
Setiap orang pasti mengharapkan, memiliki kehidupan yang layak, cukup akan segalanya, namun takdir tidak bisa memenuhi apa yang kita inginkan.
Namun sebagai makhluk hidup,kita harus tetap bersyukur atas segala nikmat yang Tuhan berikan, ikhlas, sabar dan menerima apa yang telah di gariskan.
Namun tanyakan lagi pada diri kita masing-masing, apakah kita sudah menjadi insan yang baik?,apakah kita selama di dunia sudah menjadi insan yang takwa kepada Tuhan dan kepercayaan kita?, jawabannya hanya kalian yang tau(setiap diri masing-masing).
Terapkan lah kebaikan selama di dunia, percayakan lah, setiap perbuatan yang kita tanam akan kita tuai di kemudian hari.
Dilihatnya kini satu keluarga yang sangat harmonis, namun hanya satu kekurangan dalam keluarganya, yaitu karena faktor ekonomi, namun keluarga itu sangat bersyukur, mereka tidak pernah melewatkan hari tanpa bersyukur, mereka tau tuhan maha adil, Tuhan akan selalu melindunginya.
Keluarga yang terdiri dari 4 orang terlihat saling menyayangi,tidak pernah terdapat perselisihan di dalamnya, mereka selalu menyayangi satu sama lain, saling mengerti akan kondisi dan keadaannya.
Mereka hanya berharap suatu saat, akan adanya keajaiban di dalam keluarga mereka.
Setiap orang selalu berharap yang terbaik untuk dirinya, begitu juga keluarga pak Adi, mereka berharap suatu hari nanti akan ada keajaiban,ingin mengubah semua keadaan yang sekarang menjadi miliknya.
Pak Adi, adalah kepala keluarga, dia selalu sabar menghadapi cobaan yang Tuhan berikan kepada keluarganya, dari yang terkecil hingga yang ter basar.
Bu Sri, adalah ibu rumah tangga, istri dari pak Adi, Bu Sri juga merupakan orang yang sangat sabar seperti pak Adi, Bu Sri selalu mensuport pak Adi, selalu mendukung pak Adi, Bu Sri merupakan istri yang sangat baik.
Raya, adalah anak dari pasangan pak Adi dan Bu Sri, raya merupakan anak yang baik, berbakti kepada kedua orang tuanya, Raya tak pernah menuntut apapun kepada orang tuanya, dia selalu memahami keadaan keluarganya.
Aditiya, adalah adik dari Raya, anak dari pasangan pak Adi dan Bu Sri, Aditiya juga merupakan anak yang baik sifatnya tak beda jauh dengan kakanya (Raya).
Johan Dirgantara Alron, adalah pemuda tampan, yang memiliki kekayaan berlimpah ruah, merupakan pengusaha sukses dengan umurnya yang masih muda, dia bisa mendirikan dan mengembangkan perusahaannya sendiri, hingga menjadi perusahaan tersukses di negaranya.
Pertemuan keduanya akan menjadikan mereka berdua tidak akan pernah melupakan satu sama lain.
(◕ᴗ◕✿)
(◕ᴗ◕✿)
Di rumah reyot dengan bangunan yang sudah tidak kuat untuk menopang beban di atasnya, kini keluarga pak Adi sedang sarapan bersama.
Namun keluarga mereka penuh dengan kebahagiaa, walaupun dengan keadaan yang sangat tidak mendukung itu.
"Ibu, bapak, raya mau cari kerja hari ini, do'a in biar cepet dapat pekerjaannya yah" ujar Raya.
"Iya nak, ibu sama bapak akan selalu doa'in kamu biar cepet dapet kerjaan" ujar Bu Sri.
"Wah mba Raya mau cari kerja nih, boleh dong kalo mba udah kerja terus udah bayaran Adit beli sepatu baru, buat sekolah" ujar Adit.
"Iyah, mba bakal beliin kamu sepatu baru, doain mba yah, biar cepet dapet kerjaan" ujarnya sambil mengelus kepala Adit dengan sayang.
"Ya udah mba brangkat dulu yah, Bu, pak, Raya brangkat dulu yah" ujar Raya berpamitan.
Ini hari dimana Raya akan mencari pekerjaan dengan berbekal pengalaman yang ia punya, tentunya Raya berfikir akan sulit mencari pekerjaan, apalagi dengan Raya yang notabennya lulusan SMA, pasti susah bahkan sangat susah untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang.
Namun di awali dengan penuh semangat dan mengucapkan lafad Allah yang berbunyi bismillahirrahmanirrahim, Raya di lermudahkan mendapatkan pekerjaan.
Raya di geterima bekerja di perusahaan terbesar,dengan pekerjaan sebagai OG, namun raya sangat bersyukur karena telah mendapatkan pekerjaan dengan mudah walaupun di terima sebagai OG, namun dia sangat bersyukur,tidak mungkin kan lulusan SMA mendapatkan jabatan di kantor sebagai kariawan.
"Alhamdulillah,akhirnya dalam sehari ini aku udah dapat pekerjaan, bersyujur banget aku gak susah carinya, makasih ya Allah" ujar Raya dengan penuh bahagia.
__ADS_1
"Sekarang aku mau pulang dan bilang sama orang rumah, semoga ini awal dari hidup ku" ujar Raya seraya menarik nafas dan membuangnya.
Raya akhirnya melangkah pulang, karena hati sudah sore, dirinya harus mengatakan pada keluarganya dengan keberuntungannya yang sudah dapat pekerjaan.
Setelah sampai di rumah raya dengan semangat mengucapkan salam.
"Assalamualaikum" ujar Raya.
"Wa'alaikum salam" sahut ketiganya(pak Adi, Bu Sri, Adit).
Raya langsung masuk ketika mendapat sahutan dari dalam dan langsung menyalami kedua orang tuanya, dengan semangat raya langsung memeluk ibu dan bapak nya secara bergantian,lalu beralih pada Adit.
"Wah mba, ada apa nih, ko keliatannya bahagia banget sih?, Mba dapet lotre yah?" Ujar Adit dan di tanggapi senyuman oleh Raya.
"Pak,Bu, dek, mba udah dapet pekarjaan" ujarnya dengan senang.
"Wah bagus dong mba, selamat yah" ujar Adit sambil memeluk Raya.
"Iyah, ini semua berkat do'a kalian" ujar Raya.
"Kerja sebagai apa mba, kan setau Adit kalo lulusan SMA tuh sulit cari pekerjaan" ujar Adit.
"Mba kerja sebagai OG" ujar Raya.
"Tapi, mba kerjanya di perusahaan DAC, perusahaan terbesar itu, gaji nya sangat lumayan, jadi untung lah gak pp yang penting dapet kerjaan" tambahnya lagi.
"Wih meren mba" ujar Adit.
"Ya udah syukur kalo begitu" ujar Bu Sri.
"Iyah, pak Bu, Raya bakal selalu ingat" ujar Raya.
"Jangan lupa loh yah mba" ujar Adit.
"Iyah dek, tapi mba minta kamu harus selalu belajar yah" ujar Raya.
"Iyah mba siap" ujar Adit.
Adit sekarang sudah kelas 9 SMP, Raya sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menyekolahkan Adit sampai ke perguruan tinggi, Raya tidak mau kalau adiknya hanya sekolah lulusan SMA, Raya ingin Adit sekolah lebih tinggi darinya.
Ke esokan harinya.
Kini Raya telah bersiap untuk berangkat bekerja, setelah Raya berpamitan dengan keluarga nya dia langsung berangkat kerja.
Tidak membutuhkan waku lama untuk Raya sampai ke tempat kerjanya, hanya memakan waktu 15 menit, setelah sampai Raya langsung menuju tempat dimana para OG dan OB berada, dia langsung berganti pakaian khas sebagai seorang OG.
Setelah selesai berganti pakaiannya Raya langsung menuju tempat dimana yang telah di tugaskan untuknya.
Dengan cekatan Raya mengerjakan tugasnya dengan sangat telaten,
Hari sudah mulai malam, kini waktunya raya untuk pulang kerumah, Raya melewati semua lorong ruangan, semuanya nampak sepi, karena para kariawan telah pulang, hanya Raya yang lembur, dia baru akan pulang jam 10 malam.
Namun setelah raya sedang terburu-buru untuk pulang, dia tidak sengajaenabrak seseorang hingga dirinya terpental.
__ADS_1
"Awh" rintih Raya.
"Kamu tidak apa-apa?" Tanya orang yang di tabrak raya.
"Gak apa-apa ko cuma sedikit sakit"ujar raya.
"Baiklah, sekali lagi saya minta maaf" ujar pria itu.
" Ngomong-ngomong kenapa kamu belum pulang?" Tambah pria itu.
"Saya lembur pak" ujar Raya.
"Ya sudah ayo kita pulang" ujar Johan
"Iyah pak" jawab Raya.
Mereka berdua akhirnya berjalan beriringan, sesekali saling ngobrol dan saling mengakrabkan satu sama lain.
Setelah sampai di parkiran Raya langsung berpamitan pada bosnya untuk pulang terlebih dahulu.
"Ya sudah pak, saya pulang dulu yah" ujar Raya.
"Tidak raya, ayo saya antar kamu pulang!" Ujar Johan.
"Tidak usah pak, yang ada ngerepotin bpak" ujar Raya.
"Ayolah Raya, tak udah sungkan!" Ujar Johan.
Raya pun tak bisa menolaknya, dia akhirnya menerima tumpangan dari Johan, mereka berdua pulang bersama menaiki mobil milik Johan.
"Di mana rumah mu?" Tanya Johan.
"Di jalan melati pak" jawab Raya.
Johan langsung mengarahkan mobilnya ke arah rumah Raya, setelah sampai betapa terkejutnya Johan melihat rumah yang sungguh tidak layak di huni lagi, namun rumah itu masih tetap ada penghuninya, bahkan orang yang berada di sebelahnya lah yang menghuni rumah reot itu.
"Maaf yah pak, rumah saya emang seperti itu, ya sudak terima kasih atas tumpangannya pak" ujar Raya bertetima kasih pada Johan.
Setelah mengantarkan Raya Johan langsung pulang menuju rumahnya, di pikirannya, dia sangat prihatin dengan keadaan rumah milik Raya, dia tidak tega melihat orang yang dia cintai hidup, tidur di rumah yang gak layak di huni itu.
Singkat cerita.
Hati tetys berlalu kini raya dan Johan akan melangsungkan pernikahannya, mengucap janji suci sehidup semati, saling menyayangi, saling mencintai dan saling menjaga satu sama lain.
"Terima kasih sudah mau menerim ku apa adanya, menerim kekuranganku,makasih selalu ada untuk ku, makasih untuk semuanya, THANKS MY HUSBAND" ujar Raya seraya memeluk Johan.
"Bagi ku kau wanita yang sangat sempurna, tidak ada wanita yang seperti dirimu, terima kasih kau sudah mau menjadi istriku, I LOVE YOU MY WIFE" ujar Johan seraya mengeratkan pelukan nya seolah-olah mereka tidak ingin kehilangan satu sama lain.
"I LOVE YOU TOO MY HUSBAND"
{END}
Jangan lupa juga baca cerita di bawah ini🥰
__ADS_1
THANK YOU ☺️❤️🥰