
Entah seberapa lama aku menunggunya, kau masih tetap ada dalam hatiku, selalu ada dalam benakku, dan akan selalu ku jadikan belahan jiwaku. (•‿•)
----Riyan Ady Kusumo____
Akan ku tunggu kedatangan mu di setiap helaan nafas ku, ntah sampai kapan ku akan menunggumu, hingga habis waktuku, hati ini, jiwa ini, akan ku serahkan sepenuhnya kepada mu. (◕ᴗ◕✿)
----Airin Gradi Nison----
(◍•ᴗ•◍)❤
Kedua insan yang terpisah karena jarak yang memisahkan mereka, menambah kerinduan bagi keduanya.
Sepasang anak manusia yang telah di jodohkan sejak mereka belum lahir di dunia berkelanjutan hingga sekarang mereka tumbuh dewasa.
Namun mereka di pisahkan oleh orang tua mereka saat mereka masih ber umur 7 tahun, bukan tanpa alasan mereka memisahkan anak-anak mereka, tapi bertujuan untuk menyatukan mereka setelah waktunya tiba.
Di Jerman
"Emmmmm" suara gadis yang terbangun dari tidurnya dengan meregangkan otot-otot nya yang kaku.
"Aduh udah jam 7, aku dapet jeweran dari momy" ujar gadis itu syok ketika melihat jam.
"Airin" suara bariton sang momy.
"Aduh si momy udah manggil lagi" gumamnya.
"Iya mom" ujarnya berteriak.
"Cepat keluar, ini sudah jam berapa, kamu memang anak gadis tidak di siplin" ujar sang momy.
"Iya mom bentar lagi" teriaknya dari dalam.
Yah ternyata gadis itu adalah Airin Gradi Nison, gadis yang sudah tumbuh menjadi wanita cantik dengan memiliki body goalnya. Yang membuat siapa saja akan tergila-gila dengannya, tapi sayangnya hanya satu laki-laki yang mampu dan masih bertahan di dalam hati Airin.
Ariana dengan begitu cekatan langsung menyelesaikan mandinya dan langsung keluar menuju dapur, dia meyakini bahwa momy nya telah berada di dapur, dia siap dengan semua ocehan momynya.
"Mom" ucap Airin.
"Ayo cepat sini makan" ujar momynya.
"Udah lah mom jangan bikin suasana pagi ini menjadi buruk" ujar dadunya.
Akhirnya Airin langsung duduk dan menyantap sarapan paginya, di meja makan setelah semuanya selesai Bayu selaku sang Dady membicarakan keputusan untuk pindah ke negara kelahirannya di Indonesia.
__ADS_1
"Airin, hari ini kita akan pindah kembali ke negara kelahiran kita, jadi kamu harus siap², kamu bereskan semua barang-barang kamu yang ada di sini!" ujar Bayu.
"Ko ndadak banget sih dad" ujar Airin.
"Ini semua tidak mendadak sayang, emang sudah rencana kita dari awal, kami akan kembali jika kamu sudah tumbuh dewasa" ujar sang Riyani.
"Hmm oke lah, Airin bakal beresin semua nya" ujar Airin pasrah, karena pada dasarnya keputusan yang di buat oleh kedua orang tuanya tidak bisa di bantah sama sekali.
Airin pun akhirnya beranjak dari duduknya menuju kamarnya, setelah berada di kamarnya Airin mulai mengeluarkan kopernya dan menyusun semua baju serta barang-barang yang berharga menurutnya.
Di sela-sela Airin menyusun semua barang-barang nya Airin mengingat seseorang yang begitu dia rindukan dan yang selalu dia impikan setiap malam, yang sudah menetap di hatinya, siapa lagi kalo bukan Riyan Ady Kusumo.
Airin sudah berfikir ini artinya dia akan bertemu dengan laki-laki yang sudah menepati hatinya sejak tahunan itu, Airin begitu sangat bahagia, ketika membayangkan dirinya dan Riyan akan bertemu dengan penampilan yang berbeda tentunya.
Tak berapa lama Airin telah selesai, dia menuruni anak tangga untuk menghampiri kedua orang tuanya untuk membicarakan setelah dia berada di negara kelahirannya.
"Mom, Dad, setelah di sana Airin boleh kerja kan?" tanya Airin pada mom and Dady nya.
"Gak boleh" ujar keduanya serempak.
"Loh ko gitu sih, kan sayang kalo Airin udah lulus kuliah gak kerja" ujar Airin.
"Pokoknya gak boleh, kamu cukup di rumah temani momy" ujar Riyani sang momy.
Beberapa hari kemudian,
Di Indonesia.
Kini keluarga Nison telah berada di negara nya, mereka telah menepati rumah yang dulu pernah mereka tinggali, namun masih ada tambahan bangunan-bangunan yang yang ada di sekitar rumah itu, yah Bayu telah menambahkan bangunan rumah yang lebih besar berada tepat di Sampit rumah lamanya.
Kini saat nya pertemuan antara dua keluarga, yaitu keluarga Nison dan keluarga Kusumo, kedua keluarga itu akan mempertemukan kedua anak manusia yang telah di jodohkan jejak mereka belum lahir, mereka akan mempertemukan keduanya dengan wujud mereka yang berbeda dari sebelumnya.
"Ting Ning ting nong" bunyi bel rumah.
" Ceklek" bunyi pintu terbuka.
"Silahkan masuk tuan nyonya, tuan dan nyonya besar sudah menunggu di ruang tamu" ujar bi Ani.
"Terimakasih bi" ujar mereka.
" Hai bro, senang bertemu kembali" ujar Raka selaku ayah dari Riya dengan memeluk sahabatnya
"Wah senang juga bertemu dengan mu kawan" ujar Bayu membalas pelukan Rakan.
__ADS_1
"Riyani apa kabar?" ujar Puspa sambil memeluk Riyani.
"Baik" ujar Riyani membalas pelukan Puspa.
"Apa kabar om, Tante" ujar Riyan.
"Baik nak" ujar keduanya.
"Apakah ini Riyan?" ujar Bayu.
" Iyah, dia anak kami Riyan" ujar Raka.
"Dia sudah tumbuh jadi dewasa ganteng lagi" ujar Riyani.
"Terima kasih atas pujiannya om Tante" ujar Riyan.
"Dimana anakmu, Bayu?" ujar Raka.
"Ada di kamarnya bay, mau aku panggilkan?"ujar Bayu.
"Bi tolong panggilkan Airin yah di kamarnya!" ujar Riyani pada bi Ani.
Bi Ani akhirnya melangkah menuju ke kamar milik anak majikannya, dia mengetuk pintu kamar Airin, setelah nya Airin keluar dan menemui ayahnya di ruang tamu
Riyan terus memandang Airin sejak pertama Airin menuruni anak tangga, Riyan berdecak kagum dengan Airin yang menurutnya sangat cantik, rindu yang selama ini mereka pendam, kini seolah telah terobati dengan bertemunya mereka berdua secara langsung.
Berbagai pujian di layangkan dari kedua orang tua Riyan pada Airin, Airin, setelahnya Airin dan Riyan di berikan waktu untuk bersama di taman bangku.
"Airin?" ujar Riyan.
"Ka Riyan, aku merindukanmu" ujar Airin.
"Aku sangat-sangat merindukanmu sayang" ujar Riyan.
Hari-hari yang mereka lewati kini sampailah dimana hari bahagia bagi kedua pasangan itu, di sini lah tepatnya pada hari Selasa 22 Desember 2020 mereka melangsungkan pernikahannya.
"Terimakasih telah menungguku selama ini dan terima kasih telah menepatkan ku di hati mu, menjadi belahan jiwamu" ujar Airin dengan memeluk laki-laki yang sudah sah menjadi suaminya.
"Terima kasih juga telah sabar menungguku,menepatkan aku satu-satunya laki-laki yang bisa memiliki mu sepenuhnya, terima kasih telah mau hidup bersamaku" ujar Riyan dengan mengeratkan pelukan nya ke tubuh wanita yang telah sah menjadi istrinya.
\[END\]
Hai teman-teman, makasih yah buat kalian yang udah sempetin mampir di cerita intan yang satu ini, tenang ajah masih banyak cerita yang lain, berbagai judul dan tentunya isinya juga beda yah, buat yang nunggu cerita intan maaf yah kalo intan jarang banget buat up, karena intan masih ngumpulin cerita gitu biar tinggal up² ajah gitu, jangan bosen yah, buat baca cerita intan🥰🙏
__ADS_1