LELAKI MAWAR (The Last Memory)

LELAKI MAWAR (The Last Memory)
BAB 6


__ADS_3

setelah selesai bertelepon dengan natasya, nuel berkeliling dengan motornya tanpa tujuan. mencari cara menghindari reni, namun gagal. dia tiba di depan sebuah gang setelah sekian lama berkeliling. akhirnya dia menghentikan motornya, dan berhenti sejenak. pikirannya kacau hatinya berkecamuk bingung harus berbuat apa.


"kak uel, udah lama nunggu ya?"


tiba tiba sebuah suara membuyarkan lamunannya. ternyata yunni.


"eh kamu". nuel tersenyum kecut, tampak raut bigung dibwajahnya.


"kamu ngapain disini yun?" tanya nuel.


yunni merasa aneh dengan sikap nuel. terlihat jelas kalau lelaki tampan itu sedang merasa tertekan.


"kak uel, ini gang rumah yunni. yunni kirain kk kesini mau menjemput yunni" ucap yunni


nuel melihat kesekitar ternyata benar kalau ini gang rumah yunni. dia menggaruk kepalanya. dia linglung karna reni tapi langkah malah membawanya kesini.


ini faktor kebetulan atau memang jodoh bagi jalan keluar masalahnya.


"menjemput kamu? menjemput buat apa?" tanya nuel bingung.


"menjemput yunni sebagai seorang istri dong." jawab yunni sembari tersenyum

__ADS_1


nuel tersenyum sambil mencubit lembut dagu dan kemudian menyentuh ujung hidung mancung yunni. hal yang tak pernah lupa di lakukannya saat berjumpa yunni, dan hal yang selalu membuat hati yunni merasa tenang dan nyaman.


"kk nanya serius ini, kamu mau kemana malam malam?. gak baik anak gadis keluar malam. apalagi kamu berdandan cantik gini, ntar banyak lelaki yang berniat jahat pada kamu." sahut nuel.


"termaksud kk nuel ya? hahahahaaa" balas yunni.


"ah kamu, kk serius malah bercanda". jawab nuel.


"kk gimana sih, tadi kak natasya nelpon yunni. katanya ntar lagi kak nuel datang menjemput yunni karna kk nuel gak nyaman di rumah karna ada *iblis betina* disana. sekarang kk nanya ke yunni mau kemana, trus yunni harus jawab apa kak?" sungut yunni dengan gaya ngambek. bibirnya yang merah dimajukan membuat nuel merasa lucu. nuel tersenyum melihat gaya yunni.


" sorry, kalau udah membuat adik ku tersayang ini kesal" ucap nuel sambil memeluk yunni.


"ayok kita kerumah sebentar" sambung nuel


"buat pamit ke ibuk dong, sekalian mau liat si bungsu stella. udah lama aku gak jumpa dia, kangen tau." jawab nuel.


"giliran stella aja di kangenin, yunni boro boro dikangenin di ingat aja enggak. huhh." jawab yunni ngambek.


"lagian tadi yunni udah pamit sama ibuk kak" sambungnya lagi.


"itu kn kamu, bukan aku. ayo kita kerumah sebentar" ucap nuel sambil melingkarkan tangannya di pinggang yunni.

__ADS_1


yunni merasa terbang di perlakukan nuel seperti ini. sambil berjalan dia menikmati setiap deguban jantungnya, indah dan tenang. itulah gambaran dari perasaannya saat ini.


Dari gang itu sekitar 40 meter baru sampai rumah yunni. saat meraka akan melintasi sebuah warung yang ada meja bolanya banyak pasang mata yang menatap nuel tidak senang.


nuel tau mereka tak senang padanya karna memeluk yunni dari cara pandangan mereka.


"mungkin salah satu dari meraka adalah kekasih yunni, atau paling tidak yang menaruh hati pada yunni" gumannya dalam hati.


tak mau merusak reputasi yunni dan menghancurkan harapan orang lain, perlahan dia menarik tangannya dari pinggan yunni.


yunni menyadari itu. tak mau kehilangan momen yunni memegang dan menahan tangan nuel agar tetap di tempatnya semula..


malah sekarang dia menyandarkan kepalanya di bahu nuel.


"jangan begitu yun, sepertinya mereka menyukaimu" bisik nuel sambil memperhatikan orang orang itu.


"bodo, itu masalah mereka bukan masalah yunni. lagian yunni gak suka liat mereka semua terutama melihat robert yang memakai baju warna merah marun itu." jawab yunni


nuel memperhatikan orang yang di maksud yunni, ketepatan mereka jumpa mata. nuel tersenyum sambil mengangguk ramah. anggukan nuel merupakan sebuah sapaan sekaligus izin bagi meraka orang yang berjiwa pasaran. namun karna udah terlanjur tidak suka maka sapaan itu tak dianggap robert. seakan senyuman dan anggukan nuel adalah hinaan baginya terlebih dia lagi memeluk wanita yang di cintainya.


mebuat rasa emosi dan cemburu membakar hatinya.

__ADS_1


panas, sepanas lahar gunung berapi, itulah gambaran perasaannya. sehingga hanya ada satu kata yang dipkirnya "HABISI DIA"


BERSAMBUNG


__ADS_2