
nuel kini berdiri didepan lif menunggu.. saat pintu lif terbuka dia tidak diizinkan masuk oleh seseorang dengan dua orang pengawalnya.
"ini lif kusus manager dan direktur, gunakan lif yang berada di lorong sebelah sana" ucap salah seorang pengawal itu sambil menunjuk lif yang berada di pojok ruangan.
"tapi saya sudah menunggu lama, dan saya buru buru"
"kalau di bilang tidak bisa, ya tidak bisa" ucap pengawal satunya lagi sambil mendorong tubuh nuel sehingga nuel keluar dari lif.
pintu lif tertutup. terlihat nuel yang sedikit kesal. dia pergi ke lif pegawai, untungnya dia tak menunggu lama. segera dia menekan tombol 51. setelah sampai dia berjalan menuju ruang meeting dan bertemu kembali dengan kedua orang pengawal tadi. dia cuek saja dan melangkah ingin masuk keruangan tersebut. dengan sigap kedua pengawal itu menahannya
"yang tidak berkepentingan dilarang masuk" ucap pengawal tersebut
"saya ada kepentingan dengan natasya dan leo" ucap nuel sambil menunjukakan berkas yang ada di tangannya.
"biar kami saja yang menyerahkan" ucapnya sambil menarik berkas itu.
namun nuel dengan sigap menjauhkan berkas itu agar tak diambil pengawal tersebut.
"tidak, ini harus aku yang menyerahkannya" ucap nuel
__ADS_1
kedua pengawal itu memperhatikan penampilan nuel dari bawah sampe atas. tak ada satu kriteria pun dari nuel yang memenuhi syarat bertemu dengan kedua direktur perusahaan. sehingga meraka berinisiatif memberi nuel pelajaran. mereka maju serentak, namun dengan sekali tendangan salah satu dari mereka terdorong jatuh kebelakang membentur pintu yang tadi mereka jaga. braakkkkkkk. saking kuatnya benturan tubuhnya dengan pintu ruangan rapat itu sampai sampai pintu itu terbuka. semua yang ada diruangan itu terkejut dan menatap pria yang terjatuh itu.
tiga detik berselang pria satu lagi menyusul pria yang pertama tadi jatuh. semua yang menyaksikan bertanya dalam hati "ada apa gerangan?". kemudian nuel muncul. melihat semua mata tertuju padanya, tanpa rasa bersalah nuel tersenyum
"selamat pagi semua" sapanya.
natasya dan leo tersenyum melihat kelakuan nuel, sementara yang lain menatapnya dengan pandangan mengintimidasi. saat akan melintasi orang yang tadi di jaga pengawal itu dia berdiri sambil membentak.
"beraninya sampah sepertimu masuk dan mengacau di ruangan meeting. kamu sudah bosan hidup HAHHH?"
"hei orang tua, santailah. tenangkan emosimu nanti kamu struk. apakah kamu sudah bosan hidup hahh" ejek nuel menirukan kata katanya.
"kalian berdua kenapa diam saja, cepat seret sampah ini sekarang." bentaknya kepada kedua pengawal itu.
saat kedua pengawal itu akan menyerangnya, dengan gerakan cepat nuel menyerang lebih dulu. bukk bukkk terdengar suara pukulan dan sesaat kemudian kedua pria itu jatuh lagi di lantai. semua terkesima melihat gerakan nuel. takjub dan kagum terlebih lagi pegawai wanita. tampak dari sorotan mata mereka yang berbinar karna kagum
"hei orang tua, jangan mengorbankan orang lain demi keinginanmu. kalau kamu mau, kamu boleh meyerangku sendiri" ucap nuel.
melihat bos mereka diancam nuel kedua pengawal tadi berusaha bangkit lagi.
__ADS_1
"hentikan" ucapan natasya langsung menghentikan niat kedua pengawal tadi.
"sudah cukup action laga dan aksi tebar pesonanya tuan muda. ini ruangan kerja untuk rapat, bukan ring tinju tempat saling pukul, juga bukan tempat untuk ajang tebar pesona. lihatlah semua pegawai wanita itu, meraka tak sadar ileran sampai melongo bahkan lalat pn masuk ke mulut mereka, tapi meraka tak sadar karna terpedaya oleh pesonamu" ucap natasya.
ucapan natasya membuat semua pegawai wanita itu tersadar dari keterpakuan mereka dan kemudian konsentrasi untuk meeting. ucapan natasya juga menyadarkan lelaki tadi.
"tuan muda? siapa lelaki ini? mengapa direktur natasya memanggilnya tuan muda? mampus aku, tamatlah riwayatku" ucapnya dalam hati sambil tertunduk
"hei leo, kenapa wanita tadi kau ancam ancam sampai pucat karna takut di pecat sementara ada pegawai yang gak berguna kau pelihara" ucap nuel.
"gak ada orang gak berguna yang bekerja di perusahaan ini tuan muda. semua berkopeten hanya saja sifatnya yang salah" jawab leo sambil menatap pegawai tadi.
"berhenti bertengkar, ini sudah jam 9. mari kita mulai meeting ini agar cepat selesai, sebab banyak yang mau kita rapatkan" ucap natasya
*_^ ^_" "_*
BERSAMBUNG
__ADS_1