Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )

Love My Best Friend ( Mencintai Sahabatku )
Chapter 35


__ADS_3

SNU ( Seoul National University)


Limario dan Seulgi terlihat terburu-buru,keduanya baru saja sampai di kampus karena hari ini Limario dan Seulgi akan melakukan kerja lapangan bersama dosen mereka di dalam ruangan Studio yang sudah di siapkan,mereka berdua hanya membawa kamera mereka masing-masing yang sebelumnya sudah di stel,agar sesampai di kampus tidak ada masalah dengan kamera mereka,terutama Limario,dia sangat teliti dengan kameranya,dia sangat menyukai fotografi sehingga membuatnya tertarik untuk menekuni bidang itu saat kuliah sekarang,dia ingin menjadi seorang Fotografer profesional suatu saat nanti dan membangun studionya sendiri.


"Selamat siang Mr.Park" Seulgi dan Limario menyapa berbarengan saat keduanya baru saja sampai di ruangan tempat mereka melakuan kerja lapangan.


"Kalian sudah datang rupanya,ayo segera kita mulai saja,karena model yang akan kalian bidik sudah menunggu di dalam" Tuan park mengarahkan mereka berdua,Seulgi dan Limario pun langsung mengikuti arahan Dosennya tersebut.


"Hari ini aku akan menguji kalian untuk membidik seorang model populer dari agensi ternama,aku harap bidikan kalian berdua tidak mengecewakanku dan buat mereka terkesan dengan hasil bidikan kalian,karena jika kalian berhasil maka salah satu diantara kalian akan di kontrak kerja dengan agensi tersebut,apa kalian mengerti" Limario dan Seulgi merasa tertantang dengan ucapan Dosen nya,mereka berdua hari ini harus bersaing secara sehat untuk membuktikan kemampuan mereka.


"Sepertinya hari ini kita mulai bersaing Lim" Ucap Seulgi dengan percaya dirinya,sementara Limario dia langsung merangkul temannya itu dan membisikkan sesuatu di telinga Seulgi.


"Baiklah,untuk hari ini aku akan membuktikan skill ku dan aku tidak akan memberikanmu kesempatan untuk mendapatkan tawaran itu Kang Seulgi" Limario melepas rangkulannya,dia juga sangat percaya diri untuk membuktikan bahwa dirinya yang akan mendapatkan tawaran itu,yang menjadi permulaan Limario untuk melangkah menggapai keinginannya.


"Ckk,Lihat saja nanti,kau harus mentraktirku jika aku yang menang ingat itu" Seulgi memperingatinya dan Limario menyetujui keinginan temannya itu.


"Tentu saja,tapi kalau aku yang menang maka kau harus bersiap-siap menyerahkan semua mainan lego Lamborghini yang berada di dalam kamarmu untukku,mengerti ? Seulgi membulatkan matanya saat Limario meminta permintaan yang sulit dia kabulkan,pasalnya mainan itu sangat mahal dan sulit di dapatkan,tetapi karena dia yang memulai taruhan,mau tak mau dia pun mengiyakannya.


"ya,ya itupun jika kau menang" balas Seulgi dengan terbata-bata karena dia harus mempertaruhkan mainan berharganya.


"Kita buktikan sekarang" Tukas Limario sambil mengedipkan sebelah matanya,karena saat ini mereka sudah berada di dalam studio.


Skip...

__ADS_1


ketiga yeoja sedang berada di dalam kafetaria kampus,mereka adalah Jennie,Irene dan Rose ,ketiganya tengah menikmati santapan mereka yang baru saja mereka pesan.


"Sepertinya mereka benar-benar sibuk" Irene menggerutu kesal sambil menyimpan kembali ponselnya diatas meja,karena Seulgi tidak membalas pesannya.


"Kau benar Unnie,Limario juga tidak mengangkat telfonku humm,aku sudah merindukannya" Jennie menopang dagunya sendiri sembari melengkungkan bibirnya ke bawah menandakan dia sedang bersedih memikirkan Limario,Sementara itu Rose yang berada di antara mereka pun hanya merasa heran dengan keduanya yang baru saja ditinggal sebentar sudah merasa seperti ditinggal ribuan tahun.


"Apa kalian akan bersikap seperti ini jika sudah menikah nanti ? Kemungkinan Seulgi dan Limario baru melangkah bekerja kalian sudah merengek di depan pintu" Rose terkekeh dengan ucapannya sendiri yang menyudutkan Jennie dan Irene yang menatapnya tajam.


"Jangan menatapku seperti itu Unnie,yang sama sekali tidak membuatku takut" Rose kembali melahap makanannya tanpa memperdulikan tatapan Irene dan Rose.


"Chaeng_ya... Tentu kami akan berbeda saat menikah nanti" Jennie mengangguki ucapan Irene dia pun menyetujuinya.


"Terserah kalian saja Unnie,aku hanya mengingatkan kalian jika Limario dan Seulgi pasti sedang sibuk saat ini jadi mengertilah sedikit" Rose mencoba memberi pengertian pada kedua wanita yang lebih dewasa darinya.


"Anniyo,bukan seperti itu Unnie,aku tetap yang paling muda diantara kalian dan aku tetap seorang Donsaeng bagi kalian berdua" Jennie dan Irene terkekeh dengan cletukan Rose yang baru saja dia lontarkan,mereka berdua pun lekas beranjak dari kursi dan memeluk Rose secara bersamaan,Rose berada di tengah-tengahnya yang sedang mereka peluk.


"Dan kami tetap sebagai Unnie mu yang selalu menyayangimu Chaeng" Ucapan lembut Irene di barengi dengan mencium pipi cubby Rose.


"Kami mencintaimu Rosie,aku harap kita bertiga akan tetap seperti ini sampai kita menikah dengan pasangan kita masing-masing dan memiliki anak dan anak-anak kita akan saling menjaga satu sama lain seperti persahabatan kita sampai sekarang" Keharuan menyelimuti mereka bertiga yang saling memeluk,Rose yang mudah tersentuh pun dia meneteskan air matanya karena kedua wanita yang lebih dewasa darinya begitu tulus mengatakannya.


"Mari kita selalu bersama dan saling menguatkan Unnie" Rose mengeratkan pelukan mereka berdua.


"Kajja" Serempak Irene dan Jennie yang ikut mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


Kembali lagi pada Seulgi dan Limario mereka baru saja selesai melakukan pemotretan dengan seorang model yang berasal dari KI'MS Agensi,model itu tak lain adalah pria yang kemarin berada di belakang Jennie ,yaitu Kim Taehyung yang menjadi Objek mereka berdua untuk mendapatkan gambar yang terbaik.


"Aku senang bisa menjadi model objek kalian hari ini,perkenalkan aku Kim Taehyung" Taehyung dengan ramah mengulurkan tangannya pertanda pengenalan.


"Seharusnya kami yang mengatakan itu,karena kami langsung di hadapkan dengan seorang model terkenal sepertimu,dan yeah aku juga senang bekerjasama denganmu Aku Limario dan dia temanku Seulgi" Limario dan Seulgi bergantian bersalaman dengan Taehyung yang terlihat sangat ramah pada mereka berdua.


"Aku sempat melihatmu kemarin ? Apa kau kekasih Jennie kim,aku rasa kalian terlihat begitu dekat" Taehyung yang sedikit penasaran pun bertanya langsung pada Limario tentang kedekatan mereka berdua yang sempat Taehyung perhatikan saat itu.


"Ne, Kau benar Jennie dia kekasihku dan akan menjadi Istriku suatu hari nanti" Limario menjawab pertanyaan Taehyung dengan sorot mata yang menunjukkan keseriusannya,sementara Taehyung yang mendengar itupun hanya meneguk salivanya berat.


"Daebak,aku harap kau mengundangku saat kalian menikah nanti" Taehyung memaksakan senyumannya,entah kenapa mendengar keseriusan Limario terhadap Jennie membuatnya panas,karena pertemuan pertamanya dengan Jennie dia merasa bahwa dia menyukai wanita itu.


"Lim,sepertinya kita harus segera pergi" Seulgi menyenggol bahu Limario hingga dia menengok kearahnya dan Seulgi segera memperlihatkan isi pesan dari Rose yang mengatakan.


Rose ✉


Aku harap kalian segera menghampiri,kekasih kalian, jika sudah selesai,karena aku merasa telingaku akan tuli jika mendengar keluhan wanita-wanita bucin itu yang terus merengek menanyakan kalian berdua.


"Mianhe,Tae sepertinya kami benar-benar harus pergi" Tanpa mendengar balasan Taehyung,Limario dan Seulgi dengan cepat membereskan peralatan kamera mereka dan berlalu dari tempat itu,mereka tidak memperdulikan hasil penerimaan kontrak,karena dosen mereka sudah memberitahukan bahwa kontrak itu akan di umumkan besok siapa diantara mereka yang akan terpilih.


Aku akan berusaha mendekatinya sampai aku membuatnya menjadi milikku.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2