
yunni akhirnya melepaskan tangan kirinya yang masih melingkar setelah mendengar ucapan nuel. nuel turun dari motor dan membalikkan badan menatap yunni yang maenundukkan kepala pada posisi masih duduk diatas motor.
nuel memeluk yunni dan yunni membalas memeluknya.
"katakanlah, apa yang ingin kamu katakan" ucap nuel sambil membelai rambut yunni yang panjang dari belakang.
"tapi kak uel janji dulu, bahwa apapun yang yunni katakan tidak akan jadi beban pikiran kak uel" jawab yunni di pelukan nuel.
"iya, aku janji" jawab nuel.
sesaat yunni menarik nafas dalam dan terasa sangat berat untuk mengungkapkannya. tapi lebih baik diucapakan daripada ditahan sendiri.
"kak uel ingat ulang tahun pertama yunni saat kita pertama kali kenal?" tanya yunni memulai pembicaraan.
"iya, aku ingat. trus?" ucap nuel
"disitu kak uel tanya yunni mau minta kado apa kan? kemudian yunni jawab terserah kak uel mau kasih kado apa, karna yunni akan senang menerimanya. kemudian kak uel memberi yunni sebuah kotak musik. kakak masih ingat kan?"jawab yunni menjelaskan
"iya aku ingat. kenapa? apa kotak musik itu hilang?" tanya nuel masih memeluk yunni.
__ADS_1
"tidak kak, kotak musik itu masih ada, dan masih yunni simpan" jawab yunni dengan pasti.
"kalau masih ada terus yang jadi masalah apa adikku sayang" tanya nuel
sesaat yunni kembali mempererat pelukannya, mencari sebuah tenaga.
"sebenarnya yang jadi masalah itu kado yang yunni mau kak. setiap hari ulang tahun dan setiap kak uel tanya yunni selalu ingin minta itu. tapi yunni sadar permintaan dan harapan yunni terlalu berlebihan dan gak mungkin bisa tercapai" jawab yunni sedikit murung.
"yang jadi pertanyaanku apa itu harapan yang sudah lama kamu pendam sayang? tanya nuel penasaran.
"yunni selalu berharap bisa pergi liburan ke roses palace kak. dan bisa berfoto di depan istana itu. semenjak dibangun dan masuk jajaran kawasan wisata terfavorit, itu merupakan tempat tujuan yang ingin sekali yunni kunjungi dari tahun ke tahun bahkan sebelum kita kenal. maafin yunni kak. lagian yunni sadar kok. jangankan untuk berfoto di depan istana bahkan meminjak kawasan pantainya pun kita gak akan sanggung. jadi yunni harap semua ucapan yunni gak jadi beban pikiran kak uel" ucap yunni senyum. ada perasaan lega setelah mengungkapkan harapan terindahnya yang di pendamnya selama bertahun tahun.
"maafin yunni kak. tapi yunni janji setelah ini yunni gak akan murung lagi dan juga yunni akan melupakan harapan itu." jawab yunni sambil senyum.
"jangan lupakan, tetaplah berharap. sebab segala sesuatu bermula dari harapan. dan harapan yang bisa mewujudkan impianmu. mungkin aku gak bisa membawamu berfoto didepan istana mawar, tapi aku janji akan memberi yang lebih indah dari itu"jawab nuel sambil terseyum.
yunni merasa bahagia mendengar ucapan nuel. lelaki di hadapannya ini sungguh mampu menjadi sosok yang sangat menjaga, membahagiakannya dan juga melindunginya. dia mampu memposisikan diri menjadi ayah, kakak, dan sahabat bagi yunni, sekalipun yunni selalu menatapnya sebagai orang yang di cintainya layaknya kekasih.
"makasih kak uel" ucap yunni bahagia.
__ADS_1
"yaa sudah, jangan sedih dan tetap senyum seperti sekarang, sebab kalau kamu murung cantiknya berkurang." jawab nuel.
yunni tertawa mendengar ucapan nuel. bebannya selama ini dia pendam telah hilang.
"ayo kita jalan lagi, kasian reni nungguin dirumah. tadi katanya dia takut sendirian" ajak nuel yang teringat reni
"ikh kakak. masih saja peduli sama iblis betina itu." jawab yunni.
"sayang, dia itu tamu. jadi harus diperlakukan secara hormat" ucap nuel
"tamu yang gak diundang. sudah gitu datang malah nyusahin." sungut yunni.
"hahahahahaa. dasar kamu ini".ucap nuel sambil mencubit dagu yunni sambil menyentuh ujung hidungnya.
"gak boleh berkata begitu, gak baik" sambungnya lagi
yunni tersenyum. nuel kemudian naik ke motor dan mulai kembali menyusuri jalan itu menuju rumah
BERSAMBUNG
__ADS_1