
"maaf nona Amelia, saya melakukan kesalahan. awalnya saya ingin mengkonfirmasi kepemilikan kartu itu sebab saya tau tidak sembarang orang bisa memilikinya. tapi sebelum itu sempat saya lakukan mereka sudah bertengkar" ucapnya melakukan pembelaan sambil menyerahkan kartu kredit itu kepada Natasya.
"bohong. itu bohong nona. dia tidak mempercayai tuan Nuel dan lebih percaya pada tuan Rian sehingga dia mengatakan kalau kartu itu adalah curian. di samping itu, dia juga melakukan penindasan kepada kami para pekerja. seperti yang saya alami." jawab indah sambil menceritakan semua yang dialaminya termaksud tindak pelecehan itu.
Amelia yang mendengarnya sampai tak mampu menahan emosinya lagi. dia memecat managernya tanpa pesangon sambil menuntutnya ganti rugi atas kerusakan dan perbuatannya kepada pegawainya. setelah itu dia meminta maaf kepada Nuel atas ketidaknyamanan yang di timbulkan karyawannya. sementara Rian dibawa anak buahnya setelah Ricky menyuruhnya.
setelah masalah di showroom selesai mereka berencana makan siang di lantai 2 gedung ini.
"kalian makan duluan yaa, saya masih mau belanja sebentar." ucap Nuel Sambil memisahkan diri dari mereka semua
"kenapa harus begitu?" tanya Natasya keberatan.
"waktuku mepet Nat, aku harus menghadiri acara dikampus yuni jam 1. sementara ini sudah mau jam 12" ucap Nuel Sambil melirik arlojinya.
"yaa udah, kalau begitu ayo ku temani. kalian makan siang saja duluan, nanti kami nyusul." ucap Natasya kepada yang lain.
mereka semua hanya beradu pandang seperti tak setuju dengan ide makan saling mendahului.
"baiklah, mari kita belanja dahulu" ucap Natasya memecah keheningan.
__ADS_1
langkah mereka pada akhirnya bukan ke restoran melainkan ke pusat perbelanjaan menemani Nuel membeli perlengkapan. mereka memilih masing masing keperluan Nuel, setiap orang memilih pilihan masing masing untuk di coba Nuel.
selagi Nuel mencoba pilihan mereka, mereka duduk sambil ngobrol santai sambil sesekali menilai apabila Nuel selesai memakai yang mereka pilih. Natasya mengambil hp Nuel dan mengecek mbankingnya. tanpa sengaja Amelia melihat jumlah saldonya. Natasya mengeluarkan hpnya dan mentransfer uang ke rekening Nuel. setelah memastikan uang itu masuk, Natasya meletakkan kembali hp Nuel dan menyimpan hpnya sendiri. Amelia terdiam melihat kejadian itu, karna jumlah uang yang di transfer Natasya sekitar 5M. sebagai sesama wanita hatinya ingin memperingatkan Natasya agar tak terlalu baik kepada pasangannya sebab nanti dia jadi kebaikannya di manfaatkan oleh orang lain, tapi dia merasa kalau itu sangat tidak sopan sebab itu masalah pribadi. tapi semakin dia mencoba melupakan keinginannya semakin besar pula rasa pedulinya, sebab dia tahu Natasya orang baik dan tak seharusnya orang baik di manfaatkan.
"nona natasya, maaf sebelumnya. tapi tak seharusnya nona terlalu royal pada orang lain terlebih pada pasangan sendiri, takutnya nanti kebaikan nona malah di manfaatkan. sekali lagi maaf nona, sebagai sesama wanita saya tak mau nona dimanfaatkan oleh orang lain karna saya tau nona orang baik. ucapnya setengah berbisik
"maksud nona natasya apa? siapa yang memanfaatkan saya?" tanya Natasya
Amelia Tan tak langsung menjawab, antara tidak enak hati dan segan menjelaskannya. tapi pandangan matanya yang dari tadi tertuju pada hp Nuel membuat Natasya langsung mengerti kemana dan siapa tujuan dari ucapannya tadi.
Natasya berdiri dan berjalan kearah jejeran baju yang di pajang sambil di ikuti oleh Amelia Talia dan indah, sementara Leo dan Fandy tengah sibuk membahas RM DIAMOND sehingga mereka tidak mendengar apa yang dibahas oleh mereka.
"bagaimana pendapat anda tentang dia nona Amelia?" tanya Natasya
"heem" ucap Natasya sambil mengangguk
"saya tidak bisa memberi penilaian karna baru saja mengenal Tuan Nuel. tapi jika melihat dari kejadian tadi yang terjadi di showroom dia orang biak dan bertanggung jawab." ucap Amelia jujur menjelaskan penilaiannya terhadap Nuel.
Talia dan indah setuju dengan ucapan Amelia, sebab mereka sendiri telah menyaksikan dan membuktikan bagaimana sangat bertanggung jawabnya sikap Nuel.
__ADS_1
Natasya tersenyum mendengar jawaban Amelia tentang penilaiannya terhadap Nuel.
"yaa, saya berharap penilaian anda tidak salah dan tidak berubah jika anda sudah mengenalnya secara mendalam nona amelia. sebab saya sendiri yang telah puluhan tahun mengenalnya bersamanya dan merawatnya tidak tahu apakah penilaian anda itu benar atau salah. kadang saya merasa dia seperti yang anda katakan tapi semakin saya merenung tentang dia maka saya akan berpikir dia lelaki paling brengsek dan paling tak bertanggung jawab."jawab Natasya sambil memilih milih deretan baju itu.
mendengar itu mereka sama sekali tak percaya. jika Nuel lelaki brengsek, mengapa nona Natasya sangat perhatian dan peduli padanya. jika Nuel tak bertanggung jawab kenapa Nuel begitu sangat peduli pada nasib orang lain seperti kejadian yang terjadi di showroom tadi? mereka tak dapat menerima dan mempercayai ucapan Natasya.
"saya tau apa yang ada dalam pikiran kalian" ucap Natasya memecah keheningan.
"lantas jika memang benar dia itu lelaki brengsek seperti yang nona natasya katakan kenapa nona masih mau membantunya dan memberikan semua yang dia butuhkan?" tanya Amelia
"seperti yang saya katakan tadi, karna dia lelaki brengsek. lagian bukan saya yang membantunya dan memberikan semua yang dia butuhkan tapi sebaliknya dia yang memberikan semua yang saya butuhkan." ucap Natasya sambil mengambil sepasang baju dari banyaknya jejeran itu. kemudian dia kembali berjalan kearah tempat Nuel mencoba pakaian tadi.
"99 dari 100 wanita di dunia ini akan mengatakan bahwa cinta pertamanya adalah ayah. tapi 1 diantara 100 wanita itu akan mengatakan bahwa luka pertama dan terdalamnya adalah ayahnya. sedangkan untuk cinta pertamanya bukan ayah melainkan lelaki brengsek bernama Nuel itu. dan wanita itu adalah aku. kalian tahu kenapa? semua wanita akan merasakan cinta tulus dari ayahnya tapi aku malah mendapatkan trauma dari manusia yang bernama ayah. ketika aku di tengah trauma, merasa sepi, kedinginan, putus asa dan ingin mati lelaki brengsek bernama Nuel itu datang sebagai cahaya di gelapnya hariku, sebagai harapan di ujung putus asaku, sebagai penghangat di dinginnya hidupku dan sebagai penawar bagi traumaku." ucap Natasya
"jika memang benar demi kian mengapa anda mengatakan tuan Nuel brengsek dan tidak bertanggung jawab nona? bukankah yang dia lakukan kepada nona sama dengan perbuatan seorang malaikat pelindung? dia hadir disaat nona Natasya benar benar membutuhkannya" tanya indah yang pada akhirnya tak mampu menahan keinginan hatinya untuk bertanya. pertanyaan indah mewakili perasaan ingin tahu mereka bertiga.
"karna pada akhirnya tanpa sadar dia akan menyakiti orang yang menyayanginya dan dia takkan bertanggung jawab untuk hal itu. dan aku yakin tanpa kalian sadari kalian juga telah mulai dilukainya" jawab Natasya dengan santai.
"maaf nona, bisakah nona Natasya perjelas arti dari kata kata nona barusan?" tanya Amelia
__ADS_1
"lupakan. akan lebih baik mengerti sendiri daripada di jelaskan. karna sebentar lagi kalian akan langsung mengerti apa arti dari pembicaraan kita barusan" ucap Natasya
"B E R S A M B U N G "