Kumpulan Cerpen Ku

Kumpulan Cerpen Ku
Perjuanganku


__ADS_3

Penyakit yang ku derita sungguh membuatku ingin menyerah, tapi semuanya ku urungkan, ketika ku mengingat mereka yang selalu menyemangati ku, yang selalu mensuport ku, dia adalah suamiku Kevin, dan masih ada pangeran kecilku yang mengharuskan aku harus tetap bertahan memperjuangkan hidupku demi dia, dia adalah Nino anakku dan Kevin.


Pikiran ku sungguh kalut, apakah aku masih bisa sembuh dari penyakit ku, aku merasa tidak yakin, karena penyakit ku bukan penyakit biasa, penyakit yang ku derita yaitu penyakit kanker otak stadium 3, tetapi hati kecilku terus saja menyemangati ku dan ada suamiku serta Nino yang selalu mensuport dan menemani kegiatan rutinitas ku cek up ke dokter.


"Mamah, apa mamah Dina tidak apa-apa?"tanya Nino padaku.


"Mamah tidak apa-apa sayang"


"Tapi kenapa mamah pucat,apakah kepala mamah sakit lagi?" tanya Nino secara beruntun padaku.


"Tidak sayang,hanya sedikit, kamu tidak usah khawatir yah"


"Ya sudah sekarang mamah duduk dulu yah, biarkan Nino ambilkan minum untuk mamah" ujar Nino padaku.


Akupun akhirnya menuruti ucapan dari pangeran kecilku, sungguh aku sangat menyayanginya, ku putuskan untuk berjuang melawan penyakit ku, aku tidak ingin mengecewakan mereka yang selalu ada untuk ku, yang selalu menemaniku selama ini.


Tidak lama Nino akhirnya datang membawa segelas air putih dan obat untuk ku, aku menerima segelas air putih dan obat dari Nino.


"Makasih nak"


"Mamah minum obatnya yah, abis itu mamah istirahat, paling bentar lagi papah pulang" ujar Nino padaku.


"Iyah sayang makasih yah nak"

__ADS_1


Setelah aku meminum obat, aku putuskan untuk kembali ke kamar untuk beristirahat, setelah sampai di dalam kamar ku, aku segera menidurkan tubuhku di atas tempat tidur.


Adzan sudah berkumandang, menandakan ini sudah menunjukan waktu ashar, aku terbangun dari tidurku, ku lihat Nino dan Kevin sedang tertidur di sampingku, sungguh melihatnya membuatku merasa takut, aku takut tidak bisa melihatnya lagi.


Tidak terasa air mataku mengalir begitu saja, setelah puas aku memandangi kedua lelaki yang penting bagi hidupku, aku memutuskan untuk bangkit mengambil wudhu, untuk menjalankan solat, bersujud kepada sang pencipta.


Aku menjalankan solat seperti biasa, bersujud,meminta ampun padanya, berdo'a kepada Allah untuk kesembuhan ku.


Setelah aku menjalankan solat aku merasakan ketenangan dan merasakan semangat untuk terus berjuang melawan penyakit ku, tapi tak selang beberapa lama kepalaku terasa sangat sakit, mataku buram.


Sayup-sayup ku mendengar suara yang ku kenali, kedua lelaki yang sangat penting dalam hidupku, memanggilku dengan penuh kekhawatiran.


"Mamah Dina bangun" ujar Nino mengguncang lenganku.


"Papah, Nino,aku dimana?" tanyaku pada kedua lelaki yang sangat penting bagi ku.


"Mamah lagi di rumah sakit" ujar suamiku Kevin.


"Mamah Dina, mamah harus tetep berjuang untuk kita, mamah harus berjuang melawan penyakit mamah, mamah harus sembuh seperti dulu, kita akan selalu ada di sisi mamah" ujar suamiku Kevin.


"Iyah pah, mamah akan terus berjuang melawan penyakit mamah demi kalian, mamah yakin keajaiban akan ada" ujar ku menampilkan senyuman.


"Papah yakin Allah pasti akan mengangkat penyakit mamah, mamah jangan menyerah, aku dan Nino akan selalu ada untuk mu" ujar Kevin padaku.

__ADS_1


_


_


_


Setelah kejadian dimana Dina di rawat di rumah sakit, untuk melakukan berbagai cara untuk menyembuhkan penyakit yang di deritanya kini, akhirnya penyakit yang di derita Dina telah sembuh total, berbagai banyak cara yang dilakukan hingga menyita banyak waktu itu akhirnya membuahkan hasil, hingga akhirnya Dina telah sembuh dari penyakit yang dia derita.


Kevin dan Nino yang selalu menemaninya dan selalu mensupport dalam melakukan banyak pengobatan untuk kesembuhan Dina.


Percaya tidak percaya bahwa keajaiban akan selalu ada, hanya terus bersabar, terus berjuang, jangan pantang menyerah dan serahkan kepada Allah, percayakan keajaiban akan selalu ada.


Jangan pernah menyerah sekalipun itu hal yang sulit bagi kita, teruslah berusaha mencapai apa yang kita inginkan, berjuang melawan penyakit.


Sekarang Dina telah sembuh dari penyakitnya merasa tidak percaya dengan keajaiban Allah yang berikan kepada nya.


Kevin sang suami dan juga Nino sang anak bahagia melihat Dina telah sembuh dari penyakitnya, mereka merasa bahwa perjuangan nya selama ini tidak sia-sia.


Kini keluarga kecil Dina telah bahagia, tidak ada lagi ketakutan yang selalu menghampiri Dina setiap saat, kini hanya ada kebahagiaan dalam hidup nya dan keharmonisan keluarga kecilnya.


\[END\]


Semoga kalian suka🥰

__ADS_1


__ADS_2