka akhirnya sudah menikah, sudah menjadi sepasang suami istri, kehidupan sehari-hari yang mereka lewati hanya ada kebahagiaan, dengan canda tawa mereka.


Hingga satu tahun usia pernikahannya dia Friska sudah di beri kepercayaan untuk memiliki malaikat kecil yang sangat menggemaskan, namanya Selo Alonso, anak yang imut, menggemaskan serta tampan seperti ayahnya.


Lengkaplah sudah kebahagiaan Friska dan Fernando, dengan kehadiran sang buah hati di tengah-tengah mereka, sebagai bukti dari cinta mereka berdua.


----------SELESAI----------

__ADS_1


Semoga kalian suka🥰


__ADS_2