
...Happy Reading...
...Typo bertebaran...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
Sudah seminggu Ayna ada di luar negeri perusahaan dan organisasi berjalan dengan baik di tangan Rina tapi beberapa hari yang lalu ada sebuah perusahaan yang ingin bekerja sama tapi mereka ingin bertemu dengan sang CEO.
Beberapa hari yang lalu juga mulai banyak media yang ingin mewawancarai Ayna. Rina tak tahu jika di luar sana terus di buru oleh para wartawan karena terlihat bersama dengan seorang pria baru saja keluar dari rumah sakit ia sudah sekuat memblok semua artikel tentangnya tapi ternyata ada ia tak sengaja ikut terfoto oleh seseorang yang sedang berfoto di dekatnya dan menyimpannya di sosial media. Oleh karena itu berita tentangnya mulai menyebar luas lagi.
Tapi saat Rina akan istirahat terkejut ketika para wartawan di depan perusahaannya menanyakan tentang Ayna yang sedang di luar negeri bersama seorang pria. Dan menanyakan kebenaran tentang foto itu. Hal itu lah yang membuat Rina lelah karena terus di kejar-kejar oleh para wartawan itu.
Untungnya hari ini sudah tidak banyak wartawan datang hingga ia bisa beristirahat sejenak untuk menenangkan pikirannya. Ia benar-benar tidak menyangka jika berita itu akan begitu heboh hingga ia harus menunjuk juru bicara untuk meredakan berita itu.
Ayna benar-benar membuatnya bekerja ekstra seminggu ini dan lagi Ayna tidak bisa pulang sekarang karena masih ada yang harus ia urus disana. Ia mengerti tentang hal itu. Tapi ia juga harus bekerja lebih keras lagi untuk menangani perusahaan.
Sedangkan keluarga Ayna yang mendengar berita tentang Ayna itu terkejut bukan main. Karena mereka tahu bagaimana sifatnya. Jika itu salah maka ia akan langsung membantah dan ia pasti akan memperkenalkan orang itu. Tapi Ayna justru malah menghindar dan ia juga tak mempublikasikan pria yang bersamanya saat itu.
Berita tentang Ayna memiliki hubungan dengan pria itu terdengar oleh Adam dan ia juga mencari kebenaran berita itu. Jika itu benar ia tahu siapa yang sedang bersama dengan Ayna saat ini dan bisa di pastikan Ayna akan meninggalkan semua yang urusan itu untuk menemani pria itu.
Adam juga kan terbang kesana jika Ayna benar-benar ada disana. Rencana yang mereka susun akan segera terlaksana. Hubungannya juga akan di pertaruhkan disana. Adam sudah siap jika itu akan di mulai. Ia akan mualai kehilangan waktu bersama keluarganya juga. Tapi ia yakin itu bagus untuk rencananya. Meminimalisir dampak adalah yang ia pikiran.
...****************...
“Kent berapa lama lo bakalan disini?” tanya Leo.
__ADS_1
“Emm besok gue harus pulang” ucap Ayna.
“Enggak nunggu Adam dateng dulu?” tanya Leo lagi. Ayna pun menggeleng kan kepalanya.
“Bilang aja gue harus segera pulang kasian kak Rina dia pasti kecapean karena ngurusin berita kemarin belum lagi perusahaan sekarang sibuk banget” jelas Ayna.
“Aku bakalan balik lagi minggu depan” lanjutnya.
Mereka berdua sedang menikmati film yang sedang di putar di ruang depan. Di rumah itu hanya ada mereka berdua, semua sedang pergi keluar bahkan para maid pun sedang berada di paviliun belakang. Leo sejak tadi berbaring dengan paha Ayna sebagai bantalnya.
Adam yang sudah sampai di negara tempat Ayna berada, segara pergi ke kediaman Leo. Ayna dan Leo tidak tahu jika Adam sudah sampai untuk menemui mereka berdua. Entah sudah berapa lama ia tidak menginjakan kakinya di negara ini. Yang pasti sudah sangat lama.
Hari ini ia kembali menginjakan kakinya di negara itu. kenangan kembali berterbangan di pikirannya. Semua masa kelam yang pernah ia lalui di negara ini kembali menghantuinya. Untungnya ia bisa mengatasinya. Ia tidak pernah trauma dengan kejadian itu.
Sesampainya ia di kediaman Leo ia langsung masuk karena satapm bilang di rumah hanya ada Leo dan Ayna, satpam di gerbang itu masih mengenalnya meski sudah lama ia tidak datang kemari.
“Gak ada yang mau nyambut gue nihh” ucap Adam. Kedua insan yang sedang asyik menonton film pun segera mengalihkan panadangannya pada Adam. Melihat Adam berada di depannya membuat mereka terkejut. Ya mereka tidak menyangka Adam akan datang secepat itu.
“Kok lo gak ngasih tau dulu kalo lo mau dateng?” tanya Ayna.
“Ya namanya juga suprise by” ucap Adam berjalan kearah Ayna dan mencium kening Ayna.
“Eh bangun lo, gue mau duduk nih” ucap Adam.
“Ganggu aja lo” ucap Leo sambil bangun dari tidurnya. Adam pun duduk disamping Ayna dan ia duduk di antara Leo dan Ayna.
“Kent gue heran kok lo mau sih tunangan sama ni orang gantengan juga gue kamana-mana” ucap Leo pd. Ayna pun hanya tersenyum mendengar ucapan Leo sedangkan Adam yang merasa kesal kembali meledek Leo. Hingga Ayna menengahi pertengkaran mereka dan film yang sempat Ayna dan Leo tonton pun di anggurkan.
“By kamu pulang kapan?” tanya Adam manja.
“Manja lo” ledek Leo.
“Sirik aja sihh jomblo” ledek Adam, Ayna pun hanya menggelengkan kepala.
“Udah stop ledek-ledekannya” ucap Ayna menengahi.
“Besok aku by” ucap Ayna. Adam pun mengangguk. Mereka bertiga kembali menonton film yang sempat mereka angurkan tadi.
__ADS_1
Tak terasa hari sudah mulai gelap, orang tua Leo masih belum juga pulang. Mereka mengabari Leo bahwa mereka akan pulang larut malam. Kakak Leo memang tidak tinggal bersama Leo dan orang tuanya. Jadi rumah itu sangat sepi jika orang tua Leo pergi bekerja.
Maid pun memberitahukan jika makan malam sudah siap. Mereka bertiga segera pergi ke ruang makan. Suasna ruang makan itu sangat sepi seperti biasa tak ada yang berbicara hanya suara garpu dan sendok yang mengisi keeningan.
Selesai makan Adam pergi ke kamar yang sudah di siapkan oleh maid untuk beristirahat, begitu juga dengan Ayna dan Leo. Meski tidak melakuakan hal yang melelahkan tapi jam sudah menunjukan sudah waktunya untuk mereka beristirahat. Tidak lupa sebelum tidur Ayna menghubungi Rina memberitahukan kepulangannya besok bersama Adam.
Ya Adam akan ikut pulang bersama Ayna untuk menghapus gosip yang tersebar. Adam juga harus mengurus sesuatu ia memutuskan untuk pulang bersama dengan Ayna. Untuk menghindari gosip miring tentang mereka berdua. Leo juga memutuskan untuk tampil di media besok bersama dengan Adam dan Ayna. Meski ia tahu itu akan membuat sedikit perubahan pada rencana yang sudah mereka susun bersama.
Keesokan harinya di siang hari di bandara sudah banyak media yang menunggu kedatangan Ayna. Mereka tidak menduga jika Adam juga berada disana. Adam pun mengklarifikasi berita tentang Ayna dengan seorang pria yang sudah tersebar. Leo juga memperkenalkan dirinya sebagai teman dari Adam dan Ayna. Ia juga menjelaskan kehadiran Ayna di rumah sakit saat itu untuk menjemputnya pulang ke rumah karena baru saja pulih dari kecelakaan karena Adam tidak bisa datang dan ia sibuk dengan kuliahnya. Ia juga menjelaskan bahwa Ayna sudah seperti adik baginya.
Semua masalah sudah teratasi sekarang Leo pun di kenal sebagai teman dan kakak dari Ayna. Namanya semakin di kenal. Ia yang dulu menjauh dari paparazi, kini ia sudah tidak bisa menghindarinya.
...****************...
“Lo tahu kapan Ayna pulang Ra?” tanya Hani.
“Kalo kata kak Rina hari ini” ucap Dara. Hani pun mengangguk.
“Berarti besok dia masuk sekolah?” tanya Kinar.
“Harusnya iya” ucap Dara.
Sedangkan Rafga, Daren dan Ziel sedang berada di rooftop sekolah mereka sedang bersantai disana. Menikmati semilir angin yang berhembus. Selama seminggu ini mereka hanya berlatih dan bersantai tidak banyak kegiatan yang mereka lakukan. Ayna mengurangi semua kegiatan mereka di organisasi.
Mereka merasa bosan dengan kebebasan yang di berikan oleh Ayna. Mereka ingin kembali banyak tugas tapi Ayna dan kakenya sudah berkompromi untuk tidak memberikan mereka banyak kegiatan di organisasi. Bahkan Dara pun hanya menghabiskan waktunya dengan bermain dan shoping bersama Hani, Gina, Kinar dan Jessy. Jadi mereka sepakat saat kepulangan Ayna nanti, mereka berniat meminta sedikit mengurangi waktu senggangnya.
Kepulangan Ayna saat ini sudah di tunggu oleh keluarganya. Karena sudah di beritahu oleh Rina mereka sengaja menemput Ayna di bandara tentu saja ada Rina disana. Ia setia memegang Tabletnya yang menampilkan jadwal Ayna.
“Rina tolong jangan kasih tau dulu jadwal Ayna sekarang ya” pinta Valdo.
“Baik om” ucap Rina.
Mereka melihat Ayna berjalan dengan Adam. Senyum menghiasi wajah mereka. Sayang Ayna langsung meminta jadwalnya pada Rina setelah mereka berpelukan. Rina pun tidak bisa menolak permintaan Ayna. Adam yang melihat itu pun langsung merebut Tablet itu dari Ayna dan menngembalikan lagi pada Rina.
“Kamu baru sampai bandara by, simpan dulu pekerjaannya. Nanti kan masih bisa liat kalau udah sampai rumah” ucap Adam. Ayna pun mengalah. Ia tahu Adam memperingatinya untuk tidak fokus pada pekerjaannya saat ada keluarganya di dekatnya.
Mereka semua pulang ke kediaman keluarga Ayna. Sesampainya di rumah mereka berkumpul di ruang keluarga. Tapi Ayna dan Adam pamit pergi ke kamar untuk mandi. Ya, Adam pergi ke kamar Daniel. Meski ia juga memiliki kamar sendiri di sana tapi ia lebih suka tidur bersama Daniel. Tentu saja itu karena mereka selalu bermain game.
__ADS_1
...----------------...
Hi guys maaf ya agak lama Up nya 😣 Siapa yang nyangka kalo yang kecelakaan itu Adam 😆 Siapa lagi nihh Leo? 😄😄 Btw kalo kalian punya saran atau kritik silahkan lohh tapi tolong sampaikan dengan bahasa yang baik ya 😊 Gak cape-cape Vini ngucapin makasih banyak buat kalian semua yang stay disini 🤗 See you next time 😘