
Hari yang sudah ditunggu akhirnya datang. Hari dimana ia akan bertemu dengan orang yang selama ini sudah membuatnya selalu penasaran karena kepopulerannya di kalangan remaja. Tentunya juga karena keahliaanya bermain basket dan karena seseorang yang menjadi kekasihnya sekarang adalah kekasih dari sahabatnya. Ia tak tahu jika orang itu adalah seseorang yang sudah pernah ia temui sebelumnya.
Sekolah itu tampak ramai dengan para siswi yang sedang bergosip tentang pertandingan basket yang akan diselenggarakan hari ini. Bahkan kedatangan sang lawan pun tak luput dari perbincangan mereka. Yang menarik perhatian mereka adalah sang leader yang begitu ramah.
Sebagai tuan rumah kali ini mereka berharap tak akan ada perkelahian antar sekolah. Namun Adam Ayna tak mengetahui jika salah satu dari lawannya adalah bagian dari masa lalu mereka. Bahkan Fathur pun tak mengetahui jika sepupunya itu akan ada di pertandingan itu.
“Ay lo mau liat pertandingan kali ini gak?” tanya Kinar, Ayna pun mengangguk.
“Ya udah kuy kita ke lapangan sekarang” ajak Gina.
“Kuy” ucap mereka serempak.
Mereka segera pergi kelapangan untuk menonton pertandingan basket. Pertandingan yang jarang sekali terjadi karena musuh dari sekolah mereka pun turut ikut dalam pertandingan kali ini.
Adam yang melihat Ayna memasuki lapangan langsung menghampiampirinya. Memberitahukan jika Fathur ada disini. Mereka tak menyadari jika sedari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan mereka berdua.
“Oy lo liatin apaan sih” tanya temannya, lalu melihat kearah yang dilihat temannya itu.
“Dia Adam kapten sekolah ini yang di sampingnya itu pacarnya. Namanya Ayna. Tapi ada juga yang bilang kalau mereka udah tunangan” jelas temannya itu. Pria itu hanya mengangguk.
“Udah yu duduk sambil nunggu giliran” ajak temanya.
Tak lama pertandingan pun dimulai. Pertandingan ini hanya melibatkan 4 sekolah saja. Atau lebih tepatnya hanya melibatkan sekolah yang lokasinya tidak terlalu jauh. Dan juga tujuannya adalah pertandingan persahabatan.
Ya awalnnya Adam hanya akan mengadakan pertandingan persahabatan dengan Fathur saja. Tapi ia berpikir akan lebih baik sekolah yang lain juga turut ikut serta. Hingga pada akhirnya ia mengajugan itu pada pembimbingnya dan di setujui juga oleh kepala sekolah.
Pertandingan pertama begitu sengit. Para penonton meneriaki jagoan mereka masing-masing. Ya ada siswa dari sekolah lain yang ikut menonton untuk memberikan semangat.
Pertandigan pertama itu di menangkan oleh sang tuan rumah.
__ADS_1
Pertandingan selanjutnya adalah pertandingan dari sekolah fathur. Adam, Rico dan Ayna terkejut melihat seseorang yang akan nenjadi lawan Fathur kali ini. Bahkan Fathur pun tak kalah terkejut.
“Apa kabar sepupu” sapa lelaki itu.
“Baik” jawab Fathur.
Ya, lelaki itu adalah Alvin. Merasa ada yang sedang memperhatikannya ia menengok ke arah Ayna yang yang sedang menatapnya. Tatapan itu. Tatapan yang dulu menatapnya dengan penuh cinta. Kini tatapan itu telah berganti dengan tatapan penuh kekecewaan.
Rasanya ia ingin sekali memeluknya dan mengucapkan kata maaf. Tapi ia tak bisa. Bukannya tak ingin, tapi ia tak sanggup melihat air mata itu kembali mengalir untuknya. Biarlah kesalahpahaman itu terus terjadi yang terpenting Aynanya baik-baik saja.
Sejujurnya ia sangat mencintai Ayna tapi ia harus meninggalkannya demi kebaikan Ayna. Biarkan mereka membencinya. Ia hanya berharap Ayna bahagia tanpanya dan dia selalu baik-baik saja.
Ada banyak rahasia yang ia sembunnyikan bahkan tentang dirinya sendiri pun tak ada yang mengetahuinya selain rekannya.
...****************...
Aku berusaha untuk baik-baik saja. Aku tak ingin apa yang sudah ku jalani selama ini menjadi sia-sia. Bukankah aku juga harus menjaga perasaan Adam. Tunanganku. Meski tak ada cinta di antara kami tapi aku akan tetep akan menjaganya. Karena itu adalah pengorbanan Adam untukku. Ia mengorbankan segalanya untukku bahkan cita-citanya.
Sudah cukup Adam berkorban untukku. Sekarang saatnya ia membalasnya. Dan hal pertama yang akan ku lakukan adalah menerima Adam dan menghargainya sebagai pasanganku.
Aku yang melihat Adam menatapku pun hanya tersenyum. Karena aku tahu apa yang sedang ada di pikirannya.
Mungkin bagi orang lain itu adalah senyuman termanismu. Tapi bagiku senyuman itu bukan hanya sekedar senyuman manis tapi ada sebuah luka yang coba kau tutupi. Dan aku tahu dengan jelas di balik senyumamu itu ada luka yang kembali terbuka. Tapi aku bangga setidaknya kamu bisa mengontrol emosi itu. Batin Adam.
...****************...
Pertandingan itu dimenangkan oleh Alvin. Selama pertandingan itu pikiran Fathur kacau karena memikirkan akibat kedatangan sepupunya itu. Mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu yang berhubungan dengan siswa yang menjadi tuan rumah pertandingan itu.
Sungguh ia terkejut dengan semua ini. Entah apa yang akan dilakukan oleh sepupunya itu kali ini. Dan ia merasa jika pertemuan mereka kali ini sudah di rencanakan. Dan entah ada kejutan apa lagi.
__ADS_1
Ia hanya berharap jika kepulangan sepupunya sekarang adalah untuk menyelesaikan masalah di antara mereka dan bukannya menambah masalah.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hay hay 😆😁 Apa kabar 😄 Lama UP nya?? Maaf ya 🙏
Ciee mantannya udah muncul nihh 😂 kira-kira apa yang jadi permasalahan mereka?? Ada bisa tebak? hehehe bentar lagi balakan ke buka satu persatu nihh rahasia mereka 😆 Tunggu kelanjutannya ya, Don't go anywhere 😄😂
Ohh iya Vini juga mau ngucapin selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H 🙏🙏
__ADS_1
See you next time 😘❤