
"Kirana aku berjanji akan menikahimu, tapi sebelum itu aku ingin merintis usahaku, agar aku layak jadi pendampingku" ujar Dinor.
"Gak nor, aku gak mau kamu pergi, maksud kamu layak bagaimana hmm, aku orang gak punya, kita sama-sama dari keluarga biasa, apa yang harus di khawatirkan, terus aku mau kita jalani bareng-bareng, susah senang kita lalui bersama nor" ujar Kirana dengan mata yang bercucuran air mata.
"Kirana tolong lah ngerti aku, aku pengen membahagiakan kamu, aku pengen hidup bahagia dengan ku tanpa adanya beban,pikiran"ujar Dinor.
"Tapi aku gak mau nor" kata Kirana.
"Aku janji bakal nepatin janji aku kekamu, aku bakal kembali, tenang ajah yah" ujar Dinor.
"Kamu pengen ga sih kita hidup bahagia tanpa adanya beban pikiran, tanpa kekurangan??" tambahnya lagi.
"Iyah udah gak papa, tapi kamu harus janji yah, untuk kembali lagi" kata Kirana dengan mengacungkan jari kelingkingnya.
" Iyah aku janji" sahut Dior menautkan jari kelingkingnya pada jari kelingking Kirana.
"emang berangkatnya kapan?" kata Kiara.
"Setelah ini, aku ke sini cuma mau pamitan sama kamu" ujar Dinor.
"Ko ndadak banget sih" ujar Kirana.
"Sebenarnya gak ndadak Kirana, tapi emang aku baru ngomong sama kamu" ujar Dinor.
"Pantesan kamu udah rapi begini, ternyata mau brangkat sekarang" ujarnya sambil menangis.
"Udah gak usah nangis lagi sayang" ujar Dinor.
"Kamu mau gak sih nganterin aku ke bandara?" tambahnya lagi.
"Aku mau" ujar Kirana sambil mengangguk.
"Oke ayo kita berangkat!" ujar Dinor.
Mereka berdua akhirnya pergi ke bandara untuk mengantarkan Dinor, untuk merintis usaha nya di negara tetangga.
Kirana Putri, dia adalah gadis yang cantik,banyak pemuda yang mengejarnya, baik hati, lembut dalam bertutur kata, sopan dan santun terhadap orang yang lebih tua darinya, dia anak dari pasangan Marwah dan Danu. Kirana memiliki adik yang bernama Anjani putri.
Dinor Aditiya prasejo, dia juga anak yang baik, tidak pernah ingkar janji,dan sopan terhadap orang yang lebih tua dari usianya, dia anak dari pasangan Layla dan Aditiya putra. Dia tidak memiliki sodara, Dinor anak semata wayang. Dinor anak yang baik tapi ntah kenapa dia mengingkari janjinya kepada Kirana.
__ADS_1
Berbulan-bulan sudah tidak ada kabar dari Dinor, Kirana selalu menunggu Dinor, dia selalu menghubungi Dinor, dari mengirim SMS ke semua sosial media yang Dinor punya,dan menelfon tapi tidak ada satupun balasan darinya.
Tapi Kirana selalu menunggu, bahkan dia tidak pernah memiliki fikiran yang negatif, dan kini dilihatnya Kirana yang berada di kamarnya sambil terus memegang hp, dia berfikir bahwa Dinor akan menelfon atau membalas SMS-nya, setiap hari Kirana membawa hp kemanapun dia pergi.
"Mba, ayo makan, makannya udah siap" ujar Anjani
"Iyah nanti mba kesana" ujar Kirana.
"Mba, udah lah gak usah ngatepin mas Dinor, pasti dia udah punya yang baru" ujar Anjani
" Apaan sih kamu, ya nggak lah, mba yakin Dinor pasti nepatin janjinya, kamu kan tau Dinor itu selalu nepatin janji nya" ujar Kirana.
" Ya udah deh terserah mba ajah lah" ujar Anjani.
"Ya udah yu lah keluar mamah sama bapah udah nungguin" ujar Anjani.
Mereka akhirnya keluar untuk sarapan bersama, setelah mereka makan Kirana dan Anjani pergi untuk mengantarkan kue lapis buatan Marwah ibunya untuk di setorkan ke toko-toko. Jadi usaha keluarga Kirani membuat kue lapis dan di setorkan ke toko-toko terdekat.
"Mba ayo kita setorin kue lapisnya keburu siang deh" ujar Anjani.
" Iyah sabar mba lagi siap-siap" ujar Kirana.
Tidak berapa lama akhirnya Kirana keluar dari dalam rumah, dan menghampiri Anjani yang berada di halaman rumah.
Tidak lama hp Anjani berbunyi "klining", itu tanda ada berita yang sekarang terjadi, Anjani langsung membuka hpnya, betapa kagetnya Anjani ketika mengetahui pemberitahuan tentang pengusaha muda Dinor Aditiya prasejo telah menikah dengan Setifani Anggita, Anjani langsung memberitahu Kirana.
"Mba sini deh!" ujar Anjani.
"Ada apa?" tanya Kirana.
" Mba jangan nangis yah" ujar Anjani.
"Emangnya ada apa?"tanya Kirana.
"Mas Dinor, mas Dinor udah nikah sama putri dari sahabat ayahnya, namanya Setifani Anggita" ujar Anjani.
" Kamu jangan bercanda deh An" ujar Kirana.
" Anjani gak bercanda mba, Anjani serius, ini deh cek ajah dulu" ujar Anjani.
__ADS_1
Akhirnya Kirana langsung mengambil hp Anjani untuk mengetahui apa benar yang di katakan Anjani ataukah cuma candaannya, Kirana pun tidak kalah kaget dengan apa yang telah iya lihat, dia melihat pacarnya, yang sudah berjanji untuk menikahinya malah bersanding di pelaminan bersama orang lain, dan dia melihat Vidio streaming acara tersebut, sungguh sakit, tapi Kirana sadar dia tidak seperti wanita yang bersanding dengan Dinor, dia lebih cantik dan lebih anggun dari pada dirinya.
Kirana menangis, dia langsung berhenti berjalan dan dia duduk di kursi taman, kebetulan Anjani dan Kirana sedang berjalan di taman yang ada di kampungnya.
Anjani yang melihat kakak nya menangis, dia langsung menenangkan kakanya, dia langsung memeluknya, untuk menguatkan kakanya.
"Mba, udah jangan nangis yah, laki-laki yang udah menyakiti, gak berhak mendapatkan air mata kita, biarkan dia pergi mba, dia bukan yang terbaik untuk mba" ujar Anjani menenangkan kakanya.
"Iyah Anjani, kamu benar mba gak seharusnya nangisin orang yang udah mengingkari janjinya" ujar Kirana.
"Lah itu baru Kaka aku yang cantik" ujar Anjani.
" Ya udah yu kita lanjut" Ujar Kirana.
Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan nya ke rumah.
Sakit, itu lah yang di rasakan Kirana, dia sudah menunggu bertahun-tahun tapi apa, hasilnya malah mengecewakan, dia teringat akan janji yang di ucapkan oleh Dinor, bahwa dia akan menikahinya, tapi dia malah menikah dengan orang lain, wanita mana yang tidak sakit, melihat orang yang kita cintai, bahkan dia sudah berjanji akan menikahinya malah bersanding di pelaminan dengan orang lain.
Coba kalian bayangkan sesakit apakah hati kalian, memang iya dia berarti bukan jodoh yang Tuhan berikan, tapi apakah kalian biasa saja menikahinya, pasti terbesit rasa sakit, rasa ganjur di dalam hati kalian, begitu juga dengan Kirana, dia telah lama menunggu Dinor tapi yang ditunggu malah bahagia dengan orang lain, malah bersanding dengan orang lain, sungguh sakit.
Setelah sesampainya di rumah, Kirana langsung menuju kamarnya, dia langsung meluapkan rasa kecewa dan sakit hatinya dengan menangis, itu lah yang Kirana selalu dia lakukan ketika dirinya sedang kesal, marah, dan sakit hati dia selalu menangis di dalam kamar.
"Kenapa kamu menghianatiku, mengapa kamu mengingkari janji mu yang mau menikahiku ketika kau sukses nanti kenapa, kenapa semuanya terjadi, kalau aku tau kamu bakalan gaya gini, aku gak mau kenal sama kamu" ujar Kirana sambil menangis.
tidak lama Kirana akhirnya tertidur, dia sangat lelah , hati dan pikirannya sangat mendominasi, dia kecewa karena Dinor menghianatinya.
Setelah sore akhirnya Kirana bangun dari tidurnya, dia sadar bahwa orang yang dia tunggu telah bersanding dengan orang lain.
"Aku ikhlaskan kamu, aku ikhlas kamu menikah dengannya asalkan kamu bahagia aku juga bahagia, semoga kalian bahagia" gumamnya.
Hari-hari telah di lewati kini Kirana tidak pernah lagi memikirkan Dinor, baginya Dinor adalah masa lalunya, dia harus bisa melupakannya, hingga pada suatu hari dia bertemu dengan pemuda yang baik, tentunya orang terkaya di negaranya, namanya Arjun dia pemuda yang sangat tampan, dia juga baik, Kirana menikah dengan Arjun.
Sekarang Kirana bagaikan sinderlela yang berubah, dia sekarang menjadi nona muda dari keluarga Alexander orang terkaya di negaranya, ntah lah kapan dia bertemu dengan Arjun yang jelas sekarang Kirana telah menikah dengannya,dengan perasaan cinta tentunya dari keduanya.
Bahagialah sudah hidup Kirana dengan jodoh yang Tuhan berikan untuknya, Kirana sangat bersyukur mendapat kan Arjun, orang yang baik dan tentunya cinta dengannya dan juga keluarganya, semua keluarga Arjun juga menyayanginya, mereka tidak pernah memandang rendah Kirana, mereka menyayangi Kirana.
Begitu juga dengan Dinor, Dinor telah bahagia bersama istrinya.
Lengkaplah sudah keduanya telah bahagia dengan pilihan jodoh yang Tuhan berikan untuk mereka.
__ADS_1
----------SELESAI----------
Semoga kalian suka🥰