
Nancy sedikit merasa kesakitan di bagian pergelangan kakinya yang tadi terkilir akibat high heels nya yang tiba-tiba saja lepas.
"Aku rasa itu tak cukup baik" Ucap Limario yang sedari tadi memperhatikan Nancy yang merasa kesakitan.
"Pakailah ini,kuharap ini bisa membantumu" Jennie baru saja kembali membawa kotak P3K yang mungkin saat ini dibutuhkan.
"Tidak perlu Nini, dia hanya terkilir dan bukan itu yang dia butuhkan" Limario melirik Jennie sekilas yang menaruh kotak P3K di dekat Limario.
Limario kembali melihat Nancy dan kemudian dia meraih pergelangan kaki kanan Nancy yang terkilir,lalu di pijatnya perlahan dan sedikit memutarnya agar urat kakinya kembali melemas,Limario cukup mempelajari itu sehingga dia tau apa yang harus dilakukan.
Krekk...
"Ahh,sakit" Rintih Nancy yang merasa kesakitan saat Limario memutar pergelangan kakinya,namun itu tak berlangsung lama karna dia merasakan kakinya tidak nyeri seperti tadi.
"Ini sudah jauh lebih baik" Kata Nancy yang tersenyum kearah Limario.
Jennie yang berada diantara mereka hanya memutar bola matanya melihat tatapan Nancy terhadap Limario.
"Aku akan mengantarmu pulang,kau tunjukkan saja alamatmu" Jennie kembali melihat Limario dengan wajah herannya,karna Limario begitu saja menawarkan diri untuk mengantarkan Nancy,yang bahkan acara ulang tahunnya baru saja dimulai.
"Bawa saja mobilku Lim,antarkan saja dia,lagi pula kau juga sudah sangat basah" Timpal Jisoo sembari memberikan kunci mobilnya,Sejujurnya dia juga merasa kasihan terhadap Limario yang mungkin saja mencoba berpura-pura tegar dihadapan Jennie dan kekasihnya Hyunsik.
Limario mengambil kunci mobil Jisoo,dan memberikan kunci motornya yang akan di bawa Jisoo nanti.
Nancy yang memaksakan dirinya untuk berdiri,sepertinya harus mengurungkan niatnya,meskipun sudah tak begitu nyeri,namun tubuhnya terasa lemas.
Limario berjongkok di depan Nancy tanpa ragu,dia menawarkan punggungnya,untuk menggendongnya menuju mobil Jisoo.
"Naiklah,aku akan menggendongmu" Nancy sedikit merasa tak enak dengan Limario,namun bagaimanapun juga dia tak mungkin berada disini lebih lama lagi dengan keadaannya yang basah kuyub.
Nancy mengaitkan kedua tangannya di leher Limario untuk menahan tubuhnya agar tidak terjatuh kebelakang.
Limario yang merasakan tubuh Nancy yang sudah berada di punggungnya,perlahan dia berdiri sambil menggendong Nancy di punggungnya,dengan kedua tangannya yang menahan lipatan lutut Nancy agar tidak terjatuh.
Jennie yang melihat Limario menggendong wanita yang baru saja Limario tolong,entah kenapa dia merasa tak suka dengan sikap Limario yang biasanya hanya ditujukkan untuknya.
__ADS_1
"Aku pergi dulu guys,dan Nini maaf aku tidak bisa mengikuti perayaan ulang tahunmu sampai selesai,butt.."
"Pergilah antarkan saja dia,aku tak apa" Balas Jennie begitu saja tanpa melihat kearah Limario.
Limario tak berkata apa-apa lagi,dia langsung beranjak dari teman-temannya menuju mobil Jisoo yang ia pakai untuk mengantarkan Nancy,karna dirinya hanya membawa motor tadi dan tidak mungkin mengantarkan Nancy dengan motornya yang hanya akan membuat Nancy dan dirinya semakin kedinginan,mengingat tubuh keduanya yang sama-sama basah.
Dughh....
Limario menutup pintu setelah Nancy masuk kedalam mobilnya.
Kembali lagi pada Jennie dan keempat sahabatnya,mereka masih melihat kepergian Limario yang baru saja meninggalkan tempat.
Rose yang berada disamping Jisoo,dia melihat kearah Jennie yang terlihat sendu saat Limario pergi mengantarkan gadis itu.
"Baby,apa kau lihat,sepertinya Limario terlihat cocok dengan gadis itu" Rose sedikit mengeraskan suaranya agar Jennie mendengar ucapannya yang ia harap Rose bisa menemukan sesuatu darinya. Jisoo yang mengerti Rose tengah memanasi Jennie,dia pun ikut menambahkan drama yang Rose lakukan.
"Yeah tentu saja,pesona Limario begitu kuat,aku yakin wanita itu sudah terpikat dengannya" Imbuh Jisoo sambil melirik kearah Jennie yang sekarang memasang wajah datarnya.
"Sepertinya Hyunsik oppa memanggilku,aku akan kesana dulu,kalian nikmati saja makanan yang sudah tersedia" Tukas Jennie dengan wajah tanpa senyumannya seperti tadi.
Kau hanya belum menyadari perasaanmu Jennie. Batin Jisoo yang menatap punggung Jennie yang sudah berlalu dari hadapan mereka semua.
Limario yang sudah mengantarkan Gadis yang ia tolong menuju rumahnya,saat ini dia tengah berada di kamarnya dengan menggunakan pajamas tidurnya setelah mengganti bajunya yang basah. Limario sudah mengetahui nama gadis yang pernah ia temui saat pertandingan basket.
Slyruuuppp.... Limario menyeruput Coklat panas yang baru saja dia buat sendiri dengan mug kesayangannya,dia kembali mengingat wajah Jennie yang tak melihatnya saat dirinya berpamitan mengantarkan Nancy.
"Mana mungkin dia cemburu,sementara dia menyukai Hyunsik,bahkan mereka sudah berpacaran" Monolog Limario yang tengah memikirkan Jennie dengan sikapnya.
Peka boo... Notifikasi pesan bergetar di ponsel Limario yang berada diatas nakasnya,Limario yang mendengar notifnya perlahan mengambil ponselnya,dia mengangkat sebelah alisnya saat melihat nama Jennie yang mengirimkan pesan padanya.
Nini ❤
Apa kau sudah pulang Lim,aku harap kau tidak berlama-lama dengan gadis itu.
Peka boo...
__ADS_1
Nini ❤
Apa kau masih dengannya dan tak membalas pesanku Lim.
Limario dibuat cukup bingung dengan pesan singkat Jennie yang menanyakan dirinya dengan Nancy,Limario kembali membuka aplikasi pesan nya,dia mengetik untuk membalas pesan jennie padanya.
^^^✉^^^
^^^Aku sudah pulang nini,hanya mengantarkannya saja tanpa mampir.^^^
Setelah membalas pesan Jennie,Limario kembali meletakkan ponselnya diatas nakas dan kembali meneguk minuman coklatnya hingga habis.
Ting...
Limario Bf ✉
Aku sudah pulang nini,hanya mengantarkannya saja tanpa mampir.
Jennie yang mendapatkan balasan pesan dari Limario,dia sedikit menghela nafasnya dengan wajah tersenyum,Jennie merasa lega mengetahui Limario sudah berada dirumahnya. Namun Jennie kembali mengilas balik saat melihat Limario yang tampak dekat dengan gadis itu yang Jennie tau bahwa gadis itu Junior mereka,hanya saja Jennie tidak mengetahui namanya.
"Apa mereka sudah saling mengenal sebelumnya" Jennie menenggelamkan wajahnya diatas bantalnya dengan kedua kakinya yang tidak bisa diam sedari tadi.
Jennie merasa bingung dengan perasaannya sendiri,kenapa dia merasa tidak rela jika Limario berdekatan dengan wanita lain.
Hyunsik,Kai,Lukas dan Mark,Mereka semua tengah menikmati beer yang sekarang mereka tengah meneguknya.
Hyunsik yang baru saja dari pesta ulang tahun Jennie kekasihnya,dia langsung menghampiri teman-temannya yang sudah berada di Octagon Club. Suara dentuman musik semakin menggema dan semakin membuat pengunjung yang berada disitu di buat menggila dengan suara musik yang begitu keras.
"Yuhuu,bokongmu begitu menggoda,bisakah aku mendapatkanmu malam ini" Wanita berambut pirang itu semakin menggoda Hyunsik yang saat ini tengah semakin mendekatkan bokongnya kearah kancing jeans celana Hyunsik yang terlihat mulai menonjol.
"Come here baby,aku akan membuatmu mendesahkan namaku ******" Hyunsik menarik kasar wanita itu dan langsung ******* bibirnya kasar.
Ketiga temannya yang melihat Hyunsik yang tengah affair,mereka sudah biasa menyaksikan Hyunsik yang selalu menghabiskan malam dengan wanita-wanita ****** maupun yang ia kencani tak terkecuali Jennie yang baru saja Hyunsik jadikan pacar dia belum menyentuhnya.
Bersambung....
__ADS_1