
setelah selesai berpamitan dengan ibu yunni, mereka pergi. di tengah malam yang semilir mereka menyusuri aspal dengan motor tua nuel.
"kak uel" panggil yunni membuka pembicaraan.
"hmm" jawab nuel
mendengar jawaban nuel, yunni kesal.
"kak uel ikhh" ucap yunni cemberut.
mendengar ucapan yunni yang kesal nuel tertawa. kemudian dia mengurangi kecepatan motornya agar tak mengganggu pembicaraan mereka.
"ada apa adikku sayang?" tanya nuel masih tersenyum melihat wajah yunni yang cemberut dari spion.
"yunni ada permintaan" jawab yunni
"permintaan? permintaan apa?" tanya nuel
"yunni mau selama yunni tinggal di tempat kak uel, kak uel yang antar jemput yunni" jawab yunni.
"siap buk boss" jawab nuel.
yunni tersenyum mendengar jawaban nuel.
__ADS_1
"yunni juga mau kak uel bantu tugas yunni di kampus". ucap yunni lagi.
"tugas apa?" tanya nuel.
"kita sedang mengadakan kegiatan amal dikampus untuk tugas akhir semester. kalau hasilnya bagus itu akan membantu menaikkan nilai" jawab yunni menjelaskan.
"apa yang harus kukerjakan di sana?" tanya nuel lagi.
"kak uel kn pintar nyanyi, nah kaka bisa nyanyi. ada juga dance, puisi dan lain lain" jawab yunni
"kalau aku nyanyi, baca puisi dance dan lain lain apakah nilai kamu akan bagus?" tanya nuel.
"semua di tentukan oleh juri kak. jadi hasilnya belum bisa dipastikan. yang pasti hasil dari kegiatan itu akan di sumbangkan ke panti asuhan atau ke orang-orang dikampus yang kurang mampu. intinya masalah nilai yunni belakangkan, yunni mau mendapat banyak donasi dari kegiatan itu lewat bakat kak uel" jawab yunni menjelaskan.
"aku nyumbang dana saja?" tanya nuel.
"baiklah kalau begitu" jawab nuel.
yunni senyum. sejenak dia terdiam seakan ragu mau mengatakan sesuatu. nuel yang memperhatikannya lewat spion akhirnya bertanya.
"ada apa yun? sepertinya kamu ingin mengatakan sesuatu." ucap nuel
"anu kak, seberapa kaya kak uel sebenarnya? dan apa kerjaan kakak?" tanya yunni yang teringat kembali kejadian di gang rumah tadi. saat abdian mengatakan nuel menyumbangkan lebih dari 10M untuk pembangunan desa mereka.
__ADS_1
"kerjaanku yaa usaha toko mawar, kadang ngamen. kalau masalah seberapa kaya diriku, aku sendiri gak tau yun" jawab nuel.
"kak uel bohongkan?" tanya yunni
"lagian kenapa tiba tiba nanya begitu?" tanya nuel balik bertanya.
"yunni kepikiran kak, kak uel menyumbangkan 10M buat pembangunan didaerah tempat tinggal kami, semua warga dapat sumbangan renovasi rumah, air pam masuk dan jalan diperlebar. kalau yunni di posisi kak uel maka setidaknya yunni memiliki duit minimal 50M baru kemudian yunni mau nyumbangi 10M.
"hahaha" nuel tertawa mendengarkan penjelasan yunni. kemudian dengan tangan kiri nuel mengambil dompet dan ponselnya dari kantong dan dia memberikan ponsel dan dompet itu kepada yunni.
"ini buat apa kak? jawab yunni bigung
"buka dan periksalah isinya agar kamu tau berapa jumlah uangku."jawab nuel
pertama yunni membuka dompet nuel. terlihat foto nuel saat kecil lagi tersenyum didalam pelukan ibunya nuel. yunni tersenyum. kemudian dia memeriksa isi dompet nuel. disana hanya ada uang Rp 350.000 yang terdiri dari 2 lembar uang 100.000 dan 3 lembar 50.000. sisanya hanya ada paling 20 ribuan menurut perhitungan yunni karna terdiri dari uang 5000 dan 1000.
kemudian yunni membuka hp nuel dan memeriksa aplikasi Mbankingnya. hanya ada 7,6 juta sekian. namun karna belum puas yunni bertanya.
"apa hanya ini milik kak uel?" tanya yunni.
dia mulai menarik kesimpulan bahwa nuel telah menyumbangkan seluruh uangnya buat kampung mereka. sehingga hatinya begitu terharu. sebab bagaimana pun juga, karna mereka tinggal disitulah nuel memberi sumbangan 10M. secara tidak langsung sebenarnya 10M itu di beri nuel buat mereka.
"itu tidak semua juga adikku sayang. properti belum termaksud, seperti kendaraan ini rumah dan usaha. kalau di jualkan berarti duitnya bisa lebih banyak" jawab nuel.
__ADS_1
sebab jujur kalau dia ditanya seberapa kaya dia sendiri sebenarnya tidak tahu. semua masalah perusahaan dan keuangan dia serahkan pada natasya dan leo. hanya kedua sahabatnya itu yang tahu seberapa banyak harta itu tertimbun.
BERSAMBUNG