Kumpulan Cerpen Ku

Kumpulan Cerpen Ku
Pandangan Pertama


__ADS_3

Kalian pasti tahu kan, bagaimana rasanya ketika kita merasakan suka terhadap seseorang, tapi apalah daya kita yang hanya bisa memandangnya.


Pertama kali aku melihatnya sungguh membuat ku suka padanya, ada rasa yang aneh, yang masuk di dalam hatiku, ada rasa ingin memiliki, tapi tidak mungkin.


-----Donita Alexandra-----


---------------------------------------------------------


Dilihatnya kini gadis cantik berkulit kuning langsat, sedang berdiri di cermin, dalam kamarnya,memperlihatkan penampilannya yang sangat cantik, dengan balutan dress berwarna merah muda, dengan rambut yang di kucir kuda menambah kesan elegan.


"Udah selesai, kini waktunya pergi" gumamnya


"Donita, ayo cepat semuanya udah pada kumpul ini" teriak Anjani teman+tetangga+sepupu Donita di balik pintu kamar Donita.


"Iyah, ini aku keluar"Ujar Donita dan keluar dari kamarnya.


Dilihatnya Anjani,yang tengah berdiri di depan pintu kamarnya dengan tangan yang bersedekap di dada, memperlihatkan bahwa dia sedang kesal.


"Dasar yah kamu lama banget, semua keluarga sudah pada di mobil semua, tinggal nunggu tuan putri yang dandannya lama"ujar Anjani dengan kesal.


"Ye elah maaf An, tadi bingung ajah aku harus pilih baju" ujarnya.


"Oke lah, ya udah ayo turun" ujar Anjani.


Akhirnya mereka turun untuk menghampiri keluarga yang tengah menunggunya sangat lama, karena menunggu Donita yang berdandan cukup lama.


Setelah mereka sampai di mobil yang di tumpangi oleh keluarganya, Donita langsung mendapat omongan dari ibunya.


"Don, kenapa lama banget sih dandannya, kaya mau kemana ajh" ujar mamah Ita.


"Iyah lama banget sih mba dandannya, sungguh membuat kita kesal iya enggak" sahut Dino adik Donita.


"Ya udah ayo cepat naik, keburu siang ini" ujar papah Dio selaku papah Donita.


Akhirnya Donita dan Anjani langsung masuk ke mobil, kini keluarga dan para kerabat Donita mengadakan acara jalan-jalan untuk refreshing,mengingat mereka jarang untuk pergi jalan-jalan.


Setelah menghabiskan waktu beberapa menit akhirnya mereka sampai di tempat wisata yang terkenal di daerah Brebes namanya Malahayu.

__ADS_1


Malahayu merupakan waduk dengan pemandangan yang sangat indah, dan dengan banyak permainan serta tempat untuk berfoto-foto, yang berada di daerah dataran tinggi, dengan tempat yang sangat sejuk, banyak orang yang berwisata ataupun menghabiskan waktu weekend mereka di tempat itu.


Begitu juga dengan Donita dan juga keluarganya, mereka sedang berada di Malahayu, untuk menghabiskan waktu kumpul dan weekend mereka dengan berjalan-jalan.


Kini semuanya telah berhamburan masuk ke dalam wisata tersebut, dengan penuh semangat dan kebahagiaan mereka memasuki tempat itu.


"Wihh, adem banget yah" ujar Anjani.


"Iyah yah adem banget"ujar Donita.


Semua orang tua dan anak-anak mereka pada berpencar mencari kesenangan mereka masing-masing, sebelumnya para orang tua telah mengintruksikan bahwa jam 4 harus sudah pada berada di mobil, dan semuanya pun mengiyakan.


Kini Donita dan juga Anjani sedang berada di sebuah tempat, dimana banyak sekali permainan, dan juga tempat untuk melakukan foto-foto,Donita dan Anjani menelusuri tempat itu dengan penuh bahagia sesekali mereka mengabadikan dengan cara berfoto.


Dengan tidak sengaja Donita melihat seseorang cowok yang tidak jauh seumuran dengannya, yang terus memperhatikannya.


"An, kita pindah yu, ada yang memperhatikan" ujar Donita.


Anjani yang sudah tau siapa yang memandangi mereka,akhirnya Anjani langsung melirik ke arah cowok tersebut, dan memang benar cowok tersebut telah memperhatikan Donita.


"Oke, ayo" ujar Anjani


"Sungguh, ganteng banget, kenapa dia memperhatikanku terus yah?" gumam Donita dalam hati.


"Don tuh si cowok itu liatin kamu terus tau" ujar Anjani.


"Udah lah bodo amat, gak usah di fikirin" ujar Donita, padahal di hatinya sangat senang.


"Antar aku ke toilet yu, aku mau buang air kecil" ujar Donita.


"Oke, ya udah yu" ujar Anjani.


Kini mereka berjalan menuju ke toilet, karena Donita yang merasa ingin buang air kecil, setelah Donita selesai membuang air kecil, Donita langsung keluar, di lihatnya ada cowok yang tadi memperhatikannya di depan sana, Donita dan Anjani pun mengabaikan cowok tersebut, mereka berjalan di hadapan kedua cowok itu.


"Mba"ujar cowok itu kepada Donita dengan tersenyum.


Donita hanya cuek, tidak menanggapi sapaan dari cowok itu, teman cowok yang telah memanggil Donita hanya bisa tertawa karena sapaannya tidak digubris oleh Donita.

__ADS_1


"Don, tuh cowok tadi nyapa kamu" ujar Anjani.


"Udah lah biarin ajah bodo amat" ujar Donita.


Mereka memutuskan untuk menonton orang yang sedang karaoke, Dilihatnya cowok yang telah memperhatikan dan mengikuti Donita telah duduk di bangku depan, Donita dan Anjani pun duduk di belakang mereka.


Donita bodo amat dengan cowok yang terus memandangnya tapi tidak dengan hatinya, dia sangat senang, dan terbawa perasaan oleh cowok yang memperhatikannya.


Cowok yang terus memperhatikan Donita terus memandangnya dan melmparkan senyum nya ke arah Donita, sungguh membuat jantung Donita berdebar melihatnya.


Hingga pada akhirnya Donita membalas senyuman cowok tersebut,dan kini waktunya Donita dan Anjani untuk pulang, kini Donita dan Anjani bangkit dari duduknya untuk menuju mobil.


Dilihatnya cowok itu terus memandang Donita dengan tersenyum, Donita pun membalas senyumannya dan melambaikan tangannya pada cowok tersebut, dan menunjukan jari tangan yang membentuk hati dengan ibu jari yang di satukan dengan jari telunjuk,sehingga memperlihatkan bentuk hati.


Cowok itu hanya terus tersenyum, temannya pun ikut tersenyum memperhatikan temannya yang sedang tersenyum itu.


Donita terus melambaikan tangan nya dan menyatukan jarinya seperti sebuah hati, dan terus tersenyum ke arah cowok tersebut, hingga akhirnya Donita tidak melihat cowok tersebut.


"Mba Don, itu tadi cowok itu terus melihat mba Don" ujar Dino sang adik.


"Iyah, biarin ajah" ujar Donita.


"Ya udah nih udah pada kumpul semua, waktunya untuk pulang"ujar papah Dio.


Kini akhirnya mereka sekeluarga masuk kedalam mobil untuk pulang, di dalam perjalanan Anjani berbicara dengan Donita.


"Don kayanya tuh cowok suka deh sama kamu, menurut kamu gimana?"ujar Anjani.


"Ya menurut kamu ajah gimana?" ujar Donita.


Setelah percakapan itu Donita dan Anjani langsung diam tanpa ada percakapan lainnya, di dalam mobil sungguh terasa hening hanya terdengar suara mesin mobil yang halus dan suara kendaraan lainnya.


Hari-hari telah terlewat,kini Donita tidak bisa melupakan senyuman dan wajah tampan dari seseorang cowok, yang sudah membuatnya jatuh hati padanya, tapi apa yang harus Donita lakukan, dia tidak bisa bertemu dan tidak akan mungkin bisa bertemu lagi dengannya.


Hingga di hari dimana dia bertemu dengan sosok pria tersebut yang ternyata bernama Firman, Donita dan Firman akhirnya dekat sedekat-dekatnya hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin kasih(Pacaran).


Bahagia, itu yang di rasakan Donita, karena bisa bertemu dan menjadi sepasang kekasih,dari orang yang telah membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

__ADS_1


----------SELESAI----------


Semoga Kalian suka 🥰


__ADS_2