M.A.A.P (Masa Abu Abu Putih)

M.A.A.P (Masa Abu Abu Putih)
Chapter 31 (End)


__ADS_3

Keesokan harinya di kantor Rani, tiba-tiba hpnya berbunyi rupanya ada pesan WA dari nomor yang tidak dikenal, setelah dibuka rupanya dari Andi.


“Assalamu’alaikum Ran, ini aku Andi, jangan lupa di save !”


“Oke sudah..” balas Rani lewat chat


“Nanti pulang jam berapa ?”


“Habis Maghrib Di, ada apa ?”


“Nanti aku jemput ya, udah lama nih kita nggak keluar bareng..”


“Oke!”


Pulang kerja Rani keluar dari kantor dan sudah ada Andi menunggu di depan. Rani langsung menghampirinya,


“Udah nunggu lama Di ?” tanya Rani.


“Enggak Ran, baru aja nyampe.. yuk masuk ke mobil..” ajak Andi.


Rani menurut dan masuk ke mobil Andi dan mereka meninggalkan kantor, rupanya Andi mengajak Rani makan malam bersama di restoran dekat sana. Sambil makan mereka berbincang-bincang tentang saat kuliah, Rani bertanya tentang kuliah Andi di singapura, ternyata disana dia menjadi lulusan terbaik di kampusnya. Andi juga mengaku jika jarang bermain atau pergi berwisata dan memilih fokus untuk belajar. Rani dibuat kagum dibuatnya, sementara dirinya hanya kuliah seperti mahasiswa biasa.


Tiba-tiba Andi menanyakan suatu hal pada Rani,


“Kamu sekarang lagi dekat sama siapa Ran ?” tanya Andi langsung.


“nggak sama siapa-siapa Di..” Rani menjawab dengan polos sambil makan.


Andi tersenyum senang mendengarnya


“Kalau mas Randi ?” pancing Andi.


Rani diam, Randi memang sudah banyak membantunya tapi dia tidak memiliki perasaan apa-apa padanya, meskipun Randi sempat mengutarakan perasaan pada Rani, tapi akhirnya di tolak karena Rani menganggap Randi sebagai teman dan kakak sendiri.


“Mas Randi cuman teman aja..” jawab Rani kemudian.

__ADS_1


“Oh begitu..”


“Kalau kamu Di lagi deket sama siapa ?” tanya Rani balik.


“Ada deh..”


“Ih nggak adil, aku udah jawab kan..”


“haha nanti kamu tau sendiri..”


Rani tidak habis pikir bisa-bisanya Andi menjawab seperti itu, sejenak dia merasa sedih jika perasaan Andi sudah berubah dan sudah ada orang lain di hatinya, tapi Rani harus bisa memakluminya karena mereka terpisah cukup lama.


“Oh iya Om Hari besok dirumah ?” tanya Andi.


“Ayah dirumah besok keliatannya.. ada apa ?”


“Aku pengen ngobrol aja sama Om Hari..”


“Oh iya boleh Di..”


Setelah selesai makan mereka langsung pulang dan beristirahat. Rani belum tau maksud Andi menanyakan ayahnya ada dirumah atau tidak, dan menganggap kalau Andi hanya akan main seperti dulu.


Rani yang melihat ada suara tamu langsung keluar dari kamar dan ke ruang tamu, dia kaget ada Andi dan kedua orang tuanya dan langsung menyapa mereka.


“Gimana kabarnya Rani ?” tanya ayah Andi.


“Baik Om.. udah lama nggak ketemu ya..”


“Iya, kamu udah jarang main kerumah juga Ran..” timpal tante Rika.


Rani hanya tersenyum, dia kemudian bangkit dari duduknya dan ke dapur mempersiapkan minuman dan camilan untuk tamunya. Sementara itu di ruang tamu mereka berbincang-bincang tentang kabar mereka.


“Ada apa ini kok tiba-tiba kesini pak ?” tanya pak Hari pada pak Ilham


“Gini pak Hari, maksud kami datang kesini mau menyampaikan niat putra kami Andi untuk menikahi Rani..” jelas pak Ilham.

__ADS_1


Pak Hari terkejut dia tidak menyangka jika Andi secepat ini melamar Rani, dari belakang ruang tamu Rani yang sedang membawa minuman tak kalah terkejut mendengarnya, jadi mereka datang untuk melamar dirinya.


“Andi serius ingin menikahi Rani ?” tanya pak Hari memastikan.


“Iya Om, sudah lama saya suka sama Rani, dulu memang sempat kita buat komitmen tapi karena aku harus kuliah diluar negeri aku memutuskan untuk membatalkan komitmen itu, dan sekarang aku datang untuk melamar rani..” terang Andi.


Pak Hari mengangguk faham, dia tau Andi seperti apa dan tidak mungkin dia hanya main-main, beliau lalu memanggil Rani untuk ke ruang tamu. Rani yang dari tadi berdiri di belakang tembok ruang tamu ketika di panggil ayahnya langsung datang dengan wajah memerah. Andi yang memperhatikannya tersenyum kecil.


“Ini Om tante tehnya silahkan diminum..” kata Rani.


“Iya makasih Rani..”


Rani kemudian duduk di samping ayahnya, dia tidak tau harus bagaimana,


“Ran jadi maksud Andi dan keluarganya dateng kesini ingin melamar kamu, kamu bagaimana nak ?” jelas pak Hari.


Rani tampak berfikir, jujur dia sangat senang mendengar Andi melamarnya dan ingin sekali dia berkata ‘iya’ tapi apakah semudah itu, jadi ini hasil dari komitmen yang mereka pegang dulu.


“Ran aku tau aku dulu salah udah ngambil keputusan itu, dan sekarang aku membuktikan ucapanku dulu, kamu bersediakah hidup sama aku ?” tanya Andi.


“Jujur Di, dulu aku sedih karena keputusan itu tapi seiring berjalannya waktu aku nggak bisa ngelupain kamu meskipun kamu jauh disana, dan aku selalu berharap komitmen yang kita pegang jadi kenyataan, jadi Bismillah aku menerimanya..” jawab Rani


Semuanya terlihat senang mendengarnya, Andi begitu bahagia Rani menerima lamarannya. Di hari itu juga mereka membicarakan tanggal pernikahannya dan keputusan diambil 3 bulan lagi mereka akan melangsungkan resepsi. Memang terlihat terlalu cepat, tapi daripada terlalu lama mending dipercepat mengingat umur mereka juga sudah banyak.


Beberapa bulan kemudian….


“Mas Andi sarapannya udah siap!”


“Iya bentar Ran..”


Andi datang dari kamar dan segera menuju meja makan, disana sudah ada nasi dan beberapa lauk untuk sarapan mereka


“Yuk kita makan..” ajak Andi.


Andi dan Rani sudah menikah dan mereka tinggal di rumah yang masih dalam satu kompleks dengan orang tua mereka. Sekarang mereka sangat bahagia karena sudah menikah. Andi juga sekarang mulai membantu Ayahnya mengatur perusahaan, Rani masih kerja juga karena dia bosan juga jika harus di rumah sendirian. Andi akhirnya memperbolehkannya tapi ketika Rani sudah hamil maka dia harus berhenti kerja. Andi dan Rani berangkat bersama, Rani diantar ke kantor dulu baru Andi ke perusahaannya. bagitulah kehidupan mereka sekarang, setiap hari penuh dengan kebahagiaan.

__ADS_1


Terimakasih buat para reader yang sudah menyempatkan waktunya membaca novel ini, mohon maaf jika ada typo atau kesalahan penulisan atau ceritanya membosankan, harapan Author karya ini bisa sedikit menghibur Reader ketika membaca. Tunggu karya-karya Author selanjutnya ^^


Jangan lupa mampir juga ke karya Author satunya 'Fira & Rian' dan bentar lagi muncul juga kelanjutan dari 'Fira & Rian' yaitu 'Our Secret Marriage' dengan setting anak-anak mereka 😊


__ADS_2