Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )

Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )
Chapter 11


__ADS_3

Kriiingg...


Jam istirahat pun berbunyi,semua siswa mulai keluar kelas begitupun dengan Jennie,dengan perasaan bahagianya dia keluar dari kelasnya bersama irene,mereka akan menuju kantin seperti yang telah Rose kirimkan pesan padanya bahwa semua sahabatnya tengah berada di kantin sekolah, termasuk Limario,Jennie yang terlihat begitu ceria setelah dirinya dan Hyunsik resmi berpacaran,di tambah lagi Jennie tak sabar ingin menyampaikan kabar bahagianya bersama sahabat-sahabatnya.


Jennie dan irene sudah sampai di kantin,senyumannya tambah mengembang melihat Rose,Jisoo dan Seulgi yang melambaikan tangan kepadanya memberitahukan keberadaan mereka.


"Haiii Guys..."  Sapa Jennie dengan senyuman ceria nya.


"Hai jen,sepertinya kau sangat bahagia"  Balas Jisoo sedikit tersenyum kearahnya kemudian memperhatikan Limario yang tampak diam dan memasang wajah datarnya,dia merasa iba dengan sahabatnya itu.


"Tentu...humm karna.."


"Karna kau dan Hyunsik sudah berpacaran kan"   Imbuh Seulgi yang sudah mengetahui tentang Jennie dan Hyunsik. Rose dan irene cukup menganga sambil menutup mulutnya dengan telapak tangannya,mereka cukup terkejut dengan offc Jennie dan Hyunsik,Sementara itu Limario tak terkejut sama sekali karna dia pun berada di tempat itu dan dengan jelas menyaksikan mereka berdua.


"Ah,yeah begitulah,aku dan Hyunsik Oppa Offc"  Jennie mengakui hubungannya bersama Hyunsik,Limario yang mendengar pengakuan dari Jennie sendiri,semakin membuatnya sesak,sedari tadi Limario mencoba bersikap biasa saja,namun perasaannya mengatakan tidak.


"Guys aku pergi dulu,ada urusan mendadak"  Limario berlalu dari hadapan mereka tanpa mendengar jawaban teman-temannya.


Jennie yang tadinya tersenyum,perlahan pudar melihat kepergian Limario begitu saja,padahal dia berharap sahabat pria nya itu yang pertama mengucapkan selamat untuknya.


"Cinta bertepuk sebelah tangan..."  Seulgi mencoba menyindir Jennie dengan mengatakan kalimat itu yang saat ini Limario rasakan.


"Mmaksudmu apa Seul"  Tukas Jennie yang tak mengerti perkataan Seulgi.


"Apa kau serius tidak mengerti Jen"  Jennie menggeleng.


"Cckk...Sudahlah Seul,biarkan Jennie mengerti sendiri nya,ayo kita susul boss kita,baby aku pergi dulu"  Jisoo mengecup pipi chubby Rose sebentar lalu melengos pergi meninggalkan kantin menyusul Limario.


"Eumm aku dan Jisoo pergi dulu bye"  Seulgi menyempatkan dulu berpamitan pada irene yang berada di sebelah kursi Rose. Irene hanya mengangguk mengiyakan ucapan Seulgi yang sudah berjalan sedikit cepat menyusul Jisoo yang lebih dulu berlalu.


Jennie masih terdiam memikirkan ucapan Jisoo dan Seulgi yang membuatnya berfikir keras tentang maksud perkataan mereka berdua.

__ADS_1


"Eonni... ayo kita makan,aku sudah memesan makanan kesukaanmu"   Rose yang memanggil Jennie pun langsung membuyarkan lamunannya dan mengangguk tersenyum lalu kembali mendudukkan dirinya di kursi kosong di sebelah irene.


Aku akan mencaritahu nanti,mungkin my baby Chuu menyembunyikan sesuatu dariku.  Rose bergumam dalam hatinya,ia juga dibuat penasaran dengan perkataan Jisoo yang mengarah pada Jennie,di tambah lagi sikap Limario yang tak seperti biasanya.


.


.


.


"Limmm.... tunggu..."   Jennie mengejar Limario yang sudah memakai helm nya.


Limario yang baru saja mau menyalakan mesin motornya dia perlahan membuka kaca helm full face yang menutupi wajahnya, lalu membalikkan tubuhnya menghadap Jennie yang sudah berada di belakangnya dengan sedikit memaksakan senyumannya.


"Nde,nini ada apa kau memanggilku"  Limario menjawabnya dengan lembut. Jennie mencoba mengikis jarak diantara mereka,kemudian dia tersenyum manis kearah Limario yang masih memperhatikannya.


Yatuhan,bagaimana bisa aku melupakannya sementara senyuman itu yang selalu aku rindukan.  Batin Limario yang selalu terpaku dengan senyuman manis Jennie.


"Aku hanya mau memberikan ini,aku harap sahabat terbaikku menemaniku meniup lilin ulang tahunku besok"  Jennie menarik tangan kanan Limario lalu dia menyelipkan kartu undangan ulang tahunnya di tangan Limario.


"Baiklah nini,aku akan menemanimu besok,aku pasti datang untukmu"   Limario tersenyum sumringah seolah olah melupakan rasa sakitnya mengingat Jennie sudah berpacaran dengan orang lain.


Mereka berdua saling membalas senyuman yang sesekali di barengi Limario yang mengacak gemas rambut coklat Jennie.


Dari kejauhan Hyunsik mendengar obrolan mereka berdua,tentu saja dia merasa tak suka,dia berfikir dengan dia memiliki Jennie maka mereka berdua akan semakin menjauh,tapi kenyataannya berbeda.


"Awas kau,aku tidak akan membiarkanmu selalu dekat dengan kekasihku"   Kesal Hyunsik yang langsung menuju mobilnya karna hari ini dia tidak bisa mengantar Jennie karna ia harus menemani eunha kekasih pertamanya.


Rose dan Jisoo mereka berdua terlihat sangat mesra,Rose yang berada di samping Jisoo yang tengah mengemudi mobilnya,dia menyandarkan kepalanya di bahu Jisoo yang tengah serius melihat kedepan.


"Baby..."    Panggil Rose dengan lembut,Jisoo sedikit melirik kekasihnya yang baru saja memanggilnya.

__ADS_1


"Apa kau merasa ada yang aneh antara Limario dan Jennie eonni"  Jisoo sedikit mengangguk sambil menghela nafasnya.


"Yeah,apa kau tidak sadar baby Limario selama ini menyukai Jennie dan Hari ini seharusnya dia mengungkapkan perasaannya,namun seperti yang kau dengar dari Jennie,dan kami juga berada disana menyaksikan semuanya terlebih lagi Limario yang mungkin sangat hancur perasaannya"  Rose mengangguk mengerti sedikit terkejut dan juga merasa kasihan dengan Limario.


♡♡♡♡♡


Limario baru saja sampai dirumahnya,dia kembali terlihat sedih saat mengingat bahwa Jennie telah berpacaran dengan Hyunsik.


Limario berjalan dengan langkah Juntai masuk kedalam rumahnya yang tampak sepi karna kedua orang tuanya tengah bekerja dan hanya seorang Maid wanita paruh baya yang memang bekerja dirumahnya untuk mengurus semua pekerjaan Rumah.


"Tuan muda sudah pulang"  Ucap Maid tersebut yang membawakan Orange jus kesukaan Limario.


"Ah iya"  Balas Limario dengan ramah,dia tak pernah membedakan siapapun sehingga Limario selalu sopan di hadapan Maid sekalipun.


"Baiklah tuan,dan ini Orange jus kesukaan tuan"  Maid tersebut menaruh Orange Jus itu di hadapan Limario.


"Terimakasih,aku akan meminumnya nanti"  Maid hanya mengangguk dan membungkuk hormat lalu kembali kedapur dengan membawa nampan nya.


Limario yang juga merasa haus,dia langsung meneguk habis Orange jus itu lalu kembali menyimpan gelas bekas jus nya diatas meja.


"Aku akan mandi sebentar dan segera mencari kado untuk nini"  Gumam Limario sendiri sambil menenteng ranselnya dan menuju kamarnya yang berada dilantai atas. Dia terus memikirkan kado apa yang akan dia berikan untuk Jennie besok.


Sesampainya di kamar,Limario langsung membuka satu per satu kancing seragamnya dan membiarkan tubuh atasnya hanya tertutupi singlet bewarna hitam.


Bruggghh


Limario merebahkan tubuhnya diatas kasur king size nya,dia kembali mengingat wajah bahagia Jennie  yang tengah berpelukan dengan Hyunsik saat keduanya sudah resmi berpacaran.


"Mungkin aku harus melupakan perasaan ini walaupun sulit,hhhaahh.... apa memang kau benar-benar hanya menganggapku sahabat nini,sehinggga kau mudah sekali menerima Hyunsik"  Limario berbicara sendiri di dalam kamarnya seolah tengah mencurahkan semua isi hatinya yang begitu sakit.


"Seharusnya aku menghindarimu nini,apa besok aku tak perlu datang ke acaranya"  Limario mengacak asal rambutnya yang tak terasa gatal,dia merasa frustasi dengan keadaannya saat ini.

__ADS_1


"Haaisshh menyebalkan dan aku bingung,jika aku tak datang maka mungkin Jennie akan membenciku"   Limario menggelengkan kepalanya dia mencoba membuang jauh-jauh pemikiran negatif nya yang akan semakin menghancurkan perasaannya.


Bersambung....


__ADS_2