
"tidak mungkin hanya orang biasa yang di singgung tuan Rian sampai tuan Leo harus turun turun tangan sendiri menyelesaikan masalah" lanjutnya berbicara dalam hati.
"ayo kita duduk disana Nat, sembari menunggu pemilik showroom ini datang." ajak Leo dihantar oleh tatapan bingung pengawal tadi.
belum selesai kecamuk dalam hatinya mereda, kini rasa kawatir itu mencapai puncaknya. dia melihat Ricky adek Leo turun dari mobil di ikuti oleh anak buahnya. bahkan Ricky menurunkan anggota dalam jumlah besar. Leo melambai ke arah Ricky memberi isyarat agar Ricky datang menghampirinya. Leo membisikkan sesuatu dan dibalas anggukan Ricky. kemudian Ricky memberi isyarat kepada anak buahnya, tanpa perintah anggotanya membaur ke pengunjung lain layaknya sebagaimana pengunjung biasa.
melihat itu, pengawal tadi memberi tahu ke anggotanya untuk tidak bertindak kalau tidak ada perintah darinya. sekalipun itu perintah Rian tanpa ada aba aba darinya jangan bertindak.
"apakah ada masalah boss?" tanya anggotanya
"orang yang bermasalah dengan tuan Rian adalah orang penting buat boss Leo, kita jangan sampai terlibat masalah dengan mereka." Jawabnya
"boss Leo itu siapa boss? sepertinya boss takut padanya, selama saya bekerja pada boss ini pertama kalinya saya melihat boss takut pada manusia. bahkan kepada aparat boss tidak takut, kenapa padanya boss takut? apakah dia pimpinan gank bayangan malam?" tanya anak buahnya penasaran.
"aku tak takut kepada aparat, bukan berarti pada semua aparat aku berani tolol. aku hanya berani menghadapi aparat keparat, sebab ketika ada masalah tinggal KUHP alias kasih uang habis perkara. dan ketika nasib lagi sial dan berjumpa kepada aparat bersih kau harus menghadapi hukum, tapi hukum dipengadilan pun masih bisa kau nego." jawabnya
"lantas apakah Leo pimpinan gank bayangan malam boss?" tanya anak buahnya penasaran.
__ADS_1
"jika itu hanya sebatas gank bayangan malam, aku tak takut sama sekali. sini semua, dengarkan baik baik. ingatkah kalian insiden yang terjadi pada ketua sebelum berakhir di kursi roda?" tanyanya
"ingat boss, ketua besar terlibat masalah dengan pimpinan pemilik club dan organisasi suolstaker." jawab anak buahnya yang lain.
"betul, tapi lebih tepatnya menyinggungnya. kejadian itu terjadi karena ketua besar merayu nona natasya tanpa tahu bahwa nona natasya adalah adik angkat boss Leo. nona natasya adalah wanita yang kalian cegat tadi." mendengar ucapannya membuat anngotanya terkejut karna syok.
kalian tau apa yang dilakukan ketua besar kepada nona natasya? ketua hanya duduk di dekat nona natasya yang kebetulan duduk sendiri, main mata dan menyentuh ujung jari nona natasya sambil berkata maukah kau menemaniku malam ini manis, aku sudah menyewa kamar di hotel ini ucapnya. tanpa melakukan hal aneh sebelumnya seperti kebiasaan ketua biasanya jika tertarik pada wanita. nona natasya yang merasa terganggu mengatakan pergilah jika kau tak ingin mendapat masalah. belum sempat berbicara lebih lanjut boss Leo datang dan duduk diantara mereka. celakanya boss Leo mendengar perkataan ketua besar. dia kemudian berkata, aku punya teman Yang akan menemanimu malam ini tuan. ketua yang mendengarnya memohon ampun sambil bersujud dan menutupi tattonya simbol gank kita untuk menghindari masalah lebih lanjut. tapi boss Leo yang telah mengetahui identitas gank kita memilih tetap diam sampai akhirnya nona natasya berkata kepada tuan Leo tidak boleh bertindak berlebihan apalagi sampai ada korban. tuan Leo hanya tersenyum sebentar dan kemudian menyuruh ketua besar pergi. awalnya ku pikir masalah itu telah selesai sampai disitu. ternyata itu hanya awal. bagaimana anggota kejamnya anggota soulstaker menyiksa ketua besar terngiang jelas di benakku bahkan para petinggi gank yang tak tahu masalah juga terkena dampaknya. jeritan kesakitan mereka memekakkan telinga di markas kita sendiri malam itu. kejadian itu adalah pukulan telak bagi gank kita yang berdampak sampai sekarang. kejadian itu juga yang membuat para petinggi meninggalkan gank, sebab sudah mendapat ancaman keras dari soulstaker akan membunuh anggota gank three guns dimanapun mereka menjumpai anggota gank three guns. itu adalah malam terakhir gank kita menjadi gank terbesar dan penguasa di kota ini. ketika ketua besar dan anak sulungnya berakhir di kursi roda sebenarnya semua sudah usai. jadi jangan coba bertindak tanpa aba aba dariku."ucapnya
"apakah gank kita tidak melakukan pembalasan boss?" tanya anak buahnya lagi
"diam, bagai mana mungkin seekor anak ayam bisa menundukkan gerombolan singa goblok?" umpatnya dengan suara tertahan penuh emosi.
"selamat siang direktur Natasha, ada apa gerangan sampai nona menelpon saya?" ucap orang yang di telponnya
"nona Amelia Tan, anda pemilik showroom AUTOS OTOMOTIF, benarkan?" tanyanya
"benar nona, ada yang bisa saya bantu?" tanya Amelia Tan
__ADS_1
"saya kebetulan lagi di beauty castle, bisakah nona Amelia meluangkan waktu sebentar buat saya?" tanya Natasya
"katakan waktu dan tempatnya nona" ucap Amelia
"sekarang di showroom nona Amelia" jawab Natasya
"baiklah nona natasya, kebetulan saya juga lagi di lobby menuju kesana. sebab ada masalah kecil yang harus saya urus" jawab Amelia
"makasih banyak atas waktunya nona Amelia" ucapnya
"sama sama nona" ucap Amelia Tan mengakhiri komunikasi telpon itu.
Amelia Tan mulai berfikir apakah mungkin yang bermasalah dengan showroom AUTOS OTOMOTIF adalah direktur Natasya? rasanya mustahil sebab manager showroom kenal betul dengan Natasya. tapi jika tidak memiliki masalah yang benar benar penting dan mendesak tak mungkin orang sesibuk Natasya hanya iseng menelponnya dan mengajaknya ketemuan. dia tahu betapa sulitnya bertemu Natasya, harus buat janji pertemuan dulu. menunggu 4 hari baru dapat jadwal itu pun belum tentu dapat ketemu langsung. Amelia teringat kembali waktu akan memulai awal kontrak kerja sama dengan PT MRFI. pihaknya berungkali di cancle jadwal pertemuan sampai Amelia sempat mencari mitra yang lain. tapi tempat yang di tawarkan mitra lain tak strategis bahkan dengan biaya yang jauh lebih mahal. dibandingkan dengan lokasi lokasi milik PT MRFI bahkan orang yang baru mulai usaha juga tahu bahwa gedung gedung MRFI sangat menjanjikan, baik dari segi lokasi, keamanan dan kenyaman. di samping itu semua lokasi strategis dengan biaya lebih murah adalah modal awal bagi pengusaha pengusaha muda yang memulai usahanya. Amelia Tan menunggu satu bulan empat hari baru bisa bertemu langsung dengan Natasya. menunggu dua Minggu baru mendapat persetujuan kontrak kerja dengan PT MRFI. bahkan kawan kawan kuliahnya telah mulai usaha lebih dari dua bulan yang lalu sementara Amelia Tan baru akan memulai, sehingga dia banyak sahabatnya menertawainya karna tertinggal jauh dibandingkan dirinya.
tapi Amelia Tan mampu membuktikan keyakinannya bahwa menunggu untuk bekerja sama dengan PT MRFI adalah hal yang paling tepat yang di lakukannya dalam memulai karir bisnisnya. jalan dua Minggu semenjak membuka showroomnya dia telah menyamai prestasi penjualan dari showroom sahabatnya yang sebelumnya menertawainya. hebatnya lagi dia mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan sahabatnya itu. tentu saja. sebab saat sahabatnya harus membayar biaya sewa gedung dengan harga 4 sampai 7 miliar perbulannya, dia hanya membayar 1.5 sampai 2 miliar perbulannya. belum lagi menggaji ob untuk bersih bersih dan satpam untuk keamanan. sementara dia gratis disediakan oleh pihak MRFI.
lantas apa sebenarnya yang terjadi? kepala Amelia Tan sampai pusing memikirkan segala kemungkinan yang ada di benaknya
__ADS_1
*_* *_*
"B E R S A M B U N G"