Kumpulan Cerpen Ku

Kumpulan Cerpen Ku
Hadirnya Dirimu


__ADS_3

Kehadiran seseorang disaat kita sedang bersedih karena patah hati, kesepian karena tidak ada yang menemani itu membuat kita terasa sangat merasa bahwa kita tidak memiliki siapa-siapa.


Tapi dengan kejadiran orang disaat kita sedang dalam kesepian, membuat kita merasa bahwa kita masih memiliki orang yang menemani kita, itu membuat ku seperti memiliki cahaya yang menerangi ku dari kegelapan.


Dilihatnya seorang gadis yang sedang duduk di bangku taman, sedang merenungi dirinya sendiri, dalam kesendirian.


Dia adalah Melani, dia seorang gadis yang sudah tidak memiliki orang tua, kedua orang tuanya sudah meninggal karena penyakit yang di deritanya, dia tinggal dengan bibinya di rumah yang minimalis, hanya cukup untuk berdua.


Di bangku taman tempatnya duduk, Melani sedang merenungi nasibnya yang selalu gagal dalam percintaan, dia telah di putuskan oleh tunangannya yang akan menjadi suaminya dalam hitungan hari, tapi dia malah memutuskan hubungannya, setiap dia menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius selalu di putuskan oleh kekasihnya.


Ntahlah apa sebabnya dia selalu mendapatkan nasib yang seperti itu, hingga dia untuk bersabar atas apa yang selalu menimpanya, dia hanya terus berfikir dengan positif, jika yang pernah berada di dekatnya bukan jodohnya.


"Kenapa yah setiap hubungan ku untuk menuju ke jenjang yang lebih serius, selalu saja mereka memutuskan hubungan kita" Ujar Melani.


"Ya Tuhan, kena ini terjadi padaku, hikshikshiks"Ujarnya sambil menangis.


"Melani kamu gak boleh nangis, kamu harus percaya bahwa dia bukan yang terbaik untukmu"Ujarnya menyemangati dirinya sendiri.


"Pasti Tuhan, telah merancanakan yang terbaik untuk ku, memberikan jodoh ya terbaik untuk ku, yang menyayangiku,mencintaiku, dan bahkan menerimaku apa adanya, semangat-semangat" Ujarnya menyemangati dirinya sendiri.


Setelah lama Melani menghabiskan waktu di taman, kini Melani menuju ke rumah nya untuk pulang, beristirahat, mengingat dia sangat lelah dalam hal fisik, yang seharian bekerja tambah dengan lelah hati dan pikiran.


Setelah dia di jalan Melani tidak sengaja menabrak orang,karena dia berjalan buru-buru,karena bibinya sudah menelfon,karena mengingat hari sudah malam, karena dia terburu-buru akhirnya Melani terjatuh menabrak orang tersebut, dan kakinya terkilir, Melani langsung mengaduh.


"Awh" ujarnya meringis kesakitan.


"Astagfirullah" orang itu langsung panik, pasalnya dia juga waktu itu sedang melenger.


"Eh maaf nona, apa nona tidak apa-apa?" ujarnya lagi.


Melani mulai terbangun tapi dia yang merasakan kakinya sakit akhirnya terjatuh lagi ke tanah,orang itu yang melihat Melani tidak bisa bangun akhirnya membantunya.


"Biar saya bantu mba" ujar orang itu,Melani pun mengangguk, orang itu langsung memapah Melani untuk berdiri.


"Makasih yah mas, udah mau bantuin saya, maaf banget tadi aku gak sengaja nabrak mas, tapi malah aku yang jadi kini" ujar Melani


"Iyah, aku juga minta maaf gak berdiri sembarangan di jalan" ujar orang itu.


Setelah orang itu melepaskan Melani, Melani langsung berpamitan untuk kembali kerumahnya.


"Ya udah mas, makasih saya pulang dulu yah" ujar Melani.


Setelah Melani menggerakkan kakinya yang terasa amat sakit akhirnya dia hampir terjatuh, tapi untung saja orang itu langsung sigap menangkap Melani. Melani dan orang itu akhirnya saling menatap muka, jantung keduanya saling berdetak tidak karuan.


Setelah beberapa menit Melani dan orang itu saling menatap muka, kini Melani mengakhiri tatapannya dan meminta maaf padanya.


"Ehh, maaf sekali lagi mas, saya minta maaf" ujar Melani.

__ADS_1


"Iyah tidak papa, kaki kamu kaya nya tekilir, sini biar saya urut kaki kamu, untuk ngilangin sedikit rasa sakitnya!" ujarnya.


"Hmm, tidak usah mas, gak papa ko biar nanti di rumah ajah" ujar Melani enolak.


"Gak papa biar saya bantu kamu" ujarnya dan akhirnya Melanie tangguk, Melani akhirnya di papah untuk menuju ke bangku taman yang tadi dia duduki.


Orang itu langsung mengurutnya kaki Melani, dia sangat hafal untuk mengurut, apakah dia seorang pemijat?, pikir Melani begitu.


Setelah beberapa menit akhirnya orang itu sudah selesai mengurutnya.


"Gimana apakah masih sakit?" tanyanya.


"Udah lumayan gak sesakit tadi ko" ujarnya.


"makasih yah udah mau nolongin saya" tambahnya.


"Iyah santai ajah, oh iya kita belum kenalan, kenalin namaku Athalla" ujarnya sambil menjulurkan tangannya.


Melani menyambut tangan orang itu dan mengenalkan dirinya, " Namaku Melani" ujarnya sambil tersenyum.


"Owh Iyah btw, minta nomor telepon nya dong biar nambah deket" ujar Athalla.


Melani akhirnya menyerahkan Nomor telepon nya kepada Athalla, setelahnya Melani langsung meminta untuk pulang.


"Ya udah saya pulang dulu yah mas"ujarnya.


"Gak usah mas, saya gak mau ngerepotin mas" ujarnya.


"gak papa, ini udah malam, nanti ada apa-apa lagi di jalan" jawabnya, hingga akhirnya Melani mengiyakan tawarannya untuk dia antaranya.


Melani masuk ke dalam mobil Athalla, Athalla langsung mengemudikan mobilnya menuju ke rumah Melani.


Setelah sampai di rumah Melani, Melani langsung turun, sebelumnya dia mengajak Athalla untuk mampir sejenak, tapi Athalla menolaknya, Athalla akhirnya mengemudikan mobilnya untuk pulang.


"Mel, kemana aja kamu nak udah malem baru pulang?"tanya sang bibi.


"Melani abis di taman bi, buat tenangin diri Melani" ujarnya.


"Ya udah sana kamu mandi terus makan, abis itu istirahat, oke!" perintah bibinya.


Melani akhirnya menuruti semua apa yang bibinya suruh, dia mandi dan makan abis itu Melani langsung menuju ke kamarnya.


Hari-hari telah di lewati Melani, saat kejadian dimana Athalla mengantarkan Melani, kini keduanya nambah menjadi dekat bahkan sekarang mereka sudah menjalin hubungan.


Athalla berencana untuk melamar Melani malam ini juga, Athalla sudah menyiapkan semuanya, dia sudah membuat kejutan untuk melamar Melani dengan sungguh-sungguh.


Kini saatnya Melani,untuk menuju tempat yang sudah di share oleh Athalla, untuk makan malam dengannya, Athalla mengatakan dia untuk makan malam dengan Melani, tapi dia sudah menyiapkan kejutan untuk wanita yang sangat dia cintai.

__ADS_1


Kini Melani sedang menuju ke tempat yang Athalla beritahu, tak lama Melani akhirnya sampai di tempat yang sangat indah, dengan dekorasi malam yang sangat bagus, dengan di tambah lampau yang menggunakan lilin berwarna merah dan putih, menambah kesan bagus.


"Sayang" ujar Athalla adengan tersenyum.


Melani menghampirinya dengan, senyuman yang tak kalah melebar di kedua sudut bibirnya, dia menempatkan bahwa dia sedang bahagia.


Mereka akhirnya duduk, dan menikmati hidangan yang telah Athalla siapkan untuk acaranya malam ini,untuk melamar wanita pujaannya.


Setelah keduanya menghabiskan makan malamnya, kini Athalla melancarkan aksinya untuk melamar Melani.


Dilihatnya Athalla berlutut di depan Melani dengan memegangi kedua tangan Melani, dia langsung mengajukan kamarnya pada Melani.


"Will you marry me?" ujar Athalla dengan kesungguhan.


Semua keluarga Athalla dan bibinya Melani langsung berteriak "Terima-terima!!"ujarnya.


Melani yang melihat banyak anggota keluarga Athalla dan ada bibinya kaget, hingga akhirnya Melani menjawab.


"Yes, i Will" ujarnya,semuanya pun ikut bahagia dan bertepuk tangan dengan meriah.


Dan Athalla akhirnya menyematkan cincin ke jari manis Melani, semuanya pun kembali bertepuk tangan.


Athalla langsung bangkit dan mengatakan.


"Makasih, sudah mau menerimaku" ujarnya dengan mencium tangan Melani.


"Seharusnya aku yang berterima kasih denganmu, karena kamu mau menjadikan aku wanita mu, aku mohon setelah ini jangan meninggalkan ku, aku tidak mau kejadian yang sebelum-sebelumnya terjadi di hubungan kita" ujar Melani


"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu" ujar Athalla.


"Makasih telah hadir di hidupku, menyembuhkan semua luka yang pernah aku alami" ujarnya.


Keluarga telah menentukan tanggal pernikahan keduanya, yang akan di adakan lusa, betapa bahagianya Melani, saat mendengarnya akan segera menikah, begitu juga dengan Athalla.


Hari sungguh sangat cepat, dan ini hari dimana Melani dan Athalla Bakan menikah, dilihatnya Melani yang sudah menggunakan gaun pengantin, yang berwarna with dengan taburan berlian dan mutiara yang sangat cantik, ditambah lagi dengan polesan make up, yang pas melekat di wajah Melani menambah kecantikannya.


Begitu juga dengan Athalla,yang memakai tuxedo berwarna hitam,yang pas melekat di tubuh Athalla,menambahkan kesan gagah.


Semua tamu undangan telah kagum dengan sepasang pengantin di depannya, sangat serasi pikirnya.


Kini keduanya telah sampai di tempat pelaminan, Athalla menjabat tangan penghulu untuk ijab kabul, dengan satu tarikan nafas, Athalla mengucapkannya dengan lantang dan di sahkan dengan semua para saksi dan tamu undangan, mini keduanya telah sah menjadi sepasang suami istri.


Bahagialah sudah hubungan keduanya, apa lagi di wajah Melani dia sangat bahagia telah mendapatkan laki-laki yang baik, dia juga bahagia,bersyukur hubungannya tidak kandas seperti sebelumnya.


----------SELESAI----------


Semoga kalian suka🥰

__ADS_1


__ADS_2