Kumpulan Cerpen Ku

Kumpulan Cerpen Ku
Dokter Tampan Suamiku


__ADS_3

Berawal dari ketidak sengajaan, seorang gadis cantik,bernama Aqila Queenza yang di tabrak oleh dokter tampan namun dingin seperti kutub utara, yang bernama Dr.Al-Reza Nugroho.


Berawal dari sebuah ketidak sengajaan mendekat kan mereka dalam sebuah hubungan yang membuat keduanya menjadi dekat dan menimbulkan perasaan di antara keduanya.


Dr.Al-Reza Nugroho


Berprofesi menjadi seorang dokter di salah satu rumah sakit ternama di Asia milik orang tuanya, Dr.Al-Reza Nugroho yang sering di sapa Dr.Reza memiliki sifat yang dingin seperti kutub Utara, cuek tapi sangat perduli dan sayang kepada keluarga.


Dr Reza di kenal sebagai seorang yang sangat anti dari yang namanya perempuan, namun walaupun Dr Reza sangat cuek dan dingin terhadap semua orang kecuali keluarga, dia banyak di gemari dan di sukai oleh para perawat dan para dokter wanita.


Tetapi Dr Reza tidak perduli dengan orang-orang yang menyukainya dan sengaja merebut perhatiannya, dia tetap cuek.


Tapi tidak tau dengan pertemuan yang tidak sengaja yang membuat Dr. Reza merasakan hal aneh yang terasa berdesir di hatinya, dengan jantung yang berdetak, saat bertatapan dengan mata bulat dengan pupil mata berwarna hitam pekat,bulu mata yang lentik,dan dengan wajah polos tanpa Make up,tapi masih memperlihatkan wajah yang memenangkan nan cantik rupawan.


Membuat siapa saja yang memandangnya akan merasa tenang,dan selalu ingin bersamanya, wanita yang membuat seorang Dr. Al-Reza Nugroho goyah.


Aqila Queenza


Seorang gadis cantik nan baik, dia berprofesi sebagai cleaning servis di rumah sakit ternama di Asia, gadis dengan rambut yang panjang dengan memiliki postur tubuh yang ideal, mata bulat hitam,bulu mata yang lentik dan memiliki kulit yang putih bersih.


Seorang gadis yang sangat cantik nan baik, dan juga ceria dan crewet, banyak yang mengejar-ngejar nya tapi Aqilla selalu menolak dengan cara yang halus, tapi entah kenapa saat pertama kali dia melihat seorang pria tampan yang ia pahami sebagai dokter, yang tidak sengaja menabraknya, membuat hati dan jantung nya mendesir saat bertatapan dengannya, itu membuat hati seorang Aqilla Queenza meleleh.


-----------------------------------------


Dilihatnya seorang gadis yang sedang kegirangan keluar dari sebuah rumah sakit yang cukup terkenal di Asia, dia sangat senang karena dia di terima bekerja di rumah sakit yang cukup terkenal, walaupun sebagai OG, tapi dia bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan.


Setelah di rumah.


"Bunda Aqilla pulang" ujar gadis itu yang ternyata adalah Aqilla.


"Sayang, gimana kamu udah dapat pekerjaan?" tanya bunda Dian.


"Dapet Bun, di rumah sakit xx yang ternama di Asia" ujar nya penuh dengan semangat.


"Selamat yah sayang, di terima kerja apa?" ujar sang bunda.


"Makasih bunda, jadi OG Bun" ujarnya


"Gak papa sayang, yang penting kamu dapet kerjaan" ujar sang bunda.


"Iyah bun, itu juga Qilla udah seneng ko Bun" ujarnya.


"Ya udah,.sekarang kamu mandi terus makan abis itu istirahat yah ini udah malem loh" ujar sang bunda.


"Iyah bun, sekarang Aqilla mohon sama bunda, bunda gak usah kerja lagi yah, biar Qilla ajah yang kerja, sekarang kan Qilla udah dapet kerjaan" ujarnya dengan lembut.


"Iyah, bunda gak akan kerja lagi, ya udah sana anak bunda sekarang mandi" ujarnya dengan tersenyum.


Akhirnya Aqilla langsung pergi ke kamarnya untuk membersihkan badannya, tak lama Aqilla mandi dia langsung keluar menemui bundanya di meja makan untuk makan malam.


Aqilla tinggal bersama bundanya, karena ayahnya telah meninggal 2 tahun lalu karena penyakit yang diderita sang ayah, jadi Aqilla adalah tulang punggung keluarga.


Setelah beberapa menit Aqilla dan sang bunda telah selesai makan malam, Aqilla langsung menuju kamarnya setelah membereskan sisa makanan yang telah mereka makan.


-------------------------------------------------


Mentari yang sangat indah telah menampakan sinarnya, menjadi awal Aqilla untuk bekerja, dan menjadi awal pertemuan bagi kedua insan yang saling mengagumi satu sama lain.


Di Rumah Sakit


Dilihatnya laki-laki tampan dengan rahang yang kokoh alis tebal, mata coklat hidung mancung, tengah berjalan di lorong rumah sakit dengan tergesa-gesa karena ingin menemui ayahnya yang tiba-tiba mendatanginya di tempat kerja.


Hingga tanpa sengaja dia menabrak seorang gadis yang sedang mengepel lantai dengan serius, tanpa sengaja Reza menahan tubuh yang akan terjatuh ke lantai karena di tabrak olehnya.


"Brukkkk"


"Aaaaaa"jeritnya ketika tubuhnya terhuyung akan jatuh.


Aqilla langsung menutup matanya, setelah lama dia menutup mata karena dia fikir kenapa tidak terjatuh, hingga akhirnya Aqilla membuka matanya, hingga tidak sengaja mata bulatnya yang indah bertatapan dengan mata tajam seperti elang, tapi menghanyutkan, keduanya saling bertatapan dengan jantung yang berdebar di antara keduanya.


Reza menahan tubuh Aqilla agar tidak jatuh, Aqilla yang merasakan pinggangnya yang di pegang oleh pria yang ada di hadapannya.


Setelah keduanya sadar, mereka langsung mengambil jarak antara keduanya.


"Maaf dokter" ujar Aqilla.


"Hmm" ujar Reza hanya berdehem


Jantung keduanya terus berdetak kencang dengan hati yang bahagia, entah apa yang membuat mereka bahagia.


Setelah nya, Reza langsung melanjutkan jalannya untuk menuju ruangannya, karena mengingat sang ayah sedang berada di ruangannya.


Setelah Reza sampai di depan ruangannya, Reza langsung masuk ke dalam, dan ternyata iya, sang ayah sudah menunggu di dalam ruangannya.


"Selamat siang Dady, maaf menunggu lama" ujarnya dan langsung duduk di kursi tempatnya.


"Siang, anak Dady, gimana kerjaan kamu?" ujar sang Dady.


"Baik-baik saja dad, ada apa Dady datang ke sini, tidak seperti biasanya" ujar Reza.


"Dady kesini mau bilang sama kamu, untuk segera menikah!" ujar dady.


"Menikah?" ujar Reza kaget


"Iyah menikah, kalo kamu tidak mau menikah, Dady akan menjodohkan kamu dengan Maya" ujar sang dady.


"Aku tidak mau menikah dengan Maya, aku sudah punya pacar" ujar Reza berbohong.


"Oke, kalo kamu sudah punya pacar ya bagus, jadi Dady gak perlu ngejodohin kamu sama Maya, tapi kamu harus menikah secepatnya"ujar sang dedy berdiri dari duduknya dan langsung meninggalkan ruangan Reza.


Reza yang masih di dalam ruangan sangat kesal dengan sang Dady nya yang tiba-tiba menyuruhnya untuk menikah, sungguh sangat menyebalkan.


"Menyebalkan, aku harus nikah sama siapa, pacar ajah aku gak punya, Dady sangat menyebalkan, kenapa sih mendadak begini" gumamnya dengan kesal.

__ADS_1


Reza menyenderkan tubuhnya di kursi dia mengusap mukanya dengan kedua telapak tangannya, Reza memejamkan matanya, ketika Reza memejamkan matanya, dia menarik sudut bibirnya, dia membayangkan wajah cantik wanita yang telah dia tabrak, hingga dia berfikir ingin melamar wanita itu untuk menjadi istrinya.


"Aaaa, wajah itu, sungguh membuatku ingin selalu bersamanya, mengingatnya saja sudah membuatku bahagia, aku akan putuskan untuk melamar nya besok" gumamnya.


"Sebelumnya aku akan menyelidiki kebenarannya terlebih dahulu, apakah dia pantas menjadi seorang istri dari Al-Reza Nugroho ataukah sebaliknya"lanjutnya lagi


Reza langsung mengambil hp nya di dalam saku jasnya, dia langsung menelfon asisten pribadinya.


"Hallo tuan" suara Kay


"Saya ada tugas untuk mu" ujar Reza


"Apa itu tuan?" suara Kay


"Saya ingin kamu menyelidiki perempuan yang menjadi OG di rumah sakit saya, sepertinya dia kariawan baru, coba kamu mengecek data siapa saja yang masuk ke rumah sakit ini kemarin" perintahnya


"Baik tuan, apakah ada lagi?"


"setelah itu kamu cari tahu tentang nya dan jangan lupa berikan kepada saya!"


"baik tuan"


sambuangan telpon pun terputus.


Di tempat lain, KAI yang telah menerima teplon dari bosnya, Kay langsung menjalankan apa yang di perintahkan oleh bosnya itu, dia langsung mengecek siapa kariawan baru yang telah masuj ke rumah sakit milik bosnya.


Setelah di periksa data-data nya cuma ada seorang gadis yang menjadi kariawan baru, KAI langsung mencari informasi tentang gadis itu, setelahnya KAI langsung menuju ke rumah sakit untuk memberikan apa yang tuannya perintahkan.


Setelah sampai di rumah sakit, Kay langsung menuju ke ruangan milik tuannya,Kay mengetuk pintu, setelah mendapat sahutan dari sang empunya dia langsung masuk ke dalam.


"Maaf tuan saya mengganggu, saya sudah mencari tahu tentang apa yang tuan suruh" ujar Kay.


"Oke bagus, sekarang kamu bisa ceritakan pada saya tentang dia, tapi sebelumnya saya ingin melihat fotonya dulu"ujar Reza.


Kay memberikan foto nya kepada Reza, Reza ya g sudah melihat foto nya dia langsung tersenyum dan dia langsung menyuruh Kay untuk menjelaskannya.


"Namanya Aqilla Queenza, tinggak di jalan J no 25, dia merupakan anak tunggal dari pasangan Dian dan Eko, ayahnya sudah meninggal 2 tahun yang lalu, kini Aqilla tinggal berdua dengan sang bunda, dia merupakan tulang punggung keluarga, dia anak yang baik ceria dan juga cantik, dia banyak di kejar-kejar oleh lelaki karena dia gadis yang cantik dan baik, tapi Aqilla selalu menolaknya dengan cara yang halus, dia belum pernah berpacaran" ujar Kay.


Reza hanya mendengarkan semua apa yang di katakan oleh Kay.


"Oke, Kay sekarang kamu bisa pergi" ujar Reza.


Kay puh akhirnya pergi dari ruangan Reza.


Setelah Kay pergi, seorang suster datang menuju ke ruangan Reza.


Setelah mendapatkan sahutan dari dalam suster langsung masuk ke dalam ruangan Reza.


"Maaf dokter, ada jadwal operasi 10 menit lagi di ruangan mawar" ujar suster.


"Baik saya akan kesana, tolong siapkan semuanya" ujarnya.


Reza langsung menuju ruang operasi,2 jam operasi selesai Reza langsung menuju ke ruangannya untuk membereskan yang terdapat di meja, setelah selesai Reza langsung pulang menuju ke rumahnya, di pikirannya hanya terisi oleh Aqilla, Reza sudah menekatkan untuk melamar Aqilla besok, mengingat besok adalah hari libur.


Ke esokan harinya.


"Nggak bun, libur kalo hari Jum'at giliran Aqila libur Bun" ujar Aqilla.


"owh gitu yah" ujar sang bunda


"ya udah Aqilla sekarang makan yah sarapan dulu, bunda udah bikin sarapan" lanjutnya lagi.


"Iyah bun" ujar Aqilla langsung duduk di ruang makan.


Akhirnya anak dan ibu itu langsung sarapan pagi, setelah sarapan mereka langsung menuju ke ruang keluarga,menonton tv.


"Toktoktok" suara ketukan pintu.


"Siapa yah Bun pagi-pagi begini" ujar Aqilla.


"Gak tau sayang, ya udah biar bunda ajah yang buka" ujar sang bunda dengan menuju ke arah pintu.


Setelah membuka pintu, dilihatnya seorang laki-laki tampan dengan tubuh besar dan maco menunjukan bahwa dia selalu berolahraga.


"Ada yang bisa saya bantu nak" ujar bunda Dian.


"Apa kah ini benar rumahnya Aqilla Queenza?" tanyanya.


"Iyah benar, silahkan masuk!" ujar bunda Dian.


"Aqilla ada teman kamu" ujar sang bunda


"Iyah bun" ujar Aqilla


Aqilla langsung berjalan menuju ruang tamu, betapa kagetnya saat Aqilla melihat orang yang sedang duduk di kursi, dia mengingat lelaki itu yang kemarin menabraknya, Aqilla sungguh sangat gugup jantungnya berdegup kencang saat melihat pria yang ada di depannya, mungkin karena dia menyukainya, sebelumnya Aqilla telah menyadari bahwa dia jatuh cinta dengan pria yang telah duduk di kursi rumahnya.


Aqilla berjalan dengan penuh pertanyaan dan dengan gugup.


Setelahnya Aqilla langsung duduk di kursi yang berada persis di hadapan rezza.


"Maaf, ada apa yah dokter" ujar Aqilla.


"Khmm, saya kemari ada keperluan dengan ibu, saya ingin mengatakan sesuatu kepada ibu, sebelumnya perkenalkan nama saya Al-Reza Nugroho" ujar Reza dengan jantung yang berdegup kencang.


"Sama saya?" ujar bunda Dian


"Iyah, ke datangan saya ke mari ingin melamar anak ibu, apakah boleh?" ujar Reza dengan lantang


Aqilla yang mendengar apa yang di katakan oleh Reza langsung melongo dan jantungnya berdegup kencang perasaannya bahagia, dengan apa yang di katakan oleh Reza.


"Melamar Aqilla?" ujar bunda Dian


"Iyah, apakah boleh"ujar Reza.

__ADS_1


"Kalo bunda, boleh-boleh saja kalo niat nak Reza baik, tapi bunda serahkan keputusannya sama Aqilla, apakah dia menerimanya" ujar sang bunda.


"Aqilla, apakah kamu menerima lamaran dari nak Reza?" ujar bunda Dian


Aqila yang mendapat pertanyaan itu membuat dirinya nambah gugup dan pipinya bersemu menjadi merah seperti tomat.


Aqilla melirik ke arah Reza, Reza hanya mengangguk dan tersenyum ladanya, Aqilla yang mendapatkan senyuman dari Reza menambah gugup tapi senang, jantungnya berdegup kencang.


"Apa kah kamu mau menjadi istri ku" ujar Reza dengan serius menatap kedua bola mata Aqilla.


Begitu juga dengan Aqilla yang melihat keseriusan dari Reza, dia akhirnya menjawab.


"Iyah aku mau" ujarnya.


Kenapa Aqilla menyetujui lamaran dari Reza, karena dia percaya bahwa Reza sangat serius padanya, karena sebelumnya dia hanya mendapat sebuah ungkapan untuk menjadi kekasih, tapi yang di ucapkan Reza membuat dia percaya, jadi Aqilla menerimanya.


Reza yang mendengar jawaban dari Aqilla langsung tersenyum dengan sangat lebar, Reza langsung mengambil cincin dari saku celananya dan menyelipkan nya di jari manis Aqilla.


Bahagia itu lah yang dirasakan oleh Reza dan juga Aqilla, lamaran dadakan yang membuat mereka bersatu.


"Maaf saya melamar anak ibu dengan cara yang seperti ini, tanpa membawa orang tua saya,karena mereka lagi berada di luar negri, tapi orang tua saya sudah tau, dan mereka sudah memutuskan tanggal pernikahan kita, yang akan digelar 1 Minggu lagi"ujarnya.


Setelah mengucapkan itu, hp Reza bergetar, dan di lihatnya sang momy yang menelfon nya dengan Vidio call, Reza langsung mengangkatnya.


"Hallo mom" ujarnya


"Gimana sayang acara lamarannya udah selesai, momy sangat sedih tidak bisa hadir di acara lamaran kamu sayang, maafkan momy" ujar momy Ani.


"Tidak apa-apa mom, ini aku masih ada di rumah Aqilla"ujar Reza.


"Owh benarkah, momy mau bicara dengan Aqilla dan juga orang tuanya" ujar sang momy


Akhirnya Reza menyerahkan hpnya kepada bunda Dian.


"Hallo, selamat siang" ujar bunda


"Hallo juga jeng, maaf gah saya dan suami tidak bisa datang ke acara lamaran anak kita" ujar momy Ani dengan ramah.


"Tidak apa-apa, saya maklumi" ujar bunda


Mereka berbincang dengan sangat baik dan juga sangat akrab seperti sudah bertemu dan mengenal lama.


"Jeng dimana Aqilla, saya mau bicara dengannya" ujar momy


Akhirnya bunda memberikan hpnya kepada Aqilla.


"Halo, sayang, ini yang namanya Aqilla, cantik sekali, benar saja Reza ingin langsung melamar mu ternyata kamu sangat cantik" ujar momy Ani


"Hallo juga tante, Tante bisa ajah, makasih Tante atas pujiannya" ujar Aqilla.


Aqilla dan sang momy akhirnya berbincang-bincang dengan sangat akrab, Reza yang melihat itu menjadi tambah bahagia melihat orang tuanya setuju dengan pilihan nya.


Reza terus tersenyum melihat keakraban Aqila dan momynya.


"Sayang sekarang kamu panggilnya momy ajah yah jangan tante, panggil ajah selerti Reza manggil momy oke, kamu kan akan jadi menantu momy!" ujar momy Ani


"Iyah tan, eh momy, Aqilla bakal panggil momy" ujar Aqilla.


"Oke sayang, kamu bakal nikah satu minggu Langi yah, nanti momy akan pulang, soalnya momy pulangnya satu minggu lagi" ujar momy.


"Iyah mom" ujar Aqilla.


"Ya sudah momy tutup telpon nya dulu yah, pasti dady nya Reza bentar lagi pulang dari kantor" ujar momy di iya kan oleh Aqilla, akhirnya sambungan telpon pun terputus, Aqilla memberikan hpnya ke pada Reza.


Setelah menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang dan memberikan seserahan kepada Aqila Reza langsung pulang ke rumahnya.


4 haru sudah terlewati,kini hubungan antara Aqilla dan Reza sangat terlihat sudah akrab dan saling mengungkapkan perasaannya, dan mereka sudah tidak malu-malu lagi seperti kemarin pas lamaran.


"Sayang, kita mau fitting baju pengantin loh hari ini" ujar Reza.


" Iyah aku tau, makanya aku mau mandi, lagian kamu kesini pagi banget" ujar Aqilla.


"Ya udah sana kamu mandi, jangan lama-lama" ujar Reza.


"Oke" sahutnya.


Akhirnya Aqilla langsung menuju kamarnya untuk membersihkan badan,tak membutuhkan waktu lama kini Aqilla sudah rapih menggunakan dress yang di berikan oleh Reza untuknya.


"Cantik" ujar Reza


"Pastilah siapa dulu" ujar Aqilla.


"ya udah ayo kita pamit sama bunda dulu" tambahnya


"Bun, Aqilla pergi dulu yah"ujarnya kepada sang bunda.


"Bun, Reza pamit yah"ujar Reza


"Hati-hati di jalan" ujar sang bunda dan di iyakan oleh keduanya.


Akhirnya mereka menuju ke tempat dimana mereka akan melakukan fitting baju pengantin mereka.


Setelah sudah selesai fitting baju Reza langsung mengemudikan mobilnya ke rumah Aqilla.


3 hari selah terlewat kini akhirnya mereka akan melaksanakan pengucapan janji suci pernikahan, kini Aqilla dan Reza telah menggunakan gaun serta tuxedo yang serupa dengan gaun milik Aqilla, kini mereka berada di gereja untuk melaksanakan ucapan janji suci pernikahan mereka, dengan di akhiri oleh Dady mody, momy Ani, bunda Dian, dan kerabat dari kedua nya.


Reza mengucapkan janji suci pernikahan mereka dan di iya kan oleh Aqilla begitu juga dengan Aqilla yang mengucapkan janji suci pernikahan mereka dengan dan di iyakan oleh Reza, kini keduanya telah sah menjadi sepasang suami istri.


Bahagia, itu lah yang Aqilla dan Reza rasakan bahkan semua keluarga nya bahagia dengan pernikahan Reza dan Aqilla.


Aqilla sangat bahagia, bisa menikah dengan dokter tampan nya yang membuat nya jatuh cinta saat melihat nya untuk pertama kalinya, begitu juga dengan Reza, Reza juga bahagia bisa menikah dengan wanita yang dengan mudah menguasai fikirannya, yang sudah membuatnya jatuh cinta saat melihatnya,Reza sebelumnya tidak pernah berpacaran sekalinya dia mencintai dan menyukai seseorang dia langsung melamar dan menikahinya.


Sekarang Aqilla dan Reza telah bahagia dengan cinta yang mereka miliki untuk keduanya.

__ADS_1


----------SELESAI----------


Semoga kalian suka🥰


__ADS_2