
...Happy Reading...
...Typo bertebaran ...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
Malam itu penuh dengan ketegangan. Dimana semua anggota keluarga berkumpul dan membahas masalah yang kan terjadi sebentar lagi. Tentunya akan membaut keterkejutan untuk mereka yang yang tak mengetahui segalanya.
Pada akhirnya semua semua kepalsuan itu akan terbongkar. Dan menjalani hisup sesuai dengan apa yang sudah mereka jalankan sampai saat ini meninggalkan semua kepalsuan. Berhenti untuk terbelenggu dengan dunia yang memang bukan dunianya. Dunia dimana semuanya tumbuh dengan cinta.
Sejak bencana itu dunianya sudah hancur dan dunia yang penuh cinta itu bukan lagi dunianya. Kehancuran hatinya itu membuat benteng yang sangat kuat agar tak seorang pun bisa menariknya kedalam belenggu cinta lagi. Karena pada akhirnya cinta itu lah yang menghancurkan segalanya. Saat ini menurutnya menjaga apa yang sudah ia miliki sangatlah penting meski harus dengan kekeraran.
Apakah itu bisa disebut dengan cinta? Meski harus membuat semuanya seperti kekejaman. Apakah itu bisa diartikan cinta? Jika bisa maka ia mencintai dengan caranya sendiri meski bagi orang lain itu adalah hal yang kejam. Dengan mengorbakan kehidupan orang lain .
Dunia ini tempat dimana semua orang berlomba untuk mendapatkan dan mempertahankan. Caranya berbeda-beda. Tentu saja dengan cara bersih dan kotor.
Dan cara yang ia pilih adalah cara kotor. Dimana dengan mengambil secara paksa kehidupan orang lain. Tapi harga yang harus dibayar sangatlah mahal. Kehilangan adalah hal yang berharga adalah harga yang harus di bayar, tapi ia tak bisa menyesalinya. Menangis karena kehilangan sudah tak dalam kamusnya. Hatinya sudah terbiasa dengan kehilangan. Air matanya sudah lama mengering.
Ya, hidupnya kini ada dalam kekosongan, karena hatinya pun sudah lama berada dalam kegelapan dan kehancuran yang nyatanya hancur oleh perasaanya sendiri.
Bergerak dengan kekokosongan di hatinya, membuat ia bisa bertahan dengan rasa sakit. Atau mungkin itu juga sudah menjadi makanannya.
Dalam 1 minggu ia kembali kedalam kekosongan, kehampaan, kegelapan, dan kembali kedalam kesakitan yang sudah mulai tumpul untuk melukai hatinya.
__ADS_1
...****************...
“Kak apa semua udah beres?” tanya Dara
“Udah kok tenang aja” jawab Ayna.
“Awas aja kalo sampai gak bener” ucap Dara memperingati.
“Iya bawel” ucap Ayna.
“Ada apa sih kalian itu ribut banget” tanya Daren.
“Gak ada apa-apa kok, ini si Daranya aja yang ribet, bawel lagi”adu Ayna.
“Bohong tuh, orang dari kemarin Kent yang gak bener milih gaunnya” protes Dara.
“Lah suruh siapa bawa gaun kurang bahan semua” kesal Ayna.
“Isshh itu tuh lagi tren tau, lo nya aja yang kudet” kesal Dara.
“Iya tapi gak gaun yang terbuka juga dong, gimana kalo nanti gue di bawa sama drakula” ucapAyna.
“Gue sih setuju kalo Kent harus lebih feminim tapi bener kata Kent bakalan bahaya kalo gaunnya terlalu tetbuka dan gue juga yakin kakek dan yang lain juga gak bakalan setuju.” Ucap Daren.
“Hmmm” gumam Dara.
“Terus sekarang gaunnya mana?" Tanya Daren.
“Besok baru dateng” ucap Ayna santai.
“loh kok besok?” tanya Daren heran.
“Bukannya tadi ada orang butik bawa gaunnnya ya?” tanya Daren.
__ADS_1
“Lo bener banget, tapi lagi-lagi tuan putri protes, padahal gue udah ikutin mau dia tapi tetep aja protes. Atau jangan jangan lo ada dendam kesumat ya sama gue Kent?” cerocos Dara kesal.
“Ya lagian gaun kok kaya gaun pernikahan, di kira gue mau nikah apa pake gaun kaya gituan” kesal Ayna. Daren pun hanya menghela nafas.
“Ya udah Ra besok gaunnya lo bawa dulu ke Rafga biar dia yang pilih gaun yang cocok buat Kent” ucap Daren.
“Oke kalau gitu besok gue bawa ke Rafga, tapi lo jangan lupa bilang sama dia” ucap Dara setuju.
“Oke kalo gitu udah beres kan? Besok gaunnya Rafga yang kasih ke lo Kent” ucap Daren dan tanpa sadar Ayna menganguk menyutujuinya.
“Gue kira lo balakan nolak. Tapi gak papa karna lo gak bakalan protes sama Rafga” ucap Dara.
“Ehhh tunggu-tunggu lo tadi bilang Rafga? Gue gak salah dengerkan?” tanya Ayna memastikan.
“Iya bener lo gak salah denger kok. Besok gaunnya biar Rafga yang urus” ucap Daren menerangkan.
“Shittttt kok jadi Rafga sih?” protes Ayna.
“Udah pokoknya besok Rafga yang pilih bajunya” putus daren, Dara pun tertawa melihat wajah Ayna yang cemberut.
Mereka tak menyadari jika seseorang sedang memperhatikan mereka dan tesenyum. Dalam wakktu yang sangat singkat ia melihat kembali senyuman yang sudah lama menghilang dari wajah mereka. Ia tak bisa menjamin senyuman itu akan bertahan lebih lama jika ia tak bisa mencegah kehancuran yang akan terjadi. Alasan ia terus berada di sampingnya adalah karena hanya dia yang bisa membuat seseorang itu tak melakukan sesuatu yang diluar kemampuannya.
Sudah banyak yang ia korbankan. Ia ingin mencegah agar tak perlu ada yang harus di korbankan lagi. Tapi ia tak tahu bahwa apa pun yang akan terjadi maka akan ada harga yang haus di bayar. Mungkin ia hanya bisa mengurangi harga itu. Dan keputusan yang ia ambil pun tak sepenuhnya bisa mencegah.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hai guys maaf ya kalo nunggu kelanjutannya lama banget ☹ Alasan seperti biasanya mungkin kalian udah bosen juga ya dengernya 😅 tapi bulan Ini Vini bener-bener lagi persiapan buat ujian di pertengahan februari nanti. Minta doanya 🙏 semoga Vini bisa lulus di ujian februari nanti. Aamin. Tunggu kelanjutan cerita Ayna sama Adam ya 😘😉