
Octagon Club.
Irene dan Jennie mereka berdua baru saja sampai di Club yang sudah di reservasi oleh bos mereka sendiri yaitu Tuan Lee yang sudah merencanakan semua untuk mempersiapkan pesta di Club besar itu,mereka berdua tidak datang sendiri,melainkan Taehyung dan Suho yang menjemput mereka sesuai perjanjian siang tadi mereka akan berangkat bersama,Jennie dan Irene pun tidak memberitahu Limario dan Seulgi persoalan pesta itu yang mereka hadiri tanpa keduanya,melainkan bersama partner kerja mereka.
"Kau terlihat sangat cantik malam ini Jenn" Puji Taehyung yang semenjak tadi memperhatikan Jennie,dia sangat kagum dengan kecantikan Jennie malam ini.
"Simpan saja pujianmu itu untuk kekasihmu Oppa" Sela Jennie yang tak peduli dengan pujian Taehyung barusan.
"Bukankah malam ini kita sebagai kekasih Jenn" Imbuh Taehyung sambil menautkan jemarinya menggenggam tangan Jennie begitu saja,Jennie yang mendapatkan perlakuan Taehyung tersebut,dia menatapnya tajam dan berusaha melepaskan tautan jemari Taehyung yang menggenggam tangannya.
"Untuk malam ini saja,jadi menurutlah ? Ini demi kepentingan pekerjaan Arraso" Jennie yang tadinya memberontak melepaskan tangannya di genggam Taehyung pun dia lantas mengurungkannya lagi.
Mereka berempat pun masuk saling berpasangan,Taehyung yang menggandeng Jennie dan juga Suho yang jalan berdampingan dengan Irene karena Irene tidak menerima tangan Suho yang ingin menggandengnya.
Dugh
Dugh
Dugh
Seulgi,Limario dan Jisoo yang baru saja keluar dari dalam mobil,mereka bertiga baru saja sampai di Club tujuan sesuai apa yang Jisoo janjikan yang akan mengadakan pesta bujangnya di Club,mereka memang hanya datang bertiga karena malam ini ketiganya yang akan menghabiskan waktu bersama sebelum Jisoo menikah nantinya,pasti mereka akan jarang melakukan hal itu.
"Nini bahkan belum membalas pesanku ! Hmm..mungkin dia sedang sibuk" Limario menyimpan ponselnya kembali saat dia mengetahui Jennie belum membalas pesannya.
"Apa Jennie juga tidak membalas pesanmu Lim ? padahal aku ingin menanyakan Irene yang juga belum membalas pesanku dan panggilanku juga tidak diangkat" Keluh Seulgi yang juga tidak mendapatkan kabar dari kekasihnya itu.
__ADS_1
"Mereka berdua sedang sibuk mungkin,pesanku saja masih belum di balas dengan Nini" Ucap Limario yang mencoba mengerti dengan pekerjaan Jennie yang sangat menyibukkan.
"Sudahlah! Nanti saja membahas mereka,untuk saat ini mari kita berpesta bujang,sebelum aku menikah nanti" Seru Jisoo yang kemudian merangkul ketiganya dengan perasaan bahagia karena malam ini dia akan bersenang-senang dengan kedua temannya,tentunya Jisoo sudah meminta izin pada Rose kekasihnya dan dia mengizinkannya dengan satu syarat,Jisoo tidak boleh sampai mabuk.
"Lets...go! Teriak Seulgi yang mulai bersemangat.
Mereka bertiga langsung saja menuju pintu masuk,tetapi saat mereka hendak masuk,beberapa bodyguard penjaga pintu menghalangi ketiganya untuk masuk.
"Kenapa kami tidak boleh masuk" Tanya Jisoo pada bodyguard yang menghalangi pintu masuk.
"Maaf tetapi untuk saat ini Club kami sudah di reservasi oleh pemilik KIM'S Agensi,yang sedang mengadakan pesta,jadi kami menutup akses untuk orang lain,kecuali tamu undangan dari tuan Lee" Balas Bodyguard tersebut menyampaikan bahwa club itu sudah lebih dulu di sewa,Seulgi dan Limario sedikit terkejut saat mendengar orang yang mengadakan pesta tersebut yang ternyata tuan Lee pemilik Agensi tempat kontrak kerja mereka sebagai fotografer,keduanya di buat penasaran,dengan pemikiran yang sama diantara Limario dan Seulgi,mereka bertanya-tanya apakah kekasih mereka juga berada di dalam club itu,mereka harus memastikannya.
"Bisakah kami masuk ? Kami memang bukan tamu undangan,tetapi aku dan temanku Seulgi,kami juga bekerja di Agensi tersebut sebagai fotografer" Limario berusaha meyakinkan bodyguard itu,agar dirinya bisa masuk kedalam untuk memastikan Jennie berada disana atau tidak.
"Dia benar,kami berdua sangat mengenal tuan Lee,jadi mohon izinkan kami masuk" Timpal Seulgi yang juga ingin masuk kedalam,dia merasa Irene juga pasti berada di dalam sana.
"Maaf tapi kami tidak bisa mempercayai begitu saja,dan silahkan pergi" Seulgi dan Limario,mereka berdua tidak mau pergi begitu saja meskipun bodyguard itu sudah mengusirnya,mereka harus mencari cara yang lain agar segera bisa masuk kedalam club.
"Aku harap kalian akan membiarkan kami masuk setelah melihat ini" Tukas Limario sambil merogoh sesuatu di dalam tasnya,dia berharap dengan cara ini dia di perbolehkan masuk.
"Apa ini cukup sebagai bukti" Ucap Limario setelah menemukan ID card miliknya,kemudian Limario juga mengkode Seulgi untuk memperlihatkan ID cardnya yang mereka dapatkan setelah tanda tangan kontrak bersama KIM'S Agensi.
Limario dan Seulgi tanpa membuang waktu,keduanya langsung memperlihatkan ID cardnya pada bodyguard itu,dan bodyguard itu sedikit bingung setelah menerima bukti itu yang cukup memastikan apa yang Limario dan Seulgi katakan benar adanya bahwa mereka bekerja untuk KIM'S Agensi.
"So ! Jadi bagaimana apa kami boleh masuk,dan tentunya kami akan mengajak teman kami ini untuk menikmati pesta yang di adakan oleh pemilik Agensi tempat kami bekerja" Seulgi memastikan dengan penuh harap mereka di perbolehkan masuk.
__ADS_1
"Tentu saja boleh,kalian bertiga boleh masuk,meskipun tanpa undangan,tetapi kalian orang terdekat tuan Lee dan kami tidak ingin mendapatkan masalah nantinya jika menahan kalian" Limario,Seulgi dan Jisoo saling melempar tatapan bahagianya,akhirnya mereka bisa masuk kedalam juga.
Di dalam club,suasana mulai tampak ramai para tamu udangan yang sebagian besar adalah kolega rekan bisnis Tuan Lee,dan juga para aktris,aktor modelnya termasuk Jennie,Irene Taehyung dan Suho,mereka menjadi yang paling pusat perbincagan.
"Woah apa mereka para modelmu yang luar biasa Lee" Seorang pria paruh baya menghampiri mereka semua,dan pria itu tampak berbinar saat melihat Keempat model populer yang tengah naik daun saat ini.
"Nde,mereka model-modelku yang luar biasa,perkenalkan kedua wanita cantik ini dia Jennie dan Irene dan kedua pria itu Taehyung dan Suho,mereka berempat sangat menakjubkan,aku sangat bangga dengan kerja keras mereka" Tuan Lee memperkenalkan keempatnya.
"Senang berjumpa secara langsung,perkenalkan saya Wonsik pemilik perusahaan induk majalah W Korea" Pria paruh baya itu mengenalkan identitasnya,yang ternyata juga seorang yang berpengaruh,Jennie,Irene,Taehyung dan Suho,keempatnya langsung bergantian bersalaman dengan Tuan Wonsik,sebagai salam perkenalan.
"Kami juga senang berjumpa dan berkenalan dengan anda Tuan Wonsik" Ucap Suho mewakili semuanya,dan setelah itu mereka mulai menikmati pesta yang baru saja di mulai. Dentuman musik DJ terdengar begitu nyaring,gemerlap lampu neon berwarna warni menghiasi ruangan mengiringi beberapa orang yang mulai menari berliuk liuk.
"Apa kau mau berdansa denganku Jen" Ujar Taehyung yang mengajak Jennie berdansa.
"Ayolah bukankah kita harus profesional di depan para kolega tuan Lee,anggap saja ini sebuah pekerjaan,lagi pula disini tidak ada kekasihmu bukan ? Jennie merasa ragu dengan ajakan Taehyung,dia ingin menolaknya,tetapi pria itu selalu membuat alasan beralibi soal pekerjaan,apalagi itu menyangkut Tuan Lee bos mereka,Jennie sulit menentangnya.
"Nona Bae juga akan bergabung bersamaku,benarkan ? Suho menaikkan sebelah alisnya,berharap Irene juga menyetujuinya,dan benar saja Irene mengangguki ajakan Suho barusan.
"Aku setuju tetapi kau tetap harus menjaga jarak denganku" Irene memperingati Suho,dan Suho tidak keberatan dengan hal itu.
Di tempat yang sama,Limario dan Seulgi sedari tadi memperhatikan interaksi keempat orang itu yang tak lain dua wanita itu adalah kekasih mereka sendiri,Jennie dan Irene,mereka berdua tampak dekat dengan lawan bicara mereka saat ini yaitu Taehyung dan Suho yang merupakan rekan kerja keduanya.
Limario dan Seulgi terus memperhatikan kekasih mereka yang tidak mengetahui keberadaan keduanya yang sengaja bersembunyi memunggungi keduanya di tempat yang sama.
Sementara Jisoo yang juga berada bersama mereka,dia pun tak tau harus memberikan komentar apa,karena apa yang keduanya khawatirkan saat ini terlihat jelas di depan keduanya.
__ADS_1
Bersambung....
Like dan komen guys...