
waktu semakin cepat berputar,semua berjalan begitu saja,hingga saat ini Limario dan Jennie mereka berdua telah lulus dari Senior high school dan keduanya pun melanjutkan pendidikan di kampus yang sama yaitu di SNU ( SEOUL NATIONAL University ) Tidak hanya mereka yang berada di kampus itu,melainkan Jisoo,Rose,Seulgi dan Irene pun berada di dalam kampus yang sama hanya saja berbeda jurusan,Irene dan Jennie mereka berdua mengambil jurusan Modeling,Limario dan Seulgi berada di jurusan Fotografer,sementara Jisoo dan Rose,sepasang kekasih yang sepertinya tak terpisahkan itu,mereka berdua berada di jurusan Bussines,karena sesuai permintaan Rose bahwa mereka berdua kelak akan membangun sebuah bisnis kuliner di Korea,maka dari itu mereka berdua merintis bersama dari nol.
"Ahh rasanya aku hampir tertidur saat di ruangan tadi" Seulgi merentangkan kedua tangannya dia terlihat lelah karena baru saja menyelesaikan mata kuliah hari ini,dan begitu selesai dia dan Limario langsung menuju taman tempat biasa mereka berkumpul,hanya saja saat ini hanya mereka berdua karena yang lainnya masih berada di dalam ruangan masing-masing.
"Untung saja aku membangunkanmu,jika tidak ? Mungkin dosen akan mengeluarkanmu saat itu juga" Limario berucap sambil mengingat wajah kaget Seulgi saat dirinya membangunkan pria beruang itu.
"yeah itu gunanya teman,dan aku bersyukur memiliki teman sepertimu Lim" Seulgi tersenyum manis kearah Limario dengan tangan satunya merangkul bahu Limario,sehingga Limario sedikit merasa risih karena Seulgi memposisikan dirinya begitu intim,dan Limario mengerti situasi saat ini dimana Seulgi selalu mengerjainya dengan menggodanya.
"singkirkan tanganmu itu atau aku akan memblacklist dirimu dalam daftar pertemanan" Ucapan Limario barusan tidak di indahkan Seulgi,dia justru semakin memeluk Limario bahkan kedua tangannya sudah melingkar indah di pundak Limario.
"Astaga !!! Lim,Bear apa kalian sudah tidak menyukai Jennie dan Irene" Sontak Seulgi dan Limario langsung menoleh kebelakang saat suara Jisoo berteriak memanggil nama mereka berdua,dan di saat itu juga Limario melihat Jennie dan Irene menatap mereka berdua dengan horor.
"haisshh menyingkirlah !!! Limario tanpa perduli dengan Seulgi yang akan terjengkang saat dirinya melepaskan rangkulan Seulgi yang begitu saja beranjak dari kursinya.
"Sayang,apa kamu baru saja keluar dari ruanganmu" Limario mendekat kearah Jennie dan berbasa basi bertanya pada kekasihnya itu.
"Seperti yang kamu lihat hoon,aku sekarang berada di depanmu,tetapi kamu malah bermesraan sama beruang itu" Jennie menunjuk kearah Seulgi yang hanya menyengir bodoh saat Jennie melayangkan tatapan kucingnya yang begitu menakutkan.
"Bukan begitu Nini,tapi beruang itu yang menggodaku" Jennie hanya memutar bola matanya malas,pasalnya dia sudah sangat tau tentang pertemanan mereka bertiga Jisoo,Seulgi dan Limario.
"apa kalian hanya akan berdebat seperti itu,bisakah kita mengisi perut sekarang ?? Aku sudah lapar" Rose mengintrupsi mereka semua yang langsung melihat kearah Rose,wanita itu memang tidak bisa jauh dari makanan.
"kajja Baby,Kita pergi berdua saja jika mereka tidak mau" Jisoo berkata sembari menggandeng tangan Rose yang sangat pas dalam gengamannya.
"Ayo Bae apa kau juga lapar" Seulgi menghampiri Irene dan bertanya padanya.
__ADS_1
"Andwe ,tetapi aku akan menemanimu makan,hari ini aku mulai diet untuk pemotretan iklan bersama Jennie" Irene mengedipkan sebelah matanya melirik Jennie dan Jennie membalasnya dengan acungan Jempol.
"Jadi kamu juga diet sayang" Limario bertanya pada Jennie saat Irene mengatakan itu.
"Tentu hon,aku juga diet,agar saat pemotretan nanti penampilan kami sempurna" Jennie membalas pertanyaan Limario dengan lembut,kemudian dia melingkarkan tangannya di lengan Limario.
"hmm,aku hanya khawatir,pipi mandu kekasihku akan memudar jika diet nanti" Limario mengusap pipi mandu Jennie yang selalu membuatnya merasa gemas.
"aku benar-benar lapar dan momen romantis kalian tidak akan membuatku kenyang" Rose menggerutu sesaat membuyarkan Limario dan Jennie yang tadinya saling bertatapan penuh cinta.
"ckk tidak sabaran sekali" Jennie mendengus yang kemudian membuat mereka tertawa karenanya.
Jennie House.
"apa kamu ingin minum sesuatu hon?
"Mungkin Coklat uyyu saja Nini"
"Baiklah tunggu disini aku akan membuatkan minuman untukmu hon" Jennie segera menuju dapurnya,tetapi sebelum itu,dia mendekati Limario yang tengah duduk di kursi sofanya.
Cup
Satu ciuman mendarat di pipi Limario,Jennie yang tiba-tiba saja menciumnya membuat dirinya tersenyum.
"I Love you" Ucap Jennie lalu pergi menuju dapurnya untuk membuatkan Coklat uyyu yang sangat di sukai Limario.
__ADS_1
"Kau selalu saja berhasil membuatku semakin mencintaimu Nini" Monolog Limario di dalam hatinya yang berbunga-bunga mendapatkan ciuman singkat itu,meskipun keduanya sering kali mencium satu sama lain tetapi tetap saja selalu menciptakan debaran keduanya,dan yeah sejauh ini hanya ciuman tidak lebih dari itu,meskipun terkadang Limario terbawa suasana saat mereka menyatuhkan bibir,tetapi dengan sekuatnya dia menahan hasrat itu hingga tiba waktunya dia akan melakukannya bersama Jennie wanita yang dia cintai.
Sementara itu di dapur,Jennie sedang membuatkan minuman untuk kekasihnya,dan dia tidak hanya membuat satu minuman melainkan dia juga membuat minuman untuk dirinya sendiri yaitu jus strawbery kesukaannya.
"Nona,biar aku saja yang membuatnya" Seorang Maid merasa tak enak karena tuannya saat ini tengah berada di dapur membuat minuman,tetapi bukan pertama kali Jennie melakukan itu,dia juga selalu menyempatkan waktu untuk memasak meskipun ada Maid dirumahnya.
"Aniyo, tidak masalah Ajumma,lagi pula aku membuatkannya untuk kekasihku,kau bisa mengerjakan hal lain,yang ini biar aku saja" Jennie berucap dengan lembut,sementara Maid itu hanya menuruti apa kata nona mudanya.
"Jika seperti itu,aku permisi nona" Maid itu membungkuk hormat dan berlalu dari dapur.
"Selesai,aku harap Limario menyukainya" Jennie tampak bersemangat menghampiri kekasihnya dengan membawakan minuman kesukaan Limario,dia pun segera menghampiri kekasihnya itu yang sudah cukup lama dia tinggal beberapa menit.
"Mianhe..membuatmu menunggu hon" Ucapan Jennie barusan membuat Limario menyimpan kembali ponselnya saat dia tengah asyik bermain game online bersama Seulgi dan Jisoo,dia bahkan tidak memperdulikan permainannya yang belum selesai dan pastinya mereka akan kalah karena salah satu dari mereka keluar begitu saja,dan tentunya Jisoo akan memarahinya nanti karena manusia chiken itu maniak terhadap game.
"Minumlah aku harap kamu menyukainya" Jennie duduk di sebelah Limario dan memberikan gelas yang berisikan coklat uyyu itu untuk kekasihnya.
"Sepertinya enak ? Apapun yang kamu buat untukku selalu menyenangkan Nini" Jennie tampak tersipu dengan ucapan Limario barusan dan memang benar Limario selalu memuji buatannya.
Limario mulai menyesap minumannya,seketika dia memejamkan matanya sesaat dan menatap Jennie berbinar.
"Kamu selalu yang terbaik sayang,ini sangat enak" Limario memuji kekasihnya sambil meneguk habis coklat uyyu itu tanpa bersisa.
Aku beruntung di cintai seorang pria yang selalu menghargaiku,aku sangat mencintaimu Lim.
Bersambung...
__ADS_1