Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )

Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )
Chapter 33


__ADS_3

Pagi hari yang cukup cerah,Limario yang sudah bersiap-siap akan menjemput Jennnie untuk mengantarkannya pemotretan,dia sedikit bercermin di meja riasnya sambil menggulung sedikit lengan kemeja hitamnya yang dia pakai hari ini,setelah itu Limario juga menyemprotkan parfum Bvlgari Pour Homme yang memiliki wangi woody floral musk, Limario sangat menyukai wangi parfum dari brand ternama tersebut,selain dirinya Jennie kekasihnya pun akan terus menempel padanya karena menurut Jennie bau parfum Limario sudah menjadi candunya.


"Selesai,aku harap wanitaku tidak lama menungguku" Limario segera mengambil kunci mobilnya dan menuju garasinya.


Sesampai di garasi mobilnya,Limario langsung menekan remot kunci untuk membuka pintu mobilnya yang langsung otomatis terbuka.




"Saatnya berangkat bumblebee" Seru Limario yang menamakan mobil Bmw i8 nya dengan panggilan bumblebee salah satu tokoh transformer,dia mendapatkan mobil itu berkat tabungannya sendiri,dan pada saat kuliah Limario memutuskan menggunakannya untuk membeli mobilnya sendiri,meskipun orang tuanya ingin membayarkannya,tetapi dia menolak dan membayarnya sendiri.


Vroom...


Limario menyalakan mobilnya dan segera melaju pelan keluar dari halaman rumahnya,dia akan melaju cepat saat dijalanan nanti.


Skip...


Limario dan Jennie sudah sampai di tempat tujuan yaitu sebuah gedung agensi yang dimana menjadi tempat pemotretannya bersama Irene yang juga sudah berada di tempat itu,bersama Seulgi yang juga mengantarkannya.


"Telfon aku jika sudah selesai nanti sayang,aku akan menjemputmu" Ucap Limario dengan lembut sembari menautkan jemarinya di jemari mungil kekasihnya.


"Uhm,aku akan menelfonmu nanti hon" Jawab Jennie yang juga membalas senyuman Limario.


"Baiklah aku pergi dulu Nini,semoga pemotretanmu berjalan lancar sayang"


Cupp... 💋

__ADS_1


Limario mengecup kening Jennie dengan cepat sebelum meninggalkannya. Sementara Jennie yang menerima ciuman itu dibuat bersemu merah di kedua pipi mandunya yang merona,Limario selalu berhasil membuatnya selalu melayang buana.


Seulgi dan Irene pun mereka berdua juga saling memandang lekat hingga salah satunya berpamitan.


"Aku masuk kedalam dulu bear,jangan lupa menjemputku nanti atau kau tidak akan mendapatkan jatahmu" Irene sedikit menekankan suaranya,pasalnya kekasih beruangnya itu kadang suka pelupa,dia pernah menunggu Seulgi sampai bioskop tutup yang ternyata kekasihnya itu tertidur di bilik toilet dan sampai saat itu Irene terus memperingatinya,meskipun seperti itu dia selalu mencintai kekasihnya.


"Nde... Siap Bae,aku akan menjemputmu,kabari aku saja jika kau sudah selesai" Irene mengangguk mengiyakan ucapan Seulgi.


Setelah berpamitan kedua wanita itu segera memasuki gedung agensi tempat mereka menjalani pemotretan majalah remaja,keduanya Jennie dan Irene mendapatkan panggilan langsung dari pihak agensi yang mempercayai mereka berdua untuk menjadikan modelnya.


Limario dan Seulgi,mereka berdua menuju mobil masing-masing saat Irene dan Jennie sudah masuk kedalam gedung,dan keduanya segera menemui Jisoo yang sudah menunggu kedatangan mereka di basecamp ketiganya yang mereka selalu rahasiakan.


Kembali lagi pada Jennie dan Irene,keduanya sudah berada diruang make up dan mengganti pakaian yang akan mereka kenakan untuk pemotretan,setelah semua dirasa beres,Jennie dan Irene langsung diarahkan di ruang studio,yang dimana di dalamnya cukup ramai tidak hanya mereka saja,disana juga ada model lainnya.


"Apa kabar Nona Jennie dan Nona Irene,aku senang bisa bekerjasama dengan kalian" Seorang pria paruh baya pemilik agensi menyapa keduanya,Irene dan Jennie langsung membungkuk hormat.


"Aku dan Jennie akan menampilkan yang terbaik untuk pemotreran ini Sajangnim" Irene menimpalinya. Pria paruh baya di depannya pun mengangguk angguk dengan senyuman lebarnya.


"Tentu saja aku menantikan hal itu,dan yeah Nona Jennie dan Nona Irene,untuk pemotretan nanti kalian tidak sendiri,melainkan akan ada sesi pemotretan pasangan,dan aku sudah menyiapkan model pria yang akan berpasangan dengan kalian" Pria pemilik agensi itu meminta anak buahnya untuk memanggil kedua pria tersebut yang akan menjadi pasangan mereka,sementara itu Jennie dan Irene di buat terkejut pasalnya keduanya tidak mengetahui bahwa akan ada projek pemotretan dengan pasangan.


"Apa anda memanggil kami Sajangnim," Seorang Pria berucap,kemudian di susul pria satunya lagi yang berada di sampingnya.


"Ah iya tentu saja,dan aku akan memperkenalkan kalian dengan kedua wanita ini yang akan di pasangkan dengan kalian untuk pemotretan nanti" Kedua pria itu langsung menengok kearah Jennie dan Irene.


"Nona Jennie dan Nona Irene perkenalkan mereka Kim Taehyung dan Suho yang akan menjadi pasangan pemotretan nanti,Taehyung akan menjadi pasanganmu Nona Jennie dan Suho akan menjadi pasangan Nona Irene,maaf sebelumnya aku belum meberitahukan hal ini" Jennie dan Irene hanya saling memandang,keduanya pun menjadi sungkan tetapi mereka sudah terlanjur mentanda tangani kontrak,hanya saja mereka takut dengan kekasih mereka masing-masing jika mengetahui hal ini,Irene dan Jennie harus memberi pengertian pada keduanya.


__ADS_1


Kim Taehyung Model Pria terkenal.



Suho Teman Kim Taehyung.


Melihat Jennie dan Irene yang hanya diam saja,Taehyung dan Suho mencoba mencairkan suasana kecanggungan dengan memperkenalkan diri mereka pada kedua wanita itu.


"Senang bekerja denganmu Nona Jennie Kim" Taehyung mengulurkan tangannya pertanda perkenalan,Jennie yang mendapatkan uluran tangan itupun membalasnya.


"Panggil saja Jennie Kim,aku rasa Kau lebih dewasa dariku" Jennie menjawabnya dengan senyuman sekilasnya.


"Ne..Arraso, Mungkin kau bisa memanggilku Oppa" Jennie hanya mengangkat bahunya acuh.


"Baiklah karena aku menghargaimu yang lebih dewasa dariku" Tukas Jennie begitu saja mencoba mengakrabkan diri agar tidak ada kecanggungan diantara mereka saat pemotretan nanti. Setelah Jennie dan Taehyung berkenalan,sekarang giliran Suho dan Irene yang saling memperkenalkan diri.


"Aku Bae Joohyun panggil saja Irene" Irene berkata begitu saja tanpa membalas tangan Suho yang sudah terulur.


"Kau sangat cantik Nona,aku rasa kita akan menjadi partner yang baik" Suho mengedipkan sebelah matanya,Irene yang melihat itupun hanya tersenyum dingin saja kearahnya.


"Kekasihku selalu mengatakan itu setiap kali kami melakukan hubungan ****" Kata-kata sarkas Irene membuat Suho terdiam membeku dan terlihat kikuk,Sementara Taehyung yang juga mendengarnya pun mengerjapkan matanya tak percaya,karena suara Irene sedikit keras dan menekan,Jennie segera menghampiri Irene kembali dan membawanya menjauh dari kedua pria itu yang menatap punggung keduanya.


"Unnie_ya, Bisakah kau mengontrol kata-kata ftontalmu,kita harus bersikap profesional Unnie" Jennie membuang nafas kasarnya,dia sedikit merasa malu karena ucapan Irene barusan,Namun Irene seperti tampak biasa dan tak peduli dengan kata-kata yang dia katakan barusan,dia hanya ingin menunjukkan bahwa dirinya telah memiliki kekasih dan jelas saja Suho mencoba mencari perhatian padanya.


"Kita memang perlu profesional Jen,tetapi aku perlu memberitahu statusku pada pria itu yang mencoba menggodaku" Irene berkata sambil melipat kedua tangannya di depan dada,Jennie yang mengerti ucapan Irene barusan,dia hanya diam tanpa membalasnya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2