M.A.A.P (Masa Abu Abu Putih)

M.A.A.P (Masa Abu Abu Putih)
Chapter 9


__ADS_3

****


Sebelumnya peringatan buat teman-teman, dalam chapter ini mengandung unsur yang boleh di baca oleh umur 21+, sangat tidak disarankan buat teman-teman yang masih berumur di bawah 21..


Terimakasih,


happy reading ^^


***


Ari dan Selvi saling menatap cukup lama


1 detik


2 detik


3 detik


Ari mendekatkan bibirnya ke Selvi dan bibir mereka bertemu, awalnya Ari hanya memberi kecupan sekilas, kemudian mencium ringan, ******* dengan lembut bibir Selvi, yang akhirnya Selvi membuka mulutnya dan membuat Ari senang langsung memperdalam lumatannya, tangannya memegang tengkuk Selvi supaya bisa lebih memperdalam ciumannya. Mereka berdua sama-sama menikmatinya, Selvi juga begitu agresif membuat Ari semakin bergairah. Ari langsung mengangkat tubuh Selvi dan mendudukkan di pangkuannya dengan bibir mereka yang terus berpautan.


“Ehmmmmm... Ri...” desah Selvi sambil mengalungkan tangannya di leher Ari. Tangan Ari bergerilya masuk ke dalam baju Selvi dan ******* buah dada milik Selvi yang menggiurkan.


Beberapa kali desahan lolos dari mulut Selvi. Dia begitu menikmati setiap permainan dari Ari. Ari masih terus mencium bibir Selvi dan memainkan lidahnya di dalam mulut Selvi hingga melilit satu sama lain. Setelah puas bermain dengan mulut selvi, Ari mulai mencium leher dan dada Selvi.


“Ri... lebih dong...” pinta Selvi dengan suara seksinya.


“Sel.. kamu bener-bener bikin aku bergairah sekarang..” timpal Ari.


Selvi tersenyum.


“Lanjutin dong..Aah...” selvi terus menikmati setiap sentuhan dari Ari.


Tangan Ari tetap bermain di dada Selvi yang membuat Selvi mendesah terus. Mereka terus bermain cukup lama sampai keduanya merasa puas. Dan tidak terasa sudah mulai malam dan mereka menyudahinya. Ari dan Selvi sering melakukan hal tersebut ketika merasa kesepian atau butuh pelampiasan. Mereka sama-sama menyadari ketika masing-masing juga punya pacar.


“Kamu memang tetap yang terbaik Sel..” bisik Ari di telinga Selvi.


“Kamu juga Ri..” timpal Selvi.


Meskipun mereka sering bermain tapi mereka tidak pernah terlewat batas sampai melakukan hubungan intim. Mereka juga sadar diri kalau hal tersebut hanya boleh dilakukan sama orang yang benar-benar mereka cintai kelak.

__ADS_1


Tidak ada yang tau tentang hubungan mereka, sudah sejak lama mereka melakukannya  sampai mereka sendiri lupa kapan pertama kali muncul ide gila seperti ini.


Setelah puas Ari mengajak makan malam Selvi di luar dan mengantarnya pulang ke rumah. Sesampainya di depan rumah Selvi sebelum turun Selvi mencium Ari, yang mungkin masih belum puas. Setelah selesai dia turun dan masuk ke rumah, sementara Ari juga pulang ke rumahnya.


***flashback ***


Saat itu Selvi kelas 2 SMP daan Ari kelas 3 SMP, mereka satu sekolah dengan Andi. Ari dan Selvi sudah akrab lama mereka sering jalan dan curhat tentang pacar mereka. Saat itu penampilan selvi masih biasa beda dengan yang sekarang. Dulu dia belum begitu menonjol.


Suatu ketika Selvi di putuskan sama pacarnya karena pacarnya selingkuh, alasannya karena Selvi kurang menarik. Dia sangat kecewa dan berniat balas dendam pada mantan pacarnya itu.


“Ri.. kurang ajar bener nggak sih tuh orang mainin perasaanku, katanya aku nggak cantik..” curhat Selvi


Ari yang saat itu sedang asik nonton tv jadi tidak fokus dan beralih mendengarkan curhatan selvi disampingnya.


“Kurang ajar bener tuh cowok.. tenang Sel kamu cantik kok.. kamu harus bisa buktiin kalau kamu itu cantik dan buat dia menyesal udah mutusin kamu..” kata Ari.


“Bener juga kamu Ri.. dan kamu tau dia mencium pacar barunya dan aku melihatnya sendiri..” ucap Selvi sambil menangis.


Ari tidak tega, dia mengelus rambut Selvi dengan lembut,


“Sel kalau kamu butuh apa-apa bilang ke aku, aku akan nurutin mau kamu..” hibur Ari.


“Benarkah ?” tanya Selvi.


Beberapa hari sebelumnya Ari juga curhat ke Selvi jika dia di hianati oleh pacarnya dan membuatnya sakit hati. Dan sekarang Ari dan Selvi sama-sama sedang mencari pelampiasan.


“Cium aku Ri !” pinta Selvi.


“Kamu yakin ?” tanya Ari.


“Iya.. aku mau buktiin kalau aku nggak seperti yang orang-orang kira, dan aku akan merubah diriku supaya tidak direndahkan orang lain!” terang Selvi.


Ari terdiam, dia bingung harus bagaimana tapi dia tadi sudah bilang ke Selvi kalau dia akan menuruti kemauan Selvi.


“Kamu boleh melampiaskan semuanya ke aku.. aku dengan senang hati menerimanya..” kata Selvi.


Ari membulatkan matanya, dia berfikir apakah benar ini caranya supaya mereka tidak merasakan sakit hati lagi. Selvi terus meyakinkan Ari untuk mau melakukannya. Akhirnya Ari mengambil keputusan untuk mau melakukannya.


Mereka sepakat tentang hubungan yang saling menguntungkan itu. Dimulai pada saat itu Ari mencium bibir Selvi. Bagi mereka itu pengalaman pertama, mereka sempat berpandangan sejenak dan tiba-tiba Ari dan Selvi menggebu dan saling *******. Mereka begitu menikmatinya.

__ADS_1


Suatu ketika saat pulang sekolah, Andi yang kebetulan baru selesai latihan basket berjalan ke kelas untuk mengambil tasnya yang tertinggal. Saat berjalan keluar dia mendengar suar desahan dari salah satu ruangan yaitu di UKS.


‘Seharusnya sudah tidak ada siapa-siapa sekarang.. siapa yang ada disana..’ batin Andi.


Andi yang saat itu masih polos mencoba mendekat, dari kaca pintu dia melihat kedalam dan alangkah terkejutnya, dia melihat Ari dan Selvi sedang bercumbu mesra di dalam ruang UKS. Posisi Ari menghadap ke pintu sedangkan Selvi yang ada di pangkuannya membelakangi arah pintu.


Andi masih mematung di tempat menyaksikan tingkah kedua siswa itu, di sela-sela kegiatannya Ari melirik ke arah pintu dan dia sedikit terkejut melihat Andi ada disana. Meskipun begitu dia tetap melanjutkan aktivitasnya dan ketika melihat lagi Andi sudah tidak ada disana.


Andi pulang dengan shock, dia tidak menyangka siswa SMP bisa melakukan hal tersebut dengan lihainya. Sesampainya dirumah Andi langsung membasuh mukanya dan menenangkan diri, mencoba melupakan apa yang dilihatnya tadi di sekolah.


Sejak saat itu Andi memilih diam ketika bertemu dengan Ari, dan hubungan mereka semakin canggung sampai sekarang.


Sejak saat itu pula Ari dan Selvi berubah. Ari menjadi seorang yang di idolakan dan sering berganti-ganti pacar, begitu juga Selvi yang merubah dirinya dengan sering berias mempercantik diri dan dipuja banyak cowok.


-- Pesan Author hal seperti ini jangan di jadikan contoh ya.. --


*** flashback off ***


Setelah Ari dan Randi pergi dari rumah Rian, Andi yang masih di sana masih sibuk melanjutkan permainan. Saat sudah selesai dia bersantai dengan Rian. Karena kepikiran Andi mencoba bercerita pada Rian tentang Ari.


“Mas kok bisa berteman sama Ari gimana ceritanya ?” tanya Andi.


“Dia teman sebangku ku Di.. emang ada apa ?” tanya Rian curiga.


“Ya nggak apa-apa sih..”


“Ada apa ? Cerita aja sama aku..”


Setelah berpikir beberapa saat akhirnya Andi memutuskan  untuk bercerita pada Rian yang mungkin belum begitu tahu tentang Ari dan pergaulannya.


Andi mulai bercerita mulai dari waktu SMP dulu, kejadian di UKS, Ari yang selalu berganti-ganti pacar, dan lain-lain. Rian yang mendengarkan dengan seksama awalnya tidak percaya tapi setelah menilai jika Andi tidak mungkin bohong dia mencoba percaya.


“Makanya Mas aku khawatir banget kalau Ari ngedekatin Rani Mas..” kata Andi.


“Tenang Rani beda dari cewek lain dan nggak akan begitu mudah kemakan rayuan cowok..”


“Iya sih Mas.. tapi..”


Rian tersenyum dan menepuk pundak Andi.

__ADS_1


“Kan ada aku dan kamu..” timpal Rian lagi dengan senyuman ramahnya.


“Semoga baik-baik aja deh nggak terjadi apa-apa...”


__ADS_2