
"Leherku sakit sekaliiii..."
Hae Su turun dari bis dan memijit-mijit bagian belakang lehernya.
"Sepertinya aku harus memakai koyo seperti Bibi sekarang. Tidak kusangka jaga malam akan menjadi selelah ini."
Hae Su masih terus memijit-mijit punggung dan lehernya dengan kepala mendongak ke atas.
Pagi ini dia baru selesai melakukan tugas jaga malamnya menggantikan Nam Dae Ri. Jarak dari halte bis ke rumahnya hanya beberapa meter saja.
"Yaaa itu karena kau sudah bertambah tua dan melupakan janjimu Kang Hae Suuu!"
Hae Su menurunkan kepalanya dan melihat seorang gadis yang berdiri beberapa meter darinya dan bersandar tepat di depan pagar rumahnya.
Gadis itu melihat Hae Su dengan kesal sembari melipat kedua tangannya di dada. Hae Su merasa bersalah pada sahabatnya itu dan berlari mendapatkannya.
"Geo Miiii maafkan akuuuu... Aku minta maafff..."
Dia memeluk pinggang sahabatnya itu sembari meminta maaf. Gadis bernama Cha Geo Mi itu tetap memasang wajah kusut dan memalingkan wajahnya dari Hae Su.
"Kenapa kau tidak meneleponku?! Aku telah menunggumu selama 3 jam semalam!"
"Aku mau menghubungimu kok. Tapi saat itu aku lupa. Ada sesuatu. Maaf."
Dia mengingat perjumpaannya dengan Moon Jun Tae semalam.
"Lagipula semalam aku harus menggantikan
temanku yang berjaga malam karena dia mendapat kemalangan." Hae Su membuat wajah memelas pada Geo Mi.
Maaf Geo Mi aku berbohong padamu. Tapi semalam sungguh menyenangkan. Tidak sia-sia aku membantu Nam Dae Ri.. ujar Hae Su dalam hatinya.
"Dasar kau Kang Hae Su. Aku telah mengenalmu 10 tahun. Pasti ada sesuatu yang membuatmu lupa padaku." Hae Su tersenyum sendiri.
"Lihat-lihat kau tersenyum senyum sendiri sekarang. Anak ini pasti salah makan."
"Hei! Aku tidak salah makan. Aku hanya bertemu lelaki yang sangat tampan."
"Ah benarkah?! Siapa dia? Setampan apa?"
Hae Su tertawa melihat sahabatnya.
__ADS_1
"Jadi kau tidak marah lagi padaku, kan?"
Geo Mi menaikkan alisnya dengan wajah datar. "Ya asal hari ini kau harus menemaniku jalan-jalan!"
"Aishh. Aku ingin tidur hari iniiii!!"
"Aku akan melapor ke Bibi kalau kau melupakanku karena bertemu seorang lelaki tampan. Kau tahu kan dia pasti akan senang sekali dan menyuruhmu langsung membawa lelaki itu kerumah."
"Hei Jangan keras-keras!"
"Jadi bagaimana?!"
"Tapi aku ingin istirahat hari in-..."
"Bibiiiii....!!!!!"
Hae Su langsung menutup mulut Geo Mi.
"Hmphhh"
"Iya iya! Hari ini aku akan temani kau pergi. Kita pergi kemana?!"
"Membeli bunga..."
"Bunga bank. Temani aku ya belanja ke supermarket lalu kita ke cafe. Aku sangat ingin pergi."
"Haishh kau ini!"
"Sudah ayo masuk! Marah-marah membuatmu cepat tua. Aku ingin menyapa Bibi. Aku juga tidak mau pergi dengan sahabatku yang belum mandi."
Mereka pun masuk ke dalam rumah.
"Bibiii....." seru Geo Mi menyapa Bu Song.
"Kenapa kalian bisa datang bersamaan?"
"Dia dari tadi menunngu di depan pagar rumah kita Bi." teriak Hae Su.
"Benarkah Geo Mi? Kenapa kau tidak masuk saja?"
"Ah tidak apa-apa Bi. Aku memang mau menunggu Hae Su saja di depan."
__ADS_1
"Oh begitu. Bagaimana pekerjaanmu semalam Hae Su?"
"Baik Bi. Semuanya lancarr. Tapi leherku sedikit pegal. Sepertinya aku akan sepertinya Bibi."
"Hahahah!!!" Cha Geo Mi tertawa melihat Hae Su. "Ya Bi... Sebentar lagi Hae Su akan menjadi nenek-nenek!"
Hae Su melemparkan bantal ke arah Cha Geo Mi yang sedang makan kue kukus buatan Bu Song yang diambilnya dari tempat kukusan.
"Sudah! Kalian berdua ini tidak berubah dari dulu! Masih seperti anak kecil!”
"Dia yang anak kecil, Bi. Bukan aku!”
"Sudah. Hae Su kamu mandi dulu. Bibi akan memasak sarapan untuk kalian berdua."
"Ah tidak perlu repot repot, Bi. Hari ini aku dan Geo Mi akan pergi keluar, mungkin pulangnya sore."
"Baru pulang sudah mau keluar lagi. Kalian memangnya mau kemana?"
"Mau pergi ke cafe, Bi sekalian jalan-jalan ke supermarket sebentar."
"Oh begitu. Yasudah pulangnya jangan terlalu malam ya. Nanti Bibi tunggu makan malam dirumah."
"Baik Bi. Siapp!"
Selesai mandi Hae Su pun turun kebawah. Hari ini dia memakai baju terusan panjang berwarna navy dengan corak bunga, dipadukan dengan dalaman kaus putih polos.
Di depan kaca dia mengambil lipstik merah muda dan memoleskannya ke bibirnya, tak lupa juga menambahkan sedikit tone-up cream ke wajahnya yang putih. Dia mengambil sepatu sneaker dari rak sepatu.
"Yukk!"
Cha Geo Mi yang sedang duduk di sofa ruang tamu memainkan layar ponselnya pun melihat ke arah Hae Su dan membuka mulutnya.
"Wah kau seperti mau kencan saja!"
"Kan aku kencan denganmu hari ini."
Geo Mi meraih kunci mobilnya di meja dapur dan pamit pada Bu Song.
"Kami pamit Bi."
"Ya hati-hati bawa mobilnya!"
__ADS_1
Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil. Cha Geo Mi menghidupkan mesin mobilnya lalu meninggalkan halaman rumah Bu Song.