Luka Hati

Luka Hati
Bab 22


__ADS_3

...Happy Reading...


...Typo bertebaran ...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Pagi itu sinar matahari menembus jendela kamarku membuatku terbangun dari tidur lelapku.


Tok tok tok


“Masuk” ucapku.


“Kamu tidur di kantor lagi de?” tanya kak Rina.


“Iya kak, banyak berkas yang harus aku kerjain” ucapku.


“Kenapa gak di rumah aja ngerjainnya?” tanya kak Rina sambil menyiapkan makanan yang sudah dia beli.


“Kakak gak tau kalo kamu tidur di kantor jadi belum beli sarapan buat kamu” lanjutnya.


“Nanti suruh OB aja beliin aku nasi goreng” ucapku sambil mengambil ponsel di atas nakas.


“Oke kalau gitu biar kakak yang suruh OB beliin” ucap kak Rina.


“Kak, tolong kabarin Dara soal jawal ku itu ya dan bilang dia gak perlu ikut cukup sama kakak aja” ucapku sambil berjalan ke kamar mandi.


“Siap laksanakan” ucap kak Rina.


Kak Rina adalah orang yang pernah aku tolong saat menjalankan misi pertama. Keluarganya saat itu sedang dalam kesulitan dan aku membawanya pada kakek dan meminta kakek untuk membantunya. Meski pada awalnya mendapat penolakan dari kakek tapi aku memohon agar membantunya dan kakek menyutujuinya tetapi dengan sebuah syarat. Kakek ingin kak Rina menjalani tes sama seperti yang kami dapatkan. Kak Rina juga menerima syarat yang di berikan oleh kakek.


Jika orang yang pertama kali melihatnya mungkin akan mengira jika kak Rina adalah seseoarang yang lemah lembut dan tidak bisa bela diri. Karena bentuk badannya itu banyak orang yang salah mengira, Kak Rina memang cantik cara dia berpakaian juga sangat sederhana. Kakek hanya memoles dan mengajarinya memengunakan senjata. Setelah dinyatakan lulus kakek memberinya misi pertama untuk ikut bersamaku.


Sudah lama sekali sejak kak Rina bergabung dan baru satu tahun yang lalu kakek memindahkannya keperusahaan. Hidup keluarga kak Rina juga sudah jauh dari kata kekurangan.


Setelah menyelesaikan ritual mandik ku segera bergegas berdandan karena sebentar lagi jam masuk kantor. Dan Kak Rina juga akan mulai bersikap formal. Hufff sebenarnya aku tidak senang jika harus bersikap formal.


“Saya sudah menghubungi Dara” ucap Kak Rina.


“Untuk jadwal hari ini tidak ada meeting hanya menandantangani berkas dan siang Tuan besar bilang akan berkunjung ke perusahaan bersama dengan tuan Valdo” ucapnya lagi.

__ADS_1


“Ada lagi?” tanyaku.


“Untuk saat ini tidak ada janji temu dengan siapapun” jawab kak Rina, aku pun mengangguk.


“Kamu boleh kembali ke ruanganmu” ucapku.


“Baik kalau begitu saya pamit undur diri. Permisi” ucap kak Rina meninggalkan ruanganku.


“Sekarang tinggal ngerjain berkas setelah itu bisa santai” gumamku.


Sudah 2 hari ini aku sibuk dengan urusan peusahaan dan banyak sekali berkas yang harus aku periksa padahal aku baru saja di nobatkan dan aku tidak lama meniggalkan pekerjaan hari beberapa hari saja itu pun karena aku ada pekerjaan lain tapi ternyata sangat berpengaruh hingga aku terus tinggal di kantor selama 2 hari ini.


Ternyata membagi waktu antara pekerjaan, sekolah, teman, keluarga dan organisasi itu cukup sulit. Bagaiamana tidak sulit lihat saja aku sejak aku mewarisi tahta itu aku hanya membagi waktuku dengan organisasi tapi apa yang terjadi? Pekerjaan kantorku semakin menumpuk saja. Sampai aku harus absen sekolah. Entah bagaimana jadinya jika aku terlalu lama meninggalkan pekerjaan kantorku karena membagi waktu dengan yang lainnya.


Meski sebenarnya aku sudah menyelesaikan sekolahku. Tapi itu tak banyak yang tahu hanya kakek dan paman yang mengetahui itu. Yang ku lakukan itu hanya sebagai penyamaran saja. Sebenarnya saat ini aku sedang menempuh pendidikan S1 dan aku adalah mahasiswa tingkat akhir. Jika kalian bertanya bagaimana aku bisa sudah lulus SMA kurasa kalian sudah bisa menebaknya bukan?. Ya, saat aku tinggal bersama kakekku aku sudah menyelesaikan study SMA ku dengan mengikuti program akselerasi. Memang bukan hal yang sulit untukku, bisa saja aku mengikutinya sejak dulu tapi ada banyak faktor yang aku pertimbangkan. Tapi sejak aku tinggal bersama kakek aku juga mempertimbangkan hal yang akan mengganggu pendidikanku kedepannya. Oleh karena itu aku sejak saat itu aku memutuskan untuk mengikuti akselerasi dan menyelesaikan pendidikanku secepat mungkin.


Meski aku dipastikan mewarisi tahta ini dari sejak awal tapi bagiku pendidikan sama pentingnya dengan semua apa yang sudah kakek ajarkan padaku untuk bisa menguasai semua tahta ini. Banyak hal juga yang sudah aku lewatkan tapi berkat bantuan kakek dan paman aku bisa menutupi semua yang terjadi beberapa tahun yang lalu.


Semua ini sebenernya sangat melelahkan ingin sekali rasanya aku menyerahkan ini semua pada Ayah atau pamanku atau juga saudara-saudaraku. Tapi Ayah dan paman sudah menolaknya sejak awal hingga akhirnya hanya tersisa aku dan saudaraku tapi demi menghindari permusuhan kami harus bersaing secara sehat tapi entah bagaimana bisa posisiku berada di atas mereka. Jelas-jelas kami berlatih bersama. Jika kalian berpikir mereka sengaja mengalah maka kalian salah. Karena jika itu terjadi maka akan terlihat jelas bahwa mereka tidak akan layak masuk kedalam organisasi. Sedangkan tujuan utama mereka adalah organisasi.


“Aishhh berkas-berkas ini sangat menyebalkan” keluhku sambil terus mengerjakan berkas.


“Berapa lama lagi coba ini tugas selesai, perasaan gak ada abis-abisnya” kesalku.


“Perasaan dulu kerjaan gue gak sebanyak ini” ucapku.


“Rina tolong belikan saya minuman dingin” ucapku lewat intercom.


“Jam makan siang juga sebentar lagi. Papa sama kakek juga pasti bentar lagi kesini” pikirku.


Tok tok tok


“Lagi sibuk sayang?” tanya seseorang itu.


“Papah, Kakek” ucapku terkejut sambil menghampiri.


“Kok kalian udah dateng? Sekarangkan belum jam makan siang” ucapku.


“Papa sama kakek mau minum apa?” tanyaku.


“Gak perlu sayang. Lagi pula sekertaris kamu lagi gak ada di tempat” ucap Papa.


“Iya tadi lagi aku suruh beli minuman dingin jadi biar sekalian aku titip” ucapku.


“Kamu lagi sibuk ya sayang?” Tanya papa.


“Lumayan pah ada banyak berkas yang harus aku periksa” jawabku.


“Jadi karna itu 2 hari ini kamu gak pulang ke rumah?” tanya papa dan aku mengangguk.


“Tumben Kakek ikut sama papa” ucapku.


“Kamu udah 2 hari gak pulang tentu aja kakek pengen tahu sesibuk apa cucu kakek ini sampai gak pulang ke rumah” ucap kakek.

__ADS_1


“Kamu gak tahu aja kakek kamu di rumah gimana sama papa dan paman kamu itu” ucap papa.


“Emang kenapa kakek?” tanyaku.


“Kakek kamu ini selalu aja ngomongin pekerjaan di rumah” ucap papa.


“Apalagi kalo papa pulang cepet pasti di tanya terus” lanjut papa, aku pun hanya terkekeh mendengarnya.


“Wajar dong kalo dady tanya kamu, dady juga kan pengen tahu keadaan perusahaan kalian” ucap kakek.


“Emm iya dad. Daddy bener” ucap papa.


“Ohh iya sayang hari ini kamu pulang ke rumah?” tanya papa.


“Kayanya enggak pah Ayna besok harus pergi ke acara perusahaan Mr. Smith” ucapku.


“Di tambah lagi malam ini Ayna harus pergi ke organisasi” lanjutku.


...****************...


“Ehhh Rin” panggil seseorang.


“Apaan?” tanya Rina.


“Gue udah di tunggu bu bos ni” lanjut Rina.


“Elah gue Cuma mau ngasih tahu ada tuan besar di ruangan bu bos” ucap orang itu.


“Ohh ok thank’s infonya” ucap Rina meninggalkan resepsionis itu.


...****************...


Tok tok tok


“Masuk” ucapku.


“Maaf bu ini pesanan anda” ucap kak Rina sambil meletakan di atas meja.


“Terimakasih” ucapku.


“Maaf bu untuk makan siang mau saya pesankan apa?” tanya Rina.


“Gak perlu Rin kita bakalan makan di luar” ucapku.


“Kalau begitu biar saya buat reservasinya” ucap Rina.


“Gak perlu saya sudah buat reservasinya” ucap Kakek.


“Kamu ikut saja makan siang bareng kita” ucap papa.


“Terima kasih untuk ajakannya tuan, tapi maaf saya sudah ada janji dengan teman saya” Tolak kak Rina halus.


“Kalau begitu saya pamit undur diri. Permisi” pamit kak Rina.

__ADS_1


...----------------...


Hi guys sorry ya baru up lagi 😁 Baru dapet waktunya soalnya 😅 Tapi kalian tenang aja khusus kali ini Vini bikinnya lumayan panjang 😆 Vini juga usahain supaya kedepannya sering up ya meskipun cuma seminggu sekali mungkin 😁 Tunggu terus kelanjutannya ya 😘 See you next time 🤗😘


__ADS_2