
Pagi hari yang cerah,mentari pagi mulai menampakkan kilauan cahaya nya sehingga menembus jendela yang gorden nya sedikit terbuka.
Limario yang tertidur sangat nyenyak,dia merasa terganggu dengan cahaya yang sedikit menyorot kearah wajah tampannya,dia sedikit menggeliat,lalu dengan mata yang masih terpejam,Limario mendudukkan dirinya di sisi ranjangnya.
"Hoam,sudah pagi ternyata" Limario sedikit menguap sembari menggaruk miliknya yang setengah terbangun,hari ini dia mulai kembali masuk ke sekolahnya setelah beberapa hari dia menjalani perawatan pemulihan luka nya.
Limario membangkitkan tubuhnya,dia mulai mengambil handuknya dan bergegas untuk mandi.
Ting.
Belum sempat Limario memasuki kamar mandinya,sebuah pesan di ponselnya,Limario langsung mengambil ponsel diatas nakas nya,yang ternyata pesan dari pujaan hatinya yaitu Jennie kim,yang sudah resmi menjadi pacarnya.
My ❤ Nini ✉
Chagiya,apa kamu sudah bangun ?
Jika sudah,bergegaslah mandi dan jangan lupa sarapan ne,jangan memaksa sekolah jika keadaanmu belum sepenuhnya pulih,aku mencintaimu 💋.
Limario merasa sangat bahagia mendapatkan pesan manis dari sang kekasih,dia memeluk erat ponselnya yang masih menampilkan pesan Jennie padanya.
"Ahh apa seperti ini rasanya mencintai seseorang yang juga mencintaimu" Ucap Limario yang tersenyum bahagia,kemudian dia mulai mengetik pesan untuk membalas pesan Jennie,setelah itu,Limario kembali menyimpan ponselnya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi nya,dia semakin bersemangat dan ingin segera menemui Jennie di sekolah.
Jennie pov.
Ting...
Limario ❤ ✉
Aku baru saja bangun sayang,dan aku akan segera menjalankan perintahmu,mandi dan segera sarapan,aku juga sangat mencintaimu nini,saat dulu hingga sekarang dan seterusnya 😍
Dia sangat manis,Limario sahabat kecilku yang sekarang menjadi kekasihku,aku sangat mencintainya dan dia lebih dulu mencintaiku,sehingga aku merasa sangat beruntung memilikinya yang selalu mengertiku dan membuatku merasa aman bersamanya,aku kembali menyimpan ponselku ke dalam tas tanpa membalas pesan kekasihku,karna aku tidak ingin mengganggunya yang tengah sarapan dan mungkin nanti aku akan langsung menghubunginya memastikan keadaannya yang masih belum sepenuhnya membaik,aku kembali menyimpan ponselku ke dalam tas karna sebentar lagi aku akan memasuki kelas dan beberapa menit lagi, ssaem akan segera masuk.
"Jennie_ya,tunggu aku" aku menghentikan langkahku saat Jisoo yang berada di belakangku baru saja memanggilku,dia terlihat terburu-buru dengan suara nafas tersenggal yang bisa aku dengar,mungkin dia sudah berlari sejak baru saja sampai di parkiran,pikirku.
"Apa sesuatu mengejarmu Kim Jisoo,kita belum terlambat dan kau membuat dirimu kelelahan" Mendengar kata-kataku barusan,Jisoo hanya menyengir kuda kearahku sambil menggaruk tengkuk nya.
"Heheh,aku hanya mengantisipasi saja Jen,kau tau sendirikan,jika Ssaem matematika itu sangat disiplin,aku tidak mau berakhir seperti minggu lalu,hanya terlambat 5 detik,dia menyuruhku keliling lapangan" Jisoo menggerutu kesal,mengingat dirinya pernah di hukum minggu lalu,dan aku mengakuinya pada saat itu dia terlihat menyedihkan saat selesai di hukum berkeliling lapangan dengan cuaca panas yang siap membuat siapapun meleleh.
"Yasudah tenang saja,kali ini kau tidak akan di hukum lagi karna sudah tepat waktu dan Ssaem belum berada di kelas,Kajja kita masuk" Jisoo sedikit bernafas lega setelah itu,kami melangkah bersamaan untuk menuju kelas.
Jennie pov end.
Bruummm...
__ADS_1
Suara raungan motor,baru saja terparkir di parkiran sekolah,dengan pemiliknya yang menggunakan Jaket Bomber berwarna Hitam yang baru saja menuruni motornya sambil membuka helm full face nya.
Limario kembali meletakkan helm nya di atas motor,setelah sedikit bercermin di kaca spion nya,untuk memastikan penampilannya yang sangat keren saat ini menurutnya,Dia sangat terlihat bahagia dan bersemangat karna dia akan mengejutkan kekasihnya Jennie yang baru saja resmi beberapa hari yang lalu.
"Limario!!! Kau kah itu" Seulgi melambai kearahnya saat mengetahui keberadaan Limario,tentu saja pria sipit itu langsung menghampiri sahabatnya yang dia rindukan.
"Hai bear,apa kau merindukanku"
Grapp...
Tanpa membalas,Seulgi langsung memeluk Limario,walaupun mereka saat ini tengah menjadi pusat perhatian beberapa siswa yang melihat interaksi keduanya.
"Tentu saja bodoh,bagaimana aku tidak merindukanmu,kau sahabatku,dan kami selalu menantikanmu Lim,aku yakin Jisoo dan yang lainnya akan bahagia melihatmu kembali masuk" Seulgi melepaskan pelukannya dan tersenyum kearah Limario dengan mata yang sedikit berkaca-kaca.
"Kajja, kita temui Jisoo dan yang lainnya sebelum kelas masuk" Tukas Seulgi mengajak,namun Limario menggeleng.
"Nanti saja setelah jam istirahat,aku rasa sekarang bukan waktu yang tepat, mengingat sebentar lagi jam pelajaran di mulai" Balas Limario dan Seulgi membenarkan ucapannya,lagi pula mereka perlu waktu banyak untuk saling mengobrol satu sama lain dan melepas kerinduan.
"Apa kalian berdua akan tetap berada disana!! Ssaem berkumis tebal meneriaki mereka berdua,Limario dan Seulgi langsung saling memandang dan segera masuk karna guru mereka sudah berada di depan kelas.
Saat masuk ke dalam kelas,semua teman sekelas Limario begitu senang melihat kehadiran temannya itu,mereka semua telah mengetahui tentang kejadian naas yang menimpa Limario dan mereka semua mengutuk perbuatan Hyunsik yang sangat buruk tega melakukan itu.
"Limm! Rose memekik saat melihat Limario dan memeluknya,dia juga sangat merindukan Limario.
"Apa kabarmu Rose,apa Jisoo selalu memberikan makanan yang terbaik untukmu,jika tidak,maka aku akan memarahi nya" Rose merenggangkan pelukannya lalu menatap Limario.
"Aku sudah merasa lebih baik,lagi pula aku tidak ingin tertinggal pelajaran cukup jauh,dan soal NiNi,aku memberinya kejutan dan aku tidak bilang padanya bahwa aku masuk hari ini"
"Mwo!! Apa kau ingin membuatnya marah,karna tidak memberitahunya Lim,dia sangat khawatir terhadapmu" Rose menggelengkan kepalanya,dan dia merasa Limario berada dalam masalah karna tidak memberitahu Jennie tentang dirinya yang kembali bersekolah.
"Dia tidak akan marah aku pastikan itu" Kata Limario dengan yakin lalu menduduki kursinya.
●
●
●
Seulgi,Irene dan Jennie mereka baru saja memasuki kantin setelah Jam istirahat berbunyi dan mereka memutuskan untuk membeli makanan untuk mereka makan bersama di dalam kantin.
"Apa kau sudah memberitahu Seulgi dan Rose" Tanya Jennie pada Jisoo yang sedang mengirim pesan pada keduanya.
"Mereka akan segera kesini,mungkin sedang dalam perjalanan kemari" Jawab Jisoo sambil menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku celana nya.
__ADS_1
Mereka bertiga mulai memesan makanan dan beberapa menit kemudian penjaga kantin,mengantarkan makanan mereka di tempat mereka berada.
Jisoo dan Irene,mereka berdua sudah menikmati makanan mereka,sementara Jennie hanya mengaduk aduk makanannya seperti memikirkan sesuatu sambil memegang ponselnya.
"Yaa,kenapa kau hanya mengaduk makananmu saja Jen" Ucap Irene yang memperhatikannya sejak tadi,Jisoo pun ikut memperhatikan gadis bermata kucing itu.
"Apa kau memikirkan sesuatu Jen" Tanya Jisoo yang ikut menimpali.
"Limario,aku sangat merindukannya dan dia belum menelfonku" Jennie berkata sambil memanyunkan bibirnya yang sekarang terlihat menggemaskan,Jisoo dan Irene mereka berdua saling melirik mendengar pengakuan Jennie,menurut mereka begitu berlebihan tingkah Jennie terhadap Limario,dan mereka juga mengetahui bahwa Jennie dan Limario tidak memiliki hubungan apa-apa selain bersahabat sejak kecil.
"Apa kamu merindukanku NiNi" Suara familiar itu membuat Jennie terbelalak dan berbalik,dia cukup terkejut melihat kehadiran Limario yang sekarang tengah tersenyum manis kearahnya dengan membawa setangkai bunga Daisy.
"Limm!! tentu saja aku merindukanmu Sayang" Jennie langsung menghabur pelukannya memeluk Limario dengan erat.
"Kejutan untukmu dan aku juga sangat merindukan NiNi ku" Limario membalas pelukan Jennie dengan sesekali mengecup pucuk kepala Jennie dengan lembut.
Jisoo,Irene begitupun dengan Rose dan Seulgi yang bersamaan datang dengan Limario,mereka berempat terkejut dengan panggilan sayang Jennie dan juga sebutan Limario yang mengatakan Jennie miliknya.
"Apa kami melewatkan sesuatu tentang kalian" Ujar Seulgi,membuat Limario dan Jennie melepaskan pelukannya dan memandang mereka berempat sambil tersenyum.
"Mianhe, Kami belum sempat memberitahu kalian tentang hubungan kita berdua" Jawab Limario yang kembali menatap hangat Jennie yang juga menatapnya.
"Aku dan Jennie,kami berdua bukan lagi sekedar sahabat,melainkan lebih dari itu dan akan semakin dekat,aku memastikan itu,Jennie menjadi pertama bagiku dan terakhir untukku,Aku mencintainya dan ? Jennie menutup bibir Limario dengan jemarinya,dia berencana meneruskan ungkapan Limario.
"Aku juga sangat mencintai Limario,mungkin aku pernah membuat kesalahan terhadapnya,tetapi sekarang aku sudah menyadarinya,ketulusan Limario membuka hatiku yang selama ini tersesat,dan aku juga berjanji meskipun Limario bukan yang pertama,tetapi dia akan menjadi yang terakhir untukku selamanya" Limario terpaku dengan ucapan Jennie,begitupun dengan keempat teman mereka yang tersentuh dengan pengakuan keduanya,tetapi rencana yang akan mereka buat sudah gagal karna keduanya sudah lebih dulu berhubungan.
"Akhirnya,Cintamu terbalaskan Lim" Jisoo berucap.
"Jangan pernah menyakitinya lagi Jen? Jika itu terjadi lagi,maka aku sendiri yang akan meminta Limario pergi jauh darimu dan jangan pernah kembali lagi" Ancam Seulgi karna dia masih mengingat betul kesedihan Limario saat itu.
"Kau jahat sekali bear,jangan berbicara seperti itu" Irene memperingatinya.
"Aku akan melakukan hal yang sama seperti kata-katamu barusan Seul,jika kau menyakiti Irene eonni" Rose menunjuk kearah Seulgi yang langsung bungkam di buatnya.
"Tidak,aku tidak akan Limario pergi lagi dariku karna aku tidak bisa hidup tanpa nya" Tukas Jennie dengan yakin dan Limario cukup senang dengan hal itu.
"Aku tidak akan pergi lagi dan akan selalu bersamamu selamanya,NiNi dan Limario tidak akan terpisahkan lagi sampai kapanpun" Limario juga meyakinkan ucapannya dan mereka berdua saling menatap penuh cinta.
"Jenlim akan selalu bersama" Seru Jennie dan Limario bersamaan.
"Chaesoo,juga akan terus bersama" Jisoo dan Rose juga berseru.
"Kami berdua juga Seulrene akan bersama secepatnya,bukan begitu Bae" Seulgi mengedipkan matanya dan Irene tersipu dengannya.
__ADS_1
Mereka saling merangkul pasangan masing-masing dengan sorakan para siswa yang lainnya yang sedari tadi memperhatikan mereka yang tampak romantis.
Bersambung...