
Cinta tidak harus memiliki, cukup mendo'akan yang terbaik untuknya, melihatnya bahagia,itu sudah bisa membuatku ikut bahagia.
Aku mencintainya,aku juga mengaguminya, tapi aku hanya bisa diam menyimpan semua rasa cintaku hanya untuk ku sendiri,karena aku tidak berani mengungkapkan rasa cintaku padanya,karena aku wanita,yang tidak seharusnya menyatakan cinta terlebih dahulu, dan aku juga cukup sadar diri aku orang miskin,sedangkan orang yang aku cintai, aku kagumi merupakan orang kaya di negara tempatku tinggal.
Namaku Indri Yani Hapsari, aku sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi, aku tinggal di kontrakan kecil, aku bekerja di kafe, aku juga masih kuliah, aku kuliah di universitas ternama di negaraku, aku bisa masuk kesitu karena aku mendapat beasiswa.
Disitu semuanya anak orang kaya, orang mampu, semua teman-teman kelas ku tidak ada yang menemaniku,semuanya pada memandangku dengan rendah, cuma satu orang yang mau berteman denganku, dia mau menjadi sahabatku, namanya Nina, Nina anak dari orang kaya, keluarganya pengusaha tapi dia sangat baik keluarganya juga sangat baik pada ku, tidak pernah memandang dalam berteman.
Aku bersyukur masih ada orang baik yang mau berteman denganku tanpa memandang bulu.
Di Universitas xxx
"Indri, kamu nanti malam tidur di rumahku yu, temenin aku, soal nya mamah sama papah aku mau ke luar kota" ujar Nina.
"Terus kata mamah juga suruh kamu buat nemenin aku" lanjutnya lagi.
"Emang berapa hari ke luar kotanya" ujar Indri.
"Sekitar 1 bulan apa berapa aku gak tau"ujar Nina.
"Ko lama banget sih Non??"ujar indri
"Iyah aku juga gak tau"jawab Nina.
"Oh iya in, kamu masih suka sama Reno kan?"tanya Nina.
"Hmm jujur aja masih sih, tapi aku cuma bisa liatin dia ajah cinta+mengagumi dalam diam"ujarnya sambil terkikik.
"Iya lah kalo dia jodoh kamu pasti dia bakal jadi milik kamu" ujar Nina.
"Ya udah yu masa kita duduk aja di kelas, udah waktunya pulang, kita udah gak ada kelas lagi kan,kita ke kantin yu" seru Indri.
"Oke setelah ke kantin kamu langsung ke rumahku yah"ujar Nina.
"Aku ya balik ke kontrakan dulu buat ambil baju" ujar Indri.
__ADS_1
"Gak usah biar kamu pake baju aku ajah" ujar Nina.
"Ya udah deh terserah"ujar Indri.
Keduanya akhirnya menuju ke kantin untuk makan siang, setelah sampai di kantin Indri dan Nina menjadi tempat duduk yang kosong dilihatnya ada 2 tempat duduk yang kosong, yang satu berada di pojok ruangan sebelah kiri dan yang satunya berada di pojok ruangan sebelah kanan, kini mereka memutuskan untuk duduk di pojok ruangan sebelah kiri.
Mereka memesan makanan yang mereka inginkan, tidak berapa lama makanan akhirnya datang, saat mereka akan memasukan satu suap makanan, semua orang pada heboh dengan bisak bisik, karena ada Reno dan Aldi yang datang ke kantin.
Di lihatnya tempat duduk yang kosong hanya berada di pinggir tempat yang di duduki Indri dan Nina. Akhirnya Reno dan Aldi duduk tepat di sebelah tempat duduk Indri.
Indri yang melihat Reno duduk di sebelahnya menjadi gugup, dan jantungnya berdebar sangat kencang, tapi Indri mencoba untuk biasa ajah.
"Hai kenalin namaku Reno" ujar Reno, mengulurkan tangan ke arah Indri.
Indri yang melihat Reno mengulurkan tangan menjadi sangat gugup, Indri akhirnya menjaba uluran tangan dari Reno.
"Indri" ujarnya.
"Salam kenal yah, kaya nya kamu anak baru yah, aku baru liat kamu" ujar Reno.
"Iyah, nggk ko, dari pertama emang aku udah masuk ke sini" ujar Indri.
"Khmmm, di sini aku jadi obat nyamuk nih" ujar Nina dan Aldi barengan.
Reno dan Indri langsung melihat ke arah keduanya dan saling pandang dengan Reno, akhirnya mereka berdua terbahak karena mendengar kekompakan Aldi dan Nina.
"Wih kalian kompak banget" ujar Reno.
"Iyah kalian kompak banget"sanggah Indri.
Akhirnya mereka ber empat terbahak dengan tingkahnya sendiri, semua mahasiswa dan mahasiswi melihat ke arah mereka berempat, dan menatap penuh iri dengan Indri, mereka akhirnya langsung diam, tidak mengeluarkan satu kata pun.
Hari-hari telah di lewati kini 2 bulan sudah hubungan Indri dan Reno dekat, dan juga Aldi dan Nina.
Ini hari dimana Reno akan menyatakan cintanya kepada Indri, dia sudah merencanakannya dengan Nina dan Aldi untuk membantu melancarkan aksinya.
__ADS_1
Nina dan Aldi sekarang sudah menjadi sepasang kekasih, dia sudah menjalin hubungan selama 1 bulan.
Di taman
"Aduh Nina, kamu mau bawa aku kemana, kenapa mesti di tutupin sih matanya??" ujar Indri.
"Udah diem ah, kamu nurut ajh sama aku ya Indri yang cantik kaya Barbie!"ujar Nina.
Mereka akhirnya sampai di tempat yang sudah di desain dengan romantis.
Di bukanya tutup mata Indri dan melihat tempat yang sangat bagus dengan banyak bunga-bunga yang bertebaran, dan dilihatnya Reno yang berjalan ke arahnya.
"Reno" ucap Indri
"Iyah ini aku, aku mau bilang sesuatu sama kamu" ujar Reno, Indri hanya bisa diam dengan jantung yang berdetak kencang.
"Indri maukah kau menjadi kekasihku, untuk selamanya" ucap Reno tanpa basa basi.
Indri langsung gugup, bingung harus menjawab apa, dia sebenarnya ingin sekali menjawab iya, tapi dia sadar diri dia orang yang tidak punya apa-apa,beda sama Reno,dia punya segalanya tidak seperti dirinya, Indri takut kalau dia menjalin hubungan dengan Reno dia tidak di restui oleh orang tua Reno.
"Ayo jawab, maukah kau menjadi kekasihku??" ujar Reno mengulang lagi.
"Aku, aku,aku takut orang tuamu tidak merestui hubungan kita, karena aku orang yang miskin, gak punya apa-apa, aku takut keluarga mu menentang" ujar Indri dengan suara lemah.
"Tenang lah jangan khawatir orang tuaku sudah mengetahui semuanya, dan dia tidak melarang ku untuk berhubungan denganmu" ujar Reno dengan tersenyum, Indri langsung menatap Reno untuk mencari kebohongan di matanya, dan ternyata Reno mengatakan yang sebenarnya.
Akhirnya Indri langsung menjawab, "Iyah aku mau, aku mau menjadi kekasihmu, bahkan untuk lebih dari itu" ujar Indri.
" Makasih sudah mau menjadi kekasihku" ujar Reno.
" Aku yang harusnya berterima kasih kamu sudah mau menjadikan aku kekasihmu, sudah mengukir namaku di hatimu" ujar Indri.
Aldi dan Nina yang melihat sahabatnya bahagia dia juga ikut bahagia, ikut terharu dengan apa yang dia lihat di depan matanya sendiri, betapa besarnya cinta keduanya.
Nina dan Reno akhirnya saling berpelukan, untuk menyalurkan kebahagiaan satu sama lain, dan kini akhirnya keduanya telah menjadi sepasang kekasih yang saling mencintai.
__ADS_1
----------SELESAI----------
Semoga kalian suka🥰