Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )

Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )
Chapter 44


__ADS_3

Limario pov.


Bugh...


"Shitt... aku terkejut dan merasakan beban berat yang saat ini menindihku,dan benar saja saat aku mencoba menyisik kedua mataku dan melihat sebuah tangan lebar sedang berada diatas perutku.


"Seulgi ? Ucapku saat melihat seseorang yang berada di sebelahku yang Ternyata pemilik tangan itu adalah Seulgi,aku mencoba mengingat kepingan ingatan semalam,yang membuat kami berdua berakhir di ruang tamu dan kami tidur hanya beralaskan kasur lantai yang cukup membuatku merasakan sakit di punggungku,belum lagi kepalaku yang terasa sangat berat teramat sakit,mungkin semalam kami terlalu mabuk hingga berakhir seperti ini.


"Kau sudah bangun Lim"  Jisoo memanggilku saat dia melihatku yang sudah bangkit dari tidurku,aku langsung menyadari bahwa sekarang kami berdua berada di apartement Rose dan Jisoo.


"Seperti yang kau lihat,aku baru saja terbangun karena tangan beruang ini menindih perutku !  Balasku sambil melirik Seulgi yang masih tertidur dengan mulut menganga, sementara Jisoo hanya tersenyum mendengar keluhanku mengenai alasanku bangun karena tangan Seulgi menindihku.


"Yasudah,lebih baik sekarang bangunkan juga beruang itu,Rose sudah memasak dan dia menyuruhku untuk membangunkan kalian karena kita akan sarapan bersama"  Aku mengangguk mengiyakan ucapan Jisoo barusan,kemudian aku beralih untuk membangunkan beruang di sebelahku yang sepertinya akan sulit untuk membangunkannya.


Limario pov end.


Limario dan Seulgi,mereka berdua baru saja selesai membersihkan tubuh mereka sebelum menghampiri Rose dan Jisoo yang sudah menunggu mereka berdua di meja makan.


"Maaf membuat kalian menunggu"  Ucap Limario saat tiba di meja makan bersama Seulgi yang sudah menarik kursinya.


"Tidak masalah Lim ? Lagi pula masakanku juga masih terasa panas"  Sela Rose,yang benar saja,makanan yang dia sajikan masih panas,dan mana mungkin mereka langsung melahapnya.


"Duduklah,dan sarapan,setelah itu kau dan Seulgi harus meminum obat pengar yang aku beli barusan,aku rasa kalian pasti masih pusing karena mabuk semalam"  Limario dan Seulgi merasa tak enak karena mungkin semalam mereka membuat Jisoo kesusahan karena keduanya tengah mabuk,keduanya pun segera memulai sarapan mereka bersama Jisoo dan Rose.

__ADS_1


Setelah mereka menghabiskan sarapannya,suasana di meja makan tampak hening hanya menyisakan ketiga namja yang masih berada di meja makan itu,sementara Rose,wanita itu sedang mencuci piring bekas mereka sarapan tadi.


"Apa yang akan kalian lakukan dengan Jennie dan Irene ? Aku rasa kalian perlu mendengarkan penjelasannya"  Jisoo yang masih memikirkan permasalahan semalam pun mulai membuka suara,karena dia yakin keduanya juga tengah memikirkan masalah hubungan keduanya.


Limario menarik nafas dalamnya sebelum dia memulai berbicara,begitupun dengan Seulgi,karena ini semua menyangkut masalah hubungan keduanya dengan kekasih mereka.


"Mungkin sudah cukup jelas aku mengatakannya langsung semalam ! Aku membebaskannya,karena mungkin kami sudah tidak ada kecocokan lagi,maksudku Jennie mungkin sudah tidak menginginkanku lagi,sehingga dia tidak jujur denganku dan memilih berdekatan dengan pria lain"  Jelas Limario panjang lebar yang sebenarnya dia sangat berat mengucapkan kata-kata yang menjurus pada perpisahannya dengan Jennie,dia sangat mencintai wanita itu dan mungkin akan sulit melupakannya,mengingat kebersamaan mereka sejak lama.


"Dan kau Seul?  Jisoo beralih bertanya pada Seulgi sebelum menjawab ucapan Limario barusan.


"Entahlah,aku belum memikirkannya,untuk saat ini mungkin aku akan menjauhinya dan memilih tinggal di apartementku sendiri"  Kata Seulgi yang masih belum memutuskan hubungannya akan di bawa kemana setelah ini.  Jisoo yang sudah mendengar ungkapan keduanya pun mengangguk mengerti.


"Ekhm,begini,sebaiknya kalian mendengarkan penjelasan Jennie dan Irene,mungkin keduanya memiliki alasan sehingga tidak memberitahu kalian soal pesta semalam dan kedekatan mereka berdua bersama Taehyung dan Suho,walaupun kita sama-sama melihat dengan jelas interaksi keduanya,tetapi mungkin apa yang kita lihat belum tentu dengan apa yang kita fikirkan sebelum mendengarkan penjelasan keduanya"  Jisoo menjeda ucapannya dan melirik Seulgi,Limario bergantian


Skipp....


Jennie dan Irene,mereka berdua tampak berjalan dengan terburu-buru,mereka berdua baru saja sampai di kampus dan segera mencari keberadaan Limario dan Seulgi yang berada di gedung berbeda dengan jurusannya,keduanya ingin segera menemui kekasih mereka untuk menjelaskan permasalahan semalam yang menurut mereka hanya soal kesalahpahaman,tetapi meski demikian,Jennie dan Irene tetap merasa bersalah karena tidak memberitahu kekasih mereka.


"Bukankah itu mereka Jenn"  Irene menunjuk kearah kedua pria yang memang mereka cari sejak tadi,Jennie dan Irene semakin mempercepat langkah keduanya menghampiri kekasih mereka.


"Lim!!  Panggil Jennie saat dia sudah berada dekat di hadapan Limario yang saat ini menatapnya datar tanpa senyuman hangat yang biasa pria itu tunjukkan padanya.


"Bear!!! Irene juga memanggil Seulgi,tetapi Seulgi justru seperti akan menghindarinya,pria itu masih belum siap untuk berbicara sekarang.

__ADS_1


"Lim,aku pergi dulu"  Pamit Seulgi menepuk bahu Limario sebentar sebelum dia beranjak pergi,Limario ingin menahan Seulgi,tetapi ada Jennie yang menahannya dengan tatapan puppy eyesnya,yang membuatnya tak tega jika pergi begitu saja.


"Tunggu aku bear!!!  Teriak Irene memanggil nama Seulgi,dia juga mencoba mengejar Seulgi yang berjalan begitu cepat.


Setelah kepergian Seulgi dan Irene,kini tinggal Limario dan Jennie yang masih saling berhadapan.


"Aku ingin menjelaskan masalah semalam,bisakah kamu mendengarku" Ucap Jennie penuh permohonan,berharap Limario mau mendengar penjelasannya.


"Silahkan,aku akan mendengarnya" Balas Limario yang memberikan ruang untuk Jennie menjelaskan semuanya.


"Nde..aku akan menjelaskannya tetapi aku harap kamu tidak marah lagi denganku,dan kata-kata semalam ? Aku tidak ingin kamu membebaskanku yang berarti itu kata perpisahan,sungguh aku tidak menginginkannya,karena aku hanya mencintaimu Lim"  Ungkap Jennie sungguh-sungguh dengan penyesalan karena dia sudah membuat Limario kecewa dengannya.


"Katakan saja yang ingin kamu jelaskan Jenn ? Waktuku tidak banyak"  Desak Limario yang sebenarnya dia merasa tak nyaman dengan situasi seperti ini,apalagi wanita di depannya sudah mengeluarkan air mata,sungguh dia tidak tega melihat orang terkasihnya menangis di depan matanya.


"Mungkin aku akan memulai dengan meminta maaf padamu terlebih dahulu,dan soal semalam yang kamu lihat di Club,itu tidak seperti yang kamu lihat,aku memang bersama Taehyung,tetapi itu semua hanya sekedar formalitas karena kami partner kerja,dan itu semua hanya sebuah media play yang sudah di rencanakan oleh Tuan Lee untuk memikat tamu undangan yang sebagian koleganya,dia berharap hal itu akan mempengaruhi mereka untuk memikat kerjasama agensi kita dengan mereka"  Limario yang mendengarkan penjelasan Jennie pun dia di buat tak percaya,entah apa yang harus dia tanggapi dia semakin pusing memikirnya,apalagi secara tidak langsung Jennie rela melakukan itu hanya demi pekerjaannya.


Limario tersenyum miring di hadapan Jennie dengan kedua matanya yang mulai memerah menahan air mata yang coba dia bendung.


"Sepenting itukah pekerjaanmu Jenn,hingga kamu menukarnya dengan alasan yang sulit sekali masuk kedalam pikiranku,aku tidak percaya kau melakukan itu hanya karena pekerjaan dan orang lain ? Aku bahkan bisa menghidupimu tanpa harus kau bekerja dengan mereka yang hanya akan memanfaatkanmu"  Limario semakin kecewa hingga tak terasa air mata yang sedari dia bendung pun menetes,Jennie yang melihat Limario meneteskan air matanya pun,dia semakin merasa bersalah padanya dan segera mengulurkan tangannya menghapus air mata Limario,tetapi tangan Limario lebih dulu menahannya.


"Maaf sepertinya aku harus pergi,aku butuh ketenangan untuk saat ini"  Jennie ingin menahannya lagi,tetapi Limario langsung pergi begitu saja membiarkannya yang saat ini semakin mengisakkan tangisnya,sungguh dia sangat menyesal telah membuat pria yang dia cintai, kecewa karenanya.


Bersambung...

__ADS_1


Like dan komen jika kalian suka dan ingin segera membaca chapter berikutnya,see u bye bye yeorobun.


__ADS_2