
Hutan merupakan sebuah tempat yang sangat pas untuk kegiatan kemping bagi setiap para pemuda dan pemudi yang suka dalam berpetualang.
Seperti saat ini Nita serta teman-teman sebayanya sedang melakukan kegiatan kemping di tengah-tengah hutan yang jarang sekali ada yang mengunjunginya.
"Hei Ton,Ngga,Fal,Jay. Loh siapin semua tenda kita!. Biar aku,Fani,Disha,dan Farah yang cari kayu bakar di sekitar sini". Ujar Nita memerintah pada teman-teman nya.
"Ya udah jangan lama-lama yah soalnya hari udah mau gelap nih!!". Sanggah Toni.
"Iyah-iyah, gak lama ko tenang ajah lagian yang cari kayu kan banyak pasti cepet ke lumpul lah". Ujarnya penuh keyakinan.
"Ya udah yu cabut!". Tambahnya lagi.
Nita beserta teman-teman nya bergegas mencari kayu bakar yang akan menemani malamnya untuk menghangatkan tubuh serta suasana yang ada di hutan tersebut.
Setelah sejam lebih mereka mencari kayu bakar Farah menghampiri ke tiga temannya.
"Nit,Sha,Fan, loh udah belom cari kayunya?".Tanya Farah.
"Kalo udah ayo buruan cabut udah mau gelap nih!!". Ujarnya lagi.
"Iyah udah nih". Sanggah Fani.
"Loh udah belum Sha,Nit??". Ujar Farah.
"Udah nih yo kita cabut!!". Sanggah Nita.
.
.
.
Di lain sisi para pria yang sedang berkutat membuat tenda untuk tempat bermalam mereka hampir selesai dibangun.
"Heh Ton, tuh cewe nape belom dimari??".Ujar jaya
"Mana gue tau, tapi ntar juga pulang paling bentar lagi nyampe ko". Sanggah Toni.
"Iyeh,tunggu aje ntar juga balik". Angga menyanggah.
"Iyah tenang ajah".Sanggah Faldi.
Keempat pria itu pun melanjutkan tugasnya yang akan selesai, setelah menyelesaikannya mereka menata semua barang-barang yang di bawa nya dan barang-barang milik para wanita.
Setelah selesai,Toni,Jaya,Faldi, dan Angga duduk menunggu teman yang lainnya kembali.
Tak berapa lama, Nita,Fani,Disha, dan Farah telah kembali ke tenda mereka.
"Tuh bocah udah pada balik". Ujar Angga memberi tahu pada teman-teman nya.
"Heh loh lama bener cari kayu bakar, kemane aje hmm??".Sanggah Jaya.
"Loh pikir carinya gampang apa, susah tau, ini juga carinya jauh untung ajah kita gak kesasar yah nggak??".Ujar Nita dengan kesal serta di angguki oleh ke 3 temannya.
"Iyah tau carinya jauh capek aku".Sanggah Disha.
"Ya udah nih kalian tatain ya dibikin api unggun!".Ujar Fani dan Farah.
"Wih banyak juga nih kayu bakar nya". Ujar Angga.
"Baru nyadar loh?".Sanggah Farah.
__ADS_1
"Kita bareng dong bikinnya!". Ujar Toni.
Mereka pun membuat api unggun bersama, ada yang menyiapkan wajan untuk merebus mie ada juga yang menyiapkan semua bahan-bahan yang akan di perlukan untuk mereka melewati malam di tengah hutan ini.
Hari yang sudah gelap menampakan bulan yang indah dengan ukuran yang sangat bulat dan besar menampakan cahaya yang indah serta terang.
Di temani dengan suara merdu dari pemilik hutan yang menjadikan kita merasakan dekat dengan alam sekitar dengan di temani api unggun yang membuat tubuh serta suasana menjadi hangat.
Setelah puas merasakan ketenangan mereka memutuskan untuk masuk ke dalam tenda mereka masing-masing.
Hutan merupakan tempat yang sangat sepi, tempat yang banyak sekali terdapat makhluk halus yang tidak dapat kita lihat.
Di tengah malam Nita dan Fani terbangun karena merasakan ada bayangan seperti labu yang berada di luar tenda mereka.
Labu yang berukuran besar berada di balik tenda mereka, Fani dan Nita pun saling melemparkan pandangannya, mereka berdua memutuskan untuk keluar tenda melihat apakah ada orang di balik tenda mereka.
Setelah mereka keluar tenda, mereka berdua tidak melihat adanya labu tersebut, mereka pun menelusuri tempat yang tak jauh dari tenda merek.
Dilihatnya sebuah tanaman labu yang sangat banyak serta sudah berbuah bahkan buahnya sangat banyak sekali.
"Wow Nit tuh labunya banyak banget, enak nih kalo di makan, kita petik yu".Ujar Fani dengan girangnya.
"Wihhhh iya nih Fan yu kita petik kamu satu aku satu!!".Ujar Nita.
Mereka berdua pun memetik labu dengan penuh kegirangan.
"Nit, ko gw jadi merinding yah??". Ujar Fani.
"Huhh itu mah cuma perasaan loh aja kali Fan". sanggah Nita.
Nita pun tak di pungkiri dia merasakan hawa yang berbeda setelah memetik labu itu, suasana yang mendadak menjadi dingin hingga membuat bulu kuduknya meremang, tapi Nita masih saja menyangkalnya.
"Yu kita balik ajah ke tenda!!". Ujar Nita di angguki oleh Fani.
Mereka berdua menjerit sambil berpelukan.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,jangan mendekat!!".Serunya sambil memejamkan mata.
Sosok itu pun hanya tertawa dan terus menghampiri mereka berdua.
"Tolong,tolong, kumohon tong kami!!!".Ujar mereka.
.
.
.
Di lain sisi tepatnya di tenda Disha dan Farah heboh karena melihat Nita dan Fani tidak ada di dalam tenda.
"Angga,Jaya, Faldi,Toni. Cepat kalian keluar!!". Ujar Disha dan Farah.
Pemilik sang tenda pun keluar dari dalam dengan keadaan yang masih mengantuk.
"Ada apa sih kalian teriak-teriak?".Tanya Toni.
"Itu,itu si,,,,,,,,,,,,,Nita di sama Faani gak ada di dalem tenda, aku tidak tau mereka pergi kemana, ayo kita cari mereka!". Ujar Farah.
"Jangan bercanda". sanggah Angga.
"Gw gak bercanda".Ujar Farah.
__ADS_1
Mereka pun bergegas mencari Nita dan Fani.
Setelah mereka mencari kesana kemari mereka mendengar suara Nita dan Fani meminta tolong mereka langsung menuju ke sumber suara tersebut.
"Tolong,tong,siapa pun tolong kami!!!".ujar mereka
"Nita,Fani,kalian kenapa?".Ujar mereka.
Fani dan Nita pun membuka matanya dan melihat teman-teman nya ada ada disini, keduanya menghembuskan nafas dengan lega.
"Makasih kalian udah mau dateng, gw takut banget sumpah,tadi ada makhluk menyeramkan banget". Ujarnya
"Syukurlah kalian tidak apa-apa".Ujar Disha dan Farah.
"Ya udah Yo kita balik ke tenda!!". Ujar Toni
Hal yang sama ketika dia ingin berbalik untuk meninggalkan tempat itu mereka di kejutkan dengan sosok yang sama bahkan banyak sekali dan juga labu yang berada di tanah pun menjadi hidup mengeluarkan cahaya yang sangat terang gigi yang menyeramkan bahkan mata pun menyeramkan.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" Jeritan mereka.
Labu-labu itu mendekat pada mereka, mereka terus mundur dan terus mengatakan kalimat yang sama.
"Jangan mendekat!!". Teriaknya.
Hingga pada akhirnya mereka semua pingsan tak terkecuali.
Setelah beberapa menit mereka telah sadar dari pingsan nya, mereka bingung kenapa disini sangat ramai dan ada apa ini kenapa banyak sekali labu-labu yang berada di tanah.
"Ini kita di mana yah?". Tanya Toni.
"Mana kita tau". Sanggah yang lainnya.
"Eh liat tuh ko ada orang yang pake ke gituan yah??". Tunjuk Angga kepada orang yang tengah memakai kostum Halloween.
"Ini sebenarnya ada acara apaan sih ko serem banget??". Tanya Farah.
"Heh loh pada gimana sih, loh ingat gak sih ini tangal berapa???". Ujar Nita dengan sinis di balas gelengan dengan teman-teman nya.
"Ini itu lagi melaksanakan perayaan Halloween".Ujarnya lagi.
Semuanya pun hanya ber oh riya' menanggapi penuturan dari Nita.
"Ya udah yu kita kesanah ikut ngerayain!". Ujar Nita.
"Gak, gw gak mau kesana, gw takut beneran". Ujar Angga.
"Ya udah loh tinggal disini biar ada hantu👻".Ujar Nita.
Nita melangkahkan kakinya untuk menghampiri keramaian itu, tak lama Nita berbalik dan menanyakan pada temannya.
"Ayo, kalian mau ikut enggak??" Ujar Nita.
"Ayo, tapi gw takut Nit". Sanggah yang lainnya kecuali Angga yang hanya diam.
"Ya elah gak usah takut, ayo kita kesanah!!".Ujar Nita lagi.
Nita yang melihat Angga diam di tempat langsung menghampirinya dan menarik tangannya agar mengikuti nya.
Mereka akhirnya menghampiri kerumunan dengan perasaan yang takut dan merinding kecuali Nita karena Nita sudah pernah menghadiri perayaan Halloween bersama sang kekuarga.
Mereka menghampiri dan bergabung dengan yang lainnya, dimana semua orang tengah sibuk dalam mengurus perayaan Halloween yang akan di adakan malam ini tepatnya tanggal 31 Oktober ini.
__ADS_1
\[SELESAI\]
Semoga kalian suka🥰