LELAKI MAWAR (The Last Memory)

LELAKI MAWAR (The Last Memory)
BAB 3


__ADS_3

"jangan di ingat lagi, dia udah tenang disana. maaf udah membuatmu mengingatnya" ucap Nuel merasa bersalah..


"gak apa apa" ucap reni tenang nuel tidak marah kepadanya


" km mandi aja dulu, aku akan masak buat kita makan, ini haduk" ucap Nuel sambil memberi handuk..


"tapi.." ucap reni terputus


nuel menatapnya..


"kenapa, kamu gak biasa mandi di kamar mandi yang sempit?" tanya nuel..


"bukan begitu, aku gak punya baju ganti" jawab reni..


nuel kembali ke lemari, mencari cari baju buat reni. tapi nihil, tak ada baju yang bisa di pake reni.


"kamu sedang nyari apa?" tanya reni heran


"nyari pakaian buat km, ternyata udah tidak ada" ucap nuel.


" memangnya km punya baju buat wanita"..


"gak, tapi aku pnya sahabat adik yg sering nginap disini, biasa ada banyak bajunya disini, mungkin diambil sama dia ucap Nuel.


"adik? adik atau pacar?" selidik reni sedikit gak senang..


"adik kok" ucap nuel santai.


"adik tapi kok nginap, malah sering. ucap reni..


"ya ampun, jangan mikir yg macam macam" ucap nuel mulai risih dengan kata kata reni.


"tapi fakta kn?" tanya lagi.


"ntar km balik" tanya nuel.


"jangan alihkan pembicaraan nuel" sanggah reni.


"km jawabnya saja dulu" ucap nuel masih santai..


"aku mau balik kemana, km kn tau aku gak punya tempat tinggal, jadi aku akan disini untuk sementara waktu" jawab reni.

__ADS_1


"kita masih baru kenal aja km udah mau nginap, padahal kita masih baru kenal. apa lagi dia adikku sendiri, bahkan kami sudah lama bersama., jadi wajarkn dia datang dan nginap disini? ucap nuel tenang.


dalam hati reni ada sedikit kegelisahan,ntah kenapa perasaannya bilang ada sesuatu diantara mereka.


"ya udah, aku kluar bentar membeli beberapa potong pakain buat km" ucap nuel.


"aku ikut" balas reni.


"jangan, km kan lagi sakit, km istirahat aja biar aku yang belikan" ucap reni.


reni mutar otak gimna caranya agar bisa ikut.


"ok, km saja yg belanja" balas reni sambil senyum.


ketika nuel akan sampai di pintu untuk keluar,


"jangan lupa skalian sana pakain dalamnya" ucap reni sambil menyebutkan ukurannya.


"ok" balas nuel santai sambil keluar, dan menutup pintu.


"1 2 3 4" belum sempat reni menghitung sampai 5 pintu terbuka lagi.


"apa pakain dalam itu harus ku beli?" tanya nuel


nuel terdiam seribu bahasa, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


melihat ekspresi nuel, akhirnya reni bangkit dari duduknya dan menghampiri nuel.


"tadi sudah ku katakan aku ikut, tapi km gak izinkan" ucap reni sambil trsenyum.


kemudian menggandeng tangan nuel dan mereka pergi belanja.


seperti biasa dipasar selalu rame, banyak orang yang berlalu lalang.


"kenapa kita gak belanja di mall aja" bisik reni.


nuel menatapnya dan berkata "aku gak punya uang membelanjai km di mall"


"aku kn gak ada minta km bayar belanja". ucap reni.


"udah km pilih aja dulu buat keperluan hari ini, besok baru belanja di mall" balas nuel.

__ADS_1


"pacar baru ya nak?" ucap ibu penjual


"eh bukan buk, teman doang" jawab nuel.


"yg kemarin kemarin juga teman doang, ini juga teman, terus pacarnya mana?


padahal semua yang km bawa belanja kemari, ibu perhatikan ada rasa buat km" goda ibu penjual.


ibu penjual ini udah lama kenal nuel, saat dirinya diganggu preman nuel yang menolongnya. begitu banyak yang melihat kejadian itu tapi hanya nuel yang berani maju untuk menolong..


dari kejadian itu dia menganggap nuel anaknya, sebab dia pernah berencana menjodohkan nuel kepada salah satu anak gadisnya. 2 anak gadisnya duanya menyukai nuel, tapi tak ada 1 pn yg berhasil mendapatkan nuel. dia kecewa tapi dia memakluminyaa.


sadar bahwa lelaki seperti nuel pasti bukan hanya 1 atau 2 wanita yang tergila gila padanya.


bahkan anak gadisnya yang sulung bukan orang yang gampang jatuh hati penampilannya sangat menarik, cerdas, dan ramah


kecantikannya 2 tingkat diatas reni pun langsung jatuh hati kepada nuel..


tapi sayangnya nuel tidak tertarik.


oleh sebab itu si ibu itu yakin bahwa reni bukan pacarnya


"ahhh itu prasaan ibu saja" balas nuel sambil tersenyum.


tepat pada saat itu anak gadis sulungnya yg bernama yunni dtg dan langsung nimbruk kepelukan nuel..


"kak uel, kemana saja? kenapa baru nongol kangen tau." ucap yunni dengan mngucap nama nuel menjadi uel panggilan sayangnya..


melihat itu reni tak suka, langsung mendekatkan diri dan memeluk lengan nuel..


yunni melihat reni pun tak suka, ada aura dingin diantara tatapan mata mereka..


akhirnya nuel menengahi.


"yunni sayang, bantu kk cariin pakain buat teman kk ini".


"malas ah" jawab yunni manja sambil melepaskan pelukannya.


"yunni jangan gitu sama nak nuel, gak baik" ucap ibu yunni.


"habisnya kak uel jahat buk, lama baru datang, sudah gitu telpon sama chat yunni gak di balas, sebel tau" ucap yunni sambil merajuk membelakangi nuel..

__ADS_1


ibunya hanya geleng kepala melihat tingkah anaknya, sementara nuel bingung tujuh keliling karna perkataan yunni barusan.


BERSAMBUNG


__ADS_2