Luka Hati

Luka Hati
Bab 21


__ADS_3

...Happy Reading...


...Typo bertebaran ...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Di sebuah perusahaan seorang gadis sedang berkutat denga berkas yang menumpuk. Ia terus mempelajari berkas tentang proyek yang sedang mereka jalankan. Progresnya cukup baik tapi masih ada kendala yang akan berpengaruh untuk proses selanjutnya.


Jam sudah menunjukan pukul 6 sore, tak terasa sudah 2 jam dia berada di perusahaan. Karena terlalu fokus dengan pekerjaannya ia tak menyadari hari sudah mulai gelap.


“Rina tolong keruangan saya sekarang” ucap Ayna lewat intrcom.


“Baik bu” jawab Rina. Sambil menunggu kedatangan sekertarisnya itu, ia memainkan ponselnya.


Tok tok tok

__ADS_1


“Masuk” ucap Ayna.


“Ada yang bisa saya bantu bu?” tanya Rina.


“Hari ini saya mau lembur jadi tolong kamu pesenin saya makanan untuk makan malam dari restoran yang biasa ya” ucap Ayna.


“Baik bu” ucap Rani.


“Kalo kerjaan kamu sudah selasai, kamu sudah bisa pulang” ucap Ayna.


“Tapi sebelum itu tolong hubungi bagian pengembangan yang menangani proyek di Singapur besok jam 10 pagi kita rapat” lanjut Ayna.


“Baik. Kalau gitu, pemisi” pamit Rani. Setelah kepergian Rani, ia mulai mengerjakan tugasnya kembali.


Ayna selalu saja sibuk entah itu di hari biasa atau pun hari libur hingga ia sendiri sangat sulit untuk bertemu dengan keluarganya sendiri. Sejak pesta itu berakhir ia belum pernah lagi bertemu dengan keluarganya. Karena setelah pesta itu ia langsung mendapat tugas dari kakeknya. Dan setelah kepulangannya menjalankan misi ia langsung di hadapkan dengan masalah perusahaan.


Ia hanya bisa berkomunikasi dengan para saudaranya di sekolah. Itu pun jika mereka sedang tidak ada misi. Meski sesekali ia bertukar kabar dengan ayahnya. Yang ia khawatirkan adalah sang adik yang tak jarang ia mengalami masalah di luar sekolahnya. Dan untungnya ia sudah bersiap unuk itu.


Banyak yang ingin berkeja sama dengannya tapi terkadang mereka juga akan melakukan segala cara agar bisa bekerja sama dengan keluarga Kenneth. Setiap masalah yang muncul itu membuat Ayna selalu bersiap untuk semua kemungkinan terburuk.


Hanya Rafga yang mengerti akan hati seorang Ayna. Hanya Rafga yang tahu akan seperti apa jadinya seorang Ayna yang kehilangan hatinya. Dan hanya Rafga yang bisa menenangkan kehancuran yang Ayna alami.


Secara tidak sadar Rafga menahan hatinya untuk menyelamatkan Ayna. Selam ini ia memperhatikan semua yang Ayna lakukan dan akibat yang akan ia terima. Ia menjaga Ayna dari akibat yang akan menghampirinya. Bisa di bilang Rafgalah tameng untuk menjaganya.


Ayna memang benteng terkuat keluarga Kemmeh karna itu juga semua menjaga Ayna agar bemteng itu tidak runtuh. Sama seperti karang yang terus menerus terkena ombak perlahan-lahan ia akan terkikis oleh obak itu. Mereka tahu jika Ayna hancur maka orang disekitarnya juga akan terkena dampaknya.


Terkadang taldir itu memang kejam. Seseorang yang ingin menjalani hidupnya dengan tenang justru takdir membawanya pada jalan yang sebaliknya. Perasaan yang sudah membawa Ayna pada itu. Rasa sakit yang sudah membawanya pada kehancuran.


...****************...


Pagi itu Ayna tidak berangkat ke sekolahnya dan itu tanpa memberi kabar pada saudaranya atau pun teman-temannya. Tanpa sengaja Ayna lupa memberi kabar dan membuat saudara dan teman-temannya merasa kesal apalagi Ayna sulit di hubungin bahkan Dara mencoba menelepon Rani tapi sama saja mereka tidak bisa di hubungi. Karena pada saat itu Ayna dan Rina sedang bersiap-siap unttuk meeting. Kesalahann Ayna itu mengundang kekesalan yang sangat mendalam.


Setelah meeting itu selesai Ayna melihat ponselnya mendapat begitu banyak panggilan tak terjawab. Sadar akan kesalahannya ia segera menuju ruangannya meninggalkan Rina dan karyawannya di ruang meeting.


Sesampainya di ruangannya ia merasa lega karena saudara atau temannya tidak datang. Ia merasa bersalah jika suadara atau temannya menunggunya. Maka dari itu jika mereka akan datang harus menghubungi terlebih dahulu atau setidaknya memberi tahu Rina. Meski terkadang mereka datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu.

__ADS_1


Tok tok tok


“Masuk” ucap Ayna mempersilahkan.


“Maaf bu, saya mau mengingatkan hari sabtu anda ada undangan pembukaan cabang perusahaan Mr. Smith” ucap Rina.


“Iya saya ingat” ucap Ayna.


“Kamu ikut saya kesana jadi tolong persiapkan semuanya” lanjut Ayna.


“Baik bu” ucap Rina.


“Oh iya untuk makan siang hari ini kamu gak perlu ikut” ucap Ayna.


“Baik bu” ucap Rina.


“Ya sudah kamu bisa kembali keruangan” ucap Ayna.


Setelah kepergian Rina Ayna menghela nafas kasar. 2 hari ini ia akan benar-benar di sibukan dengan urusan perusahaan. Meski sudah mendapat izin dari sekolahan tapi ia merasa kehiduapan SMAnya akan terkuras dengan urusan perusahaan.


Ia merasa kesal dengan kakeknya yang mengubah rencana penobatannya hingga membuat rencana yang sudah di susunnya hancur dan ia harus membuat rencana dari awal lagi.


Tapi dengan itu ia bisa memberi sedikit kebebasan untuk mereka yang terikat dengannya. Karena dengan sekolah mereka tidak akan bisa mengikutinya terus menerus. Membuatku sibuk dengan perusahaan akan berdampak baik bagi mereka.


Mereka tidak perlu terlibat dengan masalah yang ada. Meski mungkin mereka akan marah jika mengetahui tujuaannya itu.


Kasih sayang mereka ituu akan terus mengalir tanpa harus bertemu. Keyakinan itu lah yang membuat ia memutuskan sibuk dengan pekerjaannya. Jika itu memungkinkan frekuensi mereka bertemu, maka ia akan melakukannya.


Harapan untuk mereka tidak terlibat itu mustahil tapi harapan mengurangi keterlibatan mereka itu mungkin bisa. Kehancuram itu sebisa mungkin ia ingin mereka tidak terlibat. Dan satu-satunya cara adalah memutuskan ikatan itu. Ya seperti yang kalian pikirkan. Ikatan keluarga, ikatan persahabatan, ikatan persaudaraan ia harus memutuskan semua ikatan itu. Dan bisa di pastikan mereka akan menolaknya bukan.


Segala cara ia pikirkana agar mereka yang ia sayangi tidak terlibat. Tapi masalah justru selalu menghampiri mereka. Seolah menantangnya. Apakah ia bisa melindungi semua orang yang ia sayang.


......................


Hay guys 😆 Makasih banyak buat Kalian yang udah dukung Vini 😍 Tumben ya Vini Upnya cepet 😅 itu karna Vini tanggal 13 nanti mau ada ujian terus juga Vini gak tahu kapan lagi dapet hari yang senggang kaya gini 😂 Doain Vini ya semoga ujian nanti lancar + Vini ada waktu senggang supaya bisa lanjutin cerita ini secepecatnya 😉 Sekali lagi makasih ya yang udah dukung Vini 😘 Tunggu kelanjutan ceritanya ya. Btw maaf ya kalo bagian ini agak gaje gitu 😁

__ADS_1


__ADS_2