Lavynds

Lavynds
Episode 7


__ADS_3

["Apa kau baik-baik saja? Kenapa kau menangis sendirian disini? Apa kau sakit?”


Gadis itu duduk di bangku koridor rumah sakit. Disamping kirinya terdapat sebuah tiang tempat infusnya tergantung. Anak laki-laki itu memberikan sebuah saputangan sutera miliknya. Gadis itu menerimanya dan menghapus air matanya.


"Nenek..."


"Kenapa dengan Nenekmu?"


"Dia ditabrak oleh orang jahat."


"Kalau begitu orang itu sangat jahat."


"Nenek telah disurga sekarang, tapi aku tidak punya siapa siapa lagi sekarang. Aku adalah putri yang tidak akan pernah bahagia."

__ADS_1


Anak laki-laki itu terdiam.


"Semua putri pasti akan bahagia. Aku adalah seorang Ksatria yang melindungi semua putri di dunia ini."


"Benarkah?"


"Ya itu benar. Kata Ayahku seorang Ksatria harus membantu setiap putri yang kesulitan dan sedang sedih. Apa kau mau aku bantu menangkap penjahat itu. Pasti Ayahku akan membantumu karena kau adalah putri yang kesulitan."


Gadis itu melihat ke arah anak laki-laki itu. "Kau mau membantuku?"


Gadis itu tersenyum mendengar perkataan anak laki-laki itu dan mengulurkan tangan kanannya. "Siapa namamu. Aku Kang Hae...."


Tiba-tiba seorang pria dewasa berlari lari di koridor sembari meneriakkan nama anak laki-laki itu.

__ADS_1


"Moon Jun Tae! Ya ampun Nak. Kamu disini rupanya. Ayah dan Suster Kepala Seon telah mencarimu kemana -mana. Mari kita pergi. Nanti kita bisa ketinggalan pesawat. Kita akan tinggal di luar negeri untuk sementara waktu. Ayah punya banyak hadiah untuk kamu dan Ibu. Kamu pasti lapar. Ibu sudah menunggu di mobil.”


"Benarkah?!" Anak laki-laki itu pun berpaling dari gadis itu dan berjalan bersama Ayahnya.


Gadis itu melihat punggung anak laki-laki yang tertawa gembira bersama Ayahnya. Dia melihat saputangan yang tadi diberikan oleh anak laki-laki itu.


Ada sebuah inisial bertuliskan MJT dibagian pinggir saputangan. M-J-T.


“Dia berbohong. Dia bukan seorang ksatria. Ksatria tidak pernah meninggalkan seorang putri."]


Seorang Suster lalu menghampiri gadis itu. "Kamu sudah selesai dari toiletnya? Sini Suster bantu kembali ke kamar."


Gadis mengangguk dan memasukkan saputangan itu ke dalam saku bajunya dan

__ADS_1


mengikuti Suster tersebut kembali ke kamarnya**.


__ADS_2