
Vroom...
Vroom...
Suara raungan keras dari kedua mobil sport yang baru saja sampai secara bersamaan di parkiran gedung agensi,mereka berdua adalah Limario dan Seulgi yang datang bersamaan untuk menjemput kekasih mereka yang sedari tadi sudah menghubunginya,bahwa mereka berdua sudah selesai pemotretan.
Limario dan Seulgi,mereka berdua langsung saja keluar dari mobil masing-masing,keduanya pun menunggu kekasih mereka yang sedang berjalan keluar dari dalam gedung.
Setelah beberapa menit mereka menunggu,akhirnya kedua wanita yang mereka tunggu pun menghampiri mereka,namun Seulgi dan Limario sedikit menyipitkan mata saat di belakang kekasih mereka,kedua pria mengikuti mereka dari belakang,hingga membuat keduanya merasa bertanya-tanya.
"Apa kamu lama menungguku hon" Jennie segera menghampiri Limario dan melingkarkan tangannya di lengan Limario dengan tatapan penuh cinta,Sementara Taehyung yang melihat kedekatan Jennie dan Pria di sebelahnya,dia merasa jika mereka berdua berhubungan.
"Aniyo, Aku juga baru saja sampai dengan Seulgi ? Apa kamu sudah selesai pemotretan sayang" Limario berkata sembari merapikan rambut Jennie yang sedikit menutupi matanya.
"Seperti yang kamu lihat hon,aku dan Irene Unnie baru saja selesai, Kajja kita pulang" Tukas Jennie segera mengajak Limario untuk segera pulang,karena dirinya sudah merasa lelah hari ini.
"Aigoo,kekasihku kelelahan rupanya,baiklah ayo kita pulang" Limario dan Jennie segera memasuki mobilnya,sementara Irene dan Seulgi mereka berdua juga ikut menyusulnya untuk segera masuk kedalam mobil Seulgi,tetapi saat Irene dan Seulgi hendak masuk kedalam mobil,Suho menarik tangan Irene sehingga membuat Irene menatapnya bingung kenapa tiba-tiba Suho menghampirinya,tidak hanya dia,tetapi Seulgi pun juga ikut terkejut dengan kedatangan pria itu yang menyentuh tangan kekasihnya.
"Sepertinya kau melupakan sapu tanganmu Nona" Suho memberikan sapu tangan Irene yang ketinggalan tepat di telapak tangan wanita yang ia genggam saat ini.
"Terimakasih" Irene menjawabnya singkat dan melepaskan tangan Suho begitu saja yang memegangnya tadi.
"Bear,ayo kita pulang" Irene berkata lembut pada kekasihnya,raut wajahnya pun berbinar saat menatap Seulgi,berbeda saat dirinya bertatapan dengan Suho,dia memperlihatkan wajah dinginnya.
Irene dan Seulgi pun berlalu dari tempat itu,Suho yang menatap kepergian Irene pun dia hanya diam di tempat sambil bersmirk,dia merasa tertantang dengan sikap irene yang acuh padanya namun tetap terlihat cantik di matanya.
"Aku semakin tertarik padamu Nona Bae" Suho tersenyum samar,dia berharap suatu saat nanti bisa mendapatkan Irene dengan caranya.
__ADS_1
Di dalam mobil,suasana tampak hening,Irene dan Seulgi tampak terdiam dengan pemikiran masing-masing,Seulgi yang biasanya begitu crewet saat bersama Irene pun dia hanya fokus menatap jalanan di depannya sambil menyetir.
"Bear,kenapa kau diam saja" Irene yang tak tahan dengan keheningan itupun membuka suara,Seulgi yang berada disampingnya hanya menatapnya sekilas kemudian kembali menatap jalanan.
"Aku hanya sedang fokus menyetir Bae" Balas Seulgi yang mencoba menutupi rasa cemburunya saat Suho menyetuh Irene,dia merasa keduanya dekat.
"Apa itu karena Suho,maksudku pria yang mengembalikan sapu tanganku,dan maaf aku baru saja akan memberitahumu bahwa pemotretan tadi dia menjadi pasanganku dalam pembuatan cover majalah,tidak hanya aku melainkan Jennie juga dan kami sama sekali tidak mengetahui jika akan di pasangkan dengan mereka,itu dadakan" Irene menjelaskannya tanpa mengurangi perkataannya,dia berharap Seulgi mengertinya.
Seulgi yang mendengar penjelasan Irene pun,dia merasa lega karena kekasihnya tak menutupi apapun darinya,dia segera mengambil tangan Irene dan menciumnya sebentar.
"Aku percaya padamu Bae,terimakasih sudah menjaga perasaanku" Seulgi tersenyum hangat,membuat Irene membalas senyumannya itu.
"Sebaiknya kau kembali perhatikan ke depan Bear,atau kita akan menabrak" Ujar Irene yang memperingati Seulgi karena dirinya begitu fokus memperhatikannya.
"Baik bos,tetapi aku meminta sesuatu darimu saat tiba di apartemen nanti" Seulgi menaikan sebelah alisnya,Irene yang mengerti itupun hanya memukul pelan singkat bahu Seulgi.
"Aku dalam masa priode dan kau sepertinya harus mengurung permintaanmu itu bear" Irene tersenyum jahil saat mengatakan itu yang membuat raut wajah Seulgi seketika berubah sendu karena dirinya tidak akan mendapatkan jatah,karena Irene sedang masa priodenya.
Sungai Han.
Sepasang kekasih terlihat saling bergandengan tangan di tepi sungai han,Mereka berdua adalah Jennie dan Limario,keduanya baru saja sampai di tempat itu karena Jennie yang memintanya dengan tiba-tiba dia memutuskan untuk mampir ke tempat itu sebelum pulang kerumahnya.
Hari yang mulai beranjak malam dan cuaca mulai terasa dingin hingga membuat Jennie beberapa kali mengusap telapak tangannya untuk membuatnya hangat,karena saat ini dia hanya memakai dress selutut dan dia lupa membawa coatnya,Limario yang berada di sebelah Jennie pun dia segera membuka jaket tebalnya dan memakaikannya di tubuh mungil kekasihnya.
"Cuaca sangat dingin,kamu bisa sakit NiNi" Tukas Limario sambil mengancingkan jaket tebalnya yang di pakai Jennie saat ini. Jennie yang mendapatkan perlakuan manis itupun dia menampilkan gummysmile nya,Limario selalu memperhatikannya dan itu membuatnya semakin nyaman dengannya.
__ADS_1
"Gomawo,Chagiya, lalu bagaimana denganmu hon" Jennie terlihat khawatir karena Limario memberikan jaketnya,sementara saat ini cuaca terasa dingin.
"Gwenchana,lagi pula jika aku sakit,kamu yang akan merawatku nanti" Cletuk Limario dengan cengiran bodohnya yang membuat Jennie menganga dan mencubit pelan perut kekasihnya.
"Pabbo, tetap saja aku khawatir jika kamu sakit hon" Jennie mengerucutkan bibirnya membuat ekspresi sedih,tetapi wajah Jennie yang terlihat imut di mata Limario,justru membuat Limario segera menangkup kedua pipinya dan menatapnya intens.
Cup... 💋
Limario mendaratkan bibirnya tepat di bibir Jennie yang setengah terbuka,tidak hanya saling menempel,karena Limario mulai ******* bibir atas Jennie yang terasa manis dengan lipbalm Strawbery yang selalu Jennie gunakan.
Merasakan bibir Limario yang mulai ******* bibirnya,Jennie pun ikut terbawa suasana dan membalas ******* bibir bawah Limario,sambil memejamkan matanya.
Skipp...
Di sisi lain Jisoo baru saja sampai di apartemennya dengan menenteng beberapa paperbag yang berisikan bahan-bahan makanan permintaan Rose,karena mereka berdua akan memasak bersama untuk menciptakan menu masakan yang akan mereka sajikan saat membuka restaurant nanti.
Mereka berdua sudah membuat rencana akan membuka restaurant akhir bulan ini,Jisoo dan Rose sudah mendapatkan gedung tempat restaurant mereka nanti,keduanya pun saling bertukar pikiran untuk mendesain restaurant sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan.
"Beby aku pulang !!! Seru jisoo setelah membuka pasword pintu masuknya,dia pun segera masuk kedalam yang tampak sepi,dan sepertinya dia mencium bau masakan dari arah dapur.
"Sepertinya dia di dapur" Jisoo kembali melangkahkan kakinya menuju dapur yang dia yakini Rose sedang berada di dapur itu.
"Beby,apa yang sedang kau masak" Jisoo bertanya pada Rose saat dirinya sudah berada di dapur dan melihat Rose tengah memasak sesuatu.
"Aku sedang memasak ramen karena aku merasa lapar dan kau lama" Balas Rose yang masih fokus mengaduk ramen buatannya setelah memasukan bumbu,Jisoo yang mendengar itupun merasa bersalah karena dia terlalu lama memilih saat di supermarket tadi sehingga dia pulang terlambat,apalagi stok makanan di apartemennya benar-benar kosong hanya tersisa Ramen instan yang sedang Rose buat.
"Mianhe,Karena aku lama beby dan kau jadi kelaparan" Sesal Jisoo merasa bersalah dia segera memeluk Rose dari belakang sembari menopang dagunya di pundak Rose yang sedang memasak.
__ADS_1
"Tak apa,lagi pula Ramen ini sudah menolongku,Kajja kita makan,kita perlu menyiapkan tenaga untuk memasak berikutnya" Rose mulai menyiapkan ramen buatannya diatas mangkuk,sementara Jisoo masih memeluknya dari belakang sehingga membuat pergerakan Rose terbatas,tetapi Rose tidak mempermasalahkan itu karena meskipun dia melarangnya Jisoo tetap akan melakukannya.
Bersambung....