
Dilihatnya kini wanita cantik, tapi tidak terlihat kecantikannya karena dia menutupi auratnya dengan menggunakan pakaian muslim, banyak yang menyukainya dengan sangat, banyak yang mengajaknya berpacaran, tapi dia menolak, karena dia tidak ingin berpacaran tapi dia menginginkan ta'aruf.
Gadis itu bernama Aisyah Aqila Zubair, dia merupakan anak yang baik dan juga Soleha, dia anak dari pak hj Ali zubair dan Bu hj Zahrotun, Aisyah adalah anak satu-satunya dari pasangan Ali dan Zahrotun.
"Assalamualaikum" ujar Aisyah yang masuk kerumah.
"Wa'alaikumsalam, udah pulang nak" ujar umi Zahrotun.
"Sudah umi"
"Ya sudah kamu makan dulu yah, umi sudah siapkan makanan untuk kamu"
"Iyah umi"
"Tapi sebelum itu kamu bersih-bersih dulu yah"
" Ya udah mi Aisyah mau ke kamar Aisyah duku yah"
" Iyah"
Akhirnya Aisya pergi menuju kamarnya,Aisyah langsung bergegas untuk membersihkan badannya, tidak berapa menit Aisyah telah selesai membersihkan diri, dia langsung menuju ke meja makan untuk makan siang.
"Mi,umi udah makan?"
"Umi udah makan"
"Abi belum pulang yah mi"
"Belum sayang, mungkin nanti sore"
__ADS_1
Akhirnya Aisyah berhenti bertanya pada umunya dia langsung makan masakan uminya yang menurutnya sangat enak sekali, tidak ada yang bisa menandingi, tidak memakan waktu banyak kini Aisyah telah menyelesaikan makannya dia langsung bergegas membersihkan makanan piring tempat dia makan.
"Mi, Aisyah tidur duku yah"
" Iyah sana kamu tidur"
"Nanti kalo udah adzan Aisyah di bangunin yah"
"Iyah tenang ajah"
Aisyah akhirnya tidur di kamarnya, tak berapa lama sekitar 2 jam an Aisyah tertidur, umi Zahrotun langsung membangunkan Aisyah untuk pergi ke masjid.
"Nak bangun ini sudah adzan"
"Ah Iyah mi, Aisyah bangun"
"Iyah mi"
Tidak membutuhkan waktu lama untuk Aisyah mandi dan kini Aisyah telah siap menggunakan pakaian yang rapi, dia langsung membawa mukena nya dan berangkat ke mesjid bersama uminya.
"Assalamualaikum, Bu haji, dek Aisyah"
"Wa'alaikumsalam, nak Usman"
"Mau kemesjid yah"
"Iyah nih bang, kita mau ke mesjid"
"Ya udah sekalian bisa bareng"
__ADS_1
Akhirnya mereka bertiga menuju ke mesjdi bareng.
Usman adalah anak dari kepala desa, dia sangat sopan dan soleh, dia juga di kabarkan dekat dengan Aisyah, banyak orang yang menjodoh-jodohkan mereka berdua, tapi memang iya, sebenarnya juga Usman akan bertaafuf dalam waktu dekat ini.
Hari-y telah berlalu kini Aisyah sedang menuju pulang dari masjid, dengan di temani Usman yang berjalan di pinggirnya tapi masih menjaga jarak.
"Dek, siap gak kalo Abang ta'aruf adek?"
" Adek, mah terserah Abang ajah, Adek.mah siap-siap ajah"
"Baiklah kali begitu besok Abang sama keluarga Abang ke rumah adek yah"
"Terserah Abang"
Setelah keesokan harinya apa yang di katakan oleh Usman benar, dia datang untuk ta'aruf dengan Aisyah.
Hingga akhirnya Aisyah menerima ta'aruf dengan Usman.
Hari-hari telah di lalui hingga akhirnya sampai juga dimana Aisyah dan Usman akan segera menuju halal, tinggal Usman untuk mengucapkan ijab kabulnya.
Ini hari dimana Aisyah akan menikah dengan Usman, dengan persiapan yang sudah siap tinggal menunggu pengantinnya saja.
Di tempat dimana Usman dan penghulu berada, kini Usman akan segera mengucapkan ijab kabul,dengan satu tarikan nafas dan dengan suara yang lantang Usman langsung bisa mengucapkan ijab Kabul dengan benar, setelah melakukan ijab kabul kini Aisyah berjalan menuju ke arah Usman dengan di dampingi dengan uminya.
Dan kini Aisyah dan Usman telah menjadi sepasang suami isteri.
----------SELESAI----------
Semoga kalian suka🥰
__ADS_1