LELAKI MAWAR (The Last Memory)

LELAKI MAWAR (The Last Memory)
BAB 5


__ADS_3

setelah keluar dari rumah, Nuel berjalan kearah sepeda motornya sambil mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Nat, boleh minta tolong?" tanya Nuel membuka pembicaraan setelah panggilannya diangkat.


"ada apa my love, tumben minta tolong ke aku. biasanya mau di hubungi saja susah, ini tanpa ada angin atau hujan malah nelpon sendiri?" jawab natasya panjang lebar.


kemudian Nuel menceritakan kejadian yang menimpa Reni sampai keadaan dimana dia merasa canggung karna sikap reni


"haahahaaa, jadi ceritanya kamu takut di perkosa sama dia ya sayang?" tanya natasya sambil tertawa terbahak namun tetap merasa kesal dengan sikap reni yang tak tau berterima kasih


"come on Nat, jangan bercanda. aku serius nih minta tolong. bisa gak kamu nginap di tempatku" ucap Nuel memelas dalam permohonannya


"sorry my love, i can't help you. km tau sendiri kan kalau aku sibuk dan banyak kerjaan." jawab natasya


"aku bisa bicara ke perusahaan untuk.."


"STOP" ucap natasya memotong perkataan Nuel.


"kamu sudah mempercayakan masalah pekerjaan padaku, tapi tidak dengan masalah hati dan perasaanmu. aku tau kamu memberiku pekerjaan dan posisi sekarang ini agar aku tak bisa sering dekat dekat dengan kamu kn?" ucap natasya


"kok jadi curhat sih?" tanya Nuel

__ADS_1


"My love Mr. Franscisco Emmanuel listen to me, siapapun wanita itu dan apapun yang mau dilakukannya padamu I DON'T CARE. itu masalahmu bukan masalahku. tugasku menjalankan dan memajukan perusahaanmu dan itu sudah membuatku sangat sibuk dan letih. jangan tambahi lagi dengan masalah yang tidak penting apalagi itu masalah wanita." ucap Natasya


emmanuel senang mendengarnya, dia tidak salah memilih natasya dan leo untuk menjalankan perusahaan. mereka setia dan bertanggung jawab. walaupun natasya bilang tidak perduli dengan masalahnya dia sama sekali sakit hati, malah tersenyum. karna dia tau natasya bukan tipe orang seperti itu.


"jadi beneran kamu gak mau nolong aku Nat?" tanya Nuel memastikan sambil berakting dengan suara sedih.


"gak mau. lagian aku lagi berada diluar kota tugas. minimal seminggu baru bisa balik kesana. kamu liat saja di lemari tidak ada pakaianku. seandainya aku lagi di situ udah pasti aku nginap di tempatmu karna bagiku lebih nyaman tinggal ditempatmu daripada di apartemenku" jawab natasya.


"kalau gitu balik dong. masalah kamu di luar kota kan bisa balik Nat" ucap Nuel


"Ya ampun honey ini jam berapa? kamu pikir jam segini masih ada penerbangan kesana?" tanya Natasya


"kan ada jet pribadi, aku bisa menjemputmu sekarang dan tugas kamu yang.."


"kamu bukan orang yang suka pamer seperti itu my love. sifat rendah hatimu udah tertanam dalam jiwamu,"ucap Natasya


("itu adalah hal yang paling ku suka darimu dan itu pula yang membuatku gila karna begitu mencintaimu. bahkan setelah sekian lama kita kenal, selama itu juga hati ini sperti mati rasa kepada cinta yang lain. bukan karna gak mau mencoba. sering kucoba tapi gagal. wajahmu, senyummu, suaramu, sifatmu, perhatianmu, daya tarikmu, dan semua yang ada pada dirimu menarikku untuk selalu megagumi dan mencintaimu sepanjang hari hariku tanpa tepi dan tak tau kapan berujung" sambung Natasya dalam hati)


"aku gak pamer. kamu tau kan kalo itu emang ada, kalau kamu gak tau kemudian aku berkata begitu baru namanya pamer. lagian kamu tau dari mana kalau aku rendah hati." ucap Nuel sengaja memancing kekesalan natasya


karna kesal natasya menjawab..

__ADS_1


kalau kamu gak rendah hati, gak mungkin sampai sekarang kamu masih memakai motor bototmu itu sementara di istana mawar berjejer motor dan mobil sport dalam garasi yang harganya sangat "WOUW".


kalo kamu gak rendah hati gak mungkin kamu membangun sekolah, panti asuhan dan universitas untuk mereka yang tidak mampu.


kalau kamu bukan orang yang memiliki hati tulus dan baik kamu tidak mungkin ngamen mengumpulkan recehan hanya untuk mencari anak jalanan untuk di didik dan sekolahkan. sementara kalau kamu mau, kamu goyang kaki di rumah saja uangmu dari semua bisnis dan usahamu belum tentu habis dimakan sampe 100 keturunan" jelas natasya panjang lebar.


"100 turunan? wah gawat" ucap Nuel


"kenapa"? tanya natasya penasaran


"aku keturunan ke 100, sementara harta itu kamu bilang sampe 100 turunan, anak ku turunan ke 101 brarti ..."


belum sempat dia meneruskan kata katanya langsung dipotong natasya


"stupit boy" ucap natasya kesal kemudian mengakhiri komunikasi


tut..tut..tut..


terdengar suara hape berbunyi tanda komunikasi di putus


Nuel melihat hapenya dan tersenyum puas karna berhasil membuat natasya kesal. sementara jauh di kota seberang natasya bukannya kesal, malah tertawa karna ucapan konyolnya yang terakhir. stres karna pekerjaan berkurang.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2