
Zena merupakan mahasiswi yang sangat cantik, selain cantik dia juga anak yang baik, sopan,santun dan merupakan mahasiswi ter pintar serta cerdas, di kampusnya. Tidak ada yang bisa menandingi kecerdasan dan kepintarannya selain Galang.
Zena juga merupakan sang idola kampus, dengan wajah yang cantik dan sifat yang baik, menjadikan Zena banyak di sukai oleh semua siswa maupun siswi di kampusnya.
Zena memiliki pacar bernama Gilang, Gilang juga merupakan mahasiswa terpintar pertama dari Zena. Hubungan mereka sudah di restui oleh kedua orang tua mereka.
Tentunya banyak yang iri dengan Zena, salah satunya adalah Alice, dia orang yang tidak menyukai Zena karena memiliki hubungan dengan Galang. Alice merupakan wanita yang menyukai Galang, Alice selalu menggoda Galang tapi Galang tidak pernah meliriknya sama sekali.
DI KAMPUS
Dilihatnya wanita cantik yang sedang duduk di bangku nya, dengan serius mendengarkan dosen yang sedang menjelaskan materi yang telah di berikan.
Tidak lama kini waktunya semua menyelesaikan pembelajarannya,semua mahasiswa/siswi berhamburan untuk menuju ke kantin mengisi perutnya dengan makanan.
Zena sangat marah karena Alice telah menjebaknya. Kini dilihatnya Zena dengan kemarahan yang sudah memuncak mendatangi meja tempat dimana Alice berada, Zena langsung menggebrak meja nya.
Brak. "Apa maksudnya kamu menyuruh orang bayaran buat melecehkan ku hah" Ujar Zena dengan amarah yang memuncak.
"Apaan sih kamu Zena, datang-datang langsung marah-marah" Ujar Alice pura-pura tidak tau.
"Jangan pura-pura tidak tau mau Alice, aku tau semuanya semua itu ulahmu" ujar Zena.
"Emang mana buktinya?" ujar Alice.
Zena akhirnya menunjukan Vidio dimana Alice sedang berbincang dengan orang yang dia suruh untuk melecehkan Zena. Alice yang melihat itu langsung melotot matanya.
"Aku harap kamu tidak akan pernah melakukan hal bodoh ini lagi, s belumnya aku hanya diam menerima semua apa yang kamu perbuat untuk menggangguku tapi tidak untuk yang satu ini,kamu belum tau siapa aku sebenarnya, jadi jangan macam-macam dengan ku Alice!!" ujar Zena dengan penuh ancaman.
Alice yang mendengar suara Zena yang menunjukan ancaman, dia langsung diam seribu bahasa. Zena akhirnya pergi dari meja Alice setelah memberikan sedikit pelajaran untuk Alice.
"Ze, kamu dari mana aja sih" ujar Dita selaku sahabat Zena.
"Abis dari toilet aku tadi Dit" ujar Zena berbohong.
"Ya udah yu kita pulang, udah gak ada kelas lagi kan?" ujar Dita.
"Ya udah yu, udah gak ada ko, tapi sebelum kita pulang aku mau bicara sama Galang dulu buat, fitting baju" ujar Zena.
__ADS_1
"kamu mau nikah Ze sama Galang?" tanya Dita.
"Iyah, nanti satu minggu lagi aku mau nikah sama Galang"ujarnya dengan tersenyum.
"Wih jangan lupa yah aku undang" ujar Dita dengan mata berbinar.
"Tenang ajah nanti Galang yang akan umumin untuk temen-temen" ujar Zena
"Emang mau sekalian resepsi?" ujar Dita.
"Iyah mau sekalian resepsi, semua kolega bisnis ayah ku sama ayahnya Galang udah di undang semua.
"Wih bakalan gede-gedean nih acaranya, dua keluarga terbesar di negara ini akan tergabung jadi satu" ujar Dita.
"Bisa ajh kamu Dit" ujar Zena sambil tersenyum
"Ya udah yu katanya kamu mau ke kelas Galang" ujar Dita.
Zena dan Dita akhirnya berjalan menuju ke kelas Galang, di jalan menuju kelas Galang semua mahasiswa maupun mahasiswi memperhatikan Zena yang sedang berjalan.
Banyak sekali bahkan hampir semua mahasiswa menyukai Zena, tapi dia hanya bisa mengaguminya saja tidak bisa memiliki, karena semuanya tau bahwa Zena dan Galang sudah bertunangan bahkan akan segera menikah karena Galang sudah mengumumkannya tadi.
"Kalo dia gak sama Galang udah aku gebet" ujar cowok b
"Aduh Zena meleleh hatiku liat kamu" ujar cowok c
Dan masih banyak yang lainya, yang berbisik-bisik mengagumi Zena bukan cuma cowok tapi cewek juga pada suka sama Zena.
"Gini yah rasanya jalan bareng sama sang idola kampus, banyak yang liatin, berada kaya artis" ujar Dita penuh girang.
"Biasa ajh Dit, orang punya mata ya mandeng masa enggak" ujar Zena.
Kini Zena dan Dita telah sampai di depan kelas Galang, dilihatnya Galang yang sedang berbincang dengan teman-teman nya.
Galang yang melihat Zena, berada di pintu masuk kelasnya langsung menghampirinya.
"Sayang, kamu ngapain kesini,kan bisa aku yang nemuin kamu" ujar Galang.
__ADS_1
"Gak papa,sekalian aku mau pulang" ujar Zena.
"Aku kesini mau bilang sama kamu, nanti pulang dari kampus kita suruh mamah buat fitting baju" ujar nya lagi.
"Oke baiklah nanti setelah kelasku selesai aku langsung ke rumah mu ya" ujar Galang.
"Ya udah aku pulang dulu yah" ujar Zena.
"Iyah, hati-hati ya di jalan" ujar Galang.
Zena dan Ditta langsung menuju ke parkiran, mereka memasuki mobilnya masing-masing, sebelumnya Zena mengucapkan terima kasih sudah mengantarnya ke kelas Galang.
Zena mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang, setelah tak berapa lama,akhirnya Zena sampai ke rumah nya.
"Mama Zena pulang" ujar Zena sambil mencium pipi mamahnya.
"Sayang, gimana kamu udah ngomong sama Galang" ujar mamah Nita.
" Udah ko mah, dan katanya iya, nanti dia kesini" ujar Zena.
Galang yang sudah menyelesaikan kelasnya, langsung menuju ke rumah Zena, setelah sampai di rumah Zena. Galang dan Zena menuju tempat untuk fitting baju pengantin mereka.
Hari-hari telah di lalui dan kini hari dimana Zena dan Galang akan melangsungkan pernikahannya dengan acara yang besar-besaran.
Dilihatnya Zena yang menggunakan gaun pengantin yang sangat bagus, Zena terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin dengan polesan make up yang sangat pas menambah kecantikannya, dan gaun yang berwarna with and cream membuat kesan lebih elegan.
Dan dilihatnya juga Galang yang mengenakan tuxedo, dengan warna serupa dengan gaun yang di kenakan Zena menjadikan nya lebih gagah.
Mereka berdua telah mengucapkan janji suci pernikahan dan di akhiri dengan memasang cincin di jari keduanya, lalu Galang mencium Zena untuk tanda bahwa mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri.
Tentu saja banyak sekali yang patah hati,dari semua teman kampusnya cowok maupun cewek, semuanya menelan kenyataan bahwa orang yang mereka kagumi telah menikah.
Semua sahabat dari kedua mempelai, bahkan teman-teman, serta para dosen,bahkan para kolega bisnis kedua keluarga itu mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.
Bahagialah sudah kedua insan yang telah melangsungkan pernikahannya dengan lancar.
----------SELESAI----------
__ADS_1
Semoga kalian suka🥰